• Tidak ada hasil yang ditemukan

HARYONO 10538 227 - Universitas Muhammadiyah Makassar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "HARYONO 10538 227 - Universitas Muhammadiyah Makassar"

Copied!
103
0
0

Teks penuh

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan lokasi penelitian di Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang. Penentuan informan dilakukan dengan menggunakan purposive sampling, yaitu sampel yang dipilih secara sengaja dengan pertimbangan bahwa informan yang dipilih dianggap mampu memberikan informasi yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan objek wisata Lasharan telah memberikan dampak terhadap perubahan pola hidup ekonomi dan dampak sosial masyarakat. Dampak ekonomi tersebut tercermin dari peningkatan pendapatan ke arah yang lebih baik, dan akibat dari peningkatan pendapatan tersebut mereka gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, membayar barang dan apa yang mereka simpan/simpan sebagai sesuatu yang positif dari adanya Lasharan. objek wisata.

Latar Belakang

Oleh karena itu keberadaan sektor pariwisata harus mendapat dukungan dari semua pihak seperti pemerintah daerah sebagai pengelola, masyarakat di lokasi objek wisata dan peran serta pihak swasta sebagai pengembang. Keberadaan sektor pariwisata di kabupaten Enrekang mendapat dukungan dari semua pihak seperti pemerintah daerah sebagai pengelola, masyarakat di lokasi objek wisata dan peran serta pihak swasta sebagai pengembang. Dalam masyarakat yang berdasarkan nilai-nilai agama, pandangan agama akan terus dijadikan landasan untuk melakukan perubahan dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat.

Rumusan Masalah

Pembangunan adalah suatu upaya yang terencana dan terfokus untuk mencapai tujuan pembangunan itu sendiri, yaitu mencapai kehidupan masyarakat yang lebih baik. Namun yang harus diperhatikan adalah nilai-nilai yang menjadi landasan masyarakat di mana perubahan itu terjadi. Hal ini dipengaruhi oleh fungsi nilai-nilai agama yang sangat intensif mempengaruhi seluruh pola pikir dan tindakan masyarakat sehingga menyebabkan nilai-nilai agama dijadikan sebagai sumber norma perilaku masyarakat.

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Perubahan sosial adalah setiap perubahan pranata sosial dalam suatu masyarakat, yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk nilai, sikap, dan pola perilaku antar kelompok dalam masyarakat. Namun yang jelas, perubahan sosial menyangkut perubahan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang mempengaruhi sistem sosial, termasuk nilai, sikap, dan pola perilaku antar kelompok dalam masyarakat. Secara umum, sangat sulit untuk memprediksi terjadinya perubahan yang tidak diinginkan tersebut. C. Ciri-ciri perubahan sosial.

Proses perubahan sosial budaya bersifat rantai atau sistem; Perubahan yang terjadi pada pranata sosial tertentu akan diikuti oleh perubahan sosial budaya lainnya. Oleh karena itu, mustahil untuk mengisolasi lembaga-lembaga tertentu dari pengaruh proses perubahan. Perubahan sosial yang cepat biasanya menimbulkan disorganisasi yang bersifat sementara karena sedang dalam proses penyesuaian. Teori ini berasumsi bahwa perubahan sosial tidak dapat sepenuhnya dikendalikan oleh siapapun, bahkan para ahli sekalipun.

Perubahan sosial yang dialami oleh masyarakat mana pun pada dasarnya tidak dapat dipisahkan dari perubahan budaya masyarakat tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dimana penelitian ini berupaya menjawab pertanyaan mengenai dinamika perubahan sosial masyarakat sekitar tempat wisata Lasharan Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang. Lokasi penelitian ini dipilih karena masih banyak masyarakat yang belum berpartisipasi dalam perubahan sosial masyarakat sekitar di Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang.

Tujuan dari penelitian ini adalah hiburan yang berkaitan dengan perubahan sosial pada masyarakat sekitar objek wisata Lasharan Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang. Secara umum permasalahan kependudukan yang seringkali menimbulkan perubahan sosial budaya di negara kita adalah akibat dari pertambahan penduduk akibat urbanisasi (ke kota) dan juga berkurangnya wilayah-wilayah yang ditinggalkan oleh masyarakat urban (Hasil wawancara, Juni 28, 2017). Konflik (conflict), baik berupa pertentangan nilai dan norma, agama, suku, politik, dan lain-lain, juga dapat menimbulkan perubahan sosial yang cukup luas.

Dalam skala yang lebih luas, perubahan sosial akibat konflik atau pergolakan politik (revolusi) dalam masyarakat juga terjadi di Rusia. Berkat perjuangan dan kerja keras yang diiringi doa orang tua dan saudara kandung, perjuangan panjang penulis untuk menempuh pendidikan tinggi akhirnya tuntas dengan penyusunan skripsi berjudul: Perubahan Sosial Masyarakat Sekitar Daya Tarik Wisata Lasharan Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang. .

