HUKUM
BISNIS
TUJUAN
SETELAH MENDAPAT KULIAH HUKUM BISNIS, MAHASISWA MENGENAL
HUKUM SECARA UMUM DAN
MENINGKAT KEMAMPUAN DALAM BIDANG EKONOMINYA KARENA
DITUNJANG PENGETAHUAN EKONOMI DIPANDANG DARI SUDUT HUKUM
BISNIS.
APAKAH HUKUM ?
• ILMU PENGETAHUAN
• KAIDAH
• NILAI-NILAI
• KEPUTUSAN PENGUASA
• KEBIASAAN
• PETUGAS
• DISIPLIN
TUJUAN HUKUM:
MENCIPTAKAN TATANAN MASYARAKAT YANG TERTIB, MENCIPTAKAN KETERTIBAN DAN
KESEIMBANGAN DENGAN HARAPAN
TERLINDUNGI KEPENTINGAN MANUSIA.
HUKUM MELIPUTI BEBERAPA UNSUR:
1. PERATURAN MENGENAI TINGKAH LAKU MANUSIA DALAM PERGAULAN MASYARAKAT 2. PERATURAN ITU BERSIFAT MENGIKAT DAN MEMAKSA
3. PERATURAN ITU DIADAKAN OLEH BADAN HUKUM RESMI
4. PELANGGARAN TERHADAP PERATURAN
TERSEBUT DIKENAKAN SANKSI YANG TEGAS
HUKUM DAN MASYARAKAT
ILMU SOSIAL SOSIOLOGI
OBJEK = MASYARAKAT FOKUS = HUBUNGAN ANTAR MANUSIA
HUKUM DAN MASYARAKAT TIDAK DAPAT DIPISAHKAN
TIDAK ADA HUKUM TANPA MASYARAKAT
HUKUM YANG BAIK = MEMILIKI LEGITIMASI MORAL DAN POLITIK
DARI MASYARAKAT YANG BERISIKAN KEINGINAN, HARAPAN, KEBUTUHAN,
DAN KEBUDAYAAN MASYARAKAT,
Hukum (berdasarkan isinya) diklasifikasi menjadi:
1.Hukum Publik 2.Hukum Private
Hukum Publik: Mengatur hubungan antara
negara dengan alat-alat negara atau antara negara dengan warga negaranya.
Hukum Private (Perdata): Mengatur hubungan antara orang yang satu dengan orang yang lainnya, dengan menitikberatkan pada
kepentingan perorangan atau pribadi.
SUMBER HUKUM :
1. UNDANG-UNDANG 2. PERATURAN LAIN
3. KEBIASAAN
4. YURISPRUDENSI 5. PERJANJIAN
6. DOKTRIN
Lex superiori derogat legi posteori
Subyek Hukum:
Segala sesuatu yang dapat memperoleh , mempunyai atau menyandang hak dan kewajiban dari hukum
Subyek hukum terdiri dari:
1. Manusia
2. Badan Hukum
Kecakapan manusia dapat dilihat dari: (Pasal 1330 KUHPer) 3. Dewasa (21 Th)
4. Tidak dibawah pengampuan
Badan Hukum dibedakan menjadi:
5. Badan hukum Publik (Pemerintah, BUMN/D, dll) 6. Badan hukum Private (PT, Koperasi, yayasan, dll)
OBJEK HUKUM
Segala sesuatu yang dapat berguna bagi subjek hukum dan dapat menajdi pokok dari suatu
hubungan hukum yang diperlakukan oleh subjek hukum (benda/hak) yang dapat diwakili/dikuasai oleh subjek hukum.
Ps.499 KUH Perdata
PEMBAGIAN BENDA
1. Benda yg bersifat kebendaan a. Benda berwujud/bertubuh - Benda bergerak
- Benda tidak bergerak
b. Benda tidak berwujud/bertubuh
2. Benda bersifat tidak kebendaan
m.kholil/3/25/2006
APA HUKUM EKONOMI ITU?
• Ekonomi berasal dari mistilah “oikos”= rumah tangga, dan “nomos”= mengatur. Jadi ekonomi artinya mengatur rumah tangga agar tercapai kesejahteraan dalam hidup.
• Inti masalah ekonomi = adanya
ketidakseimbangan kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat penukar kebutuhan yang jumlahnya terbatas.
