• Tidak ada hasil yang ditemukan

(1)TESIS IMPLEMENTASI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI MADRASAH DINIYAH AL-IBRAHIMIY BANGIL PASURUAN JAWA TIMUR Oleh YUNI KURNIAWATI NIM 19770070 Dosen Pembimbing : Dr

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "(1)TESIS IMPLEMENTASI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI MADRASAH DINIYAH AL-IBRAHIMIY BANGIL PASURUAN JAWA TIMUR Oleh YUNI KURNIAWATI NIM 19770070 Dosen Pembimbing : Dr"

Copied!
165
0
0

Teks penuh

Implementering af Strengthening Character Education (PPK) på Madrasah Diniyah AL-IBRAHIMIY Bangil Pasuruan, East Java. Implementering af Character Education Strengthening (PPK) ved Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy Bangil Pasuruan East Java.

صخللما

رشلا ىواج

ةيسيئرلا تاملكلا ةواج قرشةينيدلا ةسردلدا ، ةيصخشلا ميلعت زيزعت

ةايلحا في ةمشلحا نادقفو ، ةروسكلدا لزانلدا يونعلدا ررضلا تاملاع ينب نم نأ تفشك )ناوكيل ساموط(ناوكيل ينقىارملل ةراشإ يطعت انهأ ودبي تيلاو ، ةينويزفلتلا جمابرلا لأتم تيلا يسنلجا دهشلدا ةفاقث ، عشلجا ، ةيمويلا

ةيادب في تمتىا تيلاو يماظنلا يرغ نييدلا ميلعتلا تاسسؤم ىدحإك ةيميىاربلإا ةينيدلا ةسردلدا .مويلا رشتنلدا .الذوح نم رغصلأا ليلجا ءانبلأ )ةيصخشلا( ةيقلاللأا ةيبترلبا اهسيستأ

ديدتح لىإ ةساردلا هذى فدته

ةيصخشلا ةيبرت ةيوقتل طيطختلا متي فيك ) (PPK) ةينيدلا ةسردلدا في ؟ةيميىاربلإا

لدا تناايبلا ليلتح ةينقت .قيثوتلاو

ققحتلا( جئاتنلا صلاختساو )تناايبلا ضرع( تناايبلا ضرع .تناايبلا

نأ ةساردلا جئاتن رهظت أ

ةيصخشلا ةيبرت ةيوقتل طيطختلا . (PPK) :ىلع موقي يميىاربلإا ةينيدلا ةسردلدا في

يفسلفلا ساسلأا )

ساسلأا )

يلمعلا / بييرجتلا

تاعوضولد صصخلدا تقولا قيضل ةباجتسلاا : PAI بيلسلا رثلأاو ، ةماعلا ةيسمرلا سرادلدا في

جولونكتلا تاروطتلل .نيدلاولا مامتىا ةلقو ، ةي

ب ةينيدلا ةسردلدا في نياتسدركلا يطارقيمدلا جمنابرلا ذيفنت

للال نم ةيميىاربلإا

يقبطلا جهنلدا )

ةيسردلدا ةفاقثلا ىلع مئاقلا جهنلدا )

ةينيدلا ةسردلدا(

دايعلأا في ةكراشلدا ، )ليلىتاو ينسيا ، استوغيتسإ( يترناسل ةيعوبسلأا ةينيتورلا ةطشنلأا

ةيعاجم تاماصتعا ةطشنأ ، لصفلا في طابضنلاا ، يترناس تلاطعو ةيملاسلإا

يعمتلر جهنلدا )

ليلتحو ينسياو ةصوغيتسا ةيرهش ةطشنأ للال نم يترنسيلاو عمج

Konteks Penelitian

Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy merupakan salah satu dari tiga komponen utama pendidikan (tri-education center) yaitu masyarakat. Madrasah Diniyah merupakan lembaga pendidikan nonformal yang bergerak di bidang keagamaan, yang diselenggarakan oleh komunitas untuk komunitas (komunitas itu sendiri). -Membantu). Dalam hal ini peneliti melihat bahwa Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy merupakan salah satu lembaga pendidikan agama nonformal yang mengangkat pentingnya pendidikan karakter. Selain itu mengingat tantangan kehidupan saat ini yang luar biasa dengan berbagai perkembangan kemajuan teknologi dan perubahan nilai-nilai.

Fokus Penelitian

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Bagi pengelola Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy Kersikan Bangil dapat memberikan masukan terkait dengan dimasukkannya pendidikan karakter dalam proses pembelajaran di Madrasah Diniyah. Bagi peneliti memberikan wawasan, pemahaman dan pengalaman pribadi mengenai penguatan pendidikan karakter khususnya jika diterapkan di Madrasah Diniyah.

