ENTREPRENEURSHIP AWARD IV
BUSINESS PLAN
JASA KURIR DAN PINDAH RUMAH “SIKILAT”
OLEH:
RINTO SIBARANI (1851043) SURYASAN LAW (1851100) TOMI SUHENDRA PARDEDE (1851085)
SANTI (1842088) SHELLEN (1842193)
UNIVERSITAS INTERNASIONAL BATAM
2020
U I B | 2
U I B | 3 RINGKASAN
SiKilat adalah Jasa Kurir adalah jasa kurir yang tidak hanya menyediakan jasa pengiriman barang, namun juga jasa pindah rumah yang berbeda dengan jas kurir pada umumnya dimana kita ketahui bahwa zaman sudah semakin modern, orang – orang mulai beralih dari yang dulunya berbelanja secara langsung namun sekarang sudah melakukan transaksi pembelian secara online, dengan hanya di rumah sudah bisa membeli barang – barang yang diinginkan, dan juga di masa covid-19 ini orang – orang sudah jarang pergi keluar rumah.
Dimana masyarakat lebih memilih belanja via online, selain menghemat waktu dan tenaga juga terhindar dari kerumunan, dan juga belum adanya jasa kurir yang memberikan fasilitas jasa pindah rumah di kota Batam khusunya karna hal ini juga lah kami membentuk usaha SiKilat ini demi menjawab tantangan yang ada, dengan tingkat keakuratan dan kehati- hatian SiKilat yakin akan menjadi Jasa Kurir dan pindah rumah no 1 di Indonesia khusunya kota Batam
U I B | 4 IDENTITAS PENGUSUL
Judul Business Plan : Jasa Kurir dan Pindah Rumah “SiKilat”
Ketua Tim Pengusul
Nama : Rinto Sibarani
NPM : 1851043
Program Studi : Ilmu Hukum
Perguruan Tinggi : Universitas Internasional Batam
Anggota Tim Pengusul 1
Nama : Suryasan Law
NPM : 1851100
Program Studi : Ilmu Hukum
Perguruan Tinggi : Universitas Internasional Batam
Anggota Tim Pengusul 2
Nama : Tomi Suhendra Pardede
NPM : 1851085
Program Studi : Ilmu Hukum
Perguruan Tinggi : Universitas Internasional Batam
Anggota Tim Pengusul 3
Nama : Santi
NPM : 1842088
Program Studi : Akuntansi
Perguruan Tinggi : Universitas Internasional Batam
Anggota Tim Pengusul 4
Nama : Shellen
NPM : 1842193
Program Studi : Akuntansi
Perguruan Tinggi : Universitas Internasional Batam
U I B | 5 DAFTAR ISI
SAMPUL ... ……… 1
IDENTITAS PENGUSUL ... ……… 2
DAFTAR ISI ... ……… 3
1. LATAR BELAKANG ……… 4
2. TUJUAN BISNIS ………... 5
3. DESKRIPSI PRODUK/JASA ………. 6
4. PERENCANAAN PEMASARAN BISNIS ……….. 8
5. PROYEKSI KEUANGAN ……….. 10
6. ANALISIS RESIKO BISNIS ……….. 14
LAMPIRAN 1: FOTO PRODUK JASA KURIR dan PINDAH RUMAH “SiKilat” ………..16
U I B | 6
JASA KURIR DAN PINDAH RUMAH “SIKILAT”
1. LATAR BELAKANG
Pada era digital seperti sekarang ini, semakin banyak berkembang bisnis digital yang menggunakan platform pemasaran digital. Hal tersebut mengakibatkan semakin banyaknya frekuensi pengiriman barang seiring dengan semakin banyaknya masyarakat yang melakukan belanja secara online. Kini sudah mulai bermunculan platform online shop yang dapat dipercaya seperti Shopee, Bukalapak, Lazada, Zalora, Blibli, Tokopedia, dan lain-lain yang banyak digunakan oleh masyarakat. Selain itu, para pedagang online juga banyak yang memanfaatkan media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan Youtube sebagai sarana memasarkan produknya.
