Hasil kajian menunjukkan bahwa Peraturan Menteri Kesehatan No. 75 Tahun 2014 tentang Pemenuhan Persyaratan Tenaga Kesehatan tidak dilaksanakan dengan baik, tujuan kebijakan tidak sepenuhnya tercapai karena proses panjang yang dilakukan oleh Kepala Puskesmas ke Dinas Kesehatan. Dilihat dari jumlah tenaga kesehatan yang ada, dapat dikatakan bahwa Puskesmas Sukamakmur belum memenuhi standar Peraturan Menteri Kesehatan No. 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas karena masih belum ada dokter gigi, tenaga kesehatan lingkungan, tenaga kefarmasian yang belum memenuhi kebutuhan yang diperlukan di Puskesmas Sukamakmur Labuhan Batu.
- Latar Belakang
- Rumusan Masalah
- Tujuan Penelitian
- Manfaat Penelitian
- Sistematika Penulisan
Secara akademis, penelitian ini diharapkan dapat menjadi alat pengetahuan, khususnya di bidang ketatanegaraan, sekaligus sebagai bahan perbandingan bagi peneliti selanjutnya. Sistematika Penulisan dilakukan secara sistematis, logis dan konsisten guna mengkaji penelitian ini secara teratur dan sistematis, oleh karena itu dibuatlah sistematika penulisan yang dinilai terkait satu bab dengan bab lainnya yaitu sebagai berikut :.
Konsep Implementasi Kebijakan Publik
- Implementasi
- Kebijakan
- Kebijakan Publik
- Implementasi Kebijakan Publik
Winarno menyatakan bahwa implementasi kebijakan publik adalah sebagai tindakan yang dilakukan oleh individu (kelompok) pemerintah dan swasta, yang ditujukan untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dalam keputusan menjadi tindakan operasional dalam jangka waktu tertentu atau melanjutkan upaya untuk mencapainya. perubahan besar dan kecil ditentukan oleh keputusan politik. Tachjan berkesimpulan bahwa implementasi kebijakan publik adalah suatu proses kegiatan administratif yang dilakukan setelah kebijakan itu ditetapkan dan disetujui.
Pusat Kesehatan Masyarakat
Pelayanan kesehatan perorangan adalah pelayanan yang bersifat privat (private goods) dengan tujuan utama menyembuhkan penyakit dan memulihkan kesehatan perorangan, dengan tidak mengabaikan pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit. Pelayanan kesehatan masyarakat adalah pelayanan yang bersifat publik (public goods) dengan tujuan utama memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah penyakit dengan tidak mengabaikan penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan. Pelayanan kesehatan masyarakat tersebut meliputi promosi kesehatan, pemberantasan penyakit, kesehatan lingkungan, perbaikan gizi, peningkatan kesehatan keluarga, KB, kesehatan jiwa masyarakat, dan berbagai program kesehatan masyarakat lainnya.
Kedudukan puskesmas dalam sistem kesehatan nasional adalah sebagai lembaga pelayanan kesehatan tingkat pertama, yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan upaya kesehatan perseorangan dan upaya kesehatan masyarakat di bidang tugasnya. Kedudukan puskesmas dalam sistem kesehatan kabupaten/kota adalah sebagai unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan kabupaten/kota yang bertanggungjawab melaksanakan sebagian tugas pembangunan kesehatan kabupaten/kota di wilayah kerjanya. Di wilayah kerja Puskesmas terdapat berbagai organisasi pelayanan kesehatan primer yang dikelola oleh masyarakat maupun swasta seperti praktek dokter, praktek gigi, praktek bidan, poliklinik dan puskesmas.
Rancangan struktur organisasi petugas kebersihan dalam satu kabupaten/kota dilakukan oleh dinas kesehatan kabupaten/kota, sedangkan penetapannya dilakukan dengan peraturan daerah.
Tenaga Kesehatan
- Pengertian Tenaga Kesehatan
- Syarat Tenaga Kesehatan
Jenis Penelitian
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan analisis kualitatif yaitu prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan cara mendeskripsikan, menggambarkan keadaan sekitar obyek penelitian pada saat ini berdasarkan fakta-fakta yang terlihat atau sebagaimana adanya dan data yang diperoleh dengan wawancara. , yaitu memperoleh data dengan cara tanya jawab dan berhadapan langsung dengan informan atau narasumber. Data deskriptif adalah data indikator dari norma dan nilai kelompok serta kekuatan sosial lainnya yang dengan sendirinya menyebabkan perilaku manusia, sedangkan metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif, yaitu ucapan, tulisan atau perilaku yang dapat diambil dari orang atau subjek itu sendiri. Penelitian kualitatif bertujuan untuk mengungkap informasi kualitatif sehingga lebih menekankan pada proses dan makna persoalan dalam menggambarkan suatu masalah.
