• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUKUM BISNIS SEMESTER 3 UNPAM PPT

N/A
N/A
Dwi Wardhani

Academic year: 2025

Membagikan "HUKUM BISNIS SEMESTER 3 UNPAM PPT"

Copied!
34
0
0

Teks penuh

(1)

HUKUM

BISNIS

(2)

TUJUAN

SETELAH MENDAPAT KULIAH HUKUM BISNIS, MAHASISWA MENGENAL

HUKUM SECARA UMUM DAN

MENINGKAT KEMAMPUAN DALAM BIDANG EKONOMINYA KARENA

DITUNJANG PENGETAHUAN EKONOMI DIPANDANG DARI SUDUT HUKUM

BISNIS.

(3)

APAKAH HUKUM ?

• ILMU PENGETAHUAN

• KAIDAH

• NILAI-NILAI

• KEPUTUSAN PENGUASA

• KEBIASAAN

• PETUGAS

• DISIPLIN

(4)

TUJUAN HUKUM:

MENCIPTAKAN TATANAN MASYARAKAT YANG TERTIB, MENCIPTAKAN KETERTIBAN DAN

KESEIMBANGAN DENGAN HARAPAN

TERLINDUNGI KEPENTINGAN MANUSIA.

HUKUM MELIPUTI BEBERAPA UNSUR:

1. PERATURAN MENGENAI TINGKAH LAKU MANUSIA DALAM PERGAULAN MASYARAKAT 2. PERATURAN ITU BERSIFAT MENGIKAT DAN MEMAKSA

3. PERATURAN ITU DIADAKAN OLEH BADAN HUKUM RESMI

4. PELANGGARAN TERHADAP PERATURAN

TERSEBUT DIKENAKAN SANKSI YANG TEGAS

(5)

HUKUM DAN MASYARAKAT

ILMU SOSIAL SOSIOLOGI

OBJEK = MASYARAKAT FOKUS = HUBUNGAN ANTAR MANUSIA

HUKUM DAN MASYARAKAT TIDAK DAPAT DIPISAHKAN

TIDAK ADA HUKUM TANPA MASYARAKAT

HUKUM YANG BAIK = MEMILIKI LEGITIMASI MORAL DAN POLITIK

DARI MASYARAKAT YANG BERISIKAN KEINGINAN, HARAPAN, KEBUTUHAN,

DAN KEBUDAYAAN MASYARAKAT,

(6)

Hukum (berdasarkan isinya) diklasifikasi menjadi:

1.Hukum Publik 2.Hukum Private

Hukum Publik: Mengatur hubungan antara

negara dengan alat-alat negara atau antara negara dengan warga negaranya.

Hukum Private (Perdata): Mengatur hubungan antara orang yang satu dengan orang yang lainnya, dengan menitikberatkan pada

kepentingan perorangan atau pribadi.

(7)

SUMBER HUKUM :

1. UNDANG-UNDANG 2. PERATURAN LAIN

3. KEBIASAAN

4. YURISPRUDENSI 5. PERJANJIAN

6. DOKTRIN

Lex superiori derogat legi posteori

(8)

Subyek Hukum:

Segala sesuatu yang dapat memperoleh , mempunyai atau menyandang hak dan kewajiban dari hukum

Subyek hukum terdiri dari:

1. Manusia

2. Badan Hukum

Kecakapan manusia dapat dilihat dari: (Pasal 1330 KUHPer) 3. Dewasa (21 Th)

4. Tidak dibawah pengampuan

Badan Hukum dibedakan menjadi:

5. Badan hukum Publik (Pemerintah, BUMN/D, dll) 6. Badan hukum Private (PT, Koperasi, yayasan, dll)

(9)

OBJEK HUKUM

Segala sesuatu yang dapat berguna bagi subjek hukum dan dapat menajdi pokok dari suatu

hubungan hukum yang diperlakukan oleh subjek hukum (benda/hak) yang dapat diwakili/dikuasai oleh subjek hukum.

Ps.499 KUH Perdata

(10)

PEMBAGIAN BENDA

1. Benda yg bersifat kebendaan a. Benda berwujud/bertubuh - Benda bergerak

- Benda tidak bergerak

b. Benda tidak berwujud/bertubuh

2. Benda bersifat tidak kebendaan

(11)

m.kholil/3/25/2006

APA HUKUM EKONOMI ITU?

• Ekonomi berasal dari mistilah “oikos”= rumah tangga, dan “nomos”= mengatur. Jadi ekonomi artinya mengatur rumah tangga agar tercapai kesejahteraan dalam hidup.

• Inti masalah ekonomi = adanya

ketidakseimbangan kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat penukar kebutuhan yang jumlahnya terbatas.

• Hukum Ekonomi adalah hukum yang mengatur distribusi/pembagian sumber-sumber daya agar tercapai kesejahteraan yang berkeadilan.

(12)

m.kholil/3/25/2006

SUMBER-SUMBER HUKUM BISNIS/EKONOMI

1. Peraturan Perundang-undangan 2. Perjanjian/Kontrak

3. Traktat

4. Yurisprudensi

5. Kebiasaan-Kebiasaan dalam Bisnis 6. Doktrin

(13)

Karakteristik Hukum Ekonomi??

