• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hafiza - Frontier Agribisnis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Hafiza - Frontier Agribisnis"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Frontier Agribisnis

OPEN ACCESS e-ISSN 0000-0000

Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa (JTAM) https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/fag

ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PENGOLAHAN PRODUK MAKANAN BERBAHAN BAKU TOMAT (STUDI KASUS

RUMAH KREASI TOMAT BANJARBARU)

Analysis of Business Development Strategy on Processed Tomatoes Food Products (Case Study of “Rumah Kreasi Tomat Banjarbaru )

Qori Hafiza*,Luki AnjardianidanHamdani

*Program Studi Agribisnis/Jurusan SEP, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat Jl. A. Yani km.36, Banjarbaru 70714, Kalimantan Selatan

ABSTRAK

Kata Kunci

Analisis Strategi; Pengembangan usaha; Analisis IFE ; Analisis EFE

; Analisis QSPM

Korespondensi Corresponding author

E-mail :[email protected] Diterima: November 2021, Disetujui: 19 November 2021, Diterbitkan: 1 Desember 2021

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) Rumah Kreasi Tomat Banjarbaru, mengidentifikasi dan menganalisis faktor internal dan eksternal serta menyusun dan merekomendasikan alternafif strategi pengembangan UMKM. Analisis yang digunakan pada penelitian ini menggunakan matriks SWOT dan Quantitative Strategic Planning Matrikx (QSPM). Hasil penelitian menunjukan bahwa di dapatnya alternatif strategi untuk pengembangan usaha Rumah Kreasi Tomat Banjarbaru. Terdapat 4 (empat) alternatif strategi yang dihasilkan pada penelitian ini, yaitu meningkatkan jumlah produksi dan memperluas pangsa pasar, perlu melakukan promosi, mengembangkan daya saing, serta mengajukan pinjaman kepada bank dan menjalin kerjasama dengan pihak lain. Strategi alternatif yang disarankan adalah meningkatkan jumlah produksi dan memperluas pangsa pasar dengan sebandingnya kemungkinan daya beli yang meningkat serta banyaknya pelanggan tetap.

PENDAHULUAN

Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kota Banjarbaru tepatnya di Jalan RO Ulin yaitu Rumah Kreasi Tomat Banjarbaru. UMKM Rumah Kreasi Tomat Banjarbaru dibangun dari tahun 2017 oleh ibu Dhianita Pratiwi. UMKM Rumah Kreasi Tomat memproduksi berbagai varian produk makanan dan minuman yang bahan baku utamanya adalah tomat. Produk yang dihasilkan oleh Rumah Kreasi Tomat adalah 3 varian yaitu manisan tomat, permen tomat dan sirup tomat.

Rumah Kreasi Tomat memiliki keunggulan produk yang bagus dan dengan rasa yang enak.

Dari segi harga pun produk – produk dari Rumah Kreasi Tomat milik ibu Dhian ini cukup terjangkau mulai dari Rp15.000,00 – Rp20.000,00. Tetapi produk dari Rumah Kreasi Tomat milik ibu Dhian masih kurang

menjangkau persaingan pasar sehingga masih banyak dari masyarakat yang belum mengatahui adanya produk tersebut.

Dari sisi produk yang di hasilkan oleh Rumah Kreasi Tomat untuk dapat bersaing dengan produk olahan lainnya masih tergolong rendah dikarenakan masih kurangnya promosi yang dilakukan oleh Rumah Kreasi Tomat Banjarbaru.

Tujuan dan Kegunaan

Terdapat tiga tujuan pada penelitian ini.

Penelitian ini bertujuan : mendeskripsikan UMKM Rumah Kreasi Tomat, mengidentifikasi dan menganalisis faktor lingkungan internal dan eksternal yang berpengaruh terhadap strategi pemasaran UMKM Rumah Kreasi Tomat, menyususn dan merekomendasikan alternatif

(2)

strategi pengembangan UMKM Rumah Kreasi Tomat.

