• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil penelitian menunjukan bahwa perubahan harga lahan di sekitar gerbang tol mulai terjadi pada tahun 2015-2018 dan tahun 2019

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Hasil penelitian menunjukan bahwa perubahan harga lahan di sekitar gerbang tol mulai terjadi pada tahun 2015-2018 dan tahun 2019"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

v

Institut Teknologi Nasional ABSTRAK

Nama : Buang Suryadi Cahya

Program Studi : Perencanaan Wilayah dan Kota

Judul :“Analisis Perubahan Harga Lahan dan Kondisi Ekonomi Masyarakat Akibat Adanya Gerbang Tol Cikopo-Palimanan Subang, Kabupaten Subang.”

Pembimbing : Dr., Ir. Sadar Yuni Raharjo, M.T

Kabupaten Subang merupakan daerah terpanjang yang terkena pembebasan lahan pembangunan jalan Tol Cipali, sepanjang 40 Km. Pembebasan lahan telah menyebabkan permukiman, perkebunan dan lahan pertanian masyarakat hilang. Pembangunan ini seharusnya tidak banyak menggunakan lahan perkebunan dan pertanian begitu banyak karena sektor perkebunan dan pertanian merupakan sumber mata pencaharian dan pendapatan masyarakat. Setelah adanya tol, kondisi sekitar gerbang tol menjadi ramai, ditandai dengan meningkatnya aksesibilitas dan kawasan terbangun. Akibatnya kebutuhan akan lahan di sekitar gerbang tol terus meningkat dan menyebabkan harga jual lahan ikut naik. Berdasarkan hal ini, penulis ingin mengkaji bagaimana perubahan harga lahan dan kondisi ekonomi masyarakat di sekitar gerbang Tol Cipali Subang.

Wilayah penelitian diambil dalam radius 1 km, instrumen penelitian terdiri atas observasi dan kuisioner, jumlah sampel sebanyak 65 responden, analisis data yang digunakan yaitu deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa perubahan harga lahan di sekitar gerbang tol mulai terjadi pada tahun 2015-2018 dan tahun 2019. Perubahan terjadi pada mata pencaharian responden sebelum adanya jalan tol, lebih dominan mata pencaharian petani sebesar 73,8% pada tahun 2010 dan setelah adanya jalan tol menjadi lebih dominan mata pencaharian pedagang sebesar 56,9% pada tahun 2019. Perubahan terjadi pada pendapatan respondensebelumadanya jalan tol pada tahun 2010, sebagian besar pendapatan yang diterima berkisar Rp. 501.000 – Rp. 1.500.000, sebayak 30 responden atau 46%. Setelah adanya jalan tol, sebagian besar pendapatan yang diterima responden pada tahun 2019 berkisar > Rp. 2.500.000, sebanyak 24 responden atau 36,9%.

Kata Kunci: Pembangunan Jalan Tol Cipali, Perubahan Harga Lahan, Mata Pencaharian dan Pendapatan

(2)

vi

Institut Teknologi Nasional ABSTRACT

Name : Buang Suryadi Cahya

Study Program : Urban and regional planning

Title : "Analysis of Changes in Land Prices and Community Economic Conditions Due to The Cikopo-Palimanan Subang Toll Gate, Subang Regency "

Counsellor : Dr., Ir. Sadar Yuni Raharjo, M.T

Subang Regency is the longest area affected by land acquisition for the construction of the Cipali Toll Road, along 40 Km. Land acquisition has resulted in the loss of settlements, plantations and agricultural land. This development should not use a lot of plantation land and agriculture so much because the plantation and agricultural sectors are a source of livelihood and income for the community. After the existence of the toll road, the conditions around the toll gate became crowded, marked by increased accessibility and built-up areas. As a result, the need for land around toll gates continues to increase and causes the selling price of land to rise as well. Based on this, the author wants to examine how land prices change and the economic conditions of the community around the Cipali Subang toll gate. The research area is taken within a radius of 1 km, the research instrument consists of observations and questionnaires, the total sample is 65 respondents, the data analysis used is descriptive. The results showed that changes in land prices around toll gates began to occur in 2015-2018 and 2019. Changes occurred in the livelihoods of respondents before the existence of toll roads, more dominant livelihoods of farmers were 73.8% in 2010 and after the existence of roads. Tolls became more dominant in the livelihood of traders by 56.9% in 2019. Changes occurred in respondent income before the existence of toll roads in 2010, most of the income received was around Rp. 501,000 - Rp. 1,500,000, as much as 30 respondents or 46%. After the existence of the toll road, most of the income received by respondents in 2019 was around> Rp. 2,500,000, as many as 24 respondents or 36.9%.

Key words: Cipali Toll Road Development, Changes in Land Prices, Livelihoods and Income

Referensi

Dokumen terkait

1) Mata Pencaharian, dimana setelah adanya pengembangan objek wisata Kebun Raya Massenrempulu itu mamberi pengaruh berupa munculnya mata pencarian baru serta lahinya