ara lain
/ .gakan ,matter t 0
ts
»
: No. 293 TH. KE-II Sa
De "
PENERBIT : Jajasan ,,Ubaja Cakti”
Pengawas : :
Waperdam Han-Kam, Men/PANGAD
—.. Men/PANGAL, Men/PANGAU
Men/PANGAK
Pen. Djawab: Brigdjen. H. Sugandhi Wakil Pen. Djawab : Kol. Purn. H. Widya Tar Pemimpin Redaksi: Kol: Djojopranoto Wakil Pem. Red./Direksi : Maj. Sugiarso Dewan Redaksi: Ka Puspen AD - AL - AU - AK, Let, Kol. Isa Edris — Maj.
| «Jusuf Sirath BA.
Staf Redaksi : Moenir Hady S.H.,
Taslim Mh., Pranata, D. Soegito.
: Tingkatkan Terus em
SENIN 23 MEI 1966 — 2 SAPAR 1386 H.
00m MEA nana ma ungumamdal
BATJAAN PRADJURIT, VETERAN, HA NSIP, PURNAWIRAWAN, SUKARELAWAN
REVOLUSIONER
nti Nekolim «
EDISI PUSAT wi
2 Pa BANK : BNI Unit IV Djakarta Kota.
DAN RAKJAT PEDJOANG PROGRESIF
TH. REP. KE-XXI
IDZIN terbit Kpts. Men. Pen. No. 002/ h P./SKDPHM/SIT/1965 ttgl. 9 Djuni 1965.
SIP No, 5200/AC-A-126/L
l R
Uang langganan sebulan ... II Harga Iklan per mm kolom .... M 0,30
Pembajaran dimuka. 5
Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan : DJI. Asemka 29 - 30 Kotak pos 1012 Dkt.
Tilp. 21051 OK — DJAKARTA-KOTA.
Rek. Giro3 A. 12.593
Presiden tentukan klasifi-
kasi & tjara Pen
Waperdam Letd jen Soeharto :
indakan
Terhadap Js Terlibat Atau Diduga Terlibat Gestapu
Djakarta, 23 Mei (ABRI).
Menurut ketentuan? jang tertjantum dalam Instruksi: : hia Presiden memberikan kla sifikasi bahwa, mereka jang di anggap njata? terlihat setjara langsung dalam "G-30-S” itu adalah mereka jang merentja nakan, turut merentjanakan, atau mengetahuinja perentja-
naan gerakan kontra-revolusi itu, tetapi tidak melaporkan kepada pedjabat jang berwa- diib, termasuk djuga mereka jang dengan kesadaran akan tudjuannja, melakukan kegia tan? dalam pelaksanaan gera
| kan kontra revolusi tsb. Ter- hadap mereka jang termasuk dalam klasifikasi ini, dikena- kan penindakan dalam bi- dang hukum pidana dan penin dakan administratip berupa pemberhentian tidak dengan hormat, sedangkan selama da lam proses mereka ditahan
terus. ,
Klasifikasi kedua, ialah jg.
njata? terlibat setjara tidak langsung dalam "”G-30-S”, ja- itu mereka jang setelah me ngetahui adanja gerakan kon trev tsb. menundjukkan sikap, baik dalam perbuatan atau
Perundingan Damai dengan ,,Malaysia”
RENTJANA untuk mengadakan perundingan damai anta- ra Indofiesia dengan ,,Malaysia” telah merupzkan berita ha- ngat di-hari? belakangan ini, chususnja buat Asia Tenggara.
Ber-matjam? spekulasi dikemukakan oleh penindjau? politik tentang ini, lebih? dari luar negeri, jang semuanja pada po-
koknja ditudjukan untuk memperdjernih suasana politik di Asia Tefiggara. Perundingan pendjadjagan pertama jang di-
adakati oleh Waperdam Sospol/Menlu Adam Malik di Bang-
kok jang didjuluki dengan "meeting of minds Mufilindo” itu
jang berhasil memuaskan semakin memperkuat pendapat
umum akan berhasilnja perundingan jang bakal diadakan di masa jang akan datang ini.
Perkembangan? baru ini njata? mendatangkan harapan luar biasa kepada apa jang dinamakan gembong? dari ,,Ma- laysia” sendiri, jang demikian berhasrat untuk mengexploitir keadaan ini untuk mengelakkan tekanan dari rakjat? pro- gresif revolusioner dari Malaya, Sabah, Serawak, jang ingin meletakkan nasib didalam tangannja sendiri, dan bukan ha- nja ditentukan oleh gerzkam dibalik lajar dari London, Me- nurut berita? terachir .,Malaysia” telah menjiapkan pesawat terbang untuk delegasinja, jang se-waktu? bisa berangkat
kesuatu tempat perundingan, “setelah ,,lampu hidjau” untuk
ini dinjalakan dengan mendadak.
Dalam pada itu inche Ahmad Nurdin, djurubitjara Ke- terian tuar-negeri ,,/Malaysia” hari Djum'at jang lalu menga- takin bahwa pemerintahnja telah mengusulkan waktu dan tempat perundingan, dan katanja sekarang mereka menung-
gv kepastian. '
- Di Indonesia sendiri Waperdam Sospol/Menlu Adam Malik jang mendjadi sorotan mata wartawan masih tetap bersifat kaim, dan tidak hendak bersifat gegabah, Menurut utjapar
terachif dari Menlu Adam Malik Pemerintah masih mempe-
ladjari apa benar jang dikehendaki »Malaysia”,
| Merlepas dari segala matjam spekulasi dan harapan? pi.
hak luar negeri berdasar kepentingannja masing”, bagi Indo- nesia satu hal sudah djelas, konfrontasi djalan terus, Dengan
adanja prospek perundingan itu, bukan konfrontasi itu ba-kat ditihdakan, sebagai jang mungkin diharapkan oleh pihak sana. Tidak, konfrontasi djalan terus, tjuma taktiknja iar
ber-beda: Kalau achir? ini konfrontasi bitjara dengan bahasa |.meriam dan. kapal perang, maka dimasa depan kita beralih |:
an r gan, karena memang antara konfrontasi |:
onfrontasi medja-perundingan sbersaudara”, Ma- | jang lahan orang mengatakan bahwa peperangan itu sendiri, ada- | rektur
kemedja
fisik dan
Ara @ interest asing dibekas djadjahannja,
Ma
aa militer asing, dan
3 Mei
Indonesia sudah mempunjai tudjuan? tertentu, |' antara memulihkan « kemerdekaan Rakjat" jang masih M
tergjadjah dengan melenjapkan pendjadjahan terang'an mau- |,
, -sem (negara boneka), melenjapkan modal
pun pendjadjahan-sena melenjapkan |
principle”, tak bisa di-tawar' lagi. “ig
(dalam utjapan? jang bersifat
|menjetudjui gerakan kontrev
| tsb serte'setjara sadar menun djukkan sikap, baik ' dalam
| perbuatan atau dalam utjapan jang menentang usaha/gera- kan penumpasan ”G-30-8”. Ter hadap mereka :ini dikenakan
| penindakan administratip be rupa pemberhentian tidak de ngan- hormat, apabila mereka adalah anggota bekas PKI atau ormas'nja atau mereka
|jang menurut anteseden jg.
Lada pernah terlibat dalam
| "Peristiwa Madiun”.