• Hukum Ekonomi adalah hukum yang mengatur distribusi/pembagian sumber-sumber daya agar tercapai kesejahteraan yang berkeadilan.
m.kholil/3/25/2006
SUMBER-SUMBER HUKUM BISNIS/EKONOMI
1. Peraturan Perundang-undangan 2. Perjanjian/Kontrak
3. Traktat
4. Yurisprudensi
5. Kebiasaan-Kebiasaan dalam Bisnis 6. Doktrin
Karakteristik Hukum Ekonomi??
Hubungan erat Hukum
dengan Ekonomi??
HUKUM EKONOMI
HUKUM EKONOMI
Berfungsi mengatur dan membatasi kegiatan-kegiatan ekonomi sehingga pembangunan perekonomian tidak mengabaikan hak dan kepentingan masyarakat.
2 Aspek hukum ekonomi :
1. Pengaturan usaha-usaha pembangunan ekonomi
2. Pengaturan usaha-usaha pembagian hasil pembangunan ekonomi
14
KUISIONER
1. Apakah peranan hukum di dalam ekonomi?
2. Apakah hukum juga berlaku di daerah pedalaman? Kalau tidak berlaku, lalu
bagaimana hukum atau aturan di daerah pedalaman!
3. Dapatkah seseorang itu kebal hukum?
15
m.kholil/3/25/2006
APA HUKUM BISNIS ITU?
• Bisnis adalah kegiatan usaha yang ditujukan untuk mencapai keuntungan, baik itu di bidang:
a. Produksi
b. Distribusi/Pemasaran; dan c. Perdagangan
HUKUM:
Aturan-aturan perilaku yang dapat diberlakukan/diterapkan untuk
mengatur hubungan-hubungan antar manusia dan antara manusia dan
masyarakatnya.
• Jadi hukum diciptakan:
Menjamin stabilitas sosial: mengatur perilaku tertentu.
Menjamin ketentraman (security): warga masyarakat dalam mewujudkan tujuan-tujuan hidupnya.
17
PENGERTIAN HUKUM BISNIS
• Prinsip Bisnis : rational maximizing
Mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya, dan efisiensi
• Hukum Bisnis : Hukum yang mengatur
perilaku dan kehidupan sektor bisnis, yang substansinya dipengaruhi sistem ekonomi yang diberlakukan negara tersebut
18
RUANG LINGKUP HUKUM BISNIS
• Kontrak Bisnis
• Bentuk—bentuk Badan Usaha
• Pasar modal; Ketenagakerjaan/ perburuhan
• Jual beli perusahaan
• Penanaman Modal; Jaminan Hutang
• Kepailitan dan Likuidasi
• Merger, Konsolidasi , Akuisisi
• Perkreditan dan pembiayaan
• Jaminan Hutang
• Perbankan dan Surat –surat Berharga
• Hak Atas kekayaan Intelektual
• Persaingan Usaha
• Perlindungan Konsumen; Penyelesaian sengketa bisnis
• Asuransi, Perpajakan; Bisnis Internasional dll
HAKEKAT HUKUM BISNIS
• Merpakan sarana pelaksanaan bagi
pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat
• Adanya kepentingan antara pelaku bisnis dengan masyarakat
• Adanya tujuan yang sama yakni untuk
mendapatkan keuntungan (profit oriented)
• Untuk memenuhi kepuasan hidup manusia yang tidak terbatas
20
PRINSIP-PRINSIP BISNIS
1. Adanya kegiatan ekonomi
2. Adanya keuntungan yang menjanjikan 3. Terpenuhinya syarat-syarat perjanjian - Adanya kesepakan para pihak ,
- kecakapan bertindak, - adanya obyek tertentu;
- adanya klausula yang halal)
4. Adanya jaminan dari adanya pelaksanaan bisnis - Hukum
- Keamanan
21
DASAR DIPERLAKUKANYA
HUKUM DALAM KEGIATAN BISNIS
• Dapat memberi kepastian hukum
• Dapat memberikan kesebandingan hukum
• Dapat memberikan perlindungan hukum bagi para pihak yang terkait
• Dapat diterapkannya prinsip-prinsip penegakan hukum yaitu antara lain adanya landasan hukum yang kuat ; pelaksanaan hukum yang profesional dan proporsional;
adanya lembag peradilan yang kredibel dan
independe; adanya aparatur negara yang kredibel, visibel, profesional, proporsional; dan adanya sistem hukum yang demokratis
22
HARAPAN DUNIA BISNIS PADA HUKUM
• Menciptakan kepastian & stabilitas
• Mendukung efisiensi dan produktivitas
• Repsonsif
• Velocity (cepat tanggap)
• Mengandung daya predikbilitas
• Menyelesaikan sengketa secara efektif, efisien dan menghasilkan putusan yang bisa diterima semua pihak
(mendistribusikan keadilan)
23
HUKUM PERJANJIAN (KONTRAK BISNIS)
• HUKUM PERJANJIAN BERPERAN PENTING DALAM DUNIA
BISNIS UNTUK MEMENUHI STANDAR HUKUM INTERNASIONAL DAN TRANSAKSI LINTAS BANGSA-BANGSA.
