Volume 1, Nomor 1, Juni 2017 ISSN 2580-2690
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Ekonomi Akuntansi
Diterbitkan oleh:
Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palembang
Jurnal Volume Nomor Halaman Palembang ISSN
Neraca 1 1 1-150 Juni 2017 2580-2690
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Ekonomi Akuntansi Volume 1, Nomor 1, Juni 2017
DEWAN PENYUNTING
Penanggung Jawab Dra. Andinasari, M.M., M.Pd
Drs. Sukardi, M.Pd
Ketua Dewan Penyunting Zahruddin Hodsay, S.Pd., M.Si
Wakil Ketua Dewan Penyunting Erma Yulaini, S,Pd., M.Si
Sekretaris Depi Pramika, S.Pd., M.Si
Penyunting Pelaksana Januardi, S.Pd., M.Si
M. Toyib, M.Pd
Diana Widhi Rachmawati, S.IP., M.M Nuryanti Permatasari, S.E.Ak., M.M
Penyunting Ahli
Prof. Dr. H.M. Djahir Basir, M.Pd (Universitas Sriwijaya) Dr. H. Syarwani Ahmad, M.M (Universitas PGRI Palembang) Dr. Maya Panorama, M.Si (Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang)
Dr. Riswan Jaenudin, M.Pd (Universitas Sriwijaya) Dr. Hamidah, M.Si (Universitas Negeri Jakarta)
Dr. H. Nugraha, M.Si.Ak.CA (Universitas Pendidikan Indonesia Bandung)
Setting
Hendri Gunawan, S.Pd., M.Pd Merlyn Widalismana, M.Pd Chandra Kurniawan, SE., M.Si
Bendahara
Neta Dian Lestari, S.Pd., M.M
Sekretariatan Juniarti, SE
Alamat Penyunting Program Studi Pendidikan Akuntansi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palembang Telp. 0711-510043, Fax. 0711-514782. Email: [email protected]
Website: www.univpgri-palembang.ac.id
Jurnal NERACA , jurnal pendidikan dan ilmu ekonomi akuntansi diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Akuntansi, FKIP Universitas PGRI Palembang
Frekuesi terbit: Dua kali setahun, setiap bulan Juni dan Desember
Penyunting menerima sumbangan tulisan yang belum pernah diterbitkan pada media lain.
Naskah yang masuk dievaluasi oleh Penyunting Pelaksana dan Penyunting Ahli. Penyunting dapat melakukan perubahan pada tulisan yang dimuat untuk keseragaman format, tanpa mengubah maksud dan isinya
Jurnal Neraca Vol. 1 No. 1, Juni 2017| iii PENGANTAR PENYUNTING
Jurnal Neraca diterbitkan dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan pengetahuan dan informasi dalam bidang pendidikan dan ilmu ekonomi, serta pendidikan dan ilmu akuntansi. Edisi pertama Jurnal Neraca (Volume 1, Nomor 1) ini menurunkan sepuluh artikel yang terdiri dari artikel pendidikan ekonomi akuntansi, dan ilmu ekonomi akuntansi . Dengan kata lain, edisi pertama jurnal ini tidak membatasi diri pada isu tertentu ataupun membatasi diri pada artikel-artikel yang berbasis hasil riset eksperimental. Meski demikian pilihan tersebut tidak mengurangi bobot ilmiah dari edisi pertama ini. Dari sisi metodologi, tulisan- tulisan yang diturunkan dalam edisi ini sebagian berbasis penelitian eksperimen, sebagian menggunakan penelitian survei dan sebagian lagi berbasis pada studi literatur.
Artikel pertama menampilkan hasil penelitian dari Delvina Yulanda tentang pengaruh kompetensi dan disiplin terhadap kepuasan kerja serta implikasinya pada prestasi kerja karyawan PT. Smartfren Telecom Palembang. Analisis data dilakukan dengan Structural Equation Model (SEM) menggunakan perangkat lunak Amos. Penelitian tersebut menunjukan bahwa ada pengaruh positif secara parsial dan simultan dari variabel kompetensi dan disiplin kerja terhadap kepuasan kerja serta implikasinya pada prestasi kerja karyawan PT. Smartfren Telecom Palembang. Artikel kedua dari Depi Pramika dan Nurmala Sari tentang adanya pengaruh komunikasi dan gaji terhadap kinerja karyawan PT. Finansia Multi Finance Palembang.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif asosiatif. Artikel ketiga dari Diana Widhi Racmawati tentang Kinerja Keuangan Koperasi sekolah di SMK Negeri 3 Palembang yang menunjukkan tidak solvabel, karena pihak koperasi sekolah di SMK Negeri 3 Palembang belum melakukan pinjaman atau hutang pada pihak luar.
