• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hukum Perkembangan Kohbelrg

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Hukum Perkembangan Kohbelrg"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

Hukum

Perkembangan

Kohbelrg

(2)

Teori perkembangan moral Kohbelrg

Menurut teori Kohlberg telah menekankan

bahwa perkembangan moral didasarkan

terutama pada penalaran moral dan

berkembang secara bertahap. Dalam Teori

Kohlberg mendasarkan teori

perkembangan moral pada prinsip-prinsip

dasar hasil temuan Piaget. Menurut

Kohlberg sampai pada pandangannya

setelah 20 tahun melakukan wawancara

yang unik dengan anak-anak. 

(3)

Dilema Heinz, Salah satu dilema yang digunakan Kohlberg dalam

penelitian awalnya adalah dilema apoteker: Heinz Mencuri Obat di Eropa.

“Di Eropa seorang perempuan hampir meninggal akibat sejenis kanker khusus. Ada satu obat yang menurut dokter dapat menyelamatkannya. Obat tersebut adalah sejenis radium yang baru- baru ini ditemukan oleh seorang apoteker di kota yang sama. Biaya membuat obat ini sangat mahal, tetapi sang apoteker menetapkan harganya 10X lebih mahal dari biaya pembuatan obat tersebut. Untuk pembuatan 1 dosis obat ia membayar $200 dan menjualnya $2.000.

Suami pasien perempuan, Heinz pergi ke setiap orang yang ia kenal untuk meminjam uang, tetapi ia hanya dapat mengumpulkan $1.000 atau hanya setengah dari harga obat. Ia memberitahu apoteker bahwa istrinya sedang sakit dan memohon agar apoteker bersedia menjual obatnya lebih murah atau membolehkannya membayar setengahnya kemudian. Tetapi sang apoteker berkata ”Tidak, aku menemukan obat, dan aku harus mendapatkan uang dari obat itu.”

Heinz menjadi nekat dan membongkar toko obat itu untuk mencuri obat bagi istrinya.”

(4)

Respon dari cerita moral tersebut, yang

menjadi dasar bagi Kohlberg menemukan

tahapan-tahapan moral dalam tingkatan-

tingkatan tertentu. Konsep kunci untuk

memahami perkembangan moral,

khususnya teori Kohlberg, ialah

internalisasi yakni perubahan

perkembangan dari perilaku yang

dikendalikan secara eksternal menjadi

perilaku yang dikendalikan secara internal.

(5)

Tahapan Perkembangan Moral Kohlberg

Teori Perkembangan moral dalam psikologi umum menurut Kohlberg terdapat 3 tingkat dan 6 tahap pada masing-

masing tingkat terdapat 2 tahap diantaranya sebagai berikut :

Tahap I, Penalaran Prakonvensional.

Penalaran Prakonvensional adalah : tingkat yang paling

rendah dalam teori perkembangan moral Kohlberg. Pada

tingkat ini, anak tidak memperlihatkan internalisasi nilai-

nilai moral- penalaran moral dikendalikan oleh imbalan

(hadiah) dan hukuman eksternal. Dengan kata lain aturan

dikontrol oleh orang lain (eksternal) dan tingkah laku yang

baik akan mendapat hadiah dan tingkah laku yang buruk

mendapatkan hukuman.

(6)

Tingkat 1, Orientasi hukuman dan ketaatan

Yaitu : tahap pertama yang mana pada tahap ini penalaran moral didasarkan atas hukuman dan anak taat karena orang dewasa menuntut mereka untuk taat.

Tahap II. Individualisme dan tujuan

Pada tahap ini penalaran moral didasarkan atas imbalan

(hadiah)dan kepentingan sendiri. Anak-anak taat bila mereka ingin taat dan bila yang paling baik untuk kepentingan

terbaik adalah taat. Apa yang benar adalah apa yang dirasakan baik dan apa yang dianggap menghasilkan hadiah.

Tingkat 2, : Penalaran Konvensional

Penalaran Konvensional merupakan suatu tingkat internalisasi individual menengah dimana seseorang

tersebut menaati stándar-stándar (Internal)tertentu, tetapi mereka tidak menaati stándar-stándar orang lain

(eksternal)seperti orang tua atau aturan-aturan masyarakat.

(7)

Tahap III. Norma-norma Interpersonal

Yaitu : dimana seseorang menghargai kebenaran, keperdulian dan kesetiaan kepada orang lain

sebagai landasan pertimbangan-pertimbangan moral. Seorang anak mengharapkan dihargai oleh orang tuanya sebagai yang terbaik.

Tingkat Tiga : Penalaran Pascakonvensional

Yaitu : Suatu pemikiran tingkat tinggi dimana

moralitas benar-benar diinternalisasikan dan

tidak didasarkan pada standar-standar orang

lain. Seseorang mengenal tindakan-tindakan

moral alternatif, menjajaki pilihan-pilihan, dan

kemudian memutuskan berdasarkan suatu kode.

(8)

Tingkat IV. Moralitas Sistem Sosial

Yaitu : dimana suatu pertimbangan itu didasarkan atas pemahaman atuyran sosial, hukum-hukum, keadilan, dan kewajiban.

Tahap V, Hak-hak masyarakat versus hak-hak individual

Yaitu : nilai-nilai dan aturan-aturan adalah bersifat relatif dan bahwa standar dapat berbeda dari satu orang ke orang lain.

Tahap VI, Prinsip-prinsip Etis Universal

Yaitu : seseorang telah mengembangkan suatu standar moral yang didasarkan pada hak-hak

manusia universal. Dalam artian bila sseorang itu

menghadapi konflik antara hukum dan suara hati,

seseorang akan mengikuti suara hati.

Referensi

Dokumen terkait

Menurut Kohlberg bahwa perkembangan sosial dan moral manusia terjadi dalam tiga tingkatan besar, yaitu: a) moralitas prakonvensional adalah ketika manusia berada pada

Pemberian perlakuan ( Treatment ) yang dilakukan yaitu terdapat empat (4) tahap dengan masing-masing tahapan yang menstimulasi aspek perkembangan kognitif anak usia 5-

Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat disimpulkan bahwa kelayakan pengembangan buku cerita anak berbasis teori perkembangan moral Kohlberg pada mata

18 Menurut Gilligan, perbedaan tingkat moralitas antara laki-laki dan perempuan dalam tingkatan moral Kohlberg bukan karena perempuan inferior, melainkan

Terdapat beberapa teori mengenai hukum dan perubahan-perubahan sosial,di antaranya: Menurut Max Weber, perkembangan hukum materiil dan hukum acara mengikuti tahap-tahap

Apabila kita kaitkan dengan tahapan perkembangan moral Kohlberg yang mencakup tahap pra- konvensional, konvensional, dan pasca konvensional, maka dampak dari penguatan karakter yang

Teori Hipotetik Perkembangan Moral Siswa Terhadap Penyelesaian Masalah Tahapan Deskripsi PMPMPP 1 Explore Idea Pada tahap ini siswa mengeksplorasi gagasan atau pendapat tentang

Penelitian ini mendukung teori perkembangan yang dikemukakan Kohlberg 1969 yang menyatakan cara individu melangkah dari satu tahap ke tahap berikunya ialah melalui interaksi dengan