50 Tabel 4.3 Kualitas lindi dari TPA Sarimukti Januari-Juli 2021 (intake) 51 Tabel 4.4 Perbandingan desain eksisting dengan kriteria desain kolam tangki perataan. Pengolahan lindi yang dilakukan di Pabrik Pengolahan Lindi TPA Sarimukti atau IPL belum memberikan hasil yang optimal dari segi kualitas lindi. Dilihat dari besarnya permasalahan sampah yang ada, maka ruang lingkup praktek kerja ini hanya terbatas pada sistem pengolahan lindi yang berasal dari TPA Sarimukti.
Identifikasi parameter yang terkandung dalam air lindi TPA Sarimukti sesuai dengan baku mutu yang berlaku saat ini (Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 59 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Lindi Bagi Badan Usaha dan/atau Kegiatan pada Tempat Pengolahan Akhir Sampah). Mengumpulkan data yang diperlukan untuk mengevaluasi dan mengevaluasi efektivitas pengolahan lindi di TPA Sarimukti. Penulis dapat menganalisis sistem pengolahan lindi yang berjalan di TPA Sarimukti berdasarkan permasalahan yang telah diidentifikasi.
PENDAHULUAN
- Latar Belakang
- Lokasi Praktik Kerja
- Waktu Pelaksanaan Praktik Kerja
- Ruang Lingkup
- Maksud &Tujuan
- Maksud
- Tujuan
- Metodologi
- Sistematika Penulisan
Setelah mengolah dan menganalisis data, diperoleh kesimpulan dan saran terhadap hasil analisis data yang diperoleh.
TINJAUAN PUSTAKA
Sampah
- Sumber dan Timbulan Sampah
- Pengelolaan Sampah
Lindi atau Leacheate
- Sumber Lindi
- Karakteristik Lindi
- Mekanisme Pembentukan Lindi
- Saluran Pengumpul Lindi
- Sistem Penyaluran Lindi
- Kondisi Pengolahan Lindi di Indonesia
Unit Instalasi Pengolahan Lindi
- Kolam Stabilisasi
- Bak Ekualisasi
- Kolam Anaerob Baffled Reactor
- Kolam Aerobik
- Kolam Clarifier Biologi
- Dissolved Air Flotation
- Thickener
- Screw Press
- Filtrasi
- Effluent
Karakteristik Kualitas Air Lindi
- TSS
- pH
- N Total
- BOD
- COD
- Kadmium
Kriteria Desain Instalasi Pengolahan Lindi
Bakumutu Lindi
GAMBARAN UMUM
TPA Sarimukti
- Letak Geografis dan Batas Administrasi
- Visi dan Misi TPA Sarimukti
- Struktur Organisasi
- Sarana dan Prasarana di TPA Sarimukti
- Jumlah Penduduk
Tempat Pengolahan Kompos (TPK) Sarimukti merupakan Tempat Pengolahan dan Pengolahan Akhir Sampah (TPPAS) yang dikelola oleh UPTD Pengelolaan Sampah TPA/TPST Regional Jawa Barat yang melayani sampah di Wilayah Metropolitan Bandung Raya, meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Bandung Barat. Kabupaten dan Kabupaten Bandung. yang mulai bekerja pada tahun 2006. Awalnya TPA Sarimukti dioperasikan hingga tahun 2011, namun penggunaannya diperpanjang hingga tahun 2023 dengan memaksimalkan pengolahan sampah menggunakan kompos dan semi-sanitary landfill (Safria et al., 2021). Di TPA Sarimukti terdapat instalasi pengolahan lindi yang dirancang untuk mengolah lindi yang dihasilkan. IPL terletak pada ketinggian terendah dari keseluruhan TPA sehingga lindi dapat mengalir secara gravitasi.
