• Tidak ada hasil yang ditemukan

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI BENGKULU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI BENGKULU "

Copied!
89
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

8David Aprizon Putra, “Tinjauan Hukum Keberadaan Peraturan Lingkungan Hidup dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Kelima Perancis”, AL-IMARAH: Jurnal Pemerintahan dan Politik, Vol. Pemerintah menjaga dan melestarikan lingkungan hidup, diantaranya dengan dikeluarkannya berbagai peraturan perundang-undangan seperti Undang-Undang Republik Indonesia No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, Undang-Undang Republik Indonesia No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan.

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan sebelumnya, maka peneliti ingin melakukan penelitian terkait Ruang Terbuka Hijau di Kota Bengkulu dengan judul “Upaya Pemerintah Kota Bengkulu dalam Memenuhi Batas Minimal Ruang Terbuka Hijau Publik Berdasarkan Pasal 29 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 dalam Perspektif Hukum Islam".

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Bengkulu, diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan tambahan referensi dalam literatur dan menjadi referensi bagi mahasiswa selanjutnya yang melakukan penelitian lebih lanjut mengenai tema penelitian ini.

Penelitian Terdahulu

16 Anang Saputro, “Implementasi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau oleh Pemerintah Kota Surakarta”, (Skripsi, Jurusan Hukum Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2012), hal. 17 Kiki Hidayat, “Analisis Ruang Terbuka Hijau di Kabupaten Pringsewu Tahun 2014”, (Skripsi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung, 2014), hal.

Metode Penelitian

  • Jenis dan Pendekatan Masalah
  • Waktu dan Lokasi Penelitian
  • Sumber Data
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data

Dalam hal ini peraturan terkait dengan ruang terbuka hijau di Indonesia khususnya di Kota Bengkulu. Dalam pelaksanaan peraturan daerah tersebut, pemerintah Kota Bengkulu membentuk badan yang menangani ruang terbuka hijau.

Sistematika Penulisan

LANDASAN TEORI

Ruang Tata Ruang, dan Penataan Ruang

Perencanaan fisik yang diamanatkan undang-undang tentu mempunyai prinsip-prinsip yang mendasari pelaksanaannya. Menurut Herman Hermit dalam bukunya yang berjudul Pembahasan Hukum Penataan Ruang (2008), asas hukum yang terpenting adalah:

Ruang Terbuka Hijau Publik

Terwujudnya keterpaduan pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya buatan dengan mempertimbangkan sumber daya manusia Terwujudnya perlindungan fungsi ruang dan pencegahan dampak negatif terhadap lingkungan hidup akibat pemanfaatan ruang. semak kecil Dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang Terbuka Hijau Perkotaan tertulis bahwa Ruang Terbuka Hijau Perkotaan adalah bagian dari ruang terbuka suatu kawasan perkotaan yang dipenuhi tumbuhan dan tumbuhan yang mempunyai fungsi ekologis, sosial, budaya, ekonomi. dan keuntungan estetis. Lebih lanjut disebutkan juga bahwa pemanfaatannya pada ruang terbuka hijau lebih bersifat mengisi tanaman hijau atau tanaman alami atau tanaman tumbuh.

32 Pasal 3 Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05/PRT/M/2008 tentang Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan.

Hukum Islam

Agar orang-orang yang memilih atau menempuh jalan hidup tersebut dapat menuju tujuan penciptaannya, (dalam tataran praktis) lima rukun syariat dilengkapi dengan 2 (dua) tanda pokok, yaitu: 1) halal. dan 2) haram. Lima pilar dan dua rambu tersebut dapat diibaratkan sebuah “bangunan” untuk menempatkan paradigma lingkungan hidup secara keseluruhan dalam perspektif Islam. Bahkan dalam keadaan dimana lingkungan kita mulai rentan terhadap pencemaran dan kerusakan lingkungan.

Artinya: Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari dunia ini dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat. Daripada ayat di atas jelaslah bahawa larangan Allah terhadap perbuatan kemusnahan di muka bumi termasuk kerosakan kepada alam sekitar tempat tinggal. Secara timbal balik, kita sebagai manusia menyantuni alam sekitar, maka alam dan alam sekitar akan menyantuni kita.

Maksudnya: "Dan tanah yang baik, tumbuh-tumbuhan yang subur dengan izin Allah; dan tanah yang tandus, tanamannya hanya tumbuh layu. Maka dalam hadis riwayat al-Thirmidzi, beliau menjelaskan keutamaan yang menjaga alam sekitar berupa menanam pokok. Maksudnya: "Qutaibah memberitahu kami, Abu 'Awanah memberitahu kami dari Qatadah daripada Anas daripada Nabi saw, katanya: "Tidak ada seorang Muslim yang menanam tanaman atau menyemai benih dan (akibatnya) dimakan oleh manusia, burung, atau binatang ternak, kecuali jika ia menjadi sedekah baginya." Ia berkata; Dalam hal ini, terdapat hadis serupa dari Abu Ayyub, Jabir, Ummu Mubasysyir dan Zaid bin Khalid.