Sedangkan mereka jg hu- kan anggota PKI atau ormas?
nja dan tidak pernah terlibat daiam "Peristiwa Madiun”- di kenakan penindakan. - berupa
tentu atau diretooling, dengan diberikan indoktrinasi.
Klasifikasi ketiga, 'jaitu me
reka jang terdapat petundjuk libat setjara langsung atau tidak langsung dalam "G-30- (Bersambung ke hal II) '
Sutanto.
MPR/DPR
Djakarta, 23/5 (AB).
Berhubung “dengan " surat
purnaan MPR dan.DPR ma- ka golongan Nasionalis dalam DPR GR berpendapat bahwa sehaiknja usul penjempurna- an itu dituangkan dalam ben tuk Undang? untuk tidak me njimpang dari ketentuan Un dang? Dasar 45. Dalam hubu ngan ini golongan Nasionalis
nan/penjempurnaan DPR/
MPR kepada rapat Panitia Musgjawarah-. DPR. GR hari:
Sabtu, tgl. 21 Mei jbl, sebagai:
sumbangan fikiran dari Golo- (ngan Nasionalis kepada DPR pembatasan kesempatan dim | GR, Penjerahan naskah tsb djabatan atau kedudukan ter | djuga dimaksudkan Ungak
memperkuat tuntutan golong an nasionalis agar MPRS da
Rantjangan Undang? jang telah disampaikan itu antara ngenai mengapa penjempurna
Djakarta, 23/5 (AB-10).
Direktur Umum Staf Han- kam Brigdjen Soegandhi me- negaskan bahwa masjarakat Tionghoa di Indonesia. chu- susnja. jang. telah mendjadi warga negara Indonesia hen- daknja memahami dan menja dari akan perdjoangan Indo-
"nesia dewasa ini, terutama tu rut membantu Pemerintah da lam usaha" perbaikan ekono- imi, karena WNI turunan Tionghoa telah hidup dari bu mi dan tanah air Indonesia,
mendjadi warga negara jan:
bangsa Indonesia. untuk mer
bangun Indonesia. Djanganla'"
meng-isolasi.. diri di Glodot
tapi ber-integrasilah
rakjat/bangsa Indonesia untuk bersama membangun Indone-
seb
ENYA
Djangan mementjil, -tapi - integrasilah
“untuk sama? Membangun Indonesia
bahwa masih aktipnja Gesta- pu/PKI dengan gerilja politik nja, masih berkeliarannja As- wotomoisme jang mungkin akan me-rong? djalannja: si- dang MPRS. Dari itu sebelum sidang MPRS kita harus mem bersihkan dulu semua Lemba ga? negara dari antek" Gesta pu/Durnoisme / Aswotomoisme Demikian Brigdjen Sugandhi:
Tundjukkanlah WNI Tiong- ' hos-jang telah ber-tahun? d' bumi Indonesia benar? ingi" '
baik! bekerdja-sama' - dengar“ '
kota misalnja, karena hal de- mikian mentjerminkan tidak
adanja rasa persaudaraan, te- '
dengan...
pat mulai bersidang 'pada tgl |
|4 Djuni 1966.
atau patut dapat diduga ter | ju
lain-. memuat ketentuan? me- |,
Peringatan hari ulang tahun ke XX Siliwangi jang ber- langsung di Bandung Lapangan Tegallega, Seperti nam-
#& pak pada gambar Letdjen Soeharto tengah mengenakan « baret Para kepada Dan Lintas Udara Kudjang Letkol. H.
(Foto AB/Basir Ka).
RUU Penjempurnaan
an DPR/MPR itu perlu ditu- angkan dalam. -bentuk Un-
dang?, kedudukan keanggota- an DPR/MPR jang kini ma- sih in.fungtie:. .penambahan
Presiden tgl 4 Mei 1966 kepa | “"Skota? baru dari. golongan"
da DPR GR mengenai penjem | jang muntjul dalam tingkat
| revolusi. sekarang, maupun pe hambahan anggota dari dae-
|rah, refreshing (penjegaran)
|dari masing? golongan, tata
tertib termasuk penetapan / penjusunan ' pimpinan/keang
| gotaan serta penjumpahan.
Demikian diterangkan oleh
| Steven Latuihamallo, Ketua
telah menjampaikan naskah | I! Golongan Nasionalis dalam
Rantjangan Undang” Penjusu | DP,
R-GR.
sasaran Bandung, 20/5 (Antara).
4 Wakil Panglima Besar Kogam, Djendral Dr. A.
H. Nasution, telah men-
| djadi sasaran chusus dari djuru-potret “dalam dan
lugr negeri tatkala beliau menghadiri upatjara Hari 2 lega Bandung.
pada kursi jang telah di- tang-empat itu terus-me.
nerus ,/didjepret” oleh war
negeri.
ramah, Pak Nas membiar kan para wartawan pho- an pelbagai pose.
pjak'nja.
jegah Absolutisme dibidang Politik
Penghantjuran
| tjara hantam
sama dengan penjelewengan
Djakarta, 23 Mei (AB-10).
Waperdam Hankam ai. Let- djen Soeharto dalam menangga pi pertanjaan- jang diadjukan wartawan TV Belanda menegas kan bahwa masalah pokok jang kini sedang dihadapi Indonesia ialah, dibidang politik mentje- gah timbulnja absolutisme jak- ni mentjegah penghantjuran to tal terhadap segala nilai: jang .lama tanpa mengindahkan - ma- na jang benar mana jang salah
| dari nilai? itu. Adanja gedjala"
| kearah ini disebabkan oleh sa- lahnja para pelaksana selama
nilai? lama se- kromo adalah
solutisme jang seperti itu akan digolongkan sebagai penjelewe- ngan. Oleh karenanja kita ber- baik jang dilahirkan revolusi, baik dalam arti kata sesuai de- ngan UUD 1945, sesuai dengan Pantjasila, sesuai dengan kepri- badian Indonesia, dan sesuai de ngan harkat kemerdekaan jang telah dibajar dengan mahal, dan djuga berusaha menempat- kan sesuatu pada proporsi-nja jang berarti membedakan idee dengan pelaksanaannja membe dakan taktik dengan strategi usaha untuk membela nilai? jg. |
TERHADAP IMPERIALISME & KOLONIALISME NASIONALISME ADALAH GERAKAN PROTES "1.
Nasionalisme kami di Asia dan Afrika tidaklah sama dengan jang terda- pat pada sistim Negara?
Barat. Di Barat, nasional isme berkembang sebagai kekuatan jang agresif jg. 1.
mentjari ekspansi. serta keuntungan bagi ekonomi nasionalnja, Nasionalisme di Barat adalah kakek dari imperialisme, jang - hapaknja adalah kapital- isme,
Di Asia dan Afrika, dan saja kira djuga di Ame- rika Latin, nasionalisme adalah gerakan pembeba- san, suatu gerakan pro- 2 tes terhadap imperialisme dan kolonialisme, dam suatu djawaban terhadap penin- dasan nasionalis-chawvinis jang bersumber di Eropa, Na- sionalisme Asia dan Afrika serta nasionalisme Amerika Latin tidak dapat ditindjau tanpa memperhatikan Inti
sosiolnja. tan
Di Indonesia kami menganggap Inti sosial itu seba- , gai pendorong untuk mentjarii keadilan dan kemak- muran. Bukankah itu tudjuan bsik jang dapat diterima oleh semua orang? Saja tidak bitjara hanja tentang kami sendiri di Indonesia, djuga tidak hanja tentang
i Djen. Nasution djadi
“'Siliwangi dilapang "Tegal- , Sedjak keluar dari auto
nja dan kemudian duduk sediakan, Djendral -berbin
tawan? . photo, terutama dari wartawan photo luar Dengan senjumnja jang
to. ,,mendjepret”nja deng Djuru? potret luar nege
ri djuga telah mengambil potret Djendral : Suharto dan Djendral Adjie seba
membedakan tudjuan dengan ini mendjalankan nilai? tsb.
tjara.