Pipa drainase lindi di TPA Sarimukti mempunyai sistem perpipaan seperti herringbone atau tata letak saluran I. Berdasarkan kriteria wilayah, TPA Sarimukti tidak termasuk dalam kawasan lindung/cagar alam, dengan kondisi geologi dan hidrogeologi TPA Sarimukti berada pada kondisi yang sama. ' berketinggian 380 s/d 450 meter diatas permukaan laut dan mempunyai muka airtanah dengan jenis akuifer tidak terbatas sekitar 10m - 15m, dan TPA ini mempunyai kemiringan 10%-15% ke arah tenggara, sehingga kondisinya sangat baik. Menerapkan teknologi pengolahan akhir sampah di TPA Sarimukti yang tepat guna, ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Mengembangkan keahlian kelembagaan dan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi end-to-end dalam pengelolaan sampah di TPA Sarimukti - Mengembangkan dan meningkatkan partisipasi dan peran serta masyarakat. TPA Sarimukti menangani pembuangan sampah di beberapa wilayah Provinsi Jawa Barat yaitu Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi. Oleh karena itu, jumlah penduduk di suatu wilayah sangat mempengaruhi jumlah sampah yang dihasilkan di TPA Sarimukti.
Di bawah ini adalah tabel terkait data kependudukan beberapa wilayah yang sampahnya ditimbun di TPA Sarimukti dalam 5 tahun terakhir, disajikan pada Tabel 3.1. Untuk lebih jelasnya lihat Lampiran IV Jumlah warga yang membuang sampah di TPA Sarimukti dalam 10 tahun terakhir. Kepadatan penduduk tempat pembuangan sampah di TPA Sarimukti disajikan pada Tabel 3.2 dalam 5 tahun terakhir, namun untuk melihat kepadatan penduduk tempat pembuangan sampah di TPA Sarimukti dalam 10 tahun terakhir dapat dilihat pada Lampiran V.
Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat
- Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa
- Tugas Pokok dan Fungsi UPTD Pengelolaan Sampah TPA/TPST
Berikut kondisi pengundian eksisting di TPA IPL Sarimukti yang ditunjukkan pada Gambar 4.5. Perbandingan desain eksisting dengan kriteria desain kolam aerobik di TPA IPL Sarimukti tercantum pada Tabel 4.7. Hal ini menjadi salah satu penyebab tingginya konsentrasi BOD di TPA IPL Sarimukti.
Hal ini menjadi salah satu penyebab tingginya konsentrasi COD di TPA IPL Sarimukti. Kondisi eksisting bak pengolahan hayati di TPA IPL Sarimukti disajikan pada Gambar 4.8. Berdasarkan hasil observasi, hal ini sesuai dengan kondisi unit pengolahan hayati di TPA IPL Sarimukti.
Waktu detensi yang dihasilkan unit pengolahan bioclarifier di TPA IPL Sarimukti tidak memenuhi kriteria desain yang ditentukan karena melebihi rentang yang ditentukan yaitu 2-4 jam. Berikut kondisi eksisting mesin press ulir di IPL TPA Sarimukti yang ditunjukkan pada Gambar 4.11. Unit pengolahan filtrasi di TPA IPL Sarimukti terdiri dari 2 jenis filter yaitu filter karbon dan filter pasir.
Kondisi eksisting tangki efluen di unit pengolahan IPL TPA Sarimukti sebelum lindi dibuang ke badan air penerima (BWP) dapat dilihat pada Gambar 4.13. Hasil pengukuran parameter kadmium pada Tabel 4.12, kualitas air resapan TPA Sarimukti pada bulan Januari-Juli 2021 masih memenuhi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 59 Tahun 2016. Pasokan bahan kimia ke unit pengolahan DAF di TPA IPL Sarimukti belum dilakukan.