Bisnis perdagangan online memiliki kaitan yang sangat erat dengan penggunaan jasa kurir. Salah satu hal terpenting dalam melakukan bisnis online adalah memilih jasa kurir yang terpercaya karena hal tersebut dapat dapat mempengaruhi tingkat kepercayaan dan kepuasan konsumen. Pada masa sekarang ini beberapa situs belanja online mulai dmembentuk jasa kurir mereka sendiri demi kenyamanan dan kepuasaan pelanggan mereka. Hal tersebut dapat dilihat pada situs belanja online Lazada dan Zalora yang memiliki jasa kurir yang mereka bentuk sendiri agar menjamin produk yang mereka kirim dapat sampai langsung ke tangan konsumen tanpa membuat pelanggan khawatir terhadap barang yang mereka pesan.
Terkadang juga beberapa situs belanja online juga memberikan promosi potongan harga dan gratis ongkos kirim demi memuaskan konsumennya.
Peranan masyarakat dalam aktivitas belanja online yang sangat antusias dapat dilihat pada saat Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas), dimana momen tersebut menjadi momen belanja online tersibuk dan memiliki rekor performa penjualan pada tanggal 10-12 Desember 2015. Berdasarkan situs www.money.id, terlihat bahwa terdapat nilai transaksi sebanyak sebesar 2 US$ 3,56 miliar yang tercatat didapatkan dari 7,4 juta konsumen yang melakukan belanja online. Jika 7,4 juta konsumen telah melakukan belanja online, berarti terdapat 7,4 juta pesanan juga yang harus didistribusikan kepada konsumen melalui jasa pengiriman barang. Berdasarkan data yang kami peroleh dari Katadata pada tahun 2016, Indonesia sudah memiliki konsumen online sebanyak 8,7 juta jiwa, dan nantinya jumlah transaksi e-commerce di Indonesia akan terus bertambah hingga sekitar 144 triliun rupiah
U I B | 7 pada tahun 2018. Hal inilah yang merangsang pasar jasa kurir semakin tumbuh berkembang karena keberadaannya semakin dibutuhkan oleh masyarakat luas.
Jasa kurir memiliki proses yang relatif lebih umum dibandingkan dengan proses pengiriman uang, dokumen, dan surat yang dapat dipercepat dengan adanya kemajuan teknologi. Saat ini sudah banyak sekali jenis jasa kurir di Indonesia khususnya, beberapa di antara nya seperti Tiki, Pos Indonesia, JNE, J&T, SiCepat dan lain-lain. Perusahaan jasa kurir Pos Indonesia telah memberikan alternatif pilihan bagi masyarakat dan saat ini Pos Indonsia sudah memiliki hampir 28.000 Agen Pos dan sudah memiliki 4.000 kantor pos yang akan terus bertambah seiring meningkatnya kebutuhan jasa pengiriman yang ada di Indonesia.
Tidak dapat dibantah bahwa jasa kurir sangat dibutuhkan oleh individu ataupun organisasi perusahaan.
Dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan pengiriman paket di Indonesia, maka semakin meningkat pula persaingan bisnis yang dihadapi perusahaan saat ini. Hal tersebut didasari bahwa sudah banyak bermunculan perusahaan jasa pengiriman lainya yang memiliki tujuan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Beberapa bentuk peningkatan pelayanan yang diberikan oleh jasa pengiriman saat ini adalah seperti adanya jasa jemput barang dengan gratis, adanya fasilitas melacak keberadaan paket, waktu pengiriman yang semakin cepat, promosi diskon ongkos kirim barang, dan profesionalitas karyawan jasa pengiriman yang semakin baik.