Menurut Letdjen Soeharto ab
Probleem pada bidang ekonomi.
Probleem dalam bidang eko- nomi jalah meningkatkan taraf kehidupan rakjat, pendapatan Nasional dengan tjara? jang so- sialistis berpeddman pada prin- sip Berdikari. Pada tahap-per- tama dizdakan penjempurnaan infra structur dari ekonomi se- perti politik ekonomi, organisa- si pelaksana, inventarisasi dari kemampuan jang ada, streamli- ning terhadap saluran? ekono- mi dan streamlining hubungan timbal balik antara ekonomi po- litik dan militer. Segala urgen- si dalam bidang politik ekonomi ini akan didjalankan setjara si- multan.
Di Indonesia tidak akan ada Junta Militer.
Mendjawab pertanjaan apa- kah Indonesia berpemerintahan militer kemudian hari, ditandas kan oleh Waperdam Letdjen Soeharto bahwa hingga saat ini AD masih tetap mendjalankan fungsinja jang legaal sebagai alat negara jang bersendjata dan sebagai golongan karja un tuk menjelesaikan revolusi jang hal ini tak lazim dinegara lain tetapi legaal di Indonesia. Indo- nesia tidaklah berkeinginan membentuk pemerintahan mili- ter jang lazim di sebut Junta militer. Duduknja anggota mill ter dalam kabinet jang dulu dan sekarang bukanlah alasan untuk mentjap pemerintah In- donesia sebagai Pemerintah Mi liter, karena Pemerintah Indo- nesia adalah merupakan forum
|kegotong-rojongan jang terting gi dari golongan? progresif re- volusioner untuk mentjapai ti- ga kerangka revolusi, dimana ABRI adalah salah satu golong an progresif revolusioner jang aktif dalam melaksanakan go-
“1 ADJIE:
Waspada thd.
Revanche PKI
Bandung, 20/5 (Ant.).
Panglima Daerah Militer VI Siliwangi Major Djenderal Ibra him Adjie dalam amanatnja pa da hari ulangtahun ke-20 Siliwa ngi tgl..20 Mei 1966, jang ditu-
|djukan kepada para tamtama,
| bintara dan perwira? Siliwangi, mengatakan bahwa tugas dan pengalaman Corps Siliwangi mendjelang hari ulangtahunnja lang ke-20 merupakan peringa- tan kepadanja bahwa musuh? re volusi, musuh? Pantjasila, mu- | suh? Corps Siliwangi belum ter- sapu bersih dari bumi Tanah Air kita. P
“Peristiwa petualangan dan pengchianatan Partai Komunis Indonesia jang setjara kedjam telah merenggut Menteri Pang- lima Angkatan Darat Djendral Anumerta Ahmad Yani dan Per wira? Utama Angkatan Darat dari tengah? kita, adalah meru- pakan peringatan keras terha- dap: pembinaan kewaspadaan dan kesiap-siagaan Corps .kita, demikian panglima jang nenam bahkan, bahwa Partai Komunis Indonesia jang pernah sekali ki ta hantjurkan didalam peristi- wa Madiun mentjoba mengam- bil ”revanche” atas kekalahan- nja ditahun 1948 itu. Dan per.
siapan untuk mengambil “re- vanche” ini akan selalu ditjoba melakukann:a oleh musuh? re- volusi dan musuh? Pantjasila da rI dalam ataupun' dari luar ne-
tong-rojong itu. , geri. :
Hendaknja dengan peringatan (Bersambung ke haj 11) Isetjara kedjam dan pahit. itu.
mendjadi tjambuk bagi Corps Siliwangi chususnja, bagi Corps Angkatan Bersendjata dan rak.
jat Pantjasilais umumnja, bah- wa pembinaan kedewasaan di- dalam kewaspadaan dan kesiap.
siagaan itu tidak pernah akan mentjapa: puntjaknja, tidak per nah akan henti'nja, demikian
a.l. Majdjen -brahim Adjie.
saudara? saja di Asia dan
mua orang,
Saja bitjara tentang seluruh dunia. Masjarakat jang adil dan makmur dapat merupakan fjita? dan tudjuan se-
— Membangun Dunia Kembali — Afrika serta Amerika Lativ.
WNA djargan
hak jang sa
Djakarta, 22/5 (Antara).
Wakil Panglima Besar Ko- gam Djenderal Nasution me- merintahkan agar wargane- gara asing di Indonesia, baik mereka jang berwarganegara RRT, Arab, India dll djangan sampai mempunjai'hak? jang gama seperti warga negara In donesia, baik dibidang poli- tik, ekonomi, sosial dan kebu dajaan.
.. Demikian pula dengan War ganegara Indonesia Djenderal Nasution menekankan agar po litik orientasinja benar? ditu djukan ke Indonesia, tidak kesalah satu negara manapun.
Hal ini dikatakan oleh Djen deral Nasution dalam tjera- mahnja dihadapan Corps Ba ret Kuning jang mengadakan perajaan ulang tahun ke IV Sabtu siang bertempat di Ba- laipradjurit Diponegoro.
Chusus kepada warganegara Indonesia Djenderal Nasuti- on mengatakan, bahwa dja- nganlah sampai terdapat ek- lusivisme antara lain seperti
"membentuk partai volitik ke turunan asing”, karena kita telah mempunjai banjak par tai politik, masuklah kedalam partai politik tersebut.
Demikian pula dibidang per ekonomian djangan memben tuk perekonomian sendiri, 'se- perti "pintu ketjil”,.tetapi hen daknja , pintu ketjilpun” ada lah milik bangsa Indonesia.
Dengan demikian akan men tjegah timbulnja rasialisme
Tionghoa,” demikian ditambah kan Presiden Pantai Gading itu.
“Pintu sudah terbuka bagi orang” Tionghoa di Afrika Ti- mur,” demikian Presiden Hou- phouet-Boigny.
Jang dimaksudkannja adalah
: Fi ErE
EH Pa z3
ii Tit
samnal punja.
ma den WNI
dan kita menentang 'rastetis
| me karerta bertentangan dn.
| Pantiasila”, kata Djenderal Nasution.
Chusus kepada Angkatan 68 Djenderal Nasution gan agar meneruskan perdjua
ngannja demi tiga pandji" ya djuangan antara lain jang Ya
rus kita perhatian Ialah men sukseskan sidang MPKS, me- ngadakan operasi Ampera dan melandjutkan sidang”
Mahmilub, serta menekankan pula agar Piagam Djakarta djangan sampai terkena geril ja politik Gestaru/PKL
MANMILUB
Djakarta, 21/5 (AB?