Penelitian Terdahulu dan Orisinalitas Penelitian

Bagi sivitas akademika dan pengembang disiplin ilmu diharapkan dapat menyumbangkan ide-ide keilmuan yang inovatif dan dinamis sehingga memperkuat pendidikan karakter pada lembaga pendidikan Islam khususnya Madrasah Diniyah. 15Khamidah Rovi'atun Nur Sa'adah, Model Manajemen Pendidikan Karakter Berbasis Residen Islami di MI PAS Baitul Qur'an Gontor, Skripsi, IAIN Ponorogo, 2018.

Tabel 1. 1  Orisinalitas Penelitian  NO
Tabel 1. 1 Orisinalitas Penelitian NO

Definisi Istilah

Sistematika Penulisan

Bab ketiga, Metode Penelitian, menguraikan a) pendekatan dan jenis penelitian, b) keberadaan peneliti, c) lokasi penelitian, d) data dan sumber data, e) teknik pengumpulan data, f) teknik analisis data, g) keabsahan data , h) dan tahapan penelitian. Bab Kelima, Pembahasan Temuan Mengenai Implementasi Pendidikan Karakter di Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy Bangil Pasuruan Jawa Timur, meliputi: 1).

Pendidikan Karakter

Artinya, budi pekerti yang baik timbul dari kebiasaan pikiran yang baik (mengetahui yang baik), kebiasaan hati yang baik (menginginkan yang baik/merasa baik), dan kebiasaan bertindak yang baik (berbuat baik/berbuat baik).25. Konsep karakter Al-Ghazali yang lebih dikenal dengan Akhlak menyatakan bahwa akhlak adalah “sifat-sifat yang melekat pada diri sendiri.

راَخُبْلا ُهاَو

Dan aku diberitahu oleh Malik bahawa dia benar-benar telah sampai kepada mereka, bahawa sesungguhnya Rasulullah s.a.w. bersabda: "Aku diutus (oleh Allah) untuk menyempurnakan akhlak yang baik". 28. Barometer seseorang untuk memiliki watak utama (akhlak mulia) ialah Rasulullah s.a.w.s., kerana sosoknya sebagai akhlak (akhlak) yang paling mulia telah dipuji oleh Allah swt.

ي َناَك ْنَمِل ْر

لاَق َك

ويلع قفتم

Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) a. Konsep PPK

Selain itu, agenda Nawacita nomor 8 adalah tentang “Pemantapan revolusi karakter bangsa melalui pengembangan watak dan watak peserta didik sebagai bagian dari revolusi mental”. Dan juga berpedoman pada Trisakti46 yaitu terciptanya generasi yang berkepribadian dalam kebudayaan. anak usia sekolah pada semua jenjang pendidikan untuk memperkuat nilai-nilai akhlak, akhlak dan kepribadian peserta didik melalui penguatan pendidikan karakter yang terintegrasi pada mata pelajaran.” Juga berdasarkan Peraturan Presiden (PP) Nomor 87 Tahun 2017 Pasal 3 yang menjelaskan tentang Penguatan Pendidikan Karakter.

ناَوْدُعْلاَو

Madrasah Diniyah

Kurikulum Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA), masa pembelajaran 4 (empat) tahun dengan 18 jam pelajaran per minggu. Kurikulum Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW) merupakan masa belajar 2 (dua) tahun, dengan jumlah jam belajar per minggu sebanyak 18 jam. Kurikulum Madrasah Diniyah Takmiliyah Ulya (MDTU) adalah masa belajar 2 (dua) tahun, dengan 18 jam pelajaran per minggu.72.

Kurikulum Madrasah Diniyah yang ditawarkan meliputi: Membaca Al-Qur'an (tajwid), pengajaran berwudhu, shalat dan amalannya (fiqh), akhlak dan amalannya (akhlak akhlak), dan sejarah kehidupan Nabi (SKI).

Kerangka Berfikir

BAB III

Pendekatan dan Jenis Penelitian

Berdasarkan fokus dan tujuan penelitian, maka penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Menurut Denzin dan Lincoln, penelitian kualitatif adalah penelitian yang menggunakan latar alam, dengan tujuan menafsirkan fenomena yang terjadi dan dilakukan dengan menggunakan berbagai metode.80. Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy, dewan guru Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy, empat (4) orang perwakilan siswa dari kelompok 1-4, dan empat (4) orang perwakilan wali siswa dari kelompok 1-4. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah observasi langsung di lembaga Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy, mengamati kegiatan pembelajaran yang sedang berlangsung, dan juga melakukan sesi wawancara dengan narasumber, serta melakukan sesi dokumentasi berupa mengabadikan kegiatan pembelajaran yang sedang berlangsung. .