Artikel keempat kajian literatur mengenai analisis kebijakan pendidikan terhadap tenaga kependidikan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang ditulis oleh Erma Yulaini. Artikel kelima oleh Febriansyah mengenai adanya pengaruh penerapan metode Kombinasi Ceramah, Demonstrasi dan Latihan (CDL) terhadap hasil belajar komputer akuntansi siswa kelas XI (baik kelas kontrol maupun eksperimen) di SMK Negeri 1 Palembang Tahun Ajaran 2015/2016. Artikel keenam ditulis oleh Irma Yuningsih, Andrieta Shintia Dewi, dan Tieka Trikartika Gustyana mengenai analisis literasi keuangan di masyarakat kota Bandung, dengan menghasilkan variable financial behavior berpengaruh terhadap literasi keuangan kota Bandung. Artikel ketujuh penelitian dari Neta Dian Lestari mengenai adanya perbedaan hasil belajar akuntansi siswa dalam penerapan konsep psikologi kapital intelektual dengan kapital sosial, dan hasil belajar dengan konsep psikologi intelektual lebih tinggi dibandingkan dengan kapital sosial di SMK Muhammadiyah 2 Palembang tahun pelajaran 2014/2015.
Artikel kedelapan dari Rosananda Oktala tentang pengaruh GCG terhadap kinerja perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, namun hasil penelitiannya menunjukkan GCG tidak mempengaruhi kinerja perusahaan LQ 45. Kesembilan artikel dari Suyanto dan Ati Nursanti dengan judul faktor-faktor yang memengaruhi harga saham perusahaan food and beverage yang terdaftar di bursa efek Indonesa. Artikel terakhir yaitu dari Zahruddin Hodsay dan Yana Yupiko mengenai Pengaruh Motivasi Belajar Siswa Terhadap Perilaku Belajar Siswa dan pengaruh (dampak) perilaku belajar terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Di SMA Negeri 12 Palembang Tahun Pelajaran 2015/201 6. Hasilnya menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan motivasi belajar terhadap prilaku belajar dan adanya efek langsung perilaku belajar terhadap prestasi belajar.
Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak karena edisi dalam jurnal Nerca ini dapat terlaksana atas bantuan dari berbagai pihak, terkhusus kerja para penyunting, tata letak dan penyumbang artikel dari para penulis. Semoga pada edisi berikutnya akan lebih mampu menyajikan tema- tema riset yang lebih bervariasi sehingga mampu memperluas pengetahuan di bidang pendidikan dan ilmu akuntansi ekonomi kita semua.
Penyunting
ISSN: 2580-2690 Jurnal Neraca Vol. 1 No. 1, Juni 2017 I
iv
JURNAL NERACA
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Ekonomi Akuntansi
Volume 1, Nomor 1, Juni 2017
DAFTAR ISI
Pengaruh Kompetensi dan Disiplin terhadap Kepuasan Kerja serta Implikasinya pada Prestasi Kerja Karyawan PT. Smartfren Telecom Palembang, 1-15 Delvina Yulanda
Pengaruh Komunikasi dan Gaji Terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Finansia Multi Finance Palembang, 16-26 Depi Pramika Nurmala Sari
Kinerja Keuangan Koperasi Pelajar SMK Negeri 3 Palembang Dilihat dari Rasio Solvabilitas, 27-35 Diana Widhi Rachmawati
Analisis Kebijakan Pendidikan Terhadap Tenaga Kependidikan dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), 36-48 Erma Yulaini
Pengaruh Penerapan Metode Kombinasi Ceramah, Demonstrasi dan Latihan (CDL) Terhadap Hasil Belajar Komputer Akuntansi Siswa di SMK Negeri 1 Palembang Tahun Ajaran 2015/2016,49-62 Febriansyah
Analisis Literasi Keuangan di Masyarakat Kota Bandung, 63-74 Irma Yuningsi Andrieta Shintia Dewi Tieka Trikartika Gustyana
Perbedaan Hasil Belajar Akuntansi Siswa dalam Penerapan Konsep Psikologi Kapital Intelektual dengan Kapital Sosial di SMK Muhammadiyah 2 Palembang Tahun Pelajaran 2014/2015, 75-98 Neta Dian Lestari
Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance (GCG) Terhadap Kinerja Perusahaan (Studi Kasus Perusahaan LQ 45), 99-108 Rosananda Oktala