Sidang Mahmtllib gelombang ke-IV untuk memeriksa per-
kara? Gestapu/PKT akan di- landjutkan kembali pada. tgl 28 Mei 1966 dengan mengha- dapkan terdakwa ex Major Udara Soejono hekas Kaoman- dan Pangkalan Udara, Halim Perdana Kusumah,
Sebagaimana diketahnl 'da- lam sidang? Mahmilluh dalam pemeriksaan terdakwa. Njono, ex Letkol, Untung, dan ex Lettu Ngadimo jang ke-tiga3e nja telah didjatih! Hukuman Mati, ex Major Udara Soejono atau terkenal dengan sebutan nama Pak Djnjo telah bertine dak sebagai sak:!. Demikian sumber jang diperoleh Pelopor
Baru. (hs). !
"BENUA KOSONG” AFRIKA TE2MNTJAM:
— BAHAJA EKSPANSI DARI RRT”
Pola”nja tetap sama : Subversi terus menerus & Mengkorup
tokoh? Politik & Pembesar” Pemerintah
—..
(atau tersembunji pemerintah?
'dan ekonomi? Afrika, dan bu- kan meng-Komuniskan rakjat?
di Afrika,
Menurut Presiden Houphouet- Boigny, proses ini telah disesuai kan sedemikian rupa hingga ia akan berdjalan selama puluhan tahun dan akan menarik keum-
"'Itungan dari ketidak:stabilan da- ri negara" jang tengah berusa- ha melompat dari Zaman Bei ke Zaman Atom. .
Peringatan.
Presiden Pantai Gading terse but mengatakan tergantung ke pada Afrika Barat untuk me mimpin perdjuangan dengan memperingatkan negara? lain- nja akan bahaja infiltrasi ”da- mai” RRT.
RRT tidak dapat melakukan ekspansi dimanapun ketjuali di Afrika, demikian ditegaskan
(Bersambung ke hal YII) BEN UKEKEYKKA BEN IKAN
Mn danang
ME,MUDA”KAN PENGER
2. ISLAM
Ja, — kini sebenarnia rak- jak Turki itu sendiri didalam udjiannja sedjarah. Sediaran mendjadi hakimnja nanti. Se
@jarah skan membenarkan atau menjalahkan vpendirjan itu nanti, Alasan? buat me
njalahkan panjak, tapi alasan
buat membenarkanpim ba- njak. Menjalahkan atau mem benarkan jtu pada saat Wi alalah tergantung daripada fikiran masing?. Hanja sedja.rahlah tidak pertradisi fikir- an. Sedarah hanja mengenai kenjataan, sedjarah hanja me ngenai feit.
Kenjataan Inilah, kenjataan dihari depan, jang akan me- pumdjukkan benar atau salah nja tindakan Turki itu.
Saja hanja mengadjay me- nindjau. Menindjau dari atas,
— WM vogelviudht. Menindjau ber-sama?' dengan tuan? kon Musinja nanti kita tarik ber-
sama? pula sesulah kita me nindjaunja. Tapi sudah njata lah bahwa kini agama Islam
@ Tugkilitu bergantung kepa da rakjat Turki sendiri, zonder pemerintahnja, zonder alat:
negaranja. Dan rakjat Turki.
pun menerjma hal jini dengan gembira dan besar hati, ”Pe- merintah sulah memundjuk.
kan djalan kepada kfta. Kimi kita merdeka dan tanggung Gdjawab sendiri, buat menentu
WE
Sesar KAN,
kan apakah kehendak? agama
Pama
kita jang sebenarnja" Yparitu lah seorang stulen Turki ber kata dengan gembira. i.4: "
Ja, memang! Memang ki- nj tergantung kepada rakjat Turki senkirj dengan sistim nja jtu, bwat membuktikan ke pada dunja Juaram, kebesaran
Islam sebagai agama jg hklup
Direktur. Bidangi., Umam
Bat. gandhi (Djumiet- :
patg dikamar. ker kerdjanja 1gandhi jang didampingi oleh
stafnja. sal
sDalam pada Iu
penjelenggaraan :. didjelaskan bahwa hasil keseluruhan darj
Kap
“oleh pihak
geloof jg hidup, pedoman dji pada Pasar Malam tsb melipu
wa jane hidup — api djiwa jang hidup — dan bukan ha
nja sebagai satu kumpulan
voonschrjften belaka, bukan hanja sebagai satu "sistim for mil” belaka,
"Mampu atau tidak mampu, rakjat Turki itu melaksanakan udijian sedarah ini, — Itu ter silah kepada sedjaran.
Habis Tuti — king Mesir!
Mesir dimana begitu banjak pemuda2 Kita mentjarj ilmu Islam! Mesir, jang memang, sebagay pusat fikiran, mendu dukj tempat jang terkemuka didalam dumnja Islam, Penga- ruh Mesir keluar, adalah me lebihi pengaruh Turki keluar, Pemuda2 darj semua dunja Is lam datang ke. Mesir, untuk mempeladjari Islam. Tidak sa lah djkalau seorang penulis mengatakan bahwa Mesir ,,0c
cupies without guestion & po.
sition of relgious prominence in Islam”, — artinja tempat jang terkemuka didalam uru- san agama Islam.
(bersambunzZ)
Oa tab
- -
SEKDJEN PWAA KE
tT Mp “108.250000- (uang lama) dan” setengahmja/50”s-nja di.
serahkan untuk korban pan.
djir jang meliputi djumlah Rn 83..125.000,-” sedangkan selebih
WE 5 "
x
ang
BANGKOK
Djakarta, 21/5 (Antara).
Sekdjen PWAA Dr Arifien Bey hari Djum'at meninggal- 'kan ibu-kota menudju Bang- kok untuk menghadiri konpe- rensi medja bundar para re- daktur negara? Asia jg akan dilangsungkan disana.
Menurut keterangan sekreta rlat PWAA, setelah menghadi ri konperensi tersebut, Dr Bey djuga akan melandjutkan perdjalanannja ke Irag guna memenuhi undangan
menghadiri upatjara peringat an 40 hari wafatnja Presiden Irag Aref almarhum.
untuk
UNTUK KELANTJARAN FLOW PANGAN
sSatu'nja Pos Pemeriksaan adalah jang terdapat diperbatasan Djaya
Djakarta, 23 Mei (AB-08).
Panglima KOMDAK Vl-Djaya, Brig. Djen. Pol. Drs. Sobroto Brotodiredjo SH dalam pengu- mumannja No. 7/Peng/II/Kom- dak VII/66 tentang-Penetapan pemeriksaan kendaraan? Umum jang mengangkut barang? san- dang-pangan-telah memerintah-
ngangkutannja untuk masjara- topan
sian untuk bertindak terhadap
pelanggaran jang ada.
Route 'ang bebas...
Diperintahkan selandjutnja, untuk membebaskan sama seka li dari pemeriksaan dan penje- kepada - kendaraan”
kat, pemeriksaannja hanja dila | Umum jang mengangkut san-
kukan pada Pos' Kepolisian jz.
ada diperbatasan Kota Djakar-
dang-pangan jang melalui pada route?: — Tg. Priok-Antjol-Dja- ta-Raya, djika dianggap perlu. |karta Kota: — Tg. Priok Kese- Sedang diluar Pos? tertentu, ti- | luruhan Djalan Djakarta ' By
dak dibenarkan adanja pos? pe | Pass sampai perbatasan Kota meriksaan oleh Unsur? Kepoli- | Djakarta Bogor — Dan keselu- sian lainnja. Tapi meskipun de-
mikian tidak mengabaikan we- kan Agar'demi kelantjaran pe- | wenang dan kewadjiban Kepoli
Presiden tentukan
(Samb. dari hal. 1)
Alat? pembantu dim.
