PENDAHULUAN
Perumusan Masalah
Tujuan Penelitian
- TujuanUmum
- Tujuan Khusus
Manfaat Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
- Jenis-Jenis Jamban
- Syarat Jamban Sehat
- Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan
- Kerangka Konsep
- Hipotesa
Jamban/WC galian ini hanya berupa lubang terbuka yang dilapisi lantai dan tempat duduk, sedangkan dari tempat duduk hingga lubang terbuka tersebut tidak ada alat apapun seperti saluran atau pembatas. Agar tidak menjadi sarang dan makanan serangga penyebar penyakit, sebaiknya lubang pengumpul ditutup jika tidak digunakan. Jika ingin lantainya terbuat dari batu bata, maka setelah lubang dibuka segera lakukan pemasangan batu bata, buatlah penutup atau lubang untuk jongkoknya, untuk bangunan toiletnya bisa dari kayu bambu atau ijuk dan bagian atasnya terbuat dari kayu bambu atau ijuk. terbuat dari ubin, tetapi bisa juga dengan pasangan bata.
Nama ini digunakan karena lubang jongkok tersebut terhubung dengan septic tank melalui saluran miring (mlengseng). Jadi area jongkok toilet ini dibuat/ditempatkan persis seperti tas penahannya namun agak menjauhinya. Toilet/jamban ini bisa disebut beerput atau zinkput jika kita memperhatikan konstruksi ruang penyimpanan sampahnya (lihat jamban cemplung).
Sama halnya dengan jamban cemplung, hanya saja lantai jamban tidak dibuat diatas shelter, dan harus dibuat saluran yang menghubungkan lubang jongkok dengan lubang pengumpulan sampah. Pembuatan jamban cemplung dan jamban plengsengan tidaklah sulit jika dilakukan di daerah yang muka air tanahnya jauh di bawah permukaan tanah, serta di daerah yang tidak tergenang air pada saat hujan. Apabila pelaksanaannya dilakukan pada suatu daerah yang muka air tanahnya sangat dekat dengan permukaan tanah atau merupakan daerah yang tergenang air pada waktu hujan, maka harus selalu diingat bahwa lantai dan tempat jongkok harus ditinggikan dan berada di atas permukaan air pada saat itu. banjir.
Cara pembuangan feses yang baik adalah dengan menggunakan toilet asalkan permukaan tanahnya tidak terkontaminasi, tidak ada pencemaran air tanah yang dapat masuk ke mata air atau sumur, tidak terkontaminasi air permukaan, dan fesesnya tidak boleh diakses. untuk lalat dan hewan lainnya, penanganan tinja segar tidak boleh dilakukan atau, jika benar-benar diperlukan, harus dijaga seminimal mungkin. Jamban harus bebas dari bau atau kondisi yang tidak menyenangkan, metode konstruksi dan pengoperasian harus sederhana dan murah. Pendidikan mencakup pengajaran keterampilan tertentu, dan juga sesuatu yang tidak dapat dilihat tetapi lebih dalam, yaitu pemberian pengetahuan, penilaian dan kebijaksanaan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa penyebab tingginya jumlah penduduk miskin di daerah-daerah tersebut karena perekonomian sangat bergantung pada empat bidang utama yang seluruhnya dikuasai oleh pelaku ekonomi yang tidak berbasis pada bidang tersebut. usaha kecil dan menengah.
Pemanfaatan toilet keluarga di masyarakat belum sesuai harapan karena masih terdapat masyarakat yang buang air besar di tempat yang tidak mematuhi aturan kesehatan, seperti di tepi sungai, kebun, atau sawah. Silaturahmi di jamban ini juga sebagai upaya menghilangkan kebiasaan lama warga yang tidak memenuhi standar kesehatan saat buang air besar.
METODOLOGI PENELITIAN
- Lokasi dan Waktu Penelitian
- Lokasi Penelitian
- Waktu Penelitian
- Populasi dan sampel
- Populasi
- Sampel
- Metode Pengumpulan Data
- Data Primer
- Data Skunder
- Defenisi Operasional
- Aspek Pengukuran
- Analisa Data
Distribusi frekuensi pendidikan responden yang memiliki toilet di desa Sipange Siunjam kecamatan Sayur Matinggi tahun 2015. Pengaruh faktor pendidikan responden terhadap penggunaan toilet keluarga di desa Sipange Siunjam kecamatan Sayur Matinggi tahun 2015. Penggunaan toilet keluarga di Sipange Siunjam Desa Sayur Kecamatan Matinggi 2015.