2. TUJUAN BISNIS
Beberapa masyarakat di Kota Batam yang pernah mengisi survei yang pernah kami berikan mengatakan bahwa masalah yang mereka hadapi ketika menggunakan jasa kurir adalah mereka takut menggunakan jasa kurir komersil dan jasa pindah rumah biasa karena takut barang mereka tidak sesuai ketika sampai tujuan, barang rusak, barang tidak dibungkus dengan baik, biaya yang mahal, salah tujuan, tidak tepat waktu, sehingga mereka lebih memilih mengantarkan sendiri barang mereka.
Solusi yang kami berikan adalah dengan memberikan pelayanan jasa kurir dan pindah rumah yang kami namakan dengan jasa SiKilat. Ketika masyarakat menggunakan jasa SiKilat, kami berkomitmen bahwa semua ketakutan pelanggan akan kami atasi dengan memberikan pengiriman barang yang sampai tepat waktu, harga yang terjangkau, tepat tujuan, dibungkus dengan baik, dan barang-barang yang dipindahkan tidak ada kerusakan sehingga tidak membuang waktu dan tenaga para pelanggan kami.
U I B | 8 3. DESKRIPSI PRODUK/JASA
a. Jasa Usaha SiKilat
Usaha SiKilat ini bergerak dalam bidang jasa kurir pengiriman barang dan pindah rumah khususnya di wilayah Kota Batam. Tujuan dari SiKilat adalah memberikan pelayanan yang terbaik dan maksimal kepada setiap pelanggan dengan memberikan pelayanan penjemputan dan pengantaran barang dengan aman, cepat, dan tepat waktu bagi setiap pelanggan SiKilat khususnya di kota Batam. Untuk meyakinkan konsumen terhadap keamanan pengiriman, SiKilat akan mengganti barang yang rusak karena pengiriman dengan barang baru. Kami sangat menjaga kerahasiaan dan kemananan barang konsumen sehingga menjadikanya prioritas utama kami. Dimana Jasa yang kami miliki menggunakan transportasi kendaraan roda dua dan juga roda empat untuk mobilisasi dan melancarkan kegiatan operasi untuk melayani konsumen SiKilat
Proses pelayanan merupakan sebuah langkah awal dimana konsumen akan menggunakan jasa pelayanan hingga pelayanan selesainy diterima konsumen. SiKilat akan memnerikan pemahapan terhadap tahapan pengiriman dari awal pengiriman/konsumen akan menitipkan barang (konsumen langsung menuju ke tempat jasa usaha atau melakukan pemesanan pelayanan jasa dari tempat kediaman mereka) sampai ke tahapan barang, dokumen, serta makanan dan minuman tersebut sampai ke kepada si penerima (konsumen).
b. Keunggulan Jasa Usaha SiKilat
SiKilat mempunyai berbagai macam keunggulan yang akan menjadi daya tarik tersendiri untuk dapat bersaing dengan usaha sejenis. Keunggulan yang SiKilat tawarkan kepada konsumen adalah:
• Proses pengiriman yang cepat dan efisien yaitu barang yang diterima SiKilat akan dikirimkan segera ke alamat tujuan.
• Memiliki harga yang ramah di kantong dibandingkan jasa ysaha yang sejenis.
• Pengambilan barang ke rumah pelanggan/konsumen secara gratis (jemput bola).
• Adanya jaminan yang diberikan SiKilat berupa garansi perlindungan terhadap konsumen jika terjadi kerusakan atau kerugian terhadap barang yang dialami oleh konsumen.