Terdapat tiga kegunaan dalam penelitian ini yaitu yang pertama bagi peneliti sebagai wadah pengembangan dan penerapan keilmuan yang diperoleh mahasiswa dalam sarana pengabdian selama di Universitas. Kedua, bagi pemerintah menjadi wadah informasi yang dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan yang terkait dengan upaya pengembangan usaha tomat. Ketiga, bagi Pembaca menjadi wadah informasi dan referensi bagi akademisi yang ingin melakukan penelitian yang berkaitan dengan strategi pengembangan usaha berbahan baku tomat.

METODE

Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kreasi Tomat Banjarbaru Kalimantan Selatan. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive atau secara sengaja. Penelitian ini adalah studi kasus sehingga peneliti dapat lebih dalam menggali informasi mengenai faktor lingkungan internal dan eksternal yang berpengaruh pada suatu usaha Rumah Kreasi Tomat.

Penelitian ini dimulai dari bulan Maret 2021 sampai dengan selesai yaitu dimulai dari persiapan, pengumpulan data, sampai dengan tahapan penyusunan laporan.

Jenis dan Sumber Data

Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari pihak internal UMKM Rumah Kreasi Tomat. Sedangkan data sekunder berasal dari literatur-literatur tentang masalah yang akan diteliti.

Analisis Data

Untuk mengetahui tujuan yang pertama digunakan analisis deskriptif yaitu mendeskripsikan profil usaha serta visi dan misi Rumah Kreasi Tomat Banjarbaru.

Untuk mengetahui tujuan yang kedua yaitu menggunakan analisis SWOT dengan tahapan sebagai berikut (Rangkuti (1997) dan (Kinnear,2003))

a. Identifikasi Faktor-Faktor Internal dan Eksternal Usaha Rumah Kreasi Tomat Banjarbaru dengan melakukan wawancara

secara mendalam dengan pemilik usaha tersebut yaitu ibu Dhianita Pratiwi.

b. Teknik Pembobotan

Teknik pembobotan adalah analisis dengan melakukan perbandingan pada pernyataan yang telah di buat untuk mengetahui faktor internal dan ekternal dengan menggunakan metode paired comparison (perbandingan berpasangan).

= / ∑ (1)

dengan:

= Bobot Variabel Ke-i Xi = Nilai Variabel Ke-i n = Jumlah Data

I = 1,2,3,...

c. Penentuan Rating

Penentuan rating pada tiap-tiap faktor adalah dengan membandingkan faktor internal dan faktor eksternalnya. Nilai faktor internal berbanding terbalik dengan nilai faktor eksternal.

d. Perkalian Bobot dan Peringkat

Perkalian bobot dan rating bertujuan untuk mendapatkan hasil skor pembobotan. Hasil akhir dari perkalian ini dijumlahkan untuk mendapatkan total skor pembobotan (David, 2009)

Untuk mengetahui tujuan ketiga digunakan analisis QSPM (Quantitative strategic planning matrix). Analisis ini merupakan langkah terakhir dari perhitungan untuk mendapatkan alternatif strategi yang efektif dan efisian untuk Rumah Kreasi Tomat Banjarbaru.

HASIL DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Usaha

Rumah Kreasi Tomat milik ibu Dhianita Pratiwi berdiri tahun 2017. Usaha rumah tangga yang di bangun oleh ibu Dhian ini bermula dari melimpahnya produksi tomat oleh petani lokal, karena produksi tomat yang melimpah maka harga jual tomat di pasaran pun turun secara drastis. Melihat kondisi tersebut ibu Dhian sebagai pemilik usaha Rumah Kreasi Tomat mulai memutar otak untuk memproduksi tomat menjadi olahan yang dapat di jual kembali dengan harga yang sedikit tinggi.

Rumah Kreasi Tomat terletak di Jalan RO.Ulin Komplek Perumahan Kehutanan II No.14

(3)

Loktabat Selatan Banjarbaru Kalimantan Selatan. Rumah Kreasi Tomat belum memiliki outlet untuk menjual hasil-hasil produksinya.