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang berupaya memberikan gambaran secara kata-kata dan angka-angka atau menyajikan profil masalah, klasifikasi jenis, atau garis besar langkah-langkah untuk menjawab pertanyaan siapa, kapan, di mana, dan bagaimana. . 82 peneliti menjelaskan Realitas Penerapan PPK di Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy Kersikan Bangil berdasarkan data yang diperoleh selama proses penelitian dari hasil kegiatan observasi, wawancara dengan narasumber dan dokumentasi melalui teks yang diperoleh berupa narasi deskriptif hingga menjadi laporan karya ilmiah.

Kehadiran Peneliti

Peneliti terlebih dahulu meminta izin kepada Kepala Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy Kersikan Bangil dengan membawa surat izin dari Lulusan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Peneliti membuat jadwal kegiatan penelitian berdasarkan kesepakatan bersama antara peneliti dengan narasumber atau informan (pelaku) yang telah ditentukan.

Lokasi Penelitian

  • Sumber Data

Data primer yang dimaksud adalah data utama atau data utama dalam pokok bahasan atau kajian kepustakaan. Sumber data sebagaimana dikemukakan Suharsimi Arikunto adalah subjek dari mana data itu diperoleh.87 Ada sumber data primer dan sumber data sekunder. Sugiyono menjelaskan, sumber data primer adalah sumber data yang memberikan data secara langsung kepada pengumpul data. Sedangkan sumber data sekunder adalah sumber data yang tidak memberikan data secara langsung kepada pengumpul data, melainkan melalui orang lain atau dokumen.88. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Kepala Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy, Dewan Guru Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy, siswa Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy kelas 3 dan 4, dan wali siswa Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy kelas 1. .ke 4.

Sedangkan sumber data sekunder berupa dokumen mengenai Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) diperoleh dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, buku, jurnal, artikel, sumber internet, kamus, dan lain-lain, terkait Penguatan Karakter. Pendidikan (PPK), pendidikan karakter, pendidikan Islam, dokumen pemerintah mengenai madrasah Islam dan peraturan terkait dan lain sebagainya.

Teknik Pengumpulan Data

Wawancara, peneliti melakukan wawancara tatap muka (face-to-face interview) kepada partisipan 92 Peneliti melakukan wawancara kepada kepala Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy, kesatuan guru Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy kelas 3 SD siswa Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy dan 4 serta wali siswa kelas 1 sampai dengan 4. Wawancara dilaksanakan di Lembaga Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy kepada kepala Madrasah Diniyah, dewan guru dan santri. Sedangkan wawancara dengan para pengurus pondok pesantren berlangsung masing-masing di rumahnya masing-masing. Dokumentasi, peneliti mengumpulkan data dalam bentuk dokumen, baik dokumen publik maupun privat 93 Dokumen publik yang peneliti kumpulkan dalam penelitian ini berupa artikel, buku, jurnal, laporan skripsi PPK, pendidikan karakter, pendidikan Islam. , dan lain-lain.

Seperti kepala Madrasah Diniyah, dewan guru, perwakilan siswa kelas 3 dan 4 serta perwakilan wali siswa kelas 1 hingga 4.

Teknik Analisis Data

Pengecekan Keabsahan Data

Peneliti mengkonfirmasi data yang diperoleh setelah melalui analisis, konfirmasi dan sinkronisasi dengan teori-teori yang berkaitan dengan pendidikan karakter atau PPK dan proses observasi, wawancara dan dokumentasi di Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy.

Tahap-tahap Penelitian

Peneliti mengolah data yang diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan menggunakan sistem pengolahan data kualitatif. Kemudian pada tahap selanjutnya peneliti menafsirkan data-data yang telah diperoleh (dikumpulkan), baik dari analisis penelitian, dokumen-dokumen yang berkaitan dengan PPK dan Madrasah Diniyah, serta hasil penelitian lapangan di lapangan. Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy yang kemudian disinkronkan. Pada tahap akhir, peneliti menyiapkan penyajian data secara sistematis dan menguraikannya dalam bentuk laporan penelitian.

Deskripsi Obyek Penelitian

  • Sejarah Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy
    • Visi dan Misi Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy
    • Kurikulum Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy
    • Pendidik dan Peserta Didik Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy a. Pendidik
  • Budaya Akademik Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy 1. Pengelolaan Kelas
    • Kegiatan Pembelajaran Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy a. Kegiatan Akademik
  • Faktor pendukung
  • Kepercayaan Masyarakat (Walisantri)
  • Harapan-harapan

Untuk mendukung visi mewujudkan generasi Al-Qur’an, Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy melaksanakan tahfidh wajib juz 30 (Juz. Secara umum metode pembelajaran yang digunakan di Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy adalah ceramah, tanya jawab, dan penugasan langsung Madrasah. Diniyah Al-Ibrahimiy telah menyaksikan hasil pembelajaran yang baik bagi masyarakat melalui berbagai prestasi akademik yang diraih.