Kandungan kadmium TPA IPL Sarimukti memenuhi baku mutu tertentu karena sebagian besar limbah dihasilkan dari limbah rumah tangga.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Sumber dan Timbulan Sampah
Sampah yang ada di TPA Sarimukti berasal dari sampah domestik seperti pasar, perumahan, perkantoran, pertokoan, restoran dan ruang publik atau ruang terbuka hijau dan fasilitas umum lainnya. Sumber limbah ini dapat digolongkan ke dalam kawasan pemukiman, kawasan komersil, institusi, pembangunan dan pembongkaran gedung, fasilitas umum, pengolahan sampah domestik yang menghasilkan lumpur hasil pengolahan debu dan sebagainya, kawasan industri, dan pertanian Damanhuri, (2010). Berikut pada Tabel 4.1 tabel rangkuman timbulan sampah di TPA Sarimukti pada tahun dimana pada tahun 2019 sampah yang dihasilkan sebanyak ton, kemudian pada tahun 2020 sampah yang dihasilkan sebanyak ton, dan pada tahun 2021 sampah yang dihasilkan sebanyak ton dan terjadi timbulan sampah tertinggi. pada tahun 2020. Untuk data timbulan sampah yang lebih lengkap dapat dilihat pada Lampiran I, II dan III timbulan sampah yang masuk ke TPA Sarimukti.
Keadaan ini mungkin dipengaruhi oleh pandemi yang terjadi pada awal tahun 2020, sehingga sampah yang dihasilkan pada tahun 2020 lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya atau tahun-tahun berikutnya, hal ini mungkin disebabkan oleh gaya hidup dan mobilitas penduduk masing-masing. tahun (Damanhuri, 2010). Akibat adanya pandemi Covid-19 pada tahun 2020 ini, banyak masyarakat yang membeli kebutuhan instan dan makanan sehari-hari, dimana hampir semua makanan tersebut menghasilkan limbah yang cukup banyak.
Teknik Operasional Pengolahan Lindi
- Landfill
- Kolam Stabilisasi
- Bak Ekualisasi
- Kolam Anaerob Baffled Reactor
- Kolam Aerobik
- Clarifier Biologi
- Dissolved Air Flotation
- Thickener
- Screw Press
- Filtrasi
- Bak Effluent
Hasil pengukuran parameter TSS (Total Suspended Solid) pada tabel mutu lindi TPA Sarimukti periode Januari-Juli 2021 masih memenuhi baku mutu yang ditetapkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 59 Tahun 2016. Sedangkan berdasarkan observasi , tingkat kekeruhan yang terjadi pada unit pengolahan kolam stabilisasi di TPA IPL Sarimukti disebabkan oleh limpasan air dari luar. Hasil pengukuran parameter kebutuhan oksigen kimia (COD) pada inlet kolam stabilisasi seperti tercantum pada Tabel 4.3 tentang mutu lindi TPA Sarimukti periode Januari-Juli 2021 tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 59 Tahun 2016.
Hasil pengukuran parameter kadmium pada tabel mutu lindi TPA Sarimukti periode Januari-Juli 2021 masih sesuai dengan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan no. 59 Tahun 2016. Hasil pengukuran parameter Total Suspended Solids (TSS) pada tabel mutu lindi TPA Sarimukti periode Januari-Mei 2021 masih sesuai dengan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 59 Tahun 2016. Hasil pengukuran parameter kebutuhan oksigen biologis (BOD) pada saluran keluar kolam anaerobik seperti terlihat pada tabel 4.6 mengenai mutu lindi TPA Sarimukti periode Januari – Juli 2021 tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Perhubungan. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan no. 59 Tahun 2016.
Hasil pengukuran parameter kebutuhan oksigen kimia (COD) pada outlet kolam anaerobik seperti tercantum pada Tabel 4.6 mengenai mutu lindi TPA Sarimukti pada bulan Januari-Juli 2021 tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 59 Tahun 2016. , apakah pola aliran udara pada kolam aerobik di TPA IPL Sarimukti belum merata. Hasil pengukuran parameter dapat dilihat pada Tabel 4.8 yang merupakan hasil pemantauan debit kolam aerobik TPA IPL Sarimukti pada bulan Januari sampai dengan Mei 2021.