Dalam rangka menjamin kesinambungan dan proses kelancaran usaha, maka persediaan barang merupakan unsur utama yang sangat penting dan secara berkesinambungan
U I B | 9 akan berputar dalam siklus perputaran modal kerja perusahaan. Agar menjamin perusahaan tetap menjaga keberlangsungan operasional perusahaannya serta agar mencapai tujuan dimana akan memaksimalisasikan nilai perusahaan, sehingga perlu diadakanya suatu tindakan yang terarah dalam mengendalikan persediaan barang Hal tersebut bertujuan untuk mencapai hasil usaha yang layak dengan meminimalisir biaya produksi yang akan timbul atau terjadi.
c. Pesaing dan Keunggulan Pesaing
Dengan semakin banyaknya perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman maka persaingan bisnis jasa pengiriman barang yang ada di Indonesia pada saat ini semakin meningkat. Sejalan dengan berubahnya gaya hidup masyarakat yang semakin sering berbelanja online sehingga segala aktivitas yang berhubungan dengan proses pengiriman barang saat ini pun semakin meningkat setiap harinya. Dan beberapa perusahaan yang menyediakan jasa kirim untuk pengiriman barang-barang ritel tersebut seperti Pos Indonesia.
Dan juga beberapa tahun terakhir juga jasa pengiriman barang lainya mulai berkembang , seperti JNE, TIKI, JNT, Lion Parcel, SICEPAT, GO-Send, dan GRAB-Send. Dengan semakin banyaknya jasa pengiriman barang, maka konsumen memilih jasa pengiriman selain Pos Indonesia kemungkinan dikarenakan pertimbangan harga dan kualitas pelayanannya.
Pada saat ini semakin banyak jasa pengiriman barang khususnya di Kota Batam yang memberikan pelayanan yang semakin menarik sehingga banyak juga jasa pengiriman barang yang mengalami penurunan Karna tidak dapat bersaing dengan jasa pengiriman yang lain dan satu dari perusahaan jasa pengiriman di Indonesia yang mengalami penurunan pendapatan adalah Pos Indonesia., nama besar yang dimiliki POS Indonesia sepertinya tidaklah cukup Untuk memenangkan pasar khususbya di kota batam. Banyak pendatang baru yang memberikan kualitas pelayanan yang lebih baik dan inovatif sehingga membuat pionir dalam bidangnya menjadi kalah bersaing. Hal itu menuntut semua penyedia jasa pengiriman barang untuk bersaing dalam memberikan pelayanan yang terbaik.
d. Sumber Daya
Bagi jasa pengiriman barang, ketersediaan barang tentu bergantung pada permintaan dari konsumen, apakah mereka akan mengirimkan barang atau tidak. Jasa SiKilat hanya menawarkan jasa pengiriman barang dan bukan memproduksi barang, sehingga tidak ada pengaturan mengenai ketersediaan barang. Namun jasa kurir SiKilat juga membutuhkan berbagai alat bantu untuk menjalankan usaha jasa kurir ini seperti: timbangan, spanduk,
U I B | 10 isolasi, kendaraan, dan lain-lain yang menyangkut kebutuhan jasa kurir. Tim SiKilat saat ini sudah memiliki 5 orang anggota tim yang memiliki peran dan tugas masing-masing. Tim ini nantinya akan dikembangkan lagi dengan melihat perkembangan usaha SiKilat. Tim SiKilat selalu berusaha untuk menjaga kekompakan dan mengutamakan kerjasama yang baik antar masing-masing anggota sehingga diharapkan usaha SiKilat dapat berjalan dengan lancar dan sukses.
4. PERENCANAAN PEMASARAN BISNIS a. Target Pasar
Berdasarkan segmentasi geografis, kepada konsumen yang berada di wilayah Kota Batam SiKilat akan menawarkan jasa. Sedangkan berdasarkan pada segmen psikografis, SiKilat menawarkan pelayanan jasanya kepada konsumen ataupun pelaku usaha online dengan golongan usia 20-35 tahun yang memiliki mobilitas cukup tinggi dalam kegiatan sehari-hari, sehingga mereka memiliki keterbatasan waktu untuk mengirim barang, dokumen sampai makanan. Selain itu jasa SiKilat juga menargetkan para konsumen yang memerlukan jasa bantuan pengiriman barang pindahan rumah. Hal tersebut menjadi peluang bagi SiKilat untuk meraih target pasar tersebut.
