• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jenis-Jenis Pajak di Indonesia

N/A
N/A
Andi Setiawan Hardiyanto

Academic year: 2025

Membagikan "Jenis-Jenis Pajak di Indonesia"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

MACAM-MACAM PAJAK

DI INDONESIA

(2)

Pajak Pertambahan Nilai Pajak Penghasilan

Bea Meterai

Pajak Penjualan Atas Barang Mewah

PAJAK DAERAH PAJAK PUSAT

Pajak Air Permukaan

Pajak Bumi Dan Bangunan Sektor Pedesaan Dan Perkotaan Pajak Penerangan Jalan

PAJAK

Pajak Parkir Pajak Air Tanah

Pajak Reklame

Pajak Rokok Pajak Hotel Pajak Hiburan

Pajak Restoran

Pajak Kendaraan Bermotor

Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bemotor Pajak Mineral Bukan Logam Dan Batuan Pajak Sarang Burung Walet

Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan Dan Perkotaan Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan/Atau Bangunan Pajak Bumi Dan Bangunan

(3)

PAJAK DI INDONESIA

pajak di Indonesia dibagi menjadi dua:

PAJAK PUSAT : merupakan pajak yang dikelola pemerintah pusat yang diwakili oleh Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan

PAJAK DAERAH: adalah pajak yang dikelola pemerintah daerah yang dalam hal ini adalah pemerintah tingkat Provinsi maupun

Kabupaten/Kota yang diadministrasikan oleh Dinas/Badan Pendapatan

Daerah setempat

(4)

PAJAK PENGHASILAN

Pajak Penghasilan (PPh) merupakan pungutan yang dikenakan kepada orang pribadi atau

badan atas penghasilan yang diterima atau

diperoleh dalam suatu tahun pajak Penghasilan

tersebut dapat berupa keuntungan usaha, gaji,

honorarium, hadiah, dan lain sebagainya

(5)

PAJAK PENGHASILAN

• Subjek PPh sendiri terbagi menjadi dua yaitu wajib pajak dalam dan luar negeri Menurut ketentuan perpajakan di Indonesia, mereka adalah pihak yang membayar, memotong, dan memungut pajak yang terutang atas objek pajak

• Objek PPh merupakan setiap penghasilan yang diterima atau diperoleh wajib pajak Penghasilan tersebut diperoleh wajib pajak dari dalam maupun luar negeri

• Berikut ini contoh jenis PPh yag berlaku di Indonesia:

PPh Pasal 15 PPh Pasal 19 PPh Pasal 21 PPh Pasal 22 PPh Pasal 24 PPh Pasal 25 PPh Pasal 26 PPh Pasal 29, dan PPh Final Pasal 4 ayat 2

(6)

Pajak Pertambahan Nilai atau PPN merupakan pungutan yang

dibebankan atas transaksi jual beli barang dan jasa yang dilakukan wajib pajak pribadi atau wajib pajak badan yang telah menjadi

Pengusaha Kena Pajak (PKP) Dalam peredarannya, pajak ini dilakukan antara produsen ke konsumen PPN juga masuk dalam kategori jenis pajak tidak langsung

Jadi, yang memiliki kewajiban untuk memungut, menyetor, dan

melaporkan PPN adalah produsen Sedangkan yang berkewajiban untuk membayar PPN adalah konsumen akhir

PAJAK PERTAMBAHAN NILAI

(7)

PAJAK PERTAMBAHAN NILAI

• Objek pajak atau orang yang dikenakan PPN diatur dalam pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1984 tentang PPN dan perubahannya yakni Undang-Undang 42 Tahun 2009 yang mulai berlaku sejak 1 Januari 2010 Dalam pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1984 tentang PPN disebutkan, pungutan ini dikenakan atas:

– Penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) di dalam daerah pabean yang dilakukan Pengusaha – Impor Barang Kena Pajak

– Penyerahan Jasa Kena Pajak (JKP) di dalam daerah pabean yang dilakukan oleh pengusaha

– Pemanfaatan Barang Kena Pajak Tidak Berwujud dari luar daerah pabean di dalam daerah pabean

Pemanfaatan Jasa Kena Pajak dari luar daerah pabean di dalam paerah pabean

Ekspor Barang Kena Pajak Berwujud oleh Pengusaha Kena Pajak

Ekspor Barang Kena Pajak Tidak Berwujud oleh Pengusaha Kena Pajak

Ekspor Jasa Kena Pajak oleh Pengusaha Kena Pajak

(8)

PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH

• Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) merupakan pajak penjualan yang dikenakan atas transaksi barang mewah baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri

• Objek PPnBM atau barang yang tergolong dalam barang mewah di antaranya:

– Barang yang bukan kebutuhan pokok

– Barang yang dikonsumsi untuk menunjukkan status – Barang yang dikonsumsi oleh masyarakat tertentu

– Barang yang pada umumnya dikonsumsi masyarakat yang berpenghasilan

tinggi

(9)

BEA METERAI

• Bea Meterai (BM) merupakan pajak yang dikenakan atas pemanfaatan dokumen seperti surat perjanjian, akta notaris, kwitansi pembayaran dan surat berharga yang memuat nominal uang di atas jumlah dan ketentuan tertentu

• Untuk pelunasan Bea Meterai, kita mengenal dua cara yakni:

– Benda meterai yang merupakan meterai tempel dan kertas meterai

– Cara lainnya adalah dengan cara yang sudah ditetapkan Menteri Keuangan Cara ini menggunakan teknologi pencetakan dan sistem komputerisasi

• Nilai dari Bea Meterai adalah Rp 10.000 baik berupa meterai tempel

ataupun bentuk lainnya

(10)

PAJAK BUMI DAN BANGUNAN

Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) merupakan pajak yang dikenakan atas kepemilikan, pemanfaatan dan/atau

penguasaan atas tanah dan/bangunan PBB terbagi atas 2 sektor yakni PBB Sektor P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan yang diadministrasikan oleh pemerintah kabupaten/kota) dan PBB Sektor P3 (Pajak Bumi dan Bangunan Pertambangan, Perhutanan, dan Perkebunan yang diadministrasikan langsung oleh

pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Pajak)

Referensi

Dokumen terkait

pusat ke pemerintah daerah dalam bentuk dana bagi hasil pajak tersebut secara. implisit mencerminkan tingkat pengembalian penerimaan pajak pusat dari

TENTANG : JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN

TENTANG JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA.. JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN

TENTANG : JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA.. JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN

Jika menghubungkan karakteristik masyarakat Indonesia dengan jenis-jenis interaksi bisnis, kurang lebih variasi bisnis e-commerce di Indonesia bisa dibagi menjadi

TENTANG : JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK TELEVISI REPUBLIK INDONESIA.. JENIS DAN TARIF ATAS

TENTANG : JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK TELEVISI REPUBLIK INDONESIA.. JENIS DAN TARIF ATAS

Jenis-jenis barang bawaan penumpang dari luar negeri dibagi menjadi dua kategori, yaitu personal use dan non-personal