• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jobsheet Tata Rias Pengantin Jogja Paes Ageng

N/A
N/A
J19@Sherlita Restu Khairina

Academic year: 2023

Membagikan "Jobsheet Tata Rias Pengantin Jogja Paes Ageng"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Sherlita Restu Khairina 21050634056

TATA RIA S PE N GA N TIN N US A N TARA

Tata Rias Pengantin Jogja Paes Ageng

OLEH : SHERLITA RESTU KHAIRINA NIM : 21050634056

TATA RIA S PE N GA N TIN N US A N TARA

TATA R IA S P EN GA NTIN NUS A N TARA

(2)

Sherlita Restu Khairina 21050634056

MATA KULIAH TATA RIAS PENGANTIN NUSANTARA JAWA

JOBSHEET

“PENGANTIN JOGJA PAES AGENG”

Dosen Pengampu :

Sri Usodoningtyas, S.Pd, M.Pd Dindy Sinta Megasari, S.Pd, M.Pd

Disusun Oleh : Sherlita Restu Khairina

(2105034056) Kelas 2021 B

S1 PENDIDIKAN TATA RIAS

PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

(3)

Sherlita Restu Khairina 21050634056 RUBRIK PENILAIAN

TATA RIAS WAJAH

Foundation

• Sesuai dengan aturan warna

• Rata/menutupi seluruh bagian wajah dan leher

• Menutupi seluruh pori-pori

• Menutup jerawat

Tampilan mata • Bentuk/tampilan warna pada mata dibaurkan

• Sudut mata tegas dan gelap

Alis Bentuk 3-2-1

Kontur • Shading pada bagian yang ingin dicekungkan

• Tinting pada bagian yang ingin ditonjolkan Blush On Semakin ke atas warna semakin terang

Lipstik Merah cabai

SANGGUL DENDENG

Penataan Sanggul Tinggi sanggul

Batas bawah sanggul Letak sanggul

Proporsi Bentuk Sanggul

Penataan Rambut Bagian Depan

Sasakan -

Arah serat Baik/halus/sesuai dengan arah ikatan

Proporsi Sesuai dengan bentuk kepala

(4)

Sherlita Restu Khairina 21050634056 LAPORAN JOBSHEET TATA RIAS PENGANTIN JOGJA PAES AGENG

Nama : Sherlita Restu Khairina NIM : 21050634056

Kelas : 2021B

Tanggal : 02 Oktober 2023

A. Kegiatan 1 : Tata Rias Wajah

Langkah Kerja Keterangan

1. Sebagai langkah awal dalam merias wajah pengantin Jogja Paes Ageng yaitu melakukuan pembersihan dengan menggunakan pembersih sesuai dengan jenis kulit, hal ini dilakukan agar kondisi kulit dalam keadaan bersih.

Pembersih ini berguna untuk membuka pori-pori diwajah agar kotoran lebih mudah diangkat dilanjutkan dengan pemberian penyegar agar pori-porinya tertutup kembali dan menghasilkan riasan yang tahan lama dan tidak cepat berkeringat.

2. Memakaian pelembab mutlak dilakukan, tetapi apabila kulit pengantin berminyak, maka pemakaian pelembab tidak dianjurkan

3. Mengaplikasikan alas bedak cair dilakukan terlebih dahulu agar dapat lebih meresap kedalam kulit, dilanjutkan dengan mengaplikasikan alas bedak padat agar hasil riasan lebih tahan lama karena alas bedak padat sifatnya waterproof /tahan air.

4. Mengaplikasikan koreksi bentuk wajah Membuat koreksi wajah sangat diperlukan dalam merias wajah dengan menonjolkan bagian wajah yang indah dan menutupi bagian wajah yang kurang sempurna dengan prinsip dasar bahwa bentuk muka yang dianggap kurang sempurna dapat diubah sedemikian rupa, sehingga penampilannya menjadi lebih baik.

(5)

Sherlita Restu Khairina 21050634056 5. Mengaplikasikan bedak tabur dan

bedak padat Mengaplikasikan bedak tabur dengan cara ditepuk-tepukkan keseluruh wajah, hal ini bertujuan untuk menahan agar alas bedak yang sudah di aplikasikan tadi dapat melekat pada wajah dengan baik, lalu diaplikasikan bedak padat yang berguna untuk memberi kesan halus pada riasan wajah

6. Bentuk alis pengantin Jogja Paes Ageng adalah menjangan atau menjangan ranggah sendiri adalah alis tanduk rusa lantaran bentuknya mirip seperti identitas rusa dengan tanduknya. Cara membuatnya adalah ujung alis tipis dan bercabang mengarah pada let antara pengapit dan penitis.

7. Riasan mata pada pengantin Jogja Paes Ageng berwarna Hijau atau kuning diseluruh kelopak mata yang bergerak, coklat dibawah alis, dan hitam pada ujung mata bagian luar. Pada tata rias mata pengantin ini menggunakan Teknik jahit mata, dimana menarik garis dari sudut mata ke let antara penitis dan godheg. dan memakai highlight, memakai bulu mata palsu dan pemberian eye liner serta maskara.

