PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Tujuan dan Manfaat Penelitian
- Tujuan Penelitian
- Manfaat Penelitian
Ruang Lingkup dan Setting Penelitian
Penelitian Terdahulu yang Relevan
Penelitian Zaenal Mustofa berjudul “Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di SMA Pondok Modern Selamat”. Namun dalam penelitian kali ini yang akan saya kaji adalah manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan prestasi, baik prestasi maupun prestasi sekolah.
Kerangka Teori
- Manajemen Kepala Sekolah
- Pembinaan Prestasi
- Perencanaan
- Pelaksanaan/Implementasi
- Pengawasan
Manajemen manajemen direktur berkaitan dengan fungsi manajerial termasuk perencanaan, pengorganisasian. pengorganisasian), pengaktifan (penggerakan), pengarah (pengendali).44. Dalam hal ini peran kepala sekolah berkaitan dengan berbagai kegiatan administrasi dan manajemen berupa pencatatan, penyusunan dan pendokumentasian seluruh program sekolah. Secara spesifik, kepala sekolah harus mempunyai kemampuan mengelola kurikulum, administrasi kepegawaian, mengelola administrasi keuangan dan kearsipan.
Kegiatan supervisi dilakukan oleh kepala sekolah dengan melibatkan guru sebagai pengawas dan kepala sekolah sebagai pengawas.46. Sebagai seorang pemimpin, direktur harus mampu memiliki sifat dan nilai profesional, optimis, peduli, dan kooperatif. Dengan demikian peneliti berharap dapat menganalisis manajemen kepala sekolah yang diterapkan dalam mencapai kinerja, hambatan dan solusi dalam mencapai kinerja, serta faktor-faktor penentu pencapaian kinerja di SMA Negeri 1 Gerung.
Dapat disimpulkan bahwa perencanaan merupakan tahapan terpenting dalam manajemen utama khususnya dalam pembangunan gedung. Jika diperhatikan apa yang dilakukan klien pada perencanaan di SMA Negeri 1 Gerung juga sesuai dengan apa yang disampaikan. Kepala SMA Negeri 1 Gerung Kabupaten Lombok Barat harus melakukan terobosan-terobosan baru agar kinerjanya semakin meningkat, khususnya di bidang agama dan tahfizh Alquran.
Teaching Psychology, Xhakarta: PT Grafindo Persada http://pagitakberawan.blogspot.co.id/2011/07/usaha-principal-dalam-.
Kerangka Berfikir
Metode Penelitian
- Pendekatan dan Jenis Penelitian
- Kehadiran Peneliti
- Data dan Sumber Data
- Lokasi Penelitian
- Metode pengumpulan data
- Analisis Data
- Pengecekan Keabsahan Data
- Sistematika Pembahasan
Penelitian deskriptif merupakan suatu bentuk penelitian yang menggambarkan fenomena-fenomena yang terjadi saat ini, baik yang bersifat alamiah maupun buatan manusia. 77 Penelitian ini menggambarkan tentang manajemen, pimpinan manajemen, pengembangan kinerja dan fenomena-fenomena yang terjadi di SMA Negeri 1 Gerung. Dengan penelitian ini peneliti akan mencoba mengamati manajemen kepala sekolah, perkembangan kinerja dan fenomena yang terjadi di SMA Negeri 1 Gerung. 83 Sumber data primer dalam penelitian ini adalah informan kunci yaitu Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Gerung Hj.
Dengan demikian, data dan dokumen pengelolaan direktur, kegiatan pengembangan kinerja dan prestasi yang diperoleh dari SMA Negeri 1 Gerung Kabupaten Lombok Barat menjadi data sekunder. Observasi ini diawali dengan gambaran umum mengenai kondisi sosial yang berlaku di SMA Negeri 1 Gerung Lombok Barat. Kemudian penelitian ini mengamati perencanaan kepala sekolah, kinerja akademik siswa, faktor-faktor penentu kinerja, dan berbagai kinerja siswa di SMA Negeri 1 Gerung.
Gambaran Umum Lokasi Penelitian
Begitu pula dengan Madrasah yang menyumbang banyak Hafiz dan Hafizah yang diterima melalui Jalur Prestasi seperti MTs Nurul Hakim, MTs Yusuf Abdussatar, MTs Dasan Ketujur Gerung, MQWH Kapek Gunung Sari dan masih banyak lagi MTs unggulan di Lombok Barat.97. Sejak tahun ajaran 2008/2009, SMA Negeri 1 Gerung menjadi salah satu SMA Negeri di Kabupaten Lombok Barat yang ditugaskan mengelola sekolah berstandar nasional yang dikenal dengan sekolah kategori mandiri, bahkan pada tahun 2009/2010. - tahun ajaran, menjadi salah satu sekolah teladan di Indonesia. . Hal ini juga cukup menjadi tantangan bagi pihak sekolah mengingat animo masyarakat untuk menyekolahkan putra/putrinya ke SMA Negeri 1 Gerung cukup tinggi (bahkan menjadi pilihan utama) sedangkan daya tampung dan daya dukung sekolah lain sangat besar. terbatas.