Dampak Ekonomi Keluarga Penggunaan Jamban Keluarga di Desa Sipange Siunjam Kecamatan Sayur Matinggi Tahun 2015. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat dampak umum penggunaan Jamban Keluarga di Desa Sipange Siunjam Kecamatan Sayur Matinggi Tahun 2015. Dampak Sosial Budaya Penggunaan Jamban Keluarga di Sipange Desa Siunjam Kecamatan Matinggi Sayuran 2015.
Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh sosial budaya terhadap pemanfaatan jamban keluarga di Desa Sipange Siunjam Kecamatan Sayur Matinggi pada tahun 2015. Terdapat pengaruh antara tingkat pendidikan terhadap pemanfaatan jamban keluarga di Desa Sipange Siunjam Kecamatan Sayur Matinggi . pada tahun 2015 (p=0,015 < ɑ =0,05 ). Terdapat pengaruh antara perekonomian keluarga dengan penggunaan toilet keluarga di Desa Sipange Siunjam Kecamatan Sayur Matinggi Tahun 2015 (p=0,007 > ɑ =0,05).
Terdapat pengaruh antara tingkat pengetahuan dengan pemanfaatan jamban keluarga di Desa Sipange Siunjam Kecamatan Sayur Matinggi Tahun 2015 (p=0.013 < ɑ =0.05). Terdapat pengaruh antara kebiasaan positif dengan penggunaan toilet keluarga di Desa Sipange Siunjam Kecamatan Sayur Matinggi Tahun 2015 (p=0.007 < ɑ =0.05). Terdapat pengaruh antara sosial budaya positif dengan penggunaan jamban keluarga di Desa Sipange Siunjam Kecamatan Sayur Matinggi Tahun 2015 (p=0.007 < ɑ =0.05).
HASIL PENELITIAN
Gambaran Umum Penelitian
Bab ini memaparkan temuan penelitian mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keluarga dalam menggunakan toilet di desa Sipange Siunjam kecamatan Sayur Matinggi tahun 2015.
Gambaran Responden
2 Distribusi frekuensi ekonomi keluarga responden yang mempunyai jamban di Desa Sipange Siunjam Kecamatan Sayur Matinggi tahun 2015. 3 Distribusi frekuensi tingkat pengetahuan responden yang mempunyai jamban di Desa Sipange Siunjam Kecamatan Sayur Matinggi tahun 2015. Responden yang mempunyai jamban di Sipange Desa Siunjam Kecamatan Sayur Matinggi pada tahun 2015.
5 Distribusi frekuensi sosiokultural responden yang mempunyai jamban di Desa Sipange Siunjam Kecamatan Sayur Matinggi tahun 2015. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa p-value < α (0,05) sehingga Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh antara pendidikan dan pemanfaatan jamban keluarga di Desa Sipange Siunjam Kecamatan Sayur Matinggi pada tahun 2015. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa p value < α (0,05) sehingga Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh antara perekonomian keluarga dengan dan pemanfaatan toilet keluarga di Desa Sipange Siunjam Kecamatan Sayur Matinggi pada tahun 2015.
Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa p-value < α (0,05) diterima Ha yang berarti terdapat pengaruh antara tingkat pengetahuan terhadap pemanfaatan jamban keluarga di Desa Sipange Siunjam Kecamatan Sayur Matinggi tahun 2015 Hasil dapat disimpulkan bahwa p-value < α (0,05) sehingga Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh kebiasaan positif terhadap penggunaan jamban keluarga di Desa Sipange Siunjam Kecamatan Sayur Matinggi tahun 2015. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara pendidikan terhadap pemanfaatan jamban keluarga di Desa Sipange Siunjam Kecamatan Sayur Matinggi tahun 2015.
Hal ini menunjukkan adanya pengaruh antara perekonomian keluarga dengan penggunaan toilet keluarga di Desa Sipange Siunjam Kecamatan Sayur Matinggi pada tahun 2015. Dampak terhadap keluarga pengguna jamban di Desa Sipange Siunjam Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2015.”
PEMBAHASAN
Pembahasan Penelitian
Analisis bivariat digunakan untuk melihat pengaruh pendidikan, perekonomian keluarga, pengetahuan, kebiasaan dan sosial budaya terhadap pemanfaatan jamban di Desa Sipange Siunjam Kecamatan Sayur Matinggi tahun 2015. Tingkat pendidikan responden di Desa Sipange Siunjam umumnya D3-PT, hal ini mempengaruhi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari - Baik dalam pengambilan keputusan maupun dalam berperilaku. Menjaga kesehatan diri khususnya penggunaan toilet di rumah tetap memerlukan bimbingan dan arahan dari tenaga kesehatan atau masyarakat yang mempunyai keahlian di bidang kesehatan lingkungan.