Hubungan erat Hukum

dengan Ekonomi??

(14)

HUKUM EKONOMI

HUKUM EKONOMI

Berfungsi mengatur dan membatasi kegiatan-kegiatan ekonomi sehingga pembangunan perekonomian tidak mengabaikan hak dan kepentingan masyarakat.

2 Aspek hukum ekonomi :

1. Pengaturan usaha-usaha pembangunan ekonomi

2. Pengaturan usaha-usaha pembagian hasil pembangunan ekonomi

14

(15)

KUISIONER

1. Apakah peranan hukum di dalam ekonomi?

2. Apakah hukum juga berlaku di daerah pedalaman? Kalau tidak berlaku, lalu

bagaimana hukum atau aturan di daerah pedalaman!

3. Dapatkah seseorang itu kebal hukum?

15

(16)

m.kholil/3/25/2006

APA HUKUM BISNIS ITU?

• Bisnis adalah kegiatan usaha yang ditujukan untuk mencapai keuntungan, baik itu di bidang:

a. Produksi

b. Distribusi/Pemasaran; dan c. Perdagangan

(17)

HUKUM:

Aturan-aturan perilaku yang dapat diberlakukan/diterapkan untuk

mengatur hubungan-hubungan antar manusia dan antara manusia dan

masyarakatnya.

• Jadi hukum diciptakan:

Menjamin stabilitas sosial: mengatur perilaku tertentu.

Menjamin ketentraman (security): warga masyarakat dalam mewujudkan tujuan-tujuan hidupnya.

17

(18)

PENGERTIAN HUKUM BISNIS

• Prinsip Bisnis : rational maximizing

Mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya, dan efisiensi

• Hukum Bisnis : Hukum yang mengatur

perilaku dan kehidupan sektor bisnis, yang substansinya dipengaruhi sistem ekonomi yang diberlakukan negara tersebut

18

(19)

RUANG LINGKUP HUKUM BISNIS

Kontrak Bisnis

Bentuk—bentuk Badan Usaha

Pasar modal; Ketenagakerjaan/ perburuhan

Jual beli perusahaan

Penanaman Modal; Jaminan Hutang

Kepailitan dan Likuidasi

Merger, Konsolidasi , Akuisisi

Perkreditan dan pembiayaan

Jaminan Hutang

Perbankan dan Surat –surat Berharga

Hak Atas kekayaan Intelektual

Persaingan Usaha

Perlindungan Konsumen; Penyelesaian sengketa bisnis

Asuransi, Perpajakan; Bisnis Internasional dll

(20)

HAKEKAT HUKUM BISNIS

• Merpakan sarana pelaksanaan bagi

pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat

• Adanya kepentingan antara pelaku bisnis dengan masyarakat

• Adanya tujuan yang sama yakni untuk

mendapatkan keuntungan (profit oriented)

• Untuk memenuhi kepuasan hidup manusia yang tidak terbatas

20

(21)

PRINSIP-PRINSIP BISNIS

1. Adanya kegiatan ekonomi

2. Adanya keuntungan yang menjanjikan 3. Terpenuhinya syarat-syarat perjanjian - Adanya kesepakan para pihak ,

- kecakapan bertindak, - adanya obyek tertentu;

- adanya klausula yang halal)

4. Adanya jaminan dari adanya pelaksanaan bisnis - Hukum

- Keamanan

21

(22)

DASAR DIPERLAKUKANYA

HUKUM DALAM KEGIATAN BISNIS

• Dapat memberi kepastian hukum

• Dapat memberikan kesebandingan hukum

• Dapat memberikan perlindungan hukum bagi para pihak yang terkait

• Dapat diterapkannya prinsip-prinsip penegakan hukum yaitu antara lain adanya landasan hukum yang kuat ; pelaksanaan hukum yang profesional dan proporsional;

adanya lembag peradilan yang kredibel dan

independe; adanya aparatur negara yang kredibel, visibel, profesional, proporsional; dan adanya sistem hukum yang demokratis

22

(23)

HARAPAN DUNIA BISNIS PADA HUKUM

• Menciptakan kepastian & stabilitas

• Mendukung efisiensi dan produktivitas

• Repsonsif

• Velocity (cepat tanggap)

• Mengandung daya predikbilitas

• Menyelesaikan sengketa secara efektif, efisien dan menghasilkan putusan yang bisa diterima semua pihak

(mendistribusikan keadilan)

23

(24)

HUKUM PERJANJIAN (KONTRAK BISNIS)

• HUKUM PERJANJIAN BERPERAN PENTING DALAM DUNIA

BISNIS UNTUK MEMENUHI STANDAR HUKUM INTERNASIONAL DAN TRANSAKSI LINTAS BANGSA-BANGSA.

(25)

HUKUM PERJANJIAN (KONTRAK BISNIS)

• Perjanjian yang dibuat tertulis disebut Kontrak.