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Harga Saham Perusahaan Food and Beverage yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesa, 109-126
Suyanto Ati Nursanti
Analisis Rasio Laporan Keuangan Koperasi Pelajar di SMK Negeri 1 Palembang, 127-150 Zahruddin Hodsay
Fitria Nurjanah
Jurnal Neraca Vol.1 No.1, Juni 2017: 99-108 | 99
Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance...( Rosananda Oktala)
PENGARUH PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN
(STUDI KASUS PERUSAHAAN LQ 45)
Oleh: Rosananda Oktala (STIE-SERELO LAHAT) [email protected] Abstrak
Tujuan dari penelitan ini adalah untuk menguji pengaruh GCG terhadap kinerja perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi linier sederhana yang dibantu dengan software E-views ver. 6. Nilai GCG pada penelitian ini dapat diproksi dengan ROE sebagai indicator dari Corporate Performance sedangkan kinerja keuangan akan dihitung dengan menggunakan Tobins Q. Hasil dari pengujian hipotesis pada penilitian ini menunjukkan bahwa nilai p-value sebesar 0.6746>
0,05, hal ini berarti bahwa GCG tidak mempengaruhi kinerja perusahaan LQ 45.
Kata Kunci: Corporate governance, ROE,Tobins Q, Kinerjakeuangan.
PENDAHULUAN
Masih lemahnya perusahaan- perusahaan publik di Indonesia dalam mengelola perusahaan disbanding negara-negara Asia Tenggara. Menuntut adanya pembaharuan dibidang tata kelolah perusahaan yang baik dan benar.
Hasil riset Zuang (2000) menunjukkan masih lemahnya standar-standar akuntansi dan regulasi, pertanggungjawaban terhadap para pemegang saham, standar-standar pengungkapan dan transparansi serta proses-proses kepengurusan perusahaan.
Sebagai upaya umtuk mengatasi hal tersebut muncullah ide
untuk memperbaiki tata kelolah perusahaan yang baik yaitu tata kelolah perusahaan yang didasari oleh prinsip Good Corporate Governance (GCG). Sedangkan di Indonesia sendiri pemerintah melalui Bank Peraturan Bank Indonesia Nomor 8/4/PBI/2006 menetapkan bahwa pelaksanaan GCG pada industri perbankan harus senantiasa berlandaskan pada lima prinsip dasar yakni keterbukaan (transparency), akuntabilitas (accountability), pertanggungjawaban (responsibility), independensi (independency), dan kewajaran (fairness).
Tidak hanya disektor perbankan pemerintah melalui
Jurnal Neraca Vol.1 No.1, Juni 2017: 99-108 | 100
Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance...( Rosananda Oktala)
keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: KEP-117/M- MBU/2002 tentang penerapan penerapan GCG pada suatu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dijelaskan bahwa CG adalah suatu proses dan struktur yang digunakan oleh organ BUMN untuk meningkatkan keberhasilan usaha dan akuntabilitas perusahaan guna mewujudkan nilai pemegang saham dalam jangka panjang dengan tetap memperhatikan kepentingan stakeholders lainnya, berlandaskan peraturan perundangan dan nilai etika.
Indonesian Institute Corporate Governance (2001) mengungkapkan harapan yang akan dicapai melalui penerapan GCG salah satunya adalah perusahaan ini mampu untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.
Pada penelitian Beiner, Drobets dkk (2004) menemukan bukti dalam penelitiannya bahwa perusahaan dengan tingkat CG yang tinggi dapat menghasilkan kinerja yang baik (dengan nilai tobins Q yang tinggi). Klapper dan Love (2002) juga menegaskan bahwa ada tingkat korelasi yang tinggi antara
indikator mekanisme CG dengan kinerja dan market valuation.
Dengan kata lain perusahaan yang telah menerapkan GCG memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan perusahaan yang tidak
menerapkan GCG pada
perusahaannya.