Ketersediaan pasar dari jasa kurir dan pindah rumah SiKilat sangat potensial karena selama masyarakat terus berbelanja online maka potensi usaha SiKilat akan terus berjalan.
Hal ini semakin didorong dengan adanya era digital dan pandemi COVID 19 dimana masyarakat mulai berpindah metode dari yang dulunya membeli barang secara offline sekarang semakin banyak yang membeli barang secara online. Selain itu belum banyak tersedia jasa pengiriman barang pindahan rumah di Kota Batam. Dengan demikian, ini merupakan sebuah peluang bagi kami untuk menyediakan jasa kurir SiKilat ini.
b. Proyeksi Permintaan dan Penawaran Pasar
Tabel 1. Proyeksi Permintaan dan Penawaran selama 5 tahun mendatang No. Tahun Proyeksi Permintaan dan Penawaran
(dalam unit)
1. 2021 24.000
2. 2022 26.400
3. 2023 29.040
4. 2024 31.944
5. 2025 35.138
U I B | 11 c. Asumsi Proyeksi Permintaan dan Penawaran
Asumsi yang digunakan dalam membuat proyeksi permintaan dan penawaran yaitu, jumlah pelanggan yang akan menggunakan jasa SiKilat dalam sebulan pada tahun 2021 pada sebesar 2.000 pelanggan. Dengan demikian, jumlah pelanggan dalam setahun adalah sebesar 24.000 pelanggan dan setiap tahun diprediksi akan ada kenaikan jumlah pelanggan sebesar 10% dari tahun sebelumnya. Proyeksi permintaan dan penawaran memiliki angka yang sama dikarenakan usaha SiKilat ini merupakan usaha yang bergerak di bidang jasa dimana sistem penjualannya adalah berdasarkan kehadiran pelanggan datang ke lokasi usaha atau memesan jasa SiKilat maka pada saat itulah pelanggan akan mendapatkan pelayanan jasanya. Dengan demikian penawaran dari usaha SiKilat ini tentu akan sama/menyesuaikan dengan permintaan pelanggan.
d. Strategi Pemasaran
Strategi Pemasaran SiKilat berupa:
1. Social Media Marketing
Semakin tingginya tingkat penggunaan media sosial membuat salah satu strategi pemasaran ini diyakini paling relefan karena kegiatan bertujuan untuk menawarkan atau memasarkan jasa, barang atau produk menggunakan media sosial melalui platform media sosial seperti Instagram, Facebook, Line, Twitter ataupun WhatsApp.
2. Search Engine Marketing (SEM)
Merupakan strategi penjualan internet marketing yang terbaik di era digital dengan persaingan yang kian kompetitif. Dimana SEM ini bertujuan untuk menampilkan produk kita muncul pada halaman utama SERP (Search Engine Result Page) walaupun belum cukup baik. Cara kerjanya adalah pemasangan iklan dengan menargetkan kata kunci yang memiliki keterkaitan dengan produk yang dijual.
3. Influencer Marketing
Adalah suatu cara yang mempromosikan suatu produk melalui para influencer dengan menggunakan beberapa platform media sosial seperti Twtiter, Youtube, Instagram dan sebagainya.
4. Affiliate Marketing
U I B | 12 Model pemasaran yang melalui afiliasi semakin berkembang di Indonesia. Dimana Strategi yang di gunakan ini adalah versi canggih untuk “promosikan melalui mulut ke mulut”. Alih-alih hanya memproduksikan produk lewat rekomendasi orang, program afiliasi membantu strategi marketing supaya lebih berpengaruh.
