• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG CUCI TANGAN DENGAN PERILAKU CUCI TANGAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SD N NGLEMPONG - Repository Unjaya

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG CUCI TANGAN DENGAN PERILAKU CUCI TANGAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SD N NGLEMPONG - Repository Unjaya"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

61 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini, yaitu :

1. Sebagian besar pengetahuan cuci tangan pada siswa / siswi SD N Nglempong dalam kategori baik,

2. Sebagian besar perilaku cuci tangan siswa / siswi SD N Nglempong berada dalam kategori cukup,

3. Tidak ada hubungan antara pengetahuan tentang cuci tangan dengan perilaku cuci tangan pada anak usia sekolah di SD N Nglempong, nilaip- value0,054 > 0,05, maka dinyatakan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan cuci tangan dengan perilaku cuci tangan.

B. Saran

1. Bagi siswa/i Sekolah Dasar Negeri Nglempong

Hendaknya siswa / siswi mampu untuk memahami pengetahuan tentang cuci tangan yang sudah diberikan, sehingga dapat mempraktikan perilaku cuci tangan dengan teknik cuci tangan yang baik dan benar, sehingga dapat membantu untuk mencegah tubuh terpapar suatu penyakit.

2. Bagi guru Sekolah Dasar Negeri Nglempong

Diharapkan sekolah dapat memberikan program khusus terkait upaya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, terutama ada indikator cuci tangan yang rutin dilakukan / dibuatkan jadwal tersendiri sehingga siswa / siswi bisa belajar bersama dengan baik. Sekolah juga dapat bekerja sama dengan penyedia fasilitas kesehatan terdekat untuk mendampingi dalam pemberian pendidikan kesehatan terkait perilaku hidup bersih dan sehat dan perilaku cuci tangan.

3. Bagi peneliti selanjutnya

Diharapkan peneliti selanjutnya dapat mempertimbangkan dan

PERPUSTAKAAN

UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI YOGYAKARTA

(2)

62

memperhatikan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pengetahuan cuci tangan serta perilaku cuci tangan, dan hasil dari penelitian ini dapat dijadikan referensi

4. Bagi perawat Puskesmas Ngaglik II Sleman

Perawat puskesmas di wilayah kerja Kecamatan Ngaglik II Sleman, diharapkan dapat bekerjasama dengan sekolah untuk dapat memberikan pendidikan kesehatan terkait perilaku hidup bersih dan sehat, tertama pada indikator cuci tangan. Sehingga harapannya dengan meningkatkan pengetahuan siswa / siswi tentang cuci tangan, penerapan praktik dari perilaku cuci tangan dapat meningkat serta diterapkan dalam kehidupan sehari - hari dengan baik dan benar.

PERPUSTAKAAN

UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI YOGYAKARTA

Referensi

Dokumen terkait

Kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, adalah bagian dari perilaku hidup sehat yang merupakan salah satu dari tiga pilar pembangunan bidang kesehatan yakni perilaku

Berdasarkan hasil analisis dengan Paired T-Test diperoleh nilai rata-rata perilaku hidup bersih dan sehat responden sebelum diberikan pendidikan kesehatan cuci tangan enam langkah

Perilaku Sehat Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) yang merupakan salah satu Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), saat ini juga kurang menjadi perhatian dunia, hal ini karena

Kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, adalah bagian dari perilaku hidup sehat yang merupakan salah satu dari tiga pilar pembangunan bidang kesehatan yakni perilaku

PENGARUH TERPAAN IKLAN SABUN LIFEBUOY VERSI “HULK” TERHADAP PERILAKU CUCI TANGAN PADA ANAK-ANAK SD (SEKOLAH DASAR).. Dewasa ini perilaku mencuci tangan sangat penting bagi

Mengingat angka kejadian infeksi cacing yang tinggi dan dampak yang ditimbulkan maka peneliti tertarik untuk mengetahui lebih jauh “ Hubungan perilaku cuci

Hasil Penelitian :Ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku cuci tangan pakai sabun pada anak usia sekolah di SD N 2 Jambidan Banguntapan Bantul yang ditunjukan dengan

Kegiatan edukasi perilaku cuci tangan enam langkah dalam upaya menurunkan resiko diare pada anak usia sekolah di sdit haruniyah kota pontianak dilakukan dengan cara melakukan penyuluhan