Mengenai upaya penerapan PPK di Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy dalam rangka menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045 antara lain sangat diharapkan.

Tabel 4.4.  Jadwal Pelajaran Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy
Tabel 4.4. Jadwal Pelajaran Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy

Perencanaan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy

  • Dasar Filosofis
  • Dasar Empiris (praktis)

Berencana penguatan pendidikan karakter (PPK) di Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy. dermawan), suka membaca, dan sebagainya, untuk mengetahui apa saja contoh akhlak terpuji (akhlak mahmudah). Perencanaan pembelajaran di Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy diselaraskan dengan Program Peningkatan Karakter (PPK) yang dimaksud. Selain itu, pendidikan karakter hendaknya dilakukan sejak usia dini, seperti yang diungkapkan Kepala Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy.

Oleh karena itu dapat dianalisis bahwa pendirian Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy pertama-tama untuk merespon pengaruh perkembangan teknologi dan arus globalisasi yang tidak dapat dihindari, dan pada akhirnya berdampak pada pergeseran nilai-nilai karakter anak bangsa yang menyebabkan munculnya dekadensi moral.

Proses Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy

  • Pendekatan berbasis kelas
  • Pendekatan berbasis budaya madrasah diniyah
  • Pendekatan berbasis masyarakat

Ketiga, menyesuaikan dengan minimnya alokasi waktu untuk materi pengajaran pendidikan agama (Islam) di sekolah formal. Dalam bukunya Character Matters, Lickona menyatakan bahwa pendidikan karakter merupakan tanggung jawab bersama dari berbagai elemen yang peduli dan peduli terhadap permasalahan generasi muda, di antaranya tugas keluarga, masyarakat, organisasi kepemudaan, jaringan dunia usaha, pemerintah. dan juga media. Menurut Ki Hadjar Dewantara, yang paling bertanggung jawab terhadap pendidikan (karakter) adalah keluarga, sekolah dan masyarakat, yang pada akhirnya terkenal dengan konsep “Tiga Pusat Pendidikan”.139.

139I Gusti Agung Made Gede Mudana, Membangun Karakter Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Ki Hadjar Dewantara, Jurnal Filsafat Indonesia, Vol.

Hasil Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy

Hasil pelaksanaan pembelajaran di Madrasah Diniyah El-Ibrahimiy dari sini terlihat dari sikap siswa yang menyapa dan menyapa orang tua ketika keluar rumah, serta berjabat tangan, berbicara sopan, dan bersikap sopan. baik kepada mereka. orang tua dan guru, dan mencari masyarakat yang ramah. Guru adalah teladan bagi murid-muridnya, sehingga guru selalu menunjukkan dan memberi gambaran secara langsung bagaimana seharusnya akhlak yang baik. Selanjutnya untuk memudahkan memahami peta pelaksanaan Pendidikan Karakter (CED) di Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy, berikut kami uraikan dalam bentuk tabel: 5.1.

Memberi salam ketika keluar rumah dan bersalaman - Bercakap dengan sopan dan bersopan santun.

Kesimpulan

Implementasi penguatan pendidikan karakter (PPK) di Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy dilakukan melalui 1) pendekatan berbasis kelas, yaitu pemberian mata pelajaran akhlak di setiap kelas, dan pengelolaan kelas berupa sistem baris-baris tersendiri. kursi untuk siswa laki-laki dan siswa perempuan.

Saran

Bagaimana peran pendidikan Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pendidikan Pemantapan Karakter (PPK). Apa saja faktor penghambat implementasi penguatan nilai-nilai pendidikan karakter (PPK) dalam pembelajaran di Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy. Apa saja faktor pendukung penerapan nilai-nilai Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dalam pembelajaran di Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy.

Apa saja faktor penghambat penerapan nilai-nilai Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dalam pembelajaran di Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy? Apa saja faktor pendukung penerapan nilai-nilai Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dalam pembelajaran di Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy? Bagaimana hasil pembelajaran penerapan nilai-nilai penguatan pendidikan karakter (PPK) di Madrasah Al-Ibrahimiy?

Gambar

Tabel 1. 1  Orisinalitas Penelitian  NO
Gambar 2.1. Keterampilan Abad 21 Peserta Didik 51
Gambar 2.2. Penumbuhan Nilai-nilai Utama Karakter 58
Tabel 4.4.  Jadwal Pelajaran Madrasah Diniyah Al-Ibrahimiy

Referensi