PENDAHULUAN
Latar Belakang
Aplikasi Registrasi Antrian Paspor Online diharapkan dapat memberikan inovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan percepatan pelayanan publik. Maka Direktorat Jenderal Imigrasi memperbarui inovasi dengan menggunakan aplikasi M-Paspor yang merupakan bentuk baru dari Aplikasi Online Pendaftaran Antrian Paspor (APAPO).
Rumusan Masalah
Berdasarkan pantauan di lapangan, gangguan jaringan sering terjadi pada antrian paspor online dan layanan pembuatan paspor sehingga memerlukan waktu yang lama dalam penyelesaiannya. Berdasarkan latar belakang di atas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Inovasi Pelayanan Paspor Online Menggunakan Aplikasi M-Passport di Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang”.
Tujuan Penelitian
Sehingga pemohon paspor memilih untuk mendaftar langsung ke kantor imigrasi karena belum paham cara menggunakan aplikasi M-Passport dan meminta bantuan customer service. Hal ini juga menjadi kendala dalam terciptanya pelayanan publik yang efektif dan efisien sehingga mengakibatkan terjadinya backlog antrian pendaftaran paspor online.
Manfaat Penelitian
- Manfaat Teoritis
- Manfat Praktis
Penelitian ini lebih fokus pada inovasi pelayanan melalui sistem aplikasi M-Passport di kantor imigrasi kelas I Tanjungpinang. Tujuan penelitian ini adalah inovasi pelayanan paspor online melalui aplikasi M-Paspor di kantor imigrasi kelas I Tanjungpinang.
KAJIAN PUSTAKA
Tinjauan Pustaka
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pelayanan paspor menggunakan Aplikasi Online Pendaftaran Antrean Paspor (APAPO) di Kantor Imigrasi Kelas 1 Kota Malang guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. 3 (Iriani 2018) Penelitian ini menjelaskan bahwa Kantor Imigrasi merupakan suatu instansi pemerintah yang bertugas membuat paspor bagi orang-orang yang hendak meninggalkan negaranya.
Kerangka Teori
- Pelayanan Publik
- Inovasi
- Keimigrasian
- E- Goverment
Kajian ini mensyaratkan bahwa pelayanan publik adalah suatu kegiatan atau rangkaian kegiatan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang dan jasa serta pelayanan administrasi. Keistimewaan inovasi ini adalah pelayanan melalui aplikasi M-Passport sebagai salah satu inovasi pelayanan publik yang dilakukan Kantor Imigrasi Tanjungpinang untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan paspor.
Kerangka Pemikiran
Tujuannya adalah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan prinsip transparansi dan persamaan hak bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan.
Definisi Konsep
Bagaimana Kantor Imigrasi Kelas 1 Tanjungpinang menginformasikan kepada masyarakat bahwa terdapat aplikasi M-Passport untuk kemudahan memulai layanan pembuatan paspor online. Berdasarkan hasil wawancara di atas menunjukkan bahwa fitur inovasi pelayanan melalui aplikasi M-Paspor merupakan salah satu inovasi pelayanan publik yang dilakukan Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang untuk memudahkan masyarakat dalam pembuatan paspor. Selanjutnya dalam wawancara dengan informan Bpk. Renal selaku masyarakat yang menggunakan aplikasi M-Passport mengatakan hal itu.
Fikri, salah satu masyarakat pengguna aplikasi M-Paspor pun menanyakan dan kembali mengatakan hal serupa. Nyonya. Hal serupa juga diungkapkan Asni, salah satu komunitas pengguna aplikasi M-Passport. Dalam inovasi pelayanan melalui aplikasi M-Passport online terdapat pengaruh sosial positif dan negatif.
Saran-saran yang dapat disampaikan agar inovasi pelayanan melalui aplikasi M-Passport di Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang berjalan dengan baik adalah sebagai berikut.
METODE PENELITIAN
Pendekatan Penelitian
Metode penelitian kualitatif ini (Sugiyono 2016) sering disebut dengan metode penelitian naturalistik, karena penelitiannya dilakukan pada kondisi alam (lingkungan alam), disebut juga dengan metode etnografi, karena pada awalnya metode ini lebih banyak digunakan untuk penelitian lapangan. antropologi budaya disebut metode kualitatif, karena data yang dikumpulkan dan analisisnya lebih bersifat kualitatif. Jenis pendekatan kualitatif ini dipilih untuk menggambarkan realitas kondisi pelaksanaan inovasi pelayanan paspor online melalui aplikasi M-Paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang.