GAMBARAN UMUM WILAYAH PENELITIAN

Kota Bengkulu

Struktur tata kelola terkait ruang terbuka hijau publik Di bawah ini adalah instansi/dinas yang mempunyai kewenangan terkait lingkungan hidup (ruang terbuka hijau), mulai dari tingkat pusat hingga tingkat kota Bengkulu. Upaya Pemerintah Kota Bengkulu dalam memenuhi luas minimal ruang terbuka publik hijau. Kebijakan ruang terbuka hijau di Kota Bengkulu dilaksanakan oleh beberapa instansi terkait baik itu pemerintah kota, pemangku kepentingan maupun organisasi perangkat daerah yang terkait dengan pelaksanaan kebijakan tersebut.

Dari pernyataan tersebut terlihat jelas bahwa permasalahan terkait ruang terbuka hijau merupakan permasalahan yang cukup kompleks bagi perkotaan, dan Kota Bengkulu juga merasakannya. Ia mencontohkan, terbitnya Peraturan Daerah Ruang Terbuka Hijau dan Peraturan Tata Ruang Daerah Kota Bengkulu merupakan salah satu bentuk upaya Pemerintah Kota Bengkulu. Kemudian juga menyiapkan rencana kerja terkait kawasan terbuka hijau di kota Bengkulu yang dikaji oleh Bapelitbang, kemudian mencoba mengimplementasikan rencana kerja tersebut di lapangan.

Pemerintah Kota Bengkulu menetapkan kebijakan terkait ruang terbuka hijau yaitu Peraturan Daerah Kota Bengkulu Nomor 11 Tahun 2007 tentang Ruang Terbuka Hijau dan Peraturan Daerah Kota Bengkulu Nomor 14 Tahun 2012 tentang Rencana Fisik Daerah Kota Bengkulu Tahun 2012-2032. Berdasarkan data tersebut terlihat hanya ada 7 (tujuh) tipe yang termasuk RTH publik Kota Bengkulu. Hal ini menunjukkan bahwa diperlukan suatu metode baru dalam upaya pemenuhan luas minimum ruang terbuka hijau kota Bengkulu.

Namun dengan upaya tersebut, luas ruang terbuka hijau publik di kota Bengkulu belum mencapai target yang diharapkan. Yamani Komar, Peraturan Ruang Terbuka Hijau di Kota Bengkulu Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2012 Tentang Rencana Tata Ruang Kota Bengkulu, http://repository.unib.ac.id/id/eprint/14188, diakses 11 Januari 2020 .

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

PEMBAHASAN

Upaya Pemerintah Kota Bengkulu dalam Memenuhi Luas Minimum

Disini peneliti ingin melihat upaya pemerintah kota Bengkulu dalam pengelolaan ruang terbuka hijau yang diwakili oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (selanjutnya PUPR) dan Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (selanjutnya disebut Bapelitbang). Permasalahan terkait ruang terbuka hijau merupakan permasalahan nasional di perkotaan yang sebagian besar merupakan kawasan industri. Permasalahan yang disebutkannya adalah tidak terpenuhinya luas minimal RTH di kawasan tersebut.

Mengingat pentingnya ruang terbuka hijau pada suatu kawasan, maka pengembangan ruang terbuka hijau patut menjadi salah satu pertimbangan. Upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu untuk memenuhi luas minimum Ruang Terbuka Hijau di Kota Bengkulu adalah dengan menerbitkan Peraturan Daerah tentang Ruang Terbuka Hijau pada tahun 2017, dan menerbitkan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah pada tahun 2012. Terkait ruang terbuka hijau di Kota Bengkulu, instansi yang bertanggung jawab terhadap ruang terbuka hijau adalah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, selain itu juga ada Dinas Lingkungan Hidup yang berperan.

Selain itu, pembangunan ruang terbuka hijau di perempatan Kandis dan taman ruang terbuka hijau di Bentiring Permai.”48. Adapun bidang yang berkaitan dengan pengembangan dan pengendalian ruang terbuka hijau adalah penataan ruang dan. Kedua disiplin ilmu ini bekerja sama, salah satunya fokus pada pengembangan dan pengelolaan Ruang Terbuka Hijau.

Gambar 4 : RTH Kota Bengkulu 2020 (sumber : Bapelitbang)
Gambar 4 : RTH Kota Bengkulu 2020 (sumber : Bapelitbang)

Pandangan Hukum Islam Terkait Ruang Terbuka Hijau

4 Saat ini Pemkot sedang membangun 3 ruang terbuka hijau yaitu di depan kantor Wali Kota Bengkulu, di Simpang Kandis dan Kampung Bali54. Menyediakan alokasi lahan untuk ruang terbuka hijau setiap kabupaten, dapat berupa lapangan, taman, atau apotek hidup. RTH publik terkini yang diperoleh dari data rencana tata guna lahan Bapelitbang saat ini baru sekitar 7% dari RTH publik Kota Bengkulu.

