Tentu saja, penulisan skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan studi dan memperoleh gelar di bidang Sosial dari Fakultas Adab dan Dakwah Ushuuddin, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare. Sos.I selaku pembimbing II, atas segala bantuan dan bimbingannya dalam penulisan skripsi. Bapak/Ibu dosen program studi Manajemen Dakwah dan seluruh dosen Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah yang telah membimbing penulis serta memberikan ilmu dan wawasan selama menempuh studi di IAIN Parepare.
Kepala perpustakaan IAIN Parepare beserta jajarannya telah memberikan pelayanan yang baik kepada penulis selama menempuh studi di IAIN Parepare, khususnya dalam penulisan skripsi ini. Rafil, S.Pd, Irmawati, S.Kom, dan Safitri, S.m serta seluruh staf mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah yang selalu siap memberikan pelayanan yang baik kepada penulis. Saudara-saudara penulis (Mivita dan Mutmainnah) yang selalu setia memberikan bantuan dan hiburan kepada penulis selama proses penyusunan disertasi ini.
Strategi pengelolaan sumber daya manusia (SDM) dalam pelaksanaan proses pernikahan pada masa pandemi Covid-19 di Kantor Urusan Agama (KUA) Kec.
PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) merupakan suatu kegiatan yang dilakukan secara terus menerus dan berkembang seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu, strategi menjadi sangat penting dalam pengelolaan sumber daya manusia, karena segala sesuatu atau situasi terus berkembang. Keunggulan strategi adalah pendekatannya yang sederhana dan pemikirannya yang langsung menyentuh kekuatan sumber daya manusia.
Dikatakan sederhana karena strategi ini menitikberatkan pada membangun kesadaran sumber daya manusia yang dikelola bahwa ia dilahirkan dengan banyak kelebihan dibandingkan dengan makhluk lain. Rencana Strategis merupakan kebutuhan yang sangat penting di segala bidang, termasuk di Kantor Urusan Agama (KUA) agar visi dan misi satuan kerja dapat terwujud dalam bentuk kegiatan dan hasil nyata. Pernikahan merupakan suatu peristiwa yang sakral dan mempunyai nilai ibadah, oleh karena itu dikatakan bahwa pernikahan merupakan salah satu cara menyempurnakan agama.
Dan pernikahan juga merupakan salah satu tanda kekuasaan Allah, sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S.
نوُمَل عَيِ َ
لَِاَمهمَوِ مهه
- Rumusan Masalah
- Tujuan Penelitian
- Kegunaan Penelitian
- Tinjauan Teori 3. Strategi Pengelolaan
- Kerangka Konseptual
Oleh karena itu, perlu adanya kajian lebih mendalam terhadap strategi pengelolaan sumber daya manusia Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Soreang Kota Parepare dalam menyelenggarakan pernikahan di masa pandemi Covid-19. Bagaimana Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Soreang Kota Parepare di Masa Pandemi Covid-19. Untuk mengetahui strategi yang digunakan dalam pengelolaan sumber daya manusia pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Soreang Kota Parepare.
Sebagai bahan masukan dan pertimbangan dalam membuat strategi pengelolaan sumber daya manusia pada Kantor Urusan Agama (KUA) dalam pelaksanaan proses pernikahan di masa pandemi Covid-19. Penelitian yang dilakukan Nur Rohmah memiliki beberapa persamaan dengan penelitian tersebut, yaitu kajian terhadap strategi pengelolaan sumber daya manusia (SDM) pada Kantor Urusan Agama (KUA). Penelitian Rismawati mempunyai persamaan dengan penelitian ini, yaitu penelitian mengenai pengelolaan sumber daya manusia pada suatu organisasi atau lembaga.
Kadir, terdapat persamaan dengan penelitian kali ini yaitu tentang partisipasi pengelolaan sumber daya manusia pada suatu organisasi atau lembaga. Suatu lembaga organisasi, manajemen sumber daya manusia menyangkut urusan umum organisasi dan tujuan yang telah ditetapkan. Sumber daya manusia mempunyai pengaruh yang besar terhadap kegiatan atau tujuan yang telah direncanakan dalam organisasi.
مُكَبَريهَ
اٗيرهثَكِ ٗ ِِ
نهإ ِ
للّٱ
اٗبيهق
Lokasi dan Waktu Penelitian 1. Lokasi Penelitian
Tempat penelitian yang akan dijadikan tempat melakukan penelitian terkait dengan permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah KUA Kec.