Berdasarkan survei yang dilakukan di Desa Sipange Siunjam, dimana sebagian besar respondennya mempunyai pendapatan ≥ Rp 1.200.000/bulan. Masyarakat Desa Sipange Siunjam dengan tingkat pengetahuan yang cukup sebagian besar masih sangat membutuhkan tenaga profesional yang terlatih untuk memberikan penyuluhan kesehatan dan pendidikan untuk menambah pengetahuannya. Dengan bertambahnya pengetahuan warga desa Sipange Siunjam tentang toilet serta cara penggunaannya yang baik dan benar, diharapkan mereka dapat meningkatkan akses terhadap kepemilikan toilet di rumahnya dan penggunaan toilet.
Jika kebiasaan buang air besar di sungai ini dibiarkan terus menerus di kalangan warga Desa Sipange Siunjam, maka hal itu akan dilakukan oleh keluarganya secara turun-temurun dan akan menjadi budaya entah sampai kapan. Penyesuaian yang perlu dilakukan agar masyarakat Desa Sipange Siunjam lebih fokus pada pemanfaatan jamban dan dampaknya terhadap kesehatan, sehingga perlu dilakukan intervensi melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) oleh Stakeholder di Kecamatan Sayur Matinggi khususnya oleh Puskesmas agar budaya sosial membuang sampah dimanapun dapat diminimalisir sehingga tidak terjadi penularan penyakit akibat feses untuk mewujudkan masyarakat sehat di kecamatan Sayur Matinggi pada umumnya dan lebih khusus lagi masyarakat di Sipange Siunjam Desa. Pemerintah daerah Kabupaten Tapanuli Selatan diharapkan meningkatkan sarana sanitasi lingkungan berupa penambahan jamban keluarga atau MCK di Desa Sipange Siunjam sebagai upaya mencegah penularan penyakit melalui kotoran manusia.
Diperlukan kolaborasi antara pemangku kepentingan dan masyarakat di Desa Sipange Siunjam Kecamatan Sayur Matinggi, khususnya peran tenaga kesehatan. Dengan ini diumumkan bahwa saya akan mengadakan penelitian yang berjudul “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Toilet oleh Keluarga di Desa Sipange Siunjam Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2015.”. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran keluarga yang menggunakan toilet dengan kuesioner.
Keterbatasan Penelitian
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Saran
Setelah menjelaskan maksud peneliti, saya bersedia menjadi responden dalam penelitian yang dilakukan oleh kakak Hotmaidah, mahasiswa STIKes Aufa Royhan Padangsidimpuan yang melakukan penelitian bertajuk. 3 Kebiasaan masyarakat yang tidak mau menggunakan jamban merupakan faktor utama penularan diare dan penyakit kulit. 4 Membangun jamban di rumah merupakan wujud kesadaran untuk melakukan perubahan perilaku menjadi lebih baik.
5 Faktor pengetahuan, faktor pendidikan dan faktor ekonomi keluarga sangat mempengaruhi individu atau keluarga dalam menggunakan toilet di dalam rumah. 8 Lalat merupakan hewan yang dapat menularkan berbagai penyakit dari satu orang ke orang lain, jamban di dalam rumah harus selalu bersih agar tidak menjadi tempat favorit lalat. 10 Beberapa syarat jamban keluarga yang sehat adalah jamban tidak mencemari sumber air minum, lubang penampungan terletak 10-15 meter dari sumber air bersih.
1 Semua anggota keluarga buang air besar di toilet di dalam rumah, yang lebih baik daripada di mana pun. 2 Toilet dan penggunaan toilet yang sehat dapat mengubah gaya hidup Anda dari buruk menjadi baik dan sehat. 4 Saat ini sudah banyak masyarakat yang membangun toilet di rumahnya, namun masih merasa kurang nyaman karena masih banyak masyarakat yang belum mengetahui manfaat toilet.
CROSSTABS /TABLES=pddkn eknmkel pngtn kbsn sosbud OF pmfjbn /FORMAT=TABLES OF VALUES /STATISTICS=CHISQ /CELLS=COUNT /COUNT ROUND CELL. N of Rows in Working Data File 17 Handling Missing Values Definition of Missing User-defined missing values are treated as missing. Cases Used Statistics for each table are based on all cases with valid data in the specified range(s) for all variables in each table.