TATA IBADAH PNB HKI PARDOMUAN NAULI RES. PARDOMUAN NAULI SEI. NETEK
Sabtu, 22 Juli 2023
1. Bernyanyi, “Terimakasih Tuhan”
2. Doa Pembuka (Naposo Cewek) 3. Ayat Bacaan Yosua 1:1-8
1 Sesudah Musa hamba TUHAN itu mati, berfirmanlah TUHAN kepada Yosua bin Nun, abdi Musa itu, demikian:
2 “Hamba-Ku Musa telah mati; sebab itu bersiaplah sekarang, seberangilah sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini, menuju negeri yang akan Kuberikan kepada mereka, kepada orang Israel itu.
3 Setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kakimu Kuberikan kepada kamu, seperti yang telah Kujanjikan kepada Musa.
4 Dari padang gurun dan gunung Libanon yang sebelah sana itu sampai ke sungai
besar, yakni sungai Efrat, seluruh tanah orang Het, sampai ke Laut Besar di sebelah matahari terbenam, semuanya itu akan menjadi daerahmu.
5 Seorangpun tidak akan dapat bertahan menghadapi engkau seumur hidupmu;
seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.
6 Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkaulah yang akan memimpin bangsa ini memiliki negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka untuk diberikan kepada mereka.
7 Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke manapun engkau pergi.
8 Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.
4. Penjelasan Ayat
SEORANG PEMIMPIN YANG DIPERSIAPKAN ALLAH (YOSUA 1:1-8)
Kitab Yosua merupakan kitab pertama dari kelompok kitab-kitab sejarah dalam PL dan bagian dari kelompok nabi-nabi awal dalam Tanakh. Kitab Yosua ini menceritakan tentang bagaimana umat Israel memasuki negeri Kanaan dan menetap disana. Dalam Alkitab, Yosua merupakan salah satu tokoh pemimpin yang kuat dan memiliki jati diri serta komitmen untuk selalu setia dan berpegang teguh pada janji Tuhan, ia adalah seorang pemimpin yang memiliki sikap jujur, rendah hati, bertanggung jawab, beriman dan setia kepada Allah. Dalam kepemimpinannya Yosua memiliki strategi untuk berperang dan berani menghadapi tantangan, ia mampu membangkitkan semangat dan juga tidak ceroboh dalam mengambil keputusan terbukti ketika Yosua memimpin bangsa Israel berperang melawan orang Amalek, dari situlah Yosua menjadi orang kepercayaan Musa dan menjadi pengganti Musa sebagai pemimpin bangsa Israel yang akan merebut kembali tanah perjanjian (Kanaan).
Selama bertahun-tahun Yosua telah melayani sebagai tangan kanan Musa yang setia. Ketika Musa meninggal dunia, Allah memilih dan memerintahkan Yosua untuk menyebrangi sungai Yordan dengan membawa seluruh bangsa Israel untuk merebut tanah Kanaan. Yosua sempat berpikir bahwa ia tidak akan mampu untuk menjadi seorang pemimpin. Akan tetapi, Allah meyakinkan ia untuk menjadi pemimpin dan mengatakan kepadanya untuk tetap kuat dan teguh karena Allah senantiasa menyertainya. Tuhan telah mempersiapkan segalanya bagi setiap umat- Nya, dengan kuat dan teguh hati adalah sebuah kunci untuk menyelesaikan tugas yang Allah percayakan kepada umat-Nya, sekarang bagaimana kita untuk menguatkan dan meneguhkan hati kita dalam mengikuti setiap proses kehidupan.
Dalam nats PA hari ini, dapat kita renungkan bahwa penyertaan Tuhan tidak akan pernah hilang, ketika kita terpilih menjadi seorang pemimpin, sebaiknya kita tidak boleh mengandalkan kekuatan kita sendiri, melainkan kita harus memohon petunjuk kepada Allah bagaimana menjadi seorang pemimpin yang memiliki sikap jujur, rendah hati, bertanggung jawab, serta setia dan taat kepada Tuhan seperti kepemimpinan Yosua. Kunci keberhasilan ketika kita taat akan firman Allah dengan bertekun dalam iman dan bagaimana kita sebagai naposo yang berkumpul ditempat ini dapat menguatkan dan meneguhkan hati kita sebagai seorang pemimpin ditengah masyarakat nantinya. Apapun tantangan haruslah kita menghadapinya karena kita punya kekuatan dan keteguhan yaitu Allah ntuk menjalani setiap proses dalam perjalanan kehidupan kita. Dengan merenungkan firman Allah dan janji-Nya, kita dapat percaya bahwa Allah tidak membiarkan ataupun meninggalkan kita melainkan Ia selalu menyertai kita.
Bahan diskusi:
1. Apakah yang diperintahkan Allah kepada Yosua?
2. Menurut saudara, mengapa Allah mengulang kalimat “kuatkan dan teguhkanlah hatimu” pada nats PA kita hari ini? Berikan pemahaman saudara!
3. Bagaimana respon saudara ketika dipilih menjadi seorang pemimpin?
5. Bernyanyi, “Kuatkanlah Hatimu”
6. Doa Bapa Kami 7. Latihan Koor