Namun tantangan tersebut juga akan dijadikan peluang untuk mencapai prestasi yang diharapkan sekolah. Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Lagu Wajib Nasional sebelum dan sesudah PBM. f) Membaca doa sebelum dan sesudah PBM. g) Siswa, guru dan pegawai wajib menghadiri upacara bendera setiap hari Senin dan Hari Libur Nasional h) Setiap siswa dan seluruh keluarga besar SMA Negeri 1 Gerung berpakaian rapi, sopan dan sopan. i) Membiasakan mengucapkan salam, maaf dan terima kasih kepada seluruh warga SMAN 1 Gerung baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah (peduli terhadap sesama). j) Terciptanya hubungan yang harmonis antar seluruh warga sekolah. Prestasi yang diraih SMA Negeri 1 Gerung merupakan prestasi non akademik tingkat internasional. a) Sekolah ini berhasil meraih Juara III kategori kompetisi Kelas D/PS-SMA pada Kejuaraan Turnamen Terbuka Internasional di Bali Tahun 20019.
Paparan Data dan Hasil Penelitian
Kami melibatkan banyak pihak dalam penyusunan rencana tersebut, seperti guru, wakil kepala sekolah, orang tua, dan anggota komite sekolah, yang semuanya memiliki tanggung jawab sesuai bidangnya masing-masing. Misalnya Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum akan merencanakan hal-hal yang berkaitan dengan pengembangan prestasi akademik, kemudian Wakil Kepala Sekolah Bidang Kemahasiswaan dan tim akan merencanakan pengembangan prestasi non-akademik, khususnya kegiatan ekstrakurikuler untuk pengembangan diri siswa, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas akan merencanakan peningkatan kompetensi guru, kemudian melakukan kerjasama dengan masyarakat, dunia pendidikan dan dunia usaha. Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana merencanakan sarana prasarana dengan mengutamakan optimalisasi pemanfaatan sarana prasarana yang ada, hal ini dimaksudkan sebagai bentuk untuk melibatkan semua pihak yang akan bergerak membangun sekolah ini agar kita.
Kami dari wakil kepala sekolah yang merupakan pelaksana teknis, para guru, komite sekolah, pengawas ekstrakurikuler bersama-sama membuat rencana kemajuan dan perencanaan terpusat. Bagi saya, sebagai wakil kepala sekolah bidang kurikulum, saya berencana mengembangkan prestasi akademik dengan dua langkah, yaitu prestasi guru dan prestasi siswa, jadi saya tidak bisa hanya melihat prestasi siswa saja, melainkan harus fokus pada prestasi siswa. yaitu dengan menyelenggarakan dan mengikuti MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) kemudian workshop dan lain-lain yang isinya adalah pengembangan perangkat yang berkaitan dengan peningkatan prestasi. “Saya selaku ketua bagian kemahasiswaan bersama tim kemahasiswaan termasuk dosen pembimbing OSIS, dosen pembimbing ekstrakurikuler bersama-sama menyusun rencana yang tujuannya untuk mengetahui apa yang akan kita lakukan nantinya. rencanakan sebagai pedoman kegiatan kita.”
Pembahasan
Perencanaan merupakan proses terpenting dari seluruh fungsi manajemen, karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain yaitu pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian tidak akan dapat terlaksana 105 Perencanaan yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Gerung Keduanya memperhatikan hasil SWOT Internal Analisis dalam penyusunannya meliputi penilaian terhadap faktor kekuatan (Strength) dan kelemahan (Weakness). Kemudian membentuk TIM yang akan menyusun perencanaan siapa saja yang terlibat, siapa yang akan dibina, berapa biayanya, kapan pelaksanaannya dan apa target yang ingin dicapai. Terkait dengan perhatian terhadap Visi dan Misi, maka perencanaan di SMA Negeri 1 Gerung sejalan dengan pendapat yang diungkapkan oleh Sabirin (2012) yang mengatakan bahwa perencanaan sekolah dimulai dari penyusunan visi dan misi untuk rencana kerja tahunan dan kegiatan tahunan. .