8”. Mereka ini dibagi dalam
Gua golongan : pertama, mere ka jang mendjadi anggota be kas partai terlarang PKI atau pengurus' ormas jang seazas/
bernaung/berlindung dihawah- nja, beserta aktivis'njas ke- dua, mereka jang mendjadi anggota dari bekas ormas ter larang jang seazas/bernaung/
berlindung dibawah PKI, dan | mereka jang menurut antese den jang ada pernah terlibat dalam "Peristiwa Madiun”, jg setelah terdjadinja gerakan | kontrev itu tidak setjara te- | gas menentangnja . menurut kondisi dan kemampuan jang | wadjar. Terhadap mereka jg termasuk dalam golongan per | tama dikenakan penindakan berupa pemberhentian tidak dengan hormat, sedangkan terhadap mereka jang terma- suk dalam golongan kedua,
@ikenakan penindakan berupa pembatasan kesempatan dim
@djabatan atau kedudukan ter- tentu atau retooling, dengan diberikan indoktrinasi.
Harus didjadikan pe- doman.
Ketentuan? dalam Instruksi Ini djuga merupakan pedoman untuk melaksanakan penertib an/pembersihan personil sipil maupun anggota Angkatan Bersendjata RI pada Kemente .rian?/Departemen?, Lembaga?
Negara dan Badan? Pemerin- tah, baik ditingkat Pusat ma mpun daerah”, jang mendjadi anggota bekas partai terla- rang PKI dan ormas'nja dan mereka jang terlibat dalam gerakan kontrev "G-30-S”, ter masuk kegiatan? jang menda hului atau sesudahnja.
Tindakan? penjelesaian ad- mainistratip dalam rangka pe raturan? kepegawaian diatur berdasarkan peraturan? dan keputusan kepegawaian jang
berlaku bagi masing? golong-
an pegawai negeri, jaitu: ba gi anggota ABRI menurut pe tundjuk?/keputusan Kemente dan Keamanan, dan bagi pe- negeri menurut petun
penjelenggaraan pener tiban/pembersihan.
Instruksi Presiden ini djuga menentukan, agar ditiap" Ke menterian dan Lembaga'/Ba dan? lainnja ditingkat Pusat dibentuk sebuah Team Chuw- sus Penertihan/pembersihan personil, jang bertugas mem bantu Menteri/Pimpinan Lem baga/Badan masing? dalam menjelenggarakan koordina.
si, pengawasan dan peninda- kan terhadap personil diling kungannja.
Anggota? Team Chusus tab terdiri dari pedjabat? lingku- ngan masing? jang tidak ter- libat dalam gerakan kontrev
"G-30-S” jang ditundjuk oleh Menteri/Pimpinan Lembaga/
Badan jang bersangkutan. Pa da team Chusus ini, apabila di anggap perlu dapat diperban tukan anggota? dari ABRI.
Apabila keadaan memerlu- kan, didaerah? atau pada dja watan? vertikal dan tjabang”
usaha dari suatu Kementeri- an/Lembaga, dapat dibentuk Team Chusus tsb. Dalam pe- laksanaan tugasnja, team? chu sus ini bekerdja sama erat dengan dan dikoordinasikan, ditingkat pusat oleh Ketua Gabungan 5 Kogam, didae- rahs oleh Pepelrada/Peperda jang bersangkutan.
Perlu diketahui, Instruksi ini dikeluarkan pada tanggal 13 Mei jbl dan ditandatanga- ni oleh Kas Kogam Letdjen.
Soeharto atas nama Presiden Pangti ABRI/Pangsar Ko- gam.
MALIK & GREEN Djakarta, 21-5 (Ant.).
Waperdam/Menlu Adam Ma lik hari Sabtu siang telah me nerima dan mengadakan pem- bitjaraan? dengan Dubes AS Marshall Green selama k.l. 4 djam digedung Presidium di- djalan Merdeka Selatan,
Green selesai pertemuannja dengan Adam Malik itu atas pertanjaan pers tidak bersedia memberikan sesuatu keterang
wai
#tuk?/keputusans Kantor Uru san Pegawai.
Koran? Huruf Tionghoa akan dihawa
200 kepada. Presidiwm Kabinet
an, Kundjungan biasa, kata-
nja. $
harus mengintensifkan usaha?
garkan dan menjempurnakan
ngan tracee baru sambil me nunggu adanja per-undang-un- dangan baru jang akan meng- ruhan Djalan Gunung Sahari — Pasar Senen.
Achirnja kepada para pengu- saha pengangkutan Umum diha rapkan agar menerima baik ke tetapan itu dan mendjauhkan diri dari penjalah gunaan. Bah- kan diharapkan bantuannja un- tuk memperlantjar flow of goods sandang-pangan tanpa me ngabalkan penggunaan djalan?
setjara wadjar.
| ANGKATAN BERSENDJATA”
HASIL PASAR MALAM ABRI BERDJOANG” DISERAHKAN
Djakarta, 23 Mi (ABRI). ' nja 1576 jakmi Ih 24.987.000,
17 April 1966 jang lalu,
KODAMAR
Lusa diresmikan
Djakarta, 23/5 (AB-08).
Menteri/Wapangal/Pangko AL-Maj. Djen, KKO Hartono.
hari Selasa jang akan da- tang akan meresmikan. pem- bentukan Komando Daerah | Maritim IX di Bandjarmasin, dengan Panglima-nja Kolonel Laut R.S.B. Djatikusumo be.
kas Komandan Pusat Pendidi- kan Angkatan Laut, Morokrem bangan-Surabaja. Sa
Pembentukan Kodamar IX tersebut dalam rangka penjem purnaan pengabdian ALRI ke pada Revolusi, Bangsa dan Ne gara Indonesia, dan dalam rangka peningkatan pembina- an bidang Maritim chususnja.
Terutama merupakan penun- djangan segala kegiatan ope- ratip kepada Armada strategis dan Armada Nusantara kita.
Demikian berita Puspen AL.
Dharma Pertiwi du-
kung kebidiaksanaan
ABRI
Djakarta, 23/5 (ABRI).
Presidium Badan Kerdjasa- ma Organisasi Isteri keempat Angkatan Bersendjata
"DHARMA PERTIWI” jang heranggotakan Kartika Chan- dra Kirana, Jalasenastri, PIA dan Bhayangkari setelah me- nimbang bahwa apa jang ter- tulis didalam Pernjataan Ang katan Bersendjata Republik Indonesia tertanggal 5 Mei 1966 jang lalu adalah mentjer minkan suara hati nurani-rak jat dan mengingat bahwa ke- dudukan anggota Dharma Pertiwi sebagai suatu bagian jang tidak dapat dipisahkan dari ABRI, maka Presidium Dharma Pertiwi menjatakan dukungannja kepada seluruh isi pernjataan ABRI tersebut.