Hasil pengukuran parameter pH yang diperoleh pada outlet kolam aerobik di TPA IPL Sarimukta tercantum pada Tabel 4.8, masih memenuhi baku mutu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan no. 59 dari tahun 2016 dan hampir setiap bulannya menunjukkan angka 8. Hasil pengukuran parameter konsumsi oksigen biologis (BOD) pada outlet kolam aerobik ditunjukkan pada Tabel 4.8 mengenai kualitas lindi TPA Sarimukti periode Januari-Juli 2021. Hasil pengukuran parameter konsumsi oksigen kimia (COD) pada outlet kolam aerobik adalah sebagai berikut pada Tabel 4.8 mengenai kualitas lindi TPA Sarimukti periode Januari-Mei 2021.
Berikut unit pengolahan filtrasi di TPA IPL Sarimukti yang terdiri dari sand filter dan carbon filter seperti terlihat pada Gambar 4.12. Hasil pengukuran parameter pH yang diperoleh pada outlet kolam aerobik di TPA IPL Sarimukti tercantum pada Tabel 4.12, masih memenuhi baku mutu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 59 Tahun 2016 dan menunjukkan hampir setiap bulan angka 8. Hasil pengukuran Parameter kebutuhan oksigen kimia (COD) pada outlet IPL TPA Sarimukti adalah sebagai berikut: sebagaimana tercantum pada Tabel 4.12 tentang mutu lindi TPA Sarimukti periode Januari-Juli 2022 tidak memenuhi Peraturan No. 59 Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 59 Tahun 2016.
Rekapitulasi Unit Instalasi Pengolahan Lindi
Karena karakteristik air lindi yang tidak memenuhi baku mutu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 59 Tahun 2016 pada tangki limbah IPL TPA Sarimukti, perlu dilakukan pengolahan lebih lanjut untuk meningkatkan kualitas lindi dari teknologi tambahan (Hadiwidodo et al., 2012). Air lindi yang dihasilkan pada unit pengolahan ini masih keruh, berwarna hitam pekat dan juga menimbulkan bau yang tidak sedap. Sebaiknya kolam aerobik diperbaiki agar air lindi yang kemudian diolah di unit pengolahan biologis tidak lagi berwarna hitam pekat, berbau dan memiliki kandungan bahan organik yang sangat tinggi.
Air lindi yang telah melalui proses ini masih berwarna hitam pekat dan menimbulkan bau yang tidak sedap. Sebaiknya segera dioperasikan dan ditambahkan bahan kimia yaitu koagulan dan flokulan sehingga parameter pencemaran pada lindi dapat dikurangi. Kondisi air lindi pada unit ini masih berwarna hitam pekat dan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Karena tingkat kekeruhan pada lindi masih tinggi, maka komponen penyaring yaitu pasir silika dan karbon mudah jenuh. Diperlukan pengolahan lebih lanjut untuk meningkatkan kualitas lindi dengan teknologi tambahan (Hadiwidodo et al., 2012). Berdasarkan analisis setiap parameter yang diukur, air lindi yang tidak memenuhi baku mutu dan dibuang ke wilayah perairan penerima akan berdampak membahayakan kesehatan makhluk hidup, menimbulkan kerusakan baik bangunan maupun lahan, merusak biota perairan, menimbulkan bau tidak sedap dan merusak pemandangan. .
Melakukan desain ulang atau perbaikan pada setiap unit agar parameter pencemaran pada air lindi dapat diturunkan dan memenuhi baku mutu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan 59/2016. Ukur atau periksa nilai parameter kontaminan lindi pada setiap unit proses sehingga dapat diketahui unit mana yang kurang optimal untuk mengolah lindi. Analisis Kualitas Air Lindi dan Air Permukaan di Kawasan TPA Gunung Sowi dan Sekitarnya di Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
PENGOLAHAN AIR LEACH MENGGUNAKAN BIOFILTER ANAEROBIK-AEROBIK DAN PROSES DENITRIFIKASI Pengolahan lindi menggunakan biofilter anaerobik-aerobik dan proses denitrifikasi (Vol. 8, Issue 1).
KESIMPULAN
- Kesimpulan
- Saran