Proses jual beli terjadi di tempat tinggal sekaligus menjadi tempat usaha. Luas tempat usaha Rumah Kreasi Tomat 8 x 10 m2dengan jumlah karyawan 2 orang dengan pembagian kerja yaitu pproduksi, packing, pembukuan serta pemasaran.

Harga jual dari daftar produk yang dijual di Rumah Kreasi Tomat berkisar dari Rp15.000,00 – Rp25.000.00 per pcs. Rumah Kreasi Tomat dapat memproduksi 50–100 pcs per harinya dengan rata rata jumlah permintaan perbulannya 300–600 pcs per bulannya.

Tujuan usaha yang di bangun oleh Ibu Dhian adalah untuk menambah pendapatan keluarga dan bisa menciptakan peluang kerja di lingkungan tempat tinggal beliau. Produk yang dihasilkan oleh Rumah Kreasi Tomat Banjarbaru ada 3 varian yaitu manisan tomat, permen tomat dan sirup tomat.

Analisis Fkator Internal dan Eksternal.

a. Faktor Internal

Faktor internal adalah faktor- faktor yang terdiri dari Faktor Strength (Kekuatan) dan Faktor Weakness (Kelemahan) yang berpengaruh terhadap Rumah Kreasi Tomat Banjarbaru.

b. Faktor Eksternal

Faktor Eksternal adalah faktor- faktor yang terdiri Faktor Peluang (Opportunities) dan Faktor Ancaman (Threats) yang berpengaruh pada strategi dalam prospek pengembangan usaha Rumah Kreasi Tomat Banjarbaru.

Metode Matriks IFAS

Metode Matriks IFAS adalah metode analisis yang digunakan untuk menganalisis faktor- faktor internal apasaja yang berpengaruh dalam pengembangan usaha Rumah Kreasi Tomat Banjarbaru. Setelah dilakukan perhitungan maka didapat nilai akhir dari faktor internal kekuatan sebesar 1,615 sedangkan untuk faktor internal kelemahan diperoleh 1,13. Dari hasil pembobotan dan rating pada setiap faktornya maka di dapatlah hasil bahwa faktor strategi internal kekuatan dapat mengatasi faktor kelemahan yang ada, skor faktor–faktor internal diperoleh 2,745.

Tabel 1. Hasil akhir analisis IFAS

No Faktor Strategis Internal Bobot Rating Skor A Kekuatan

1 Lokasi Usaha Strategis 0,121 2,7 0,327 2 Pemasaran Langsung di

Tempat Usaha 0,099 2,4 0,237

3 Jumlah Pelanggan Tetap 0,125 3,2 0,4 4 Kemampuan Produksi

Tepat Waktu 0,111 2,8 0,310

Total 1,274

B Kelemahan

1 Kurang Adanya Promosi 0,129 2 0,258 2 Peralatan Produksi

Masih Tradisional 0,085 2,4 0,204 3 Jumlah Karyawan

Sedikit 0,099 2,3 0,227

4 Kapasitas Produksi

Masih Rendah 0,117 2 0,234

5 Produktifitas Tidak

Stabil 0,097 2,1 0,203

Total 1,126

Sumber : Hasil pengolahan data primer, 2021 Metode Matriks EFAS

Metode Matriks EFAS adalah metode analisis yang digunakan untuk menganalisis faktor- faktor internal apasaja yang berpengaruh dalam Pengembangan usaha Rumah Kreasi Tomat Banjarbaru. Setelah dilakukan perhitungan maka didapat nilai akhir dari faktor eksternal peluang adalah sebesar 1,274, sedangkan untuk faktor eksternal ancaman diperoleh 1,126.

Dari hasil pembobotan dan rating pada setiap faktornya maka di dapatlah hasil bahwa faktor strategi eksternal peluang dapat mengatasi faktor eksternal ancaman yang ada, skor faktor –faktor internal diperoleh 2,404.