Menurut Moelong, sumber data penelitian kualitatif adalah representasi berupa kata-kata lisan atau tulisan, yang diteliti oleh peneliti dan objek yang diamati secara mendetail, guna menangkap makna yang tersirat dalam dokumen. Arikunto (2010:10) menyatakan bahwa agar penelitian benar-benar berkualitas, data yang dikumpulkan harus lengkap dengan data primer dan sekunder.
Kerangka Konsep
Defenisi Konsep
Tenaga kesehatan adalah setiap orang yang berdedikasi di bidang kesehatan dan memiliki pengetahuan atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang memerlukan kewenangan tertentu untuk menyelenggarakan upaya kesehatan.
Kategorisasi
Narasumber
Teknik Pengumpulan Data
Teknik Analisi Data
Lokasi Dan Waktu Penelitian
Deskripsi Ringkas Objek Penelitian
- Sejarah Singkat Kabupaten Labuhan Batu
- Sejarah Singkat Berdirinya Puskesmas Sukamakmur
- Visi Dan Misi Puskesmas Sukamakmur Labuhan Batu
- Struktur Organisasi
- Tugas Pokok dan Fungsi Organisasi Puskesmas
Puskesmas Sukamakmur merupakan sarana kesehatan pemerintah yang dibangun pada tahun 1998 di Kabupaten Labuhan Batu dan hingga saat ini telah berdiri dan beroperasi selama 21 tahun dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Sukamakmur yang meliputi 2 (dua) ) desa, yaitu Kota. Puskesmas Sukamakmur terletak di Jalan Besar Sukamakmur Kecamatan Bilah Barat Kabupaten Labuhan Batu yang termasuk iklim tropis dengan dua musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. cukup menginginkan kegiatan kesehatan di daerah tersebut, untuk mensejahterakan derajat kesehatan disekitarnya, oleh karena itu Kepala Desa mengusulkan kepada Bupati bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk merealisasikan dan membangun gedung tersebut. Pada awal tahun berdirinya Puskesmas Sukamakmur kondisinya kurang memadai karena Puskesmas tersebut sebelumnya merupakan tanah kosong milik masyarakat setempat, sehingga pada saat dijadikan Puskesmas tidak sama sekali tidak seperti Puskesmas yang memadai, dengan ruangan yang sangat terbatas dan tidak memenuhi standar yang diinginkan serta masih kekurangan tenaga kesehatan untuk mengisi puskesmas.
Tahun demi tahun telah berlalu, namun kondisi Puskesmas terus berubah, Puskesmas diperbarui begitu juga dengan Kepala Puskesmas. Tugas pokok (Tupoksi) Kepala Puskesmas adalah bertanggung jawab penuh atas segala kegiatan yang ada di Puskesmas, Kepala Puskesmas juga berperan sebagai manajer, edukator, leader, motivator dan juga inovator. Berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam 5 program gratis (tidak ada asap, tidak ada sampah, tidak ada genangan air, tidak ada semak, tidak ada debu).
Bertanggung jawab atas kebersihan dan penyediaan ruang BP dan ruang Perawatan dan Bertanggung jawab atas pemeliharaan dan keamanan peralatan medis dan non medis di ruang BP dan ruang Perawatan.
Hasil Penelitian
Keadaan atau Gambaran Puskesmas Sukamakmur Labuhan Batu
- Data Hasil Wawancara
Jadi pemenuhan tenaga kesehatan di Puskesmas Sukamakmur sudah terpenuhi, belum tercapai dan masih diupayakan peningkatannya. Upaya apa saja yang telah dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di Puskesmas Sukamakmur yaitu dengan mengikuti akreditasi dan pelatihan tenaga kesehatan. Berdasarkan wawancara dengan Bidan Koordinator Puskesmas Sukamakmur pada hari Senin tanggal 18 Maret 2019 dengan Ibu Aspita Nirwana, Am.Keb (50 tahun), tujuan pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan adalah untuk memenuhi kebutuhan bidan untuk menjadi lebih efisien dalam melaksanakan semua kegiatan dan meningkatkan kualitas layanan.