Dari segi keterlibatan guru, perencanaan SMA Negeri 1 Gerung sejalan dengan apa yang dikemukakan oleh Sagala (2005:48) yang menyatakan bahwa efektivitas perencanaan sekolah menghasilkan program yang fleksibel dan terfokus pada keberhasilan siswa, keuangan, gedung sekolah. , laboratorium perpustakaan dan hubungan masyarakat. Untuk mencapai hasil yang maksimal, tim kemudian memilih pelatih dan pelatih, serta siswa yang akan dilatih pada masing-masing program unggulan. Sebagaimana dipaparkan data dan pendapat Handoko pada Saefrudin, Kepala SMA Negeri 1 Gerung telah melaksanakan pengorganisasian, Kepala SMA Negeri 1 Gerung telah melaksanakan pengorganisasian dengan memilih bidang mana yang akan diprioritaskan sebagai fokus pembinaan, kemudian melakukan seleksi. para guru yang berperan sebagai pembina dan melaksanakan pemilihan peserta didik yang akan dibina, baik dalam pembinaan prestasi akademik maupun prestasi non-akademik.
PELAKSANAAN PEMBINAAN PRESTASI SISWA
Paparan Data
Kegiatan pengembangan prestasi non akademik yang kami lakukan hanya seminggu sekali, khusus kelompok 11 dan 10. Berdasarkan observasi, terlihat pada hari minggu banyak siswa yang mengikuti latihan ekstrakurikuler, seperti: pramuka, bola basket, bola voli, sapala, sepak bola dalam ruangan, sepak bola dan lain-lain, sedangkan pada hari lain yaitu hari Selasa, kegiatan ekstrakurikulernya meliputi Pencak Silat dan Taekwondo. Kemudian pada hari-hari tertentu, di musala tempat anak-anak mendapat bimbingan dan pelatihan Tahfizul Quran, di tempat lain yaitu di ruang literasi, di perpustakaan sekolah, dan di laboratorium, peneliti melihat siswa mendapat bimbingan dari guru-guru yang melatih Olimpiade.
Hanya sedikit anak yang mengikuti pelatihan, terlihat masih ada beberapa anak yang masih ngobrol di teras kelas dan tidak mengikuti jadwal pelatihan, ada juga anak yang langsung pulang ke rumah. 111. Rahman, pelatih sepulang sekolah Volly, mengatakan, “Untuk mencapai hasil yang maksimal, anak-anak rutin berlatih dua kali seminggu, yaitu pada hari Kamis dan Minggu.”112. Hal ini juga dijelaskan oleh Ibu Roro Haryekti, Pembina Olimpiade Sains Matematika: “Saya rutin mengajar anak-anak saya setiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu sepulang sekolah, agar anak-anak dapat menguasai materi dengan lebih baik.”113.
Pembahasan
Dalam mengikuti perlombaan untuk mengukur tingkat keberhasilan pelatih dan siswa yang dibinanya, kepala sekolah selalu mengarahkan sekolah untuk selalu mengikuti perlombaan yang diselenggarakan oleh pemerintah dan non pemerintah, sekolah, antar sekolah, kabupaten, provinsi, nasional bahkan internasional. tingkat. Pelaksanaan program pengembangan prestasi akademik siswa di SMA Negeri 1 Gerung tidak dan tidak sesuai dengan rencana yang telah ada. Selaku pembina olimpiade sains mata pelajaran matematika, beliau mengatakan: Kepala sekolah selalu keliling dan mengecek sempurna atau tidaknya anak-anak, ibu-ibu selalu pulang belakangan, agar kami para pelatih lebih aktif lagi.
Kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan datang sesekali untuk melihat anak-anak yang sedang berlatih dan sebagai kontrol beliau juga meminta ketidakhadiran anak-anak yang mengikuti latihan, hal ini semakin memberi semangat kepada saya dan teman-teman yang lain. . . 87. dilaksanakan oleh wakil ketua bagian kurikulum, wakil ketua bagian kemahasiswaan, pembimbing OSIS, dan pembimbing olimpiade. Evaluasi atau pengendalian terhadap perkembangan prestasi senantiasa dilakukan oleh kepala sekolah secara langsung melalui kunjungan kontraktor, laporan, dan pertemuan.
Besar harapan kami agar penelitian-penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan prestasi siswa dapat dilakukan lebih luas dan mendalam, sehingga hasil penelitian ini dapat memberikan sumbangan pengetahuan dan wawasan bagi kita semua. Manajemen, Edisi Bahasa Indonesia, Jakarta: PT. 2017), Manajemen Suatu Pengantar, Kompri, Standardisasi Kompetensi Kepala Sekolah: Pendekatan Teoritis Bagi Tenaga Profesional Jakarta: Kencana.
PENGAWASAN PEMBINAAN PRESTASI SISWA
PENUTUP
Saran