Demikian Pernjataan duku- ngan Presidium Dharma Per- tiwi jang ditandatangani oleh Nj. Lasmindar Ketua Priodik
— (Kartika Chandra Kirana) Nj. Saleh Bratawidjaja seba- gai anggota (Jalasenatsri), Nj.
M. Sarjanto sebagai anggota (PIA) dan Nj.. B. Suwito seba gai gmesota (Jalasenastri),
Djakarta, 25 Mei (AB).
BAMUNAS/OPS? dewasa ini untuk meremadjakan, menje- dirinja dengan mengikut-serta | comers .dikalangan usahawan, dalam menjesuaikan diri de-
gantikan landasan hukum Jla- ma dari organisasi jang masih sementara ini, demikian Har- djantho S., Ketua Caretaker Pimpinan Harian Pusat Bamu- nas jang berbitjara pula atas hama unsur petugas karya ve teran/golongan karya ABRI di- dalam Bamunas, dalam upatja- ra pelantikan OPS? dilingkung- an Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian Maritim di Panti Perwira ALRI | hari ini.
Hardjantho mengatakan bah- wa dewasa ini masih kita de- ngar adanja sementara pihak jang tidak menginginkan ada- nja Bamunas/OPS tetapi itu se- mua terserah kepada jang ber- pikir demikian dan tergantung pula kepada keputusan Peme- rintah, h:nja disini perlu dina- sihatkan bahwa kalau jang ti- dak disukai itu orang?nja menu rut penilaian bersama jang ti- dak sepihak, maka tendanglah orang'nja itu sadja keluar.
Dikatakan bahwa sudah se- djak berdirinja, ditahun 1964, Bamunas telah dihantam dari berbagai pihak. Dimana proloog Gestapu Bamunas selalu dise- rang dan dirongrong oleh PKI dan golongan anti-swata disam- ping harus mengganjang kaum manipulaior dan menghadapi kaum swasta liar individualis (jang setelah menghadapi antja man diarak dan digunduli baru mau melapor untuk minta pem belaan), dan selandjutnja harus pula menghadapi surat? kabar agar djangan galak" terhadap swasta, mengingat bahwa swas hannja. sesungguhnja
kan angkatan baru dan new an produksi-distribusi
mau "didjites”/diterkam oleh |
Peremadjaan dan Penjegaran Bamunas/OPS? penting
lam masa pra-Gestapu itu Bamu nas djuga telah dituduh seba- gai sarang kabir, dinasti ekono- mi, vested interest disb. Disam ping itu Bamunas/OPS? djuga harus memelihara kelangsung.
untuk mentjegah kekosongan.
Mengenai pembersihan tubuh Bamunas/OPS dari unsur? Ges- tapu' PKI, Hardjantho mene- rangkan bahwa oleh Te@am Pu- sat Bamunas telah dipetjat/di- schors sebanjak 8 orang dari Pusat Bamunas, 23 dari OPS dan 122 dari Bamunas Daerah.
Intensifikasi pembersihan tsb.
masih terus didjalankan berda- sarkan atas ketentuan? KO- GAM/KOTI dan pada objektivl- tas tanpa dipengaruhi oleh sen timen.
Tap mcm mangan aa Ta Tag, t
Hari Djum'at jang baru lalu, Ketua Team Pengawas PT. Aslam-Karkam Kolenel Drs. Su- nardiman telah menindjau gudang? PT. Aslam -Karkam di Tandjung Priok,
bertimbun di-gudang” tersebut.
gambar barang? jang
Tampak pada (Photo : Ipphos).
Djakarta, 233 (AB).
tjara peresmian dung Kedjaksaan Negeri di Be- kasi Sabtu j.l. agar kita mem- pertinggi kewaspadaan terha- dap segala gerak tipu jang pa- ling litjik dari Gestapu/PKI dan pembela? gelapnja untuk meme tjah belah persatuan kita, me- njuburkan iklim fitnah kembali
SINGKIRKAN ORANG? JANG LANGSUNG ATAU TAK LANGSUNG TERLIBAT
dan hasut menghasut serta adu domba sesama kita.
Dalam upatjara jang dihadiri Pantja 'Tunggal/Sad Tunggal selempat itu Talas Sianturi SH menjatakan bahwa pada masa epiloog Gestapu/PKI sekarang Tubuh Negara dan Bangsa kita, alat? Negara dan apa“ratur Pe- merintahan, Lembaga? Sosial dan Politik kita telah diinfiltra- si oleh unsur? petjah belah gu
Djakarta, 21/5 (Antara).
Menteri Veteran dan Demobi lisasi Maj. Djen. M. Sarbini se laku Ketua Umum Markas Be- sar LVRI menegaskan bahwa Angkatan 45 dan Veteran RI harus dapat mendjaga prestige untuk tidak mendjadi sasaran tjemooh dan bulan-bulanan ang gapan umum.
Penegasan tersebut diberikan oleh Menteri dalam briefingnja kepada para penghubung LVRI di Lembaga? kenegaraan pada Kamis siang di Markas Besar LVRI tgl. 19 Mei jbl.
Menteri Sarbini measinjalir adanja kampanje jang hendak menenggelamkan fungsi dan pe ran Angkatan 45/Veteran de- ngan tjemoohan dan fitnahan.
Pendaftaran Sukwan/
wati bagi Bangsa Indo-
nesia Tionghoa Djakarta, 23 Mel (ABRI).
Pusat Pertahanan Sipil/Rak jat seksi Sukwan/Sukwati mu laj tanggal 23 Mei ini membu- ka kesempatan para warga ne gara Indonesia keturunan Ti- onghoa dan keturunan asing lainnja untuk mendjadi suk- wan/sukwati home-front pem bangunan dan keamanan.
Didjelaskan bahwa pengera han tsb adalah untuk kebutu han negara dalam penjelesai- an revolusi dan “konfrontasi serta kesadaran dari para war ga negara Indonesia keturun- an Tionghoa dan keturunan asing lainnja jang diharapkan benar? memahami panggilan tanah-air dan pengabdian ke pada Ampera.
Pendaftaran sukwan/sukwa
Angkatan 45 dan Veteran harus diaga prestige
Menurut Menteri, jang sangat disesalkan adalah oknum? Ang- ketan 45/Veteran sendiri jang turut dalam kampanje itu sema ta3 untuk populerisasi diri sen diri. Keadaan ja.g demikian itu
Adanja oknum? Angkatan 45 dan Veteran jang menjeleweng dari garis revolusi dan Ampera harus diganjang, tetapi dja- Veteran didjadikan tjemooh nganlah nama Angkatan 45 dan dan bulan-bulanan. Koreksi ada lah perlu akan tetapi harus te pat sasarannja, kata Menteri.
Briefing tersebut dibeikan dalam rangka peningkatan pe-
“nan perdjuangan kaum Vete ran dalam menanggapi panggil an perdjoangan sekarang dan menggalang understanding ser ta kesatran aksi dengan angkat an muda.
Diinstruksikan kepada para penghubung LVRI supaja meng adakan segera re-checking di-
na mematahkan sendjata am puh persatuan dan kesatuan da
aan
Kalau dalam masa proloog GESTOK/P.K.I. usahas belah dan adu domba telah di- lakukan oleh P.K.I. setjara ber.
buka dan terang-terangan ber.
kat legalitas? jang mereka mili ki maka pada saat sekarang ini mereka telah merobah siasat dan taktik untuk meneruskan usaha petjah belah dan adu domba itu melalui gerilja" poli- tik, gerilja” ekonomi, gerilja"
kebudajaan setjara tertutup dan gelap'an.