Tabel 2. Hasil akhir analisis EFAS

No Faktor Strategi Eksternal Bobot Rating Skor A Peluang

1 Kemungkinan daya beli masyarakat terus meningkat

0,092 2,6 0,239

2

Kebiasaan masyarakat dalam mengkonsumsi tomat sebagai sayuran

0,128 2,5 0,32

3

Teknologi modern dapat meningkatkan

produktifitas

0,122 2,6 0,317 4 Jumlah pemasok lebih

dari satu 0,170 2,6 0,442

5 Banyaknya pelanggan

tetap 0,11 2,7 0,297

Total 1,615

B Ancaman

1 Kenaikan tarif BBM dll 0,107 2,9 0,310 2

Sulit mendapatkan teknologi terbarukan dan modern karena harga yang mahal

0,118 2,5 0,295

3 Munculnya usaha

pendatang baru 0,114 2,7 0,307

4 Produksi pemasok bahan

baku tidak stabil 0,095 2,3 0,218

(4)

Total 1,13

Sumber : Hasil Pengolahan data primer, 2021 Tahap Matriks Internal Eksternal

Pada tahapan internal eksternal didapat dari hasil akhir perhitungan pada tabel IFAS (tabel 1) dan EFAS (tabel 2). Hasil dari penentuan tahap internal eksternal menunjukan bahwa Usaha Rumah Kreasi Tomat Banjarbaru berada pada sel V.

Analisis SWOT

Hasil pada Analisis SWOT adalah dari melakukan identifikasi untuk menentukan strategi alternatif apa saja yang efektif dan efesien untuk usaha Rumah Kreasi Tomat Banjarbaru dengan mengidentifikasi dari faktor internal dan faktor eksternalnya. Alternatif strategi untuk Rumah Kreasi Tomat seperti pada tabel 3 Matriks SWOT Pengembangan usaha pada rumah Kreasi Tomat Banjarbaru di bawah ini. Terdapat empar strategi alternatif yang telah di susun sesuai dengan faktor-faktor internal dan eksternal pada usaha tersebut.

Gambar 1. Matriks internal eksternal Sumber: Hasil pengolahan data primer, 2021.

Tabel 3. Matriks SWOT pengembangan usaha Internal

Eksternal

Kekuatan ( Strength ) - Lokasi usaha strategis - Pemasaran langsung di tempat

usaha

- Jumlah pelanggan tetap

- Kemampuan produksi tepat waktu

Kelemahan ( Weakness ) - Kurangn adanya promosi - Peralatan masih tradisional - Jumlah karyawan sedikit - Kapasitas produksi masih

rendah

- Produktifitas tidak stabil

Peluang ( Opportunities )

- Kemungkinan daya beli masyarakat terus meningkat

- Kebiasaan masyarakat dalam mengkonsumsi tomat sebagai sayur.

- Teknologi modern dapat meningkatkan produktifitas

- Jumlah pemasok lebih dari satu (tidak tergantung pada petani penyedia bahan baku)

- Banyaknya pelanggan tetap

Strategi SO

- Meningkatkan jumlah produksi dan memperluas pangsa pasar dengan sebandingnya kemungkinan daya beli yang meningkat serta banyaknya pelanggan tetap.

Strategi WO

- Perlu meningkatkan promosi dengan sebandingnya teknologi modern.

Ancaman ( Threats ) - Kenaikan tarif bbm dll

- Sulitnya mendapatkan teknologi terbarukan dan modern karena harga yang mahal.

- Munculnya pesaing baru

- Produksi pemasok bahan baku tidak stabil.

Stategi ST

- Mengembangkan daya saing dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

Strategi WT

- Mengajukan pinjaman kepada bank dan Menjalin kerjasama dengan pihak lain dengan memperbaiki kapasitas produksi yang rendah.

Sumber : Hasil pengolahan data primer, 2021

(5)

Berdasarkan hasil dari matriks SWOT (Tabel 3) dapat diketahui strategi– strategi apa saja yang di butuhkan dalam pengembangan usaha Rumah Kreasi Tomat Banjarbaru sebagai berikut : 1. Strategi Strenght–Oppurtunities (S–O) Strategi ini mengusulkan Meningkatkan jumlah produksi dan memperluas pangsa pasar dengan sebandingnya kemungkinan daya beli yang meningkat serta banyaknya pelanggan tetap.