• Perjanjian adalah dua pihak atau lebih yang

saling mengikat janji untuk melakukan sesuatu hal.

• Dasar Pengaturan: Buku ke III KUHPerdata

• Suatu hal = obyek perjanjian, dapat berupa:

a. Menyerahkan sesuatu;

b. Melakukan sesuatu perbuatan; dan

c. Tidak melaksanakan sesuatu.

(26)

ASAS-ASAS HK. PERJANJIAN

1. Prinsip Konsensualisme (lazim disimpulkan pada Pasal 1320 KUHPerdata)

2. Prinsip Kebasan Berkontrak (pasal 1338 KUHPerdata)

3. Pacta Sunt Servanda 4. dll.

(27)

SYARAT UMUM SYAHNYA PERJANJIAN

• Diatur dalam Pasal 1320 KUHPerdata:

1. Kesepakatan 2. Kecakapan

3. Suatu hal tertentu

4. Suatu sebab yang halal.

(28)

AKIBAT HUKUM TIDAK TERPENUHI SYARAT SYAHNYA PERJANJIAN

• Tidak terpenuhi point 1 dan 2 (syarat subyektif) adalah DAPAT DIMINTAKAN PEMBATALAN.

• Tidak terpenuhi point 3 dan 4 (syarat obyektif) adalah BATAL DEMI HUKUM.

(29)

PEMBUATAN KONTRAK

• Tahapan pembuatan Kontrak/Perjanjian A. Pra Perjanjian

1. Negosiasi 2. MOU

3. Studi Kelayakan 4. Negoisasi Lanjutan

(30)

B. PENYUSUNAN KONTRAK/PERJANJIAN 1. PEMBUATAN DRAFT PERJANJIAN 2. PERBAIKAN NASKAH

3. PENULISAN NASKAH AKHIR 4. PENANDATANGANAN

C. PASCA PERJANJIAN

(31)

ANATOMI KONTRAK

1. Judul Kontrak 2. Pembukaan 3. Para Pihak

4. Recital (latar belakang)

5. Isi (hak & kewajiban para pihak dlm pasal2) 6. Penutup

7. Tanda-tangan para pihak

(32)

WANPRESTASI

Wanprestasi atau ingkar janji adalah

tidak melaksanakan apa yang dijanjikan (obyek perjanjian) dapat berupa:

1.

Tidak melaksanakan sama sekali apa yang dijanjikan.

2.

Melaksanakan sesuatu yang dijanjikan tetapi terlambat.

3.

Melakukan apa yang dijanjikan tetapi tidak seperti yang dijanjikan (tidak sempurna).

4.

Melakukan sesuatu yang harusnya tidak

dilaksanakan.

(33)

AKIBAT WANPRESTASI

• Kerugian bagi pihak yang beritikat baik melaksanakan perjanjian.

• Upaya bagi pihak yang dirugikan adalah

melakukan tuntukan ganti kerugian, dengan cara terlebih dahulu harus ada teguran tertulis (SOMASI) untuk pemenuhan prestasi.

• Dengan somasi tersebut maka dapat dipastikan dan dapat dijadikan bukti bahwa ybs

melakukan Wanprestasi.

(34)

SOAL LATIHAN

1. DALAM MENJALANKAN BISNIS, SEORANG PENGUSAHA HARUS MAMPU MEMAHAMI

TENTANG HUKUM BISNIS. JELASKAN PENDAPAT SAUDARA DAN BERIKAN CONTOHNYA.

2.BUATLAH SUATU MOU DAN PERJANJIAN KERJASAMA BISNIS/USAHA ANTARA 2

PERUSAHAAN DALAM RANGKA PENGEMBANGAN

BISNIS, LENGKAP DENGAN PASAL PASALNYA.

Referensi

Dokumen terkait

Selain persyaratan yang menyangkut kecakapan diri dalam rangka untuk memenuhi kepastian hukum serta dapat memberikan perlindungan hak terhadap TKI yang bekerja di luar negeri,

Perlindungan dan tanggungjawab hukum yang dihadapi konsumen dalam melakukan transaksi bisnis elektronik yaitu, perlindungan hukumnya terletak pada sejauh mana para pihak tunduk

UUPK menjabarkan definisi tentang perlindungan konsumen merupakan segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi perlindungan kepada konsumen, sedangkan

Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui undang-undang perbankan sudah memberikan kepastian hukum mengenai bentuk perlindungan yang dilakukan pihak

Dalam memberikan kepastian dan perlindungan hukum terhadap Kekayaan Intelektual tersebut, maka diperlukannya suatu kegiatan untuk peningkatan pemahaman dan kesadaran

keamanan dan keberlangsungan kegiatan usaha, memberikan kepastian hukum, serta melindungi perusahaan dari gangguan pihak lain. Salah satu metodologi untuk melakukan

Hukum memegang peran penting dalam mengatur kegiatan ekonomi agar berjalan dengan adil, seimbang, dan memberikan perlindungan hukum bagi semua pihak yang

Teks ini menjelaskan tentang pengertian hukum bisnis, subyek dan obyek hukum, serta hubungan hukum dalam kegiatan