Peneliti Pemerintah Kota Bengkulu mengusulkan untuk memaksimalkan pengembangan ruang terbuka hijau publik. Kepada pelajar di Bengkulu agar lebih peka terhadap lingkungan sekitar dan memberikan contoh yang baik dalam menjaga, memanfaatkan dan melestarikan ruang terbuka hijau yang tersedia. Kami menjaga ruang terbuka hijau publik yang disediakan Pemerintah Kota Bengkulu untuk masyarakat dan pelanggan lainnya dengan tidak merusak, tidak membuang sampah sembarangan dan berupaya ikut melestarikannya.

Aini, Rizty Zahrotul, “Penerapan Ruang Terbuka Hijau Publik di Kota Yogyakarta ditinjau dari Pasal 29 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang”, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta: Skripsi, Jurusan Hukum, Fakultas Syariah dan Hukum, 2017 Hidayat, Kiki, “Analisis Ruang Terbuka Hijau Publik di Kabupaten Pringsewu Tahun 2014”, Universitas Lampung: Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2016. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 05/PRT/M/2008 Tentang Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau di Perkotaan.

PENUTUP

Kesimpulan

Pemerintah Kota Bengkulu telah melakukan beberapa upaya dalam pemenuhan kawasan ruang terbuka hijau publik di Kota Bengkulu, yaitu dengan ditetapkannya Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Kota Bengkulu. Kota Bengkulu Nomor 11 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau, membentuk badan – badan yang berwenang menangani ruang terbuka hijau, maka saat ini pemerintah kota sedang membangun 3 (tiga) ruang terbuka hijau, masing-masing di depan Kantor Walikota Bengkulu, di Simpang Kandis dan Kampung Bali. Berdasarkan dalil-dalil Al-Qur’an dan Sunnah dapat disimpulkan bahwa menjaga lingkungan sangat penting untuk dilakukan. Perlindungan lingkungan hidup juga mencakup perlindungan agama, pelestarian alam juga merupakan bagian dari perlindungan jiwa manusia itu sendiri (kesehatan) sebagai bentuk timbal balik positif dari lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Saran

Amin, Alfauzan, Zulkarnain S, Sri Astuti, “Penerapan Pendidikan Agama Islam Berwawasan Lingkungan dan Budaya di Sekolah Menengah Pertama (SMP)”, IJSSE: Jurnal Pendidikan IPS Indonesia, Vol. Pareke, Jete, “Harmonisasi Implementasi Penataan Ruang Kawasan Perdesaan dalam Konsep Tiga Unit Perlindungan Berkelanjutan”, AL-IMARAH: Jurnal Pemerintahan dan Politik Islam Vol. Putra, David Aprizon, “Implikasi Politik Penegakan Hukum Pidana pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Terhadap Upaya Penegakan Hukum Lingkungan Hidup”, AL-IMARAH: Jurnal Pemerintahan dan Politik Islam, Vol.

Putra, David Aprizon, “Tinjauan Hukum Keberadaan Peraturan Lingkungan Hidup dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan UUD Republik Perancis Kelima”, AL-IMARAH: Jurnal Pemerintahan dan Politik, Vol. Ruslan, Randi, “Analisis Tata Kelola Ruang Terbuka Hijau untuk Pembangunan Kota di Kabupaten Majene”, Universitas Hasanuddin Makassar: Skripsi, Program Studi Ilmu Pemerintahan, Jurusan Ilmu Politik dan Administrasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 2017. Yuliastuti, Eka, “De peranan dan tuntutan masyarakat menurut undang-undang nomor 23 tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup”.

Kamus Besar Bahasa Indonesia Online (KBBI Online)", https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/sistematis, diakses 14 Januari 2020. Profil Daerah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Bengkulu, https://jati08.wordpress. com/profile-kota-bengkulu/, diakses Rabu 24 Juni 2020.

Gambar

Gambar 4 : RTH Kota Bengkulu 2020 (sumber : Bapelitbang)
Tabel 1: Perbandingan RTH Publik antara Perda Nomor 14 tahun 2012 dengan RTH  revisi terbaru dari Bapelitbang
Gambar di atas adalah data ruang terbuka hijau publik revisi terbaru yang  peneliti dapatkan dari bapelitbang
Tabel 2 : Tabel rencana pengembangan Ruang Terbuka Hijau Publik berdasarkan   pasal 42 Peraturan Daerah Kota Bengkulu Nomor 14 Tahun 2012
+2

Referensi

Dokumen terkait

Pengaruh Kualitas Produk dan Brand Ambassador Terhadap Citra Merek Serta Dampaknya Terhadap Keputusan Pembelian Pada Distro Relic Syndicate Draft Skripsi Doctoral dissertation,