Strategi meningkatkan jumlah produksi dan memperluas pangsa pasar dengan sebandingnya kemungkinan daya beli yang meningkat dengan banyaknya pelanggan tetap. Hal ini di dukung oleh lokasi usaha yang strategis dan banyaknya jumlah pelanggan tetap di usaha Rumah Kreasi Tomat Banjarbaru.

2. Strategi Weakness–Oppurtunities (W–O) Strategi ini mengusulkan Perlu melakukan promosi dengan inovasi produk yang semakin inovatif. Perlu melakukan promosi dengan inovasi produk yang semakin inovatif penting di lakukan untuk pengembangan usaha di Rumah Kreasi Tomat. Karena tidak adanya promosi dan produk yang inovatif akan berdampak pada tidak baik bagi pengembangan usaha untuk kedepannya.

3. Strategi Strenght–\Threats (S–T)

Strategi ini mengusulkan Mengembangkan daya saing dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

Strategi mengembangkan daya saing dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan adalah strategi yang sangat penting di lakukan oleh usaha Rumah Kreasi Tomat.

Mengembangkan daya saing sangtlah penting dalam keberhasilan suatu usaha/bisnis.

Perusahaan memiliki daya saing bila pelangganya memperoleh kesan bahwa produk lebih baik daripada produk pesaing. Rumah Kreasi Tomat menciptakan kesan tersebut

dengan menyajikan produk–produk yang terbaik dari bahan–bahan yang terbaik pula sehingga pelanggan merasa puas.

4. Strategi Weakness-Threats (W–T)

Strategi ini mengusulkan Mengajukan pinjaman kepada bank dan Menjalin kerjasama dengan pihak lain dengan memperbaiki kapasitas produksi yang rendah. Rumah Kreasi Tomat memiliki potensi yang besar untuk dapat mengembangkan usaha nya dengan menambah karyawan serta alat–alat produksi yang modern dan menggunakan teknologi terbarukan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut di perlukan modal yang besar, maka dari itu diperlukan melakukan pinjaman ke Bank atau menjalin kerjasama dengan pemerintah untuk bantuan permodalan UMKM.

Analisis QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrikx).

Analisis QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrikx) adalah analisis terakhir untuk mendapatkan strategi alternatif pada suatu usaha. Strategi alternatif yang di dapat pada usaha Rumah Kreasi Tomat adalah sebagai berikut :

1. Meningkatkan jumlah produksi dan memperluas pangsa pasar dengan sebandingnya kemungkinan daya beli yang meningkat serta banyaknya pelanggan tetap.

2. Perlu melakukan promosi dengan inovasi produk yang semakin inovatif.

3. Mengembangkan daya saing dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

4. Mengajukan pinjaman kepada bank dan menjalin kerjasama dengan pihak lain dengan memperbaiki kapasitas produksi yang rendah.

Tabel 4. Hasil akhir alternatif strategi

No Alternatif Strategi Total

Skor

Peringkat

1 Meningkatkan jumlah produksi dan memperluas pangsa pasar dengan sebandingnya kemungkinan daya beli yang meningkat serta banyaknya pelanggan tetap.

6,733 I

2 Perlu meningkatkan promosi dengan sebandingnya kemungkinan teknologi modern.

5,443 IV

3 Mengembangkan daya saing dan melakukan inovasi produk yang semakin inovatif

6,01 III

4 Mengajukan pinjaman kepada bank dan menjalin kerjasama dengan pihak lain dengan memperbaiki kapasitas produksi yang rendah.

6,128 II

(6)

Sumber : Hasil pengolahan data primer, 2021.

KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dari permasalahan penelitian, maka kesimpulan yang dapat diambil adalah sebagai berikut:

1. Usaha Rumah Kreasi Tomat Banjarbaru merupakan usaha rumah tangga yang di bangun dari tahun 2017 oleh Dhian Prawitri dengan tujuan menambah pendapatan keluarga serta agar dapat menyerap tenaga kerja disekitar lingkungan usaha. Produk yang dihasilkan meliputi : Manisan tomat, permen tomat dan sirup tomat.