5. Email Marketing
Email Marketing merupakan aktivitas mengirimkan email yang berisi penawaran produk, informasi produk, penawaran keanggotaan, promo dan sebagainya ke sejumlah orang yang memiliki ketertarikan lebih pada produk kita. Tujuan dari email marketing adalah untuk meningkatkan penjualan dari pembeli baru, maupun pembeli lama. Email tersebut bisa kita dapatkan dengan cara membuat survei di google form yang harus diisi oleh responden mengenai jasa kurir dan pindahan rumah khususnya di Kota Batam.
6. Video Tutorial Marketing
Merupakan salah satu metode pemasaran yang baru dalam marketing online yang mana menggunakan media video yang terkonsep dan menarik hasilnya. Hal ini dikarenakan video bisa menampilkan gambar dan audio secara bersamaan dan mudah diserap audiens, sekaligus membuat audiens menjadi pelanggan kita.
5. PROYEKSI KEUANGAN
a. Cara Perhitungan dan Alokasi Biaya dalam Bisnis
Jenis biaya dalam usaha SiKilat ini terdiri dari biaya start up (biaya yang dikeluarkan pada saat awal membuka usaha), biaya tetap (biaya yang dikeluarkan secara tetap per bulan) dan biaya variabel (biaya yang ditentukan berdasarkan unit jasa yang terjual) seperti terlihat pada tabel berikut ini:
U I B | 13 Tabel 2. Biaya Startup
No. Jenis Biaya Jumlah Harga Per Satuan Harga Per Satuan
1. Meja Kerja 2 Buah Rp. 200.000 Rp. 400.000
2. Kursi Kerja 2 Buah Rp. 50.000 Rp. 100.000
3. Kursi Tamu 4 Buah Rp. 50.000 Rp. 200.000
4. Komputer 4 Unit Rp. 2.000.000 Rp. 8.000.000
5. Wifi 1 Unit Rp. 250.000 Rp. 250.000
6. Jam Dinding 1 Buah Rp. 25.000 Rp. 25.000
7. Kalender 1 Buah Rp. 15.000 Rp. 15.000
8. Timbangan Digital 1 Buah Rp. 70.000 Rp. 70.000
9. Printer 1 Buah Rp. 1.000.000 Rp. 1.000.000
10. Spanduk Promosi 5 Buah Rp. 120.000 Rp. 600.000
11. Pembuatan Situs & Aplikasi 1 Unit Rp. 1.900.000 Rp. 1.900.000
12. Kertas HVS 2 Rim Rp. 45.000 Rp. 90.000
13. Lakban Putih 1 Lusin Rp. 60.000 Rp. 60.000
14. Lakban Kuning 1 Lusin Rp. 60.000 Rp. 60.000
15. Cutter 4 Buah Rp. 7.000 Rp 28.000
16. Gunting 4 Buah Rp. 7.000 Rp 28.000
17. Pulpen 1 Kotak Rp. 30.000 Rp. 30.000
18. Plastik 1 Kg Rp. 15.000 Rp. 15.000
19. Tali Rafia 1 Lusin Rp. 20.000 Rp. 20.000
20. Karung Besar 1 Lusin Rp. 45.000 Rp. 45.000
21. Buku Jurnal Harian 2 Buah Rp. 12.000 Rp. 24.000
22. Kipas Angin 2 Buah Rp. 400.000 Rp. 800.000
23. Lemari 1 Buah Rp. 300.000 Rp. 300.000
24. Kendaraan operasional bekas (truk dan motor)
3 Buah Rp. 60.000.000 Rp. 60.000.000
TOTAL Rp. 74.060.000
Tabel 3. Biaya Tetap (Per Bulan)
No Jenis Biaya Jumlah Biaya Per Satuan Total Biaya
1. Gaji karyawan 5 orang Rp. 4.000.000 Rp. 20.000.000
2. Listrik - - Rp. 3.000.000
3. Air - - Rp. 1.000.000
4. Sewa Tempat 1 ruko Rp. 4.000.000 Rp. 4.000.000
5. Transportasi 3 kendaraan - Rp. 3.000.000
6. Maintenance ruko - Rp. 1.000.000 Rp. 1.000.000
TOTAL Rp. 32.000.000
U I B | 14 Tabel 4. Biaya Variabel (Per Unit)
No Jenis Biaya Jumlah Biaya Per Satuan Total Biaya
1. Lakban 0.1 Rp. 5.000 Rp. 500
2. Plastik 1 Rp. 100 Rp. 100
3. Kertas resi 0.5 Rp. 90 Rp. 45
TOTAL Rp. 645
b. Proyeksi Rugi/Laba
Tabel 5. Proyeksi Pendapatan Per Bulan Jasa Kurir
c.