Saat ini adalah saat dimana
kita mutlak segera melakukan
usaha? pembersihan, usaha screening, usaha? pemurnian da ri tiap alat dan aparatur Nega- ra baik dalam arti mentaal mau pun dalam arti personil.
Saat sekarang adalah saat kristalisasi dimana kita harus menjingkirkan mereka jang langsung atau tidak langsung, jang sadar atau tidak sadar te- lah membantu atau telah me- nguntungkan petualangan GES TOK/PKI baik dalam masa pro- loognja, pada saat peristiwanja sendiri maupun pada masa epi- loognja sekarang ini.
Golongan ini termasuk mere- ka jang bersikap tidak tegas alias plintat plintut dan sama se kali pasif terhadap petualangan kontra Revolusi GESTOK/PKI harus kita sisihkan dan singkir kan.agar kita dapat: memper- oleh kemurnian dalam potensi perdjuangan kita untuk menje- lesaikan Revolusi Agustus '45, Revolusi Pantja Sila untuk me- ngemban Amanat Penderitaan
lingkungan masing? untuk kon solidasi dan rehabilitasi.
Djakarta, 21/5 (Antara).
BEKAS wakil Presiden Dr.
Moh. Hatta menegaskan, bah wa naskah proklamasi kemer dekaan tidak dirumuskan dan tidak pula ditandatangani di Rengasdengklok. Segala sesua tu itu dilakukan di Djakarta”, demikian Dr. Moh. Hatta jang memberikan keterangan ini berhubung dengan tersiarnja berita? se-olah' sebuah medja dari sebuah rumah di Rengas-
ti itu dapat dilakukan di dja- lan Gadjah-Mada No. 174 Dja- karta.
T,egah
.(Sambungan dari ha) I) Konfrontasi - terhadap Malaysia dja'an terus.
Atas pertanjaan apakah kon- frontasi dengan Malaysia akan diteruskan, ditegaskan oleh Let djen Soeharto bhw konfrontasi Indonesia akan diteruskan sela-
ma tudjuannja Ha, kasspa did a keinginan
Ba at demokratis
dengklok jang pernah ditang-
gali oleh Bung Karno dan organisatoris memang telah han tjur, tetapi subversi bukanlah hanja datang dari PKI sadja, ta pi banjak sumber dengan ba- njak thema dan motifnja, dima na ABRI akan menindas setiap subversi dari manapun datang- nja dan apapun thema serta mo tifnja.
Rakjat, demikian a.l. Djaksa
itu dalam tjeramahnja seha- bis. sembahjang Djum'at di
Tarudjumg Balai
baru2 ini, dalam memibitjara kan bagaimana semustinja tiap2 pemimpin itu pertindak,
HALAMAN TT
k KASABLANGKA:
setudjui oleh kon Ci kerdjasama ekonomi.
te SAIGON: Seorang bikshu Buddhis hari Sabtu telah mem-
| bakar dirinja di Saigon sampai tewas, sementara polisi membu barkan para demonstran anti rezim Nguyen Cao Ky didepan markas besar ummat Buddhis.
Sementara itu dari Da Nang dikabarkan, bahwa dua pesawat terbang pembom tempur ”Sky- raider” rezim Saigon telah me njerang dan membom kubu?
pertahanan kaum pemberontak disebelah kali Da Nang.
NEW YORK: Wakil Pakis- tan di PBB Syed Amjad Ali ha ri Djum'at telah mengadjukan tuduha ndalam sebuah laporan kepada Dewan Keamanan PBB, bahwa India telah melanggar persetudjuan gentjatan sendja- ta antara kedua negara jang di tjapai tgl. 29 April jl. Tentara India telah melepaskan temba- kan? kearah dua orang pendu-
Bentuk Armada Dagang A-A
Konpe- ' x
rensi Afro-Asia di Kasablangka ram” hari Sabtu memberitakan, telah mengusulkan mempeladja | bahwa PM Chou En-lai dari ri kemungkinan? untuk mem- RRT tak lama lagi akan berkun bentuk suatu armada dagang | djung ke RPA.
AA. Rekomendasi itu adalah se |
bagian dari keputusan jang di- ' siden Prantjis Charles de Gaul rensi AA ba 'le dan kepala negara Aldjazair
KAIRO: Harian "AI Ah
Djuga dikabarkan, bahwa pre
akan mengundjungi RPA.
tk HANOI: RDV hari Sabtu membantah berita? jang menja takan, bahwa tentara reguler
| nja telah melintasi garis paralel
|17 deradjat hari Kamis jl. dan menjerang dua pos depan diba gian Selatan daerah demiliteri
st BUENOS AIRES: Boris V,
| Sukhomlinov, kuasa usaha Uni
| Sovjet di Argentina, telah meng
| gantung diri pada kasau rumah
|kediamannja. Pihak kedutaan besar Sovjet mengatakan, bah- wa Ia meninggal dunia karena sebab? jang ”biasa”,
k PARIS: Berita? pers Pran.
tjis mengatakan hari Djum'at, bahwa Prantjis merentjanakan untuk melakukan 4 pertjobaan bom nuklir dilautan Pasifik mu sim panas jang datang ini. Per.
tiobaan itu termasuk bom? jang diperkembangkan (boosted) jg.
mengandung bahan? thermos
Guk Pakistan. nuklir.
Medan, 19 Met (Antara).
Bagaimana sampai ditahan nja bertahun? Dr, Hamka dim
pendjara Durno Subandrio,
oleh Majdjen AJ. Mokoginta disimgkapkan bahwa hal itu disebabkan tindakan ulama
tersebut jang berani terang2-
an mengatakan PKI salah di masa2 orang lain umumnja Me, berani mengatakan demi Hal ini diungkapkan Pang
lima Antar Daerah Sumatera
(Asahan)
Dijendenal Mokoginta meng anggap adalah wadjib bagi tiap pemiimpin baik darj kala ngan pemerintahan maupun ke-ulama-an, untuk berani menundjjukkan kedjudjuran dan kebenaran,
Difitnah.
-- Dr Hamka difitnah oleh ,regime” jang lalu dan disaat demikian jtu pula, ja berani terang2an mengatakan PKI salah. Tidak heran, kalau achirnja Dr Hamka didjeblos
kan dalam tahanan, Tinggi Talas Sianturi SH.
Bung Hatta, telah diperguna- kan untuk menanda-tangani naskah proklamasi kemerdeka z0.
Dr. Moh. Hatta menerang- kan bahwa di Rengasdengklok tidak ada apa?, dan tidak per nah diadakan rapat dengan pemuda”. ,Satu'nja pemuda jang ada disana hanjalah Su karni”, demikian Hatta, jang menambahkan pula bahwa se lainnja Sukarni pada siang hari tanggal 16 Agustus 145 itu tiba pula Sutardjo Karto- hadikusumo, waktu itu residen Djakarta, dan Subardjo.
Sutardjo datang ke Rengas- dengklok untuk memeriksa per sediaan berasa dan setibanja disana telah ditawan djuga.