Objek dan Lokasi Penelitian
Fokus Penelitian
Sumber Data
Teknik Pengumpulan Data
Informan
Teknik analisis data
Jadwal Penelitian
Aplikasi M-Passport merupakan aplikasi yang dapat digunakan masyarakat untuk mengajukan permohonan paspor baru dan paspor pengganti secara online. Aplikasi M-Passport merupakan aplikasi yang dapat digunakan masyarakat untuk mengajukan paspor baru dan penggantian paspor secara online. Melalui aplikasi M-Passport, pemohon paspor dapat melakukan registrasi antrian online dan menjadwalkan kedatangannya di kantor imigrasi serta mengunggah dokumen ke aplikasi M-Passport.
Hal ini tidak sesuai dengan apa yang ditanyakan oleh Pak. Suryadi, selaku masyarakat pengguna aplikasi M-Passport mengatakan hal tersebut. Komunikasi dalam inovasi pelayanan melalui sistem aplikasi M-Passport di kantor imigrasi kelas I Tanjungpinang cukup baik karena pihak imigrasi telah memberikan sosialisasi pada aplikasi M-Passport, namun sosialisasi tersebut digunakan melalui media massa. Jawaban: Bedanya dengan aplikasi M-Paspor, dari segi pembayarannya anda bisa langsung membayar pada saat mendaftar melalui aplikasi M-Paspor, jadi bagi yang mendaftar paspor langsung membayar.
Jawaban : Menyajikan aplikasi M-PASPOR melalui media dan jejaring sosial kantor, brosur dan radio.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Deskripsi Objek Dan Lokasi Penelitian
- Deskripsi Objek Penelitian
- Lokasi penelitian
- Sumber Daya Kantor Imigrasi Kelas 1 Tanjungpinang
Begitu pula dengan lokasi Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang yang beberapa kali mengalami perubahan lokasi, dari yang semula di Jalan Samudera menjadi Jalan M. Meski Kantor Imigrasi di Tanjungpinang masih belum maksimal, namun sudah banyak kemajuan yang ditunjukkan, baik dari segi dan sarana dan prasarana. Secara geografis wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang terdiri atas satu pulau besar yakni Pulau Bintan dan sepuluh pulau kecil dengan total luas daratan 4.303 km dan luas laut 96.474 km.
Akibat letak geografisnya yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, maka Kota Tanjungpinang, tempat kantor imigrasi berada, selama puluhan tahun dijadikan sebagai tempat transit pergerakan manusia dari dan ke Indonesia dengan segala permasalahannya. Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kepulauan Riau yang bertugas melaksanakan beberapa tugas pokok dan fungsi Kementerian RI. Hukum dan Hak Asasi Manusia di Bidang Keimigrasian khususnya di Wilayah Kepulauan Riau. Pengelolaan, koordinasi, pengorganisasian, perawatan dan pengelolaan seluruh kegiatan administrasi teknis umum dan hukum di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang.
Dalam menunjang pelaksanaan kegiatan serta tugas pokok dan fungsinya, Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang memerlukan dukungan sumber daya baik sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana yang memadai.
Hasil Penelitian
- Karakteristik Inovasi
- Saluran Komunikasi
- Upaya Perubahan Dari Agen
- Sistem sosial
“Untuk sosialisasi saya belum pernah melihatnya, saya dengar dari teman tentang aplikasi M-PASPOR, jadi teman tersebut mengatakan bahwa Anda perlu menggunakan aplikasi M-Paspor untuk mendaftar paspor sekarang” (Wawancara, 4 November 2022). Dalam upaya agen meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian kepada masyarakat melalui pembuatan paspor secara online, aplikasi M-Paspor dapat meningkatkan kinerja pemerintah dan meningkatkan pelayanan publik secara efisien dan efektif. Jawaban : Kelebihannya dari segi pembayaran anda bisa langsung membayar di aplikasi melalui e-wallet atau bank yang tersedia di aplikasi M-Paspor.
Jawaban: Upaya pengenalan aplikasi M-PASPOR melalui media seperti publikasi berita di media cetak dan elektronik (televisi dan radio). Jawaban: pada aplikasi M-PASPOR terdapat fitur yang mengakomodir tahapan pengurusan paspor yang biasanya dilakukan secara tatap muka. Manfaat M-PASPOR adalah memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam pembuatan paspor dan juga memberikan kemudahan bagi petugas sehingga proses pembuatan paspor lebih cepat dengan menggunakan aplikasi M-PASPOR ini.
