HAKIKAT PENDIDIKAN
KELOMPOK
1
KAMELIA HUSNA (200141846) MUHAMMAD DWI GENARO (200141865)
NUR FATIMAH (200141877) PUTRI YANI (200141885)
DOSEN : VIKA MARTAHAYU, M.Pd.
MATA KULIAH : LANDASAN PENDIDKAN
HAKIKAT PENDIDIKAN
Pendidikan secara etimologi berasal dari kata “paedagogie” dari bahasa Yunani, terdiri dari kata “pais” artinya anak dan “again”
artinya membimbing. Jadi jika diartikan paedagogie artinya bimbingan yang diberikan kepada anak.
Sedangkan dalam bahasa Romawi pendidikan berasal dari kata
“educate” yang berarti mengeluarkan sesuatu yang berada dari dalam.
Sedangkan dalam bahasa Inggris pendidikan diistilahkan dengan kata
“to educate” yang berarti memperbaiki moral dan melatih intelektual
Pada hakikatnya pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif
mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki potensi spiritual keagamaan, pengendalian diri,
kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan
SKEMA HAKIKAT PENDIDIKAN
Hakikat pendidikan adalah pendidikan untuk manusia dan dapat diperoleh selama manusia lahir hingga dewasa.
1. Manusia mengusahakan proses yang terus menerus.
5. Manusaia memiliki upaya sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui bimbingan pengajaran agar menguasai kemampuan sesuai
dengan peran yang harus dimainkan manusia.
3. Masa penyesuaian diri adalah masa fleksibilitas luwes yang disesuaikan dengan kebutuhan diri pada masanya.
2. Relevansi tersebut merupakan tuntutan sejak kecil, remaja, hingga dewasa.
4. Cita-cita manusia itu harus sesuai dengan tanggung jawab manusia dan pendidikannya, baik pendidikan formal maupun
pendidikan masyaraka/lingkungan.
rduu
TUJUAN PENDIDIKAN
MPRS No. 2 Tahun 1960
Sesuai dengan MPRS No. 2 Tahun 1960, tujuan pendidikan adalah untuk membentuk manusia yang memiliki jiwa Pancasilais sejati berdasarkan ketentuan-ketentuan yang dikehendaki oleh pembukaan UUD 1945 dan isi UUD 1945.
UU No. 2 Tahun 1985
Tujuan pendidikan menurut UU No. 2 Tahun 1985 adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia yang seutuhnya, yaitu bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, memiliki pengetahuan, sehat jasmani dan rohani, memiliki budi pekerti luhur, mandiri, kepribadian yang mantap, dan bertanggung jawab terhadap bangsa.
MANFAAT PENDIDIKAN
1). Mendapatkan ilmu yang akan dibutuhkan untuk masa depan.
2). Belajar di luar sekolah bisa menambah wawasan yang lebih luas.
3). Melalui ilmu dan wawasan yang lebih luas, kita dapat meraih cita-cita yang kita impikan.
4). Menjadikan manusia memiliki budi pekerti yang luhur Sesuai dengan pengertian dan tujuan pendidikan, pendidikan sangatlah bermanfaat bagi kehidupan semuanya agar menjadi manusia yang seutuhnya, karena
sejatinya pengertian pendidikan adalah sebagai alat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan Negara.
JENIS JENIS PENDIDIKAN
Pendidikan formal
pendidikan formal adalah suatu kegiatan pendidikan yang sistematis, teratur, dan
berjenjang / bertingkat yang dilaksanakan di sekolah dengan mengikuti syarat yang jelas serta ditetapkan oleh pemerintah
Pendidikan informal
Pendidikan informal merupakan jalur pendi
dikan yang dilakukan seseorang dari lingkungan keluarganya sendiri maupun lingkungan
masyarakat.
Pendidikan non formal
Pendidikan non formal merupakan pendidikan yang terstruktur dan berjenjang dan dilakukan di luar pendidikan formal yang ditempuh.
UNSUR-UNSUR PENDIDIKAN
1) Subjek yang dibimbing (peserta
didik). 2) Orang yang membimbing (pendidik).
3) Interaksi antara peserta didik dengan pendidik (interaksi edukatif).
5) Tujuan pendidikan bersifat abstrak karena memuat nilai-nilai yang sifatnya abstrak.
6) Cara yang digunakan dalam bimbingan (alat dan metode).
7) Tempat peristiwa bimbingan berlangsung (lingkungan pendidikan).
4) Pengaruh yang diberikan dalam bimbingan (materi pendidikan).
BATAS-BATAS PENDIDIKAN
1. Pendidikan sebagai Proses Transformasi Budaya 2. Pendidikan sebagai Proses
Pembentukan Pribadi
3. Pendidikan sebagai Proses Penyiapan Warga Negara
4. Pendidikan sebagai Penyimpanan Tenaga Kerja
PPERBEDAAN ANATARA MENDIDIK DAN MENGAJAR
Mendidik dalam artian untuk mengantarkan anak kepada tingkat kedewasaannya, baik secara fisik maupun mental. Mendidik berkaitan dengan memberikan motivasi untuk belajar dan mengikuti ketentuan atau
tata tertib yang telah menjadi kesepakatan bersama
Mengajar adalah memberi pelajaran kepada anak misalnya pelajaran matematika, pelajaran bahasa, pelajaran geografi, agar siswa yang diajar
itu mengetahui dan paham tentang pelajaran yang di ajarkan tadi