No Jenis Item Jumlah
1. Jumlah pelanggan per bulan 2.000 2. Jumlah unit per transaksi 1 3. Rata-rata harga per unit 30.000
Total penjualan (dalam unit) 2.000
Total pendapatan penjualan Rp. 60.000.000
Tabel 6. Proyeksi Pendapatan Per Bulan Jasa Pindah Rumah
d.
No Jenis Item Jumlah
1. Jumlah pelanggan per bulan 30 2. Jumlah unit per transaksi 1 3. Rata-rata harga per unit 500.000
Total penjualan (dalam unit) 30
Total pendapatan penjualan Rp. 15.000.000
Tabel 7. Proyeksi Rugi Laba
a.
No Jenis Item Jumlah
1. Total Pendapatan Per Bulan (jasa kurir dan pindah rumah)
Rp. 75.000.000 2. Profit Per Bulan
[Rumus: total pendapatan no. 1 – total biaya tetap x (total biaya variabel x total penjualan dalam unit)]
Rp. 26.710.000
3. Breakeven Point
[Rumus: total biaya tetap : (rata-rata harga per unit jasa kurir - total biaya variabel) Note: Asumsi bahwa jasa kurir merupakan sumber pendapatan utama dibandingkan jasa pindah rumah
1090,104
4. Payback Period (bulan) 2,77
U I B | 15 [Rumus: total biaya startup : profit]
c. Kebutuhan Dana untuk Modal Awal Bisnis
Pada tahap awal memulai usaha SiKilat ini, dana yang kami butuhkan meliputi dana untuk biaya startup (Tabel 2) dan biaya tetap untuk 1 bulan (Tabel 3), yang berjumlah total sebesar Rp. 106.060.000.
d. Perencanaan Sumber Pembiayaan
Sumber pendanaan usaha kami berasal dari pinjaman dari dana pribadi masing-masing anggota tim, pinjaman dari bank, dan juga dari para investor yang berminat menanamkan modal pada usaha SiKilat ini.
e. Perhitungan Net Present Value (NPV)
Berdasarkan proyeksi permintaan dan penawaran (Tabel 1), berikut merupakan perhitungan arus kas masuk dalam waktu 5 tahun mendatang:
Tabel 8. Arus Kas Masuk Periode Tahun 2021 – 2025 No. Tahun Proyeksi Pelanggan Rata-rata pendapatan
per transaksi (Rp.)
Arus Kas Masuk (Pendapatan)
(Rp.)
1. 2021 24.000 30.000 720.000.000
2. 2022 26.400 30.000 792.000.000
3. 2023 29.040 30.000 871.200.000
4. 2024 31.944 30.000 958.320.000
5. 2025 35.138 30.000 1.054.140.000
Diketahui:
C1 = arus kas tahun 1 = 720.000.000 C2 = arus kas tahun 2 = 792.000.000 C3 = arus kas tahun 3 = 871.200.000 C4 = arus kas tahun 4 = 958.320.000 C5 = arus kas tahun 5 = 1.054.140.000
C0 = jumlah pinjaman modal awal = 106.060.000 r = suku bunga pinjaman = 10%
NPV = [C1/(1 + r) + C2/(1 + r)2 + C3/(1 + r)3 + C4/(1 + r)4 + C5/(1 + r)5] – C0 = [720.000.000 (1 + 0,1) + 792.000.000 (1 + 0,1)2 + 871.200.000 (1 + 0,1)3 +
U I B | 16 958.320.000 (1 + 0,1)4 + 1.054.140.000 (1 + 0,1)5] – C0
= [792.000.000 + 958.320.000 + 1.159.568.000 + 1.403.076.000 + 1.697.703.011] – 106.060.000 = 5.904.607.011
Jadi nilai NPV-nya adalah sebesar Rp. 5.904.607.011, sehingga rencana usaha bisnis ini layak untuk dijalankan.