Tabel II
Tabel II

KAJIAN PUSTAKA

Penelitian Yang Relevan

Perubahan Sosial

Perubahan sosial terjadi sebagai akibat adanya interaksi antar manusia dan antar kelompok, sehingga terjadi proses saling mempengaruhi di antara mereka yang menyebabkan terjadinya perubahan sosial. menyatakan bahwa perubahan sosial adalah setiap perubahan pranata sosial dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk nilai, sikap, dan pola tingkah laku antar kelompok dalam masyarakat. Dengan penjelasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa perubahan sosial adalah perubahan sosial yang terjadi dalam jangka waktu tertentu dalam masyarakat ditinjau dari organisasi sosial yang meliputi norma, budaya, dan nilai sistem sosial, sehingga terbentuklah keseimbangan dalam kehidupan sosial masyarakat. hubungan menjadi Bentuk-bentuk perubahan tersebut merupakan perubahan-perubahan yang diprediksi atau direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang ingin melakukan perubahan dalam masyarakat. Pihak ini disebut dengan agen perubahan, yaitu seseorang atau sekelompok orang yang mendapat kepercayaan dari masyarakat sebagai pemimpin dalam perubahan. di lembaga-lembaga sosial, misalnya pejabat pemerintah, tokoh masyarakat atau mahasiswa.

Konsep Tentang Masyarakat

Hidup bersama dan bermasyarakat sangatlah penting bagi manusia sehingga merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari fitrah manusia itu sendiri. Masyarakat adalah sekelompok orang yang tinggal di suatu wilayah tertentu yang mempunyai batas-batas yang jelas dan yang terpenting adalah adanya hubungan yang kuat antar anggota kelompok dibandingkan dengan hubungan dengan orang di luar kelompok. Masyarakat sering juga disebut dengan society yang berarti sekelompok orang yang membentuk suatu sistem dimana komunikasi berlangsung di dalam kelompok tersebut. Masyarakat juga biasanya diartikan sebagai sekumpulan orang-orang yang saling berhubungan dan kemudian membentuk suatu kelompok yang lebih besar.Biasanya masyarakat juga diartikan sebagai sekelompok orang yang mendiami suatu wilayah dan secara teratur hidup menurut adat istiadat yang ada di dalamnya.

Maclver dan Page dalam Nurani Soyomukti (2010:62) Masyarakat adalah suatu sistem adat istiadat dan prosedur, wewenang dan kerja sama antara berbagai kelompok serta klasifikasi dan pengawasan terhadap tingkah laku dan kebebasan manusia. Ralft Linton dalam Nurani Soyomukti (2010:63) Masyarakat adalah sekelompok orang yang telah hidup dan bekerja bersama cukup lama untuk mengorganisasikan dirinya sebagai suatu unit sosial yang mempunyai batas-batas yang jelas. Desa Soemardjan dalam Nurani Soyomukti (2010:63) Masyarakat adalah masyarakat yang hidup bersama yang menghasilkan kebudayaan.

Auguste Comte dalam Nurani Soyomukti (2010:63) Masyarakat merupakan suatu keseluruhan organik yang pada dasarnya selalu tersusun atas bagian-bagian yang saling bergantung. Ansyar v Eddy Tukijan (2010:16) Masyarakat adalah kumpulan individu-individu yang menyatakan dirinya sebagai satu kelompok. Jadi dapat kita simpulkan bahwa masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama yang menghasilkan suatu kebudayaan dan suatu sistem adat istiadat atau tata cara, wewenang dan kerja sama antar kelompok dan golongan yang berbeda, kendali atas tingkah laku dan kebebasan manusia serta merupakan kumpulan individu-individu yang menyatakan dirinya sebagai satu kesatuan. kelompok.

Akibat hidup bersama maka timbullah sistem komunikasi dan aturan-aturan yang mengatur hubungan antar manusia.

Obyek Wisata Lasharan

Landasan Teori Sosiologi

Artinya dengan adanya perubahan sosial, masyarakat menjadi semakin individual dan karakter sosialnya semakin menurun, hal ini terlihat pada masyarakat perkotaan. Menurut teori ini, konflik timbul dari konflik kelas antara kelompok tertindas dan kelompok penguasa sehingga akan menimbulkan perubahan sosial. Masyarakat berada dalam proses perubahan yang ditandai dengan konflik terus-menerus antar elemennya.