Subardjo jang datang kemudi an, bermaksud mendjemput kembali Bung Karno dan Bung Hatta, karena panitia persiapan kemerdekaan jang hari itu tanggal 16 Agustus, diundang oleh Bung Karno dan Bung Hatta untuk bersi- dang di Pedjambon, tidak me lihat hadirnja mereka berdua
Keberanjan Dr Hanka tu.
proklamasi 17 Agustus 1945 itu telah ditulisnja dalam ka- jang berkepala
"Legende en realiteit rondom de proclamatie van 17 Agus- tus” dan Bung Karno sendiri pun telah .menjinggung pula peristiwa? jang terdjadi seki- tar Rengasdengklok ini dalam bukunja .,Sukarno, an autobio-
graphy as told to Cindy Adams”.
Dalam tulisannja itu jang di muat dalam ,,Mimbar Indone- sia" tanggal 17 Agustus 1951, dan jang kemudian diterdje- mahkan dalam bahasa Belan- da untuk diterbitkan dalam buku ”Verspreide Geschriften”, Bung Hatta antara lain menga takan bahwa ada "legende” se- olah? Bung Karno dan Bung Hatta karena tidak mau mengi kuti desakan pemuda untuk memprolamairkan kemerdeka- an Indonesia, pada tanggal 16 Agustus telah dibawa ke Re- ngasdengkilok, dimana mereka telah dipaksa menanda-tanga ni proklamasi kemerdekaan jg ke-esokan harinja dibatjakan
Pemimpin harus berani menundjukkan Kedjudjuran dan Kebenaran
Latar belakang ditahannja Dr. Hamka
lah harus didjadikan teladan bahwa dalam keadaan bagai- manapun seorang ulama jtu harus berani menjatakan tes
rang2an jang benar itu penar, jang salah jitu salah,
Dimasa jang datang, Djend, Mokoginta menegaskan, tidak boleh ada keragu2dan untuk berdiri diatas kebenaran, dgn rasa bertanggung-djawab kpd Tuhan JME, negara dan bang sa.
Demikian al, Djend, Moko., ginta,
Silang sivr peraturan sumber kematjetan
ekcnomi
Djakarta, 23/5 (AB-10).
Direktur Umum Staf Han- kam Brigdjen Soegandhi me- njatakan bahwa salah satu see bab kematjetan ekonomi/pere dagangan kita adalah karena banjak-nja peraturan? jang”
menjangkut soal? perdagangan, jang menurut Menperdag Maj djen Azhari, peraturan? jang diwarisinja di Kementerian Perdagangan sangat banjak, hingga untuk membatjanja sadja tidak selesai dalam satu tahun.
Naskah Proklamasi tidak ditandatangani di Rengasdengklok '
Menurut Bung Hatta tense tang proklamasi kemerdekaan itu sendiri tidak ada perbeda an pendapat, hanja tentang ba gaimana tjaranja seharusnja
dilakikan ada selisih penda- pat.
Bung Karno dan Bung Hat- ta jang dibawa dari Djakarta pada tanggal 16 Agustus 1943 pk. 4 subuh oleh Sukarni cs ke Rengasdengklok, pada hari itu djuga, sore harinja setelah didjemput oleh Mr. Subardjo kembali ke Djakarta dan tiba pada malam harinja, bersama?
dengan Sutardjo dan Sukarni.
Selama sehari di Rengasdeng klok tidak diadakan sesuatu pembitjaraan dan mereka has nja nganggur sehari penuh.
Setibanja kembali di Djas karta, maka setelah hampir subuh, diadakan rapat jang di hadiri penuh oleh panitia per siapan kemerdekaan, wakil?
pemuda dan masjarakat lain nja, Atau usul golongan pemu da dalam rapat itu dengan suara bulat diputuskan, bah wa proklamasi kemerdekaan ha njalah akan ditandatangani olels
ditjantumkan dg- pukul Pegangsaan
jepe' Manila Agreement. Indone Tea aan Ka jang mengundang rapat itu. en Ang 3 Sukarno dan Hatta atas nama sia menentang Malaysia sebagai ' Tentang dihawanja Bung seluruh rakjat Indonesia.
suatu struktur jang memasuk- posisi Presiden se | en dan Bung Hatta ke Dalam tulisannja itu Bung | Pada tanggal 17 Agustus pk.
kan Serawak dan Sabah keda- | suai dengan UUD 1945 jang dju Rengasdengklok, Dr. Hatta me Hatta mentjeritakan bagaima | 109 pagi, ini proklamasi itu dis lamnja tanpa didengar ga ditanjak:n, oleh Waperdam nerangkan, bahwa beliau" itu (78 peristiwa sebenarnja, jang |umumkanlah kepada dunia, nan rakjatnja menurut Soeharto ditandaskan dibawa kesana dengan alasan pada pokoknja sama dengan | jang diikuti dengan pengibare jang demokratis. Tentang tjara bahwa dalam pernjataan ABRI D akan diserbu jang ditjeritakan oleh Bung |an bendera Sang Merah Pus
. konfrontasi dikemukakan bah: | djelas dikemukakan, ABRI an ema ana merebut ke- | Karno dalam buku beliau "Su- | tih. Demiktan antara lain Bung Aa On Ha man go. | va Indonesia ingin menjelesai |aman Pimpin Anam Pres: Tn dari Djepang, dan | Karno, an sutobiography”. Hatta dalam tulisannja itu.
najan temalam telah dilang- | Manila Agreement. Apakah tak | den beserta adjarannja, ABRI | untuk mendjaga segala ke-
sungkan pembukaan Muajawa | tik jang dipergunakan bergan- | — hendak menempatkan Png | menndan A mwrah Luar Biasa dan Up Gre- | tung kepada keadaan, dalam | katnja kedudukan Presiden pemimpin menga ianangg “era
ding KAPPI. Tampak Brig. | hal ini tidak hanja mengutama- da kemurnian azas dan sendi Pe pinan pemerintah diluar — an 0 - , Djen. Soetjipto SH jang me- |kan penggunaan fhyaik tetapi |laksansan UM Tea, ane | karta, “Em pat wakili WAPERDAM Ad In- djuga kekuatan jang lain seper | demikian bahwa AD | Bung Hatta menerangkan KOPBANBANDJIR -—
aa aj Press). |subvern dikatakan, PKI setjara | ajah dari Presiden. aing sebanagaa ETae DG 1
| | ) , 1. MA au WIL TPDAP Pasar Baru, Wil. 2g Ja RB 101000y—e .
140. Per Posw. dari pegawai dan Ko
" MENDJELADJAH SELURUH NUSANTARA "| Sie secma pemaran
La Sat pe De Ke Sasana La nama? NA
Ta cr dan | Lebi 141, Warga Rt. 15/Rk. 9 Kelurahan Petodjo , 100200
Hg M3. Tuan K.N Mohamad Saleh Djl. Sangihe
No. 23. Djakarta Bana aan 10001000, 163. Per Wisselbank
BKTN Ranting Kotabumi (Lampung
Utara) OnnoneeneneornenOn kanan nnanananananagnnanana - . 25500
M4. Per Wiselbank dari S8 BKTN Tjabang
Kotabumi (Lampung Utara) | c00nnsanacarann N 36.509, 4 3 tr —— —
c. Tana an 14175000
AF 1 jumlah hari ke 48 tanggal 21 1966 ... In 279.961.065,