Jawaban: Aplikasi ini sangat membantu dan mempermudah pembuatan paspor, sebelum ada M-PASPOR, pembuatan paspor sangat sulit dan memakan banyak biaya, jadi menurut saya aplikasi M-PASPOR sangat memudahkan.
PENUTUP
Kesimpulan
Inovasi Pelayanan paspor online melalui aplikasi M-Paspor merupakan inovasi pemerintah yang muncul dari permasalahan yang dikeluhkan masyarakat, karena antrian pengurusan paspor selalu penuh dan tidak dapat dilakukan penjadwalan ulang menggunakan aplikasi sebelumnya. Berdasarkan asesmen yang dilakukan selama ini, Dirjen Imigrasi telah menyetujui kebijakan antrian permohonan paspor online melalui aplikasi M-Passport sehingga pemohon paspor dapat mengantri secara online dan menjadwalkan kedatangannya di kantor imigrasi. dan upload dokumen ke aplikasi M-Passport. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa inovasi pelayanan melalui aplikasi online pendaftaran antrian paspor sudah cukup berhasil, namun dari empat faktor keberhasilan inovasi yang digunakan adalah karakteristik inovasi, saluran komunikasi, upaya agen dan sistem sosial.
Fitur inovasi pelayanan melalui sistem aplikasi registrasi antrian paspor online di kantor imigrasi kelas I Tanjungpinang telah tercapai dengan baik. Sosialisasi yang diberikan kepada masyarakat diharapkan dapat membuat masyarakat mengetahui tata cara penggunaan M-Paspo, namun masih banyak masyarakat yang belum menggunakan media massa sehingga masyarakat belum mengetahui keberadaan M-Paspo. aplikasi. . Upaya peningkatan kualitas pelayanan keimigrasian kepada masyarakat sudah cukup baik, pihak imigrasi selalu berusaha memberikan pembinaan mengenai M-Passport, jika masyarakat atau pemohon bingung dengan mekanismenya bisa langsung bertanya kepada petugas customer service.
Secara sistem sosial, inovasi pelayanan melalui sistem aplikasi pendaftaran antrian paspor online di kantor imigrasi kelas I Tanjungpinang sudah baik karena masyarakat kini mengapresiasi perubahan yang dilakukan kantor imigrasi karena memiliki exit perspective yang lebih baik sehingga memudahkan penerima untuk memperkenalkan. ide-ide baru ke dalam sistem sosial.
Saran
Jadi menurut saya masyarakat sudah cukup paham dengan aplikasi M-Passport, jika ada masyarakat yang belum paham akan dipandu cara mendaftar melalui aplikasi M-Passport. Jawaban: semoga aplikasi M-Passport lebih bagus lagi, lancar dan masih error, kadang banyak teman di depan yang bilang tidak bisa login. Jawaban: Penyajian aplikasi M-PASPOR kepada masyarakat dilakukan melalui publikasi di jejaring sosial (Facebook, Instagram, Twitter), brosur, spanduk, poster, papan informasi di perkantoran serta kegiatan komunikasi langsung dengan masyarakat.
Jawaban: Aplikasi M-PASPOR merupakan upaya Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk mempermudah proses pembuatan paspor, antrian lebih cepat, mengurangi backlog pemohon, seperti yang digunakan sebelum M. -Aplikasi PASPOR. Sebelum ada pengajuan M-PASPOR, pemohon datang saat sedang sibuk, kata agen tutup, begitulah biasanya. Jawaban: iya, saya mengetahui adanya aplikasi M-PASPOR, namun ketika saya datang ke kantor saya belum mendaftar M-PASPOR karena ingin mengecek ke petugas terlebih dahulu apakah sudah benar atau belum untuk mendaftar. ini, paspor melalui aplikasi.
Jawaban: Saya belum pernah melihatnya untuk sosialisasi, saya mendengar tentang aplikasi M-PASPOR dari seorang teman, sehingga teman tersebut mengatakan bahwa sekarang Anda perlu menggunakan aplikasi M-PASPOR untuk mendaftar paspor. Jawaban : Saya paham cara menggunakan aplikasi M-PASPOR, namun takut salah memasukkan data, maka dari itu saya mendaftarkan akun aplikasi M-PASPOR di kantor, dan saya juga bertanya kepada petugas bagaimana caranya. Jawaban : Saya berharap kedepannya aplikasi M-PASPOR dapat memiliki jaringan yang lebih lancar dan tidak menemui kendala apapun sehingga dapat memudahkan setiap orang dalam membuat paspor.