Gambaran Umum Lokasi Penelitian 1. Sejarah Kantor Urusan Agama Kota Parepare
Soreang merupakan kantor kedua yang didirikan sejak Departemen Agama atau Kantor Kementerian Agama Kota Parepare berdiri. Dimana saat itu semua urusan agama dikelola dan urusan agama dilaksanakan di Kantor Agama (KUA) Kota Parepare. Dalam perkembangannya, Kantor Agama mengalami perubahan seiring berjalannya waktu, baik fisik bangunan maupun perubahan lainnya.
Soreang merupakan pegawai negeri sipil di lingkungan Kementerian Agama yang ditugaskan pada Kantor Kementerian Agama Kota Parepare untuk membantu beberapa tugas pokok dan fungsi Kepala KUA Kabupaten Soreang dan juga sebagai pilar pertama Kantor Kementerian Agama Kota Parepare. Tugas dan Fungsi Kantor Agama sebagai konferensi adalah suatu lembaga atau lembaga yang mempunyai misi melayani segala bentuk kebutuhan. Dalam melaksanakan tugas dan tugasnya, Kanwil Agama secara obyektif memerlukan sumber daya manajerial yang mampu mengerahkan dan mengarahkan seluruh sumber daya yang ada serta mampu menjalin hubungan kerjasama dengan seluruh instansi terkait.
Dan berdasarkan keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 517 Tahun 2001 tentang susunan organisasi Kantor Urusan Agama Daerah. Soreang Kota Parepare melaksanakan sebagian tugas Kantor Kementerian Agama Kota Parepare dalam hal pembinaan umat Islam dan penerapan syariat di wilayah kabupaten Soreang. Mengikuti bimbingan karir yang diselenggarakan oleh Departemen Agama Islam; RADINTAP dan pengembangan Kantor Kementerian Agama.
Untuk itu program kegiatan yang dilaksanakan oleh bidang pelayanan ibadah sosial pada Kantor Urusan Agama Kabupaten. Pembinaan pranikah bagi calon calon pengantin juga sering disebut dengan kursus calon pengantin (suscatin), yang merupakan salah satu program yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama Kabupaten/Kota melalui Kantor Agama di masing-masing kabupaten. Tujuan Kantor Agama merupakan sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam kurun waktu 1 sampai dengan 5 tahun dan dibuat berdasarkan Visi.
Kota Soreang Parepare mempunyai rencana kinerja tahun anggaran 2016 yang memuat sasaran, program dan kegiatan yang dapat dilihat pada rencana kinerja yang dibuat pada tahun 2016. Soreang Kota Parepare berupaya semaksimal mungkin untuk selalu memberikan pelayanan yang baik dalam hal pembinaan masyarakat dan penerapan syariah.34 .
Fokus Penelitian
Sebab, staf di KUA sendiri terdiri dari PNS dan memiliki seorang manajer kantor, seorang penghulu fungsional dan empat orang staf KUA serta enam orang penyuluh fungsional, dua orang tenaga honorer dan seorang operator Simkah (Sistem Informasi Manajemen Perkawinan). ).
Jenis dan Sumber Data 1. Jenis Data
Data sekunder merupakan sumber data penelitian yang diperoleh secara tidak langsung melalui perantara (diperoleh atau dicatat oleh pihak lain). Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini antara lain buku, laporan, jurnal dan lain-lain.
Teknik Pengumpulan Data 1. Wawancara (Interview)
Pengelolaan sumber daya manusia pada masa pandemi Covid-19 dilakukan secara bergantian dengan WFO (Work From Office) dan WFH (Work From Home), dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan baik bagi pegawai maupun tamu pelayanan. Penjelasan tersebut memberikan pemahaman bahwa pada masa pandemi Covid-19, pengelolaan sumber daya manusia di kantor KUA Kabupaten. 41Muhamma Said, Kepala KUA Kecamatan Soreang Kota Parepare, Wawancara penulis di Kantor Urusan Agama Kec.
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa dengan adanya pandemi Covid-19 maka diterapkanlah sistem manajemen kepegawaian di Kantor Urusan Agama Kabupaten. 42Muhamma Said, Kepala KUA Kecamatan Soreang Kota Parepare, wawancara penulis di Biro Agama Kec. Soreang Kota Parepare telah menetapkan sistem organisasi berdasarkan keahlian masing-masing tenaga kerja.