8. Pemerah pipi pengantin Jogja Paes Ageng adalah merah merona, cara mengaplikasikannnya dengan cara teknil 321 (Terang, Sangat Terang, dan Gelap)

9. Mengaplikasikan pemerah bibir/

lipstick warna pemerah bibir pengantin Solo Basahan yaitu merah segar dengan cara membentuk bibir pada bagian cupingnya dan bagian pinggir bibir kemudian dioleskan rata ke bagian dalam bibir, lalu diberi lipgloss untuk mendapatkan hasil yang lebih menarik dan bercahaya

(6)

Sherlita Restu Khairina 21050634056 10. Pengantin Jogja Paes Ageng memiliki

Bentuk paes yang satu ini tersusun atas empat bagian, yaitu panetep, pengapit, penitis, dan godheg. Panetep adalah lengkungan yang berada tepat di bagian tengah dahi, sementara pengapit merupakan runcingan yang terlukis pada sisi kiri dan kanan dari gajahan.

Selanjutnya, terdapat penitis dengan lengkungan yang lebih kecil di area kanan dan kiri, diikuti dengan godheg yang memiliki lengkungan layaknya kuncup bunga di bagian pelipis.

B. Kegiatan 2 : Tata Rias Rambut / Sanggul

1. Mengambil lungsen . Caranya dengan mengambil rambut di atas ubun-ubun selebar satu jari, dan diukel kecil kemudian dijepit agar tidak terlepas di atas ubun-ubun.

2. Rambut disisir rapi ke belakang, kemudian diikat setinggi telapak tangan dari tumbuhnya rambut bagian bawah atau tengkuk.

3. Memasang rajut pandan, yaitu rajut yang diisi dengan irisan daun pandan. Besar kecilnya disesuaikan dengan kepala pengantin. Sebagai pedoman besarnya sanggul ditentukan dari panjangnya rajut kurang lebih dua kilan. Rajut pandan dipasang melingkari ikatan rambut, ujung pangkalnya sebaiknya diletakkan di bagian bawah ikatan rambut, kemudian diperkuat dengan harnal dua buah.

4. Rambut pengantin digunakan untuk menutupi seluruh rajut pandan sampai rata dan dirapikan. Caranya rambut yang diikat dibagi menjadi tiga bagian, kemudian ditutupkan di bagian atas terlebih dahulu, dibantu dengan harnal agar kuat dan untuk membentuk sanggul. Baru berikutnya tutupkan pada bagian kanan dan kiri sambil diratakan sehingga rajut pandan tertutup seluruhnya.

5. Lungsen dibuka dan dibawa membelah sanggul menjadi dua. Yang di bawah sanggul dikuatkan dengan harnal, agar letak belahan sanggul tetap stabil. Kemudian lungsen diputarkan ke arah kiri sanggul sampai habis. Jarak sanggul dengan tengkuk kurang lebih dua jari.

6. Memasang teplok atau rajut melati. Rajut ini berbentuk bujur sangkar, sisinya berukuran kurang lebih 25 cm. Sebelum dipasang, teplok diberi tali melingkar pada bagian tepinya, agar bila dipasang menjadi kuat. Cara memasang teplok adalah dengan menutup/membungkus sanggul pandan, bagian tali jatuh di bagian atas kemudian tali diikat.

7. Kedua tali ditarik ke bawah melaui tengah-tengah sanggul atau membelah sanggul menjadi dua. Sampai di bawah benang tersebut dimatikan dengan harnal, kemudian dililitkan melalui kanan kiri sanggul dan diikat di bagian atas, sehingga terbentuk sanggul bokor mengkurep.

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini untuk pemperoleh data mengenai manfaat hasil kursus tata rias wajah pengantin moderen sebagai kesiapan menjadi penata rias pengantin ditinjau dari

Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor apa yang paling berpengaruh dalam minat calon pengantin terhadap tata Rias Paes Ageng Modifikasi di

Menurut Agani (Yanto, 2010: 6) tata rias bagi seorang pengantin mencakup apa yang disebut dengan tata rias wajah, tata rias rambut, tata busana dan perhiasan. Tujuan dari

Nilai kehidup- an dalam seni tata rias dan busana pengantin Paes Ageng Kani- garan ini ditampilkan sebagai salah satu bentuk dandanan (rias dan busana) yang sakral dalam

Berdasarkan nilai rerata yang diperoleh dari 5 observer ahli rias hasil jadi tata rias wajah pengantin muslim yang terinspirasi dari batik Lumajang, dengan motif

Berdasarkan hasil observasi masyarakat keturunan Arab di Jakarta tidak hanya penggunaan tata rias wajah gaya Arab tetapi juga tata rias wajah dari berbagai suku

Manfaat hasil kursus tata rias wajah pengantin moderen yang mencakup penguasaan pengetahuan, sikap, dan keterampilan berdasarkan indikator yang mencakup konsep

Hasil Tata Rias Wajah Pengantin Putri Muslim Terinspirasi figur Dewi Songgolangit dalam cerita reog Ponorogo Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil observasi hasil jadi tata