Berdasarkan wawancara dengan Ibu Rivka Vimana, S.Kep (36 tahun) pada Senin, 18 Maret 2019, tentang apakah petugas kesehatan melakukan tugasnya sesuai dengan standar operasional prosedur, menurutnya sudah melakukan yang terbaik. mereka melakukan tugasnya di puskesmas dengan kerjasama penuh antar pegawai puskesmas. Berdasarkan hasil wawancara pada hari Senin, 18 Maret 2019, dengan narasumber Bapak. tugas sesuai dengan kebutuhan untuk perbaikan lebih lanjut. Berdasarkan wawancara dengan bagian administrasi Puskesmas Sukamakmur Ibu Rivka Vimana, S.Kep pada hari Senin tanggal 18 Maret 2019, ketersediaan tenaga kesehatan di Puskesmas Sukamakmur belum terpenuhi secara memadai, masih terdapat kekurangan beberapa tenaga kesehatan tenaga kerja di daerah tertentu yaitu Dr.
Keb (47) pada Senin 18 Maret 2019 tentang ketersediaan tenaga kesehatan di Puskesmas Sukamakmur belum dibenahi dengan baik, masih kekurangan tenaga kesehatan di beberapa daerah tertentu yaitu perawatan gigi, PKM, saniter, rekam medis, Analisis kesehatan, Ahli kesehatan gigi dan staf administrasi.
Pembahasan
Simpulan
Berdasarkan uraian yang telah disampaikan pada bab sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa implementasi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 Tahun 2014 tentang Pemenuhan Persyaratan Tenaga Kesehatan belum terlaksana dengan baik. , karena target yang ditetapkan belum tercapai. Pertama, tujuan pelaksanaan kebijakan pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan belum terpenuhi dan belum tercapai dengan baik, masih banyak yang harus diperhatikan dan banyak pihak harus memperhatikan masalah ini terutama kepala Puskesmas. dan Dinas Kesehatan, sehingga tujuan dapat segera tercapai. Kedua, proses yang dilakukan untuk mendukung suatu kebijakan yang ingin dicapai, dalam hal ini Puskesmas membangun kerjasama antara Puskesmas dengan petugas kesehatan di Puskesmas untuk meningkatkan kualitas tenaga kesehatan di Puskesmas Sukamakmur, dengan meningkatkan SDM di hamparan perak Puskesmas dengan mengadakan pelatihan-pelatihan agar SDM dapat ditingkatkan dengan baik, yang akan berdampak pada peningkatan pelayanan masyarakat dan peningkatan tanggung jawab melayani pasien.
Ketiga, adanya sarana dan prasarana yang digunakan untuk mencapai kebijakan, dalam hal ini kebutuhan sarana dan prasarana pendukung untuk mencapai tujuan harus lebih ditingkatkan lagi agar pengaruh pelayanan kesehatan dapat berjalan dengan lancar dan dapat dinikmati oleh masyarakat. . Oleh karena itu kami berharap dalam hal ini dinas kesehatan harus turun tangan dan lebih memperhatikan kekurangan-kekurangan yang ada di Puskesmas Sukamakmur. Keempat, ketersediaan tenaga kesehatan, dalam hal ini pentingnya tenaga kesehatan sangat mempengaruhi setiap orang yang ada di Puskesmas, sehingga diharapkan upaya yang dilakukan oleh puskesmas dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan yaitu terpenuhinya SDM yang dimiliki Dinas Kesehatan. diminta mencari cara dan melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada petugas kesehatan lainnya untuk meningkatkan pemahaman di masyarakat.
Saran
Judul skripsi: Implementasi Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas di Puskesmas Labuhan Batu Sukamakmur. Bagaimana ketersediaan sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan tugas tenaga kesehatan di Puskesmas Sukamakmur? Apakah sarana dan prasarana yang tersedia memenuhi standar kebutuhan pelayanan kesehatan di Puskesmas Sukamakmur?
Bagaimana upaya peningkatan sarana dan prasarana yang dapat menunjang tenaga kesehatan di Puskesmas Sukamakmur? Penetapan judul tesis dan pembimbing ini serta naskah tesis dinyatakan batal demi hukum apabila tidak diselesaikan sebelum batas waktu atau jika tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. SYAFRUDDIN, $.Sos., MH PROGRAM PENGEMBANGAN KARIR STRATEGI PEGAWAI UNTUK MENINGKATKAN PROFESIONALISME KERJA PADA DINA$ TENAGA KERJA DI KOTA MEDAN IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI.
PEMBANGUNAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG PUSKESMAS D (SUKAMAKMUR PUSKESMAS LABUHAN BA TU.