Kinerja perusahaan adalah hasil dari banyak keputusan individual yang dibuat secara terus menerus oleh manajemen. Oleh karena itu kinerja keuangan digunakan untuk memperlihatkan kemampuan perusahaan untuk memberikan keuntungan dari aset, ekuitas, maupun hutang. Kinerja perusahaan dapat diukur dengan dua pendekatan yakni pendekatan pasar dan pendekatan laporan keuangan (Martsila & Meiranto, 2013), untuk menilai kinerja keuangan dengan pendekatan pasar maka rasio yang dapat digunakan adalah Earning per Share (EPS) dan tobins Q, EPS (Sudana, 2011).
Spica (2006) mengungkapkan bahwa GCG tercermin dalam corporate performance yang dapat diukur dengan Return on Equity (ROE). Sedangkan untuk kinerja Tobin’s Q merupakan ukuran yang
Jurnal Neraca Vol.1 No.1, Juni 2017: 99-108 | 101
Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance...( Rosananda Oktala)
paling teliti tentang seberapa efektif manajemen dalam memanfaatkan sumber daya ekonomis dalam kekuasaannya (Zuraedah, 2010), oleh
karena itu dalam penelitian ini tobin’s Q digunakan sebagai indikator untuk mengukur kinerja perusahaan.
Tabel 1. KinerjaKeuangan Perusahaan LQ 45
No Nama Perusahaan ROA (%)
2011 2012 2013
1PT.ASTRA AGRO
LESTARI 30,04 20,29 12,72
2PT ANEKA TAMBANG 12,68 15,19 1,87
3PT TELKOM
INDONESIA 15,01 16,49 21,22
Sumber www.idx.co.id Atas dasar inilah penelitian ini
ingin mencoba memberikan bukti empiris atas pengaruh GCG terhadap kinerja keperusahaan Lq 45 yang terdaftar di BEI.
GCG DAN KINERJA
PERUSAHAAN
Isu tentang CG mulai hangat dibicarakan sejak terjadinya berbagai skandal yang mengindikasikan lemahnya penerapan CG pada perusahaan. Skandal mantan CEO WorldCom Bernard Ebbers, dan Skema Ponzi Manajer Keuangan New York Bernard Madoff membuat komunitas finansial memperhatikan peran CG dalam investasi mereka.
CG adalah suatu proses dan struktur yang digunakan oleh organ BUMN untuk meningkatkan keberhasilan usaha dan akuntabilitas perusahaan guna mewujudkan nilai pemegang saham dalam jangka panjang dengan tetap memperhatikan kepentingan stakeholders lainnya, berlandaskan peraturan perundangan dan nilai etika.
Secara teoritis praktik GCG dapat meningkatkan nilai perusahaan dengan meningkatkan kinerja keuangan mereka, mengurangi resiko yang mungkin dilakukan dewan komisaris dengan keputusan- keputusan yang menguntungkan diri sendiri dan dapat meningkatkan kepercayaan investor serta
Jurnal Neraca Vol.1 No.1, Juni 2017: 99-108 | 102
Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance...( Rosananda Oktala)
meningkatkan nilai perusahaan (Tjager,2003).
Bank OCBC NISP juga meyakini bahwa penerapan GCG-lah yang akan memungkinkan kinerja perusahaan yang terus meningkat dan sustainable untuk jangka panjang (Swasembada, 2012).
Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa tujuan dari penerapan GCG ini adalah untuk menciptakan nilai tambah bagi setiap pihak yang berkepentingan baik shareholders maupun stakeholders
yang ditandai dengan adanya peningkatan kinerja diperusahaan tersebut.
METODE PENELITIAN Sampel dan Data
Dalam penelitian ini penentuan populasi melalui kriteria tertentu setelah itu baru ditarik sampel dengan penentuan jumlah sampel menggunakan rumus sugiyono.
Adapun tahap-tahap penentuan populasia dalah sebagaiberikut:
No KriteriaPopulasi Jumlah Perusahaan
1 Populasiawal 45 perusahaan
2 Masuk ke dalam daftar perusahaan LQ-45 minimal enam kali (tidak secara berurutan) dengan periode pengamatan dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2015.
36 perusahaan
3 Tidak termasuk sebagai financial firms. 29 perusahaan 4 Perusahaan memiliki kelengkapan data laporan
keuangan dari tahun 2011- 2015.
Jumlahpopulasi akhir
24 perusahaan
24 Perusahaan
Dari populasi akhir sebanyak 24 perusahaan maka ditarik sampel sebanyak 19 perusahaan dengan menggunakan rumus Sugiyono.