HUKUM PERJANJIAN (KONTRAK BISNIS)
• Perjanjian yang dibuat tertulis disebut Kontrak.
• Perjanjian adalah dua pihak atau lebih yang
saling mengikat janji untuk melakukan sesuatu hal.
• Dasar Pengaturan: Buku ke III KUHPerdata
• Suatu hal = obyek perjanjian, dapat berupa:
a. Menyerahkan sesuatu;
b. Melakukan sesuatu perbuatan; dan
c. Tidak melaksanakan sesuatu.
ASAS-ASAS HK. PERJANJIAN
1. Prinsip Konsensualisme (lazim disimpulkan pada Pasal 1320 KUHPerdata)
2. Prinsip Kebasan Berkontrak (pasal 1338 KUHPerdata)
3. Pacta Sunt Servanda 4. dll.
SYARAT UMUM SYAHNYA PERJANJIAN
• Diatur dalam Pasal 1320 KUHPerdata:
1. Kesepakatan 2. Kecakapan
3. Suatu hal tertentu
4. Suatu sebab yang halal.
AKIBAT HUKUM TIDAK TERPENUHI SYARAT SYAHNYA PERJANJIAN
• Tidak terpenuhi point 1 dan 2 (syarat subyektif) adalah DAPAT DIMINTAKAN PEMBATALAN.
• Tidak terpenuhi point 3 dan 4 (syarat obyektif) adalah BATAL DEMI HUKUM.
PEMBUATAN KONTRAK
• Tahapan pembuatan Kontrak/Perjanjian A. Pra Perjanjian
1. Negosiasi 2. MOU
3. Studi Kelayakan 4. Negoisasi Lanjutan
B. PENYUSUNAN KONTRAK/PERJANJIAN 1. PEMBUATAN DRAFT PERJANJIAN 2. PERBAIKAN NASKAH
3. PENULISAN NASKAH AKHIR 4. PENANDATANGANAN
C. PASCA PERJANJIAN
ANATOMI KONTRAK
1. Judul Kontrak 2. Pembukaan 3. Para Pihak
4. Recital (latar belakang)
5. Isi (hak & kewajiban para pihak dlm pasal2) 6. Penutup
7. Tanda-tangan para pihak
WANPRESTASI
•
Wanprestasi atau ingkar janji adalah
tidak melaksanakan apa yang dijanjikan (obyek perjanjian) dapat berupa:
1.
Tidak melaksanakan sama sekali apa yang dijanjikan.
2.
Melaksanakan sesuatu yang dijanjikan tetapi terlambat.
3.
Melakukan apa yang dijanjikan tetapi tidak seperti yang dijanjikan (tidak sempurna).
4.
Melakukan sesuatu yang harusnya tidak
dilaksanakan.
AKIBAT WANPRESTASI
• Kerugian bagi pihak yang beritikat baik melaksanakan perjanjian.
• Upaya bagi pihak yang dirugikan adalah
melakukan tuntukan ganti kerugian, dengan cara terlebih dahulu harus ada teguran tertulis (SOMASI) untuk pemenuhan prestasi.
• Dengan somasi tersebut maka dapat dipastikan dan dapat dijadikan bukti bahwa ybs
melakukan Wanprestasi.
SOAL LATIHAN
1. DALAM MENJALANKAN BISNIS, SEORANG PENGUSAHA HARUS MAMPU MEMAHAMI
TENTANG HUKUM BISNIS. JELASKAN PENDAPAT SAUDARA DAN BERIKAN CONTOHNYA.
2.BUATLAH SUATU MOU DAN PERJANJIAN KERJASAMA BISNIS/USAHA ANTARA 2
PERUSAHAAN DALAM RANGKA PENGEMBANGAN
BISNIS, LENGKAP DENGAN PASAL PASALNYA.