2. Faktor–faktor yang mempengaruhi pengembangan usaha Rumah Kreasi Tomat adalah faktor internal dan eksternal. Faktor kekuatan yang memiliki nilai skor 1,274 dapat mengatasi faktor kelemahan yang memiliki nilai skor 1,13. Faktor peluang yang memiliki nilai skor 1,615 dapat mengatasi faktor ancaman yang memiliki nilai skor 1,13.

3. Hasil penggabungan dari matriks IFAS dan EFAS dalam matriks SWOT maka didapatlah strategi – strategi untuk pengembangan usaha Rumah Kreasi Tomat Banjarbaru sebagai berikut :

a). Meningkatkan jumlah produksi dan memperluas pangsa pasar dengan sebandingnya kemungkinan daya beli yang meningkat serta banyaknya pelanggan tetap.

b). Perlu melakukan promosi dengan inovasi produk yang semakin inovatif.

c). Mengembangkan daya saing dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

d). Mengajukan pinjaman kepada bank dan Menjalin kerjasama dengan pihak lain dengan memperbaiki kapasitas produksi yang rendah.

Saran

Saran yang diberikan adalah sebagai berikut:

1. Untuk mendukung pengembangan usaha di Rumah Kreasi Tomat sebaikanya pemilik usaha Rumah Kreasi Tomat meningkatkan jumlah produksi dan memperluas pangsa pasar dengan sebandingnya kemungkinan

daya beli yang meningkat serta banyaknya pelanggan tetap. Untuk menambah modal dalam usaha sebaiknya mengajukan pinjaman atau menjalin kerjasama dengan pihak lain.

2. Bagi peneliti selanjutnya, hasil penelitian ini bisa digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk lebih memperdalam penelitian selanjutnya dengan menggunakan analisis finansial.

DAFTAR PUSTAKA

Rangkuti, F., 1997. Analisis SWOT Teknik

Membelah Kasus Bisnis. Jakarta.

PT. Gramedia Pustaka Utama.

David, F. R. 2009. Manajemen Strategi

Konsep, Buku 1. Penerbit Salemba

Empar. Jakarta.

Kinnear, T. C, dan Taylor, J. R., 2003, Riset

Pemasaran,

Pentj:

Thamrin). Edisi Tiga, Jakarta:

Erlangga.

Referensi

Dokumen terkait

Maka perlunya identifikasi untuk mengetahui jenis mikrobia apa saja yang terdapat dalam kompos organik dengan inokulan limbah tomat melalui uji mikrobiologi, serta peran

Hasil penelitian berdasarkan analisis`SWOT, maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan agribisnis manggis (Garcinia mangostana L) di Kabupaten Trenggalek alternatif

SPACE Berbeda dari matriks SWOT yang memerlukan analisis lain untuk mempertegas posisi perusahaan dalam menentukan alternatif strategi yang akan dipilih, matriks SPACE

Analisis SWOT digunakan untuk mengetahui apa-apa saja faktor kekuatan, kelamahan, kesempatan dan peluang yang dimiliki oleh perusahaan Express Group sebagai sebuah perusahaan

3.5 Teknik Analisis Data Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan menggunakan alat analisis SWOT dengan menentukan kekuatan dan kelemahan

Analisis SWOT Terhadap Kegiatan Fundraising Di LAZ YDSF Jember Analisis SWOT dipergunakan untuk memberikan alternatif- alternatif strategi secara umum untuk LAZ YDSF Jember dalam

Analisis SWOT Adapun analisis data yang digunakan dalam membahas rumusan masalah nomor 3 yaitu analisis SWOT untuk menganalisis pengembangan agribisnis jagung di Kecamatan Popayato

Terdapat beberapa alternatif strategi pengembangan bisnis yang dihasilkan berdasarkan analisis formulasi strategi menggunakan SWOT adalah SO1 Meningkatkan kapasitas produksi, SO2