f. Asumsi Proyeksi Keuangan
Asumsi yang digunakan dalam proyeksi keuangan ini adalah sumber pendapatan utama yaitu berasal dari jasa kurir, adanya kenaikan pendapatan usaha per tahun sebesar 10%, demikian juga suku bunga pinjaman diasumsikan sekitar 10%.
6. ANALISIS RESIKO BISNIS
Dengan berkembangnya dunia teknologi, tentu transaksi bisnis sering terjadi di era global ini. Namun bagaimana apabila seseorang membutuhkan kebutuhan namun di daerah seseorang tersebut tidak mencukupi kebutuhan yang diinginkan? Hal ini tentu akan membutuhkan perantara dari daerah ke daerah agar memudahkan transaksi baik berupa kebutuhan maupun barang rumah tangga yaitu melalui keberadaan jasa ekspedisi. Pada masa sekarang ini di indonesia masih sangat membutuhkan jasa ekspedisi, akan tetapi dibalik jasa ekspedisi terdapat beberapa faktor risiko, seperti:
• Persaingan usaha
Persaingan tentu akan terjadi di dalam setiap usaha terutama usaha jasa ekspedisi. Hal ini dikarenakan masih sedikitnya jasa ekspedisi dibandingkan dengan permintaan konsumen. Dengan demikian tentu setiap jasa ekspedisi akan melakukan hal yang terbaik untuk bersaing.
• Sumber Daya Manusia
Jasa ekspedisi membutuhkan banyak tenaga manusia dan pelayanan yang terbaik agar dapat bersaing dengan jasa ekspedisi yang lain. Maka dari itu usaha jasa ekspedisi membutuhkan tenaga ahli yang berprofesional di bidangnya. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan training dan pengawasan pada setiap departemen agar dapat terus meningkatkan kualitas pelayanannya.
• Kerusakan barang dalam pengiriman
Dalam setiap pengiriman barang oleh konsumen tentu sering terjadi hal yang tidak di inginkan seperti barang hancur, pecah dan adanya kerusakan. Hal tersebut dapat terjadi
U I B | 17 dikarenakan barang yang dikirimkan oleh konsumen tidak dikemas dengan baik. Hal lain yang sering terjadi yaitu pelanggan mengirimkan barang dengan tidak memberitahukan isi barang yang sesungguhnya yang berada di dalam paket sehingga pihak jasa kurir kurang mmberi perhatian saat pengemasan sehingga dapat menyebabkan barang rusak sampai tempat tujuan tanpa adanya ganti rugi dari pihak jasa kurir. Hal ini dapat disiasati dengan cara pelanggan harus memberikan informasi yang akurat terhadap isi dari paket yang dikirimkan atau dapat menggunakan asuransi pengiriman barang.
• Kesalahan Pengiriman
Kesalahan pengiriman dapat terjadi diakibatkan oleh minimnya informasi dalam paket yang membuat kurir ekspedisi tidak dapat menemukan lokasi yang dituju. Maka dari itu jasa ekspedisi harus menanyakan atau memastikan kepada pengirim barang karena beberapa daerah terpelosok membuat kurir tidak dapat menemukan lokasi penerima paket.
U I B | 18 LAMPIRAN 1: FOTO PRODUK JASA KURIR dan PINDAH
RUMAH “SiKilat”
U I B | 19