43Muhamma Said, Kepala KUA Kecamatan Soreang Kota Parepare, wawancara penulis di Biro Agama Kec. Sistem penggerak diterapkan oleh kepala KUA untuk memberikan motivasi dalam mengelola sumber daya manusia untuk mencapai tujuan. Pencapaian tujuan dalam suatu organisasi atau bisnis memerlukan kerja keras dan kerja sama dari seluruh sumber daya manusia.
Soreang Kota Parepare dapat memotivasi sumber daya manusianya untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, demikian disampaikan Kepala Kantor Urusan Agama Kabupaten. Dari apa yang dijelaskan Kepala Kantor Agama dapat memotivasi sumber daya manusia seperti pengarahan dan pengendalian. 44 Muhamma Said, Ketua KUA Kecamatan Soreang Kota Parepare, Wawancara penulis di Kantor Agama Kec.
Proses pengawasan yang dilakukan oleh pengelola KUA dalam suatu organisasi memberikan pengawasan terhadap seluruh sumber daya yang dimiliki. 45 Muhamma Said, Ketua KUA Kecamatan Soreang Kota Parepare, Wawancara penulis di Kantor Agama Kec.
Pengelolaan Kegiatan Pernikahan Di kantor KUA Ke. Soreang Kota Parepare di masa pendemi
- Saran
Pelayanan pencatatan perkawinan pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan dilaksanakan setiap hari kerja dengan jadwal sesuai ketentuan sistem kerja yang telah ditetapkan. 46Muhammad, Penghulu KUA Kecamatan Soreang Kota Parepare, Wawancara penulis di Kantor Urusan Agama Kabupaten. Uraian di atas memberikan gambaran bahwa Kantor Urusan Agama menjalankan atau mengikuti peraturan pemerintah dalam pelaksanaan proses perkawinan, seperti pembatasan akad yang akan dilaksanakan di Kantor KUA Kecamatan Soerang Kota Parepare pada masa pandemi Covid-19 dengan aturan protokol kesehatan yang ketat.
47Muhamma Said, Kepala KUA Kecamatan Soreang Kota Parepare, Wawancara penulis di Kantor Urusan Agama Kec. Di masa pandemi seperti ini, proses pernikahan bisa dilakukan di Kantor Keagamaan untuk menghindari kerumunan orang, sehingga kami bergantian melakukan distribusi seperti konselor yang dilakukan di area kantor. 48Muhamma Said, Kepala KUA Kecamatan Soreang Kota Parepare, Wawancara penulis di Kantor Urusan Agama Kec.
Kondisi pandemi Covid-19 saat ini, proses pernikahan di Kantor Agama tetap dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan pemerintah. 49Muhammad, Penghulu KUA Kecamatan Soreang Kota Parepare, Wawancara penulis di Kantor Urusan Agama Kabupaten. 50Muhamma Said, Kepala KUA Kecamatan Soreang Kota Parepare, Wawancara penulis di Kantor Urusan Agama Kec.
Proses pergerakan yang dilakukan Kantor Agama untuk menjalankan tugasnya dan tetap mematuhi peraturan yang ada adalah melalui sosialisasi kepada masyarakat. 51Muhamma Said, Kepala KUA Kecamatan Soreang Kota Parepare, Wawancara penulis di Kantor Urusan Agama Kec. 52Muhammad, Penghulu KUA Kecamatan Soreang Kota Parepare, Wawancara penulis di Kantor Urusan Agama Kabupaten.
Dimana proses pernikahan hanya bisa dilakukan di Kantor Agama pada awal pandemi dan selanjutnya bisa dilakukan di masjid dan gedung. Dan untuk proses pengawasan yang dilakukan KUA dalam penyelenggaraan kegiatan pernikahan di masa pandemi Covid-19 yaitu dengan menyelenggarakan pernikahan di Kantor Agama, calon pengantin beserta anggota keluarganya harus mematuhi aturan yang berlaku. Fatwawah, Maulana Muzaki. Peran Kantor Urusan Agama (KUA) dalam menurunkan pernikahan dini (studi kasus di KUA Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak).
Wijayanti, Ratna Implementasi Fungsi Enabling Kantor Urusan Agama (KUA) Kabupaten Guntur Demak dalam Pembinaan Keagamaan di Desa Tlogoweru (Perspektif Pengelolaan Dkawah).
PEDOMAN WAWANCARA