Teori ini berpedoman pada pemikiran Karl Marx yang mengatakan bahwa konflik sosial merupakan sumber terpenting dan berpengaruh dari segala perubahan sosial. Para pendukung teori ini cenderung hanya melihat kontribusi suatu sistem atau peristiwa terhadap sistem lain dan karenanya mengabaikan kemungkinan-kemungkinan. Menurut Lawer (dalam Wirawan 2012:43), teori ini didasarkan pada tujuh asumsi, yaitu: (1) masyarakat harus dianalisis sebagai suatu kesatuan utuh yang terdiri dari bagian-bagian yang saling berinteraksi; (2) hubungan yang ada bisa bersifat satu arah atau timbal balik; (3) sistem sosial yang ada bersifat dinamis; (4) integrasi yang sempurna ke dalam masyarakat tidak pernah ada, sehingga selalu timbul ketegangan dan penyimpangan dalam masyarakat, namun ketegangan dan penyimpangan tersebut akan dinetralisir melalui proses pelembagaan; (5) perubahan akan terjadi secara bertahap dan perlahan sebagai proses penyesuaian dan adaptasi; 6) perubahan merupakan hasil adaptasi eksternal yang tumbuh akibat diferensiasi dan inovasi; (7) sistem terintegrasi dengan berbagi nilai-nilai yang sama.

Teori ini pada dasarnya menyatakan bahwa perubahan terjadi secara bertahap, namun setelah Anda mencapai tahap akhir yang sempurna, Anda kembali ke tahap awal untuk melakukan perubahan berikutnya. Ada perubahan yang dampaknya terbatas, ada perubahan yang luas, dan ada pula perubahan yang lambat dan cepat. Perubahan sosial dapat mencakup seluruh aspek kehidupan masyarakat, yaitu perubahan cara berpikir dan berinteraksi masyarakat menjadi lebih rasional, perubahan sikap dan orientasi hidup ekonomi menjadi lebih komersial, perubahan tata kerja sehari-hari yang ditandai dengan adanya pembagian kerja. tenaga kerja menjadi aktivitas yang semakin terspesialisasi.

Menurut teori tersebut, siklus naik turunnya peradaban tidak bisa dihindari dan perubahan sosial tidak selalu membawa kebaikan.

Kerangka Konsep

Penelitian ini direncanakan dua (2) bulan setelah seminar proposal. Penelitian ini berlokasi di Kecamatan Alla' Kabupaten Enrekang. Sedangkan sumber data diperoleh dari masyarakat sekitar dan Karyawan Pariwisata Lasharan di Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang. Iklim di Kabupaten Enrekang hampir sama dengan daerah lain di Provinsi Sulawesi Selatan, yaitu terbagi menjadi 2 musim yaitu musim hujan dan musim kemarau.

Sarana pendidikan di Kabupaten Alla antara lain: Taman Kanak-Kanak (TK) sebanyak 5 unit, Sekolah Dasar (SD) sebanyak 17 unit, Sekolah Menengah Pertama (SLTP) sebanyak 3 unit, dan Sekolah Menengah Atas (SLTA) sebanyak 6 unit. Seperti yang diungkapkan oleh Aus, informan yang juga bekerja di objek wisata Lasharan: Keberadaan objek wisata Lasharani tidak hanya bermanfaat dan dinikmati oleh masyarakat setempat saja, namun nilai manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh banyak orang, termasuk dampaknya bagi masyarakat setempat.

Dari para informan diatas dapat disimpulkan bahwa keberadaan objek wisata ini dapat membawa perubahan bagi masyarakat sekitar khususnya dalam pendapatan finansial untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Keberadaan tempat wisata ini selain memberikan pengembangan kepada masyarakat setempat, juga menimbulkan dampak fisik seperti tabrakan yang dialami anak kecil tanpa mendapat perhatian yang layak dari anaknya saat orang tuanya sedang mandi. Dari sini terlihat bahwa perkembangan Tempat Wisata Lasharan memberikan kesan negatif terhadap masyarakat setempat.

Budaya masyarakat yang semula mengandalkan hasil potensi pertanian berubah menjadi pekerja Daya Tarik Wisata Lasharan. Keberadaan tempat wisata Lasharan dapat memberikan dampak bagi masyarakat, baik positif maupun negatif. Keberadaan lokasi wisata ini, khususnya masyarakat setempat, hendaknya lebih menjaga kelestarian panorama alam di sekitarnya, agar terus dikunjungi banyak orang dan dapat menghasilkan keuntungan sebagai sumber pembiayaan suatu daerah.

Berikut daftar informan yang ditemui peneliti selama melakukan penelitian di Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang.

METODE PENELITIAN

Lokasi Penelitan

Fokus Penelitian

Gambar

Tabel II

Referensi

Garis besar