Sedangkan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi nama-
nama perusahaan yang termasuk dalam LQ45 dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2015 dan laporan keuangan perusahaan sampel. Data- data tersebut diperoleh dari www.idx.co.id
Jurnal Neraca Vol.1 No.1, Juni 2017: 99-108 | 103
Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance...( Rosananda Oktala)
Metode Analisis
Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier yang banyak dipakai dalam penelitian- penelitian yang bertujuan untuk menyelidiki suatu masalah atau situasi untuk mendapatkan pengetahuan dan pemahaman yang baik mengenai pengaruh yang terjadi antara variabel independen ke variabel dependen.
Variabel independent yang digunakan dalam penelitian ini adalah GCG yang diproksi dengan nilai Return On Equity (ROE) sebagai indicator dari Corporate Performance. Sedangkan variabel dependent adalah kinerja perusahaan yang diproksi dengan nilai tobins Q.
Model Empiris
1. Menghitung Corporate Performance
Spica (2006) mengungkapkan bahwa GCG tercermin dalam corporate performance yang dapat diukur dengan Return on Equity (ROE).
Sudana (2011)
mengungkapkan untuk mengetahui nilai ROE dapat digunakan rumus sebagai berikut:
Labasetelahpajak
ROE = x 100 % Total Equity
Dengan menggunakan analisis rasio ini dapat diketahui apakah penerapan GCG melalui Corporate Performance akan meningkatkan kinerja perusahaan tersebut sehingga menciptakan keadaan ekuilibrium.
Rasio ini juga dapat menunjukkan estimasi pasar saat ini tentang nilai hasil pengembalian dari setiap dolar investasi inkremental (Sudana, 2011).
2. Menghitung Kinerja Keuangan Dalam penelitian ini tobin’s Q digunakan sebagai indikator untuk mengukur kinerja perusahaan. Rasio ini dikembangkan oleh James Tobin (1967) yang mengungkapkan bahwa nilai pasar suatu perusahaan seharusnya sama dengan biaya penggantian aktiva perusahaan
Sedangkan Klapper dan Love (2002) telah menyesuaikan rumus Tobin’s Q dengan kondisi transaksi keuangan perusahaan – perusahaan di Indonesia.
Rumus tersebut sebagai berikut:
ME + DEBT Tobin’s Q =
TA
Jurnal Neraca Vol.1 No.1, Juni 2017: 99-108 | 104
Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance...( Rosananda Oktala)
Dimana:
ME = Jumlah saham biasa perusahaan yang beredar dikali dengan harga penutupan saham
Debt = (Total Utang + Persediaan – Aktiva Lancar)
TA = Nilai buku total aktiva perusahaan.
HASIL PENELITIAN
Diterima atau ditolak hipotesis penelitian dilihat dari besaran t hitung selama periodepengamatan.
Jika t hitung < t tabel maka hipotesis
(0) diterima dan sebaliknya jika t hitung > t tabel maka hipotesis (0)
ditolak.
Selain dapat dilihat dari besaran t hitung, keputusan diterima atau ditolaknya suatu hipotesis juga dapat dilihat dari nilai signifikansi.
Jika signifikansi > 0,05 maka hipotesis (0) diterima dan sebaliknya jika signifikansi < 0,05 maka hipotesis (0) ditolak. Untuk pengujian hipotesis digunakan regresi linier sederhana yang menggunakan alat bantu hitung software eviewsversi6.
Pengujian Hipotesis
Untuk memutuskan apakah GCG berpengaruh terhadap kinerja perusahaan maka dapat diketahui dengan membandingkan nilai t hitung dengan nilai t tabel atau dengan membandingkan nilai signifikansi.
Tabel 2.Model persamaan
Variable Coefficient Std.
Error t-Statistic Prob.
C 3.814
0.60
25 6.33 0
X 0.237
0.56
22 0.421 0.6746
Sumber: data diolah dari lampiran 1 Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa model persamaaan pada penelitian ini adalah:
Y= C + βitXit / Y = 3.814 + 0.237X
Model diatas menjelaskan bahwa nilai koefesien sebesar 3.814 merupakan nilai kinerja perusahaan LQ45 tanpa ada pengaruh dari penerapan GCG dalam perusahaan.
Sedangkan nilai koefesien X sebesar 0.237 atau 23.7% memiliki arti bahwa setiap kenaikan satu point Corporate Performance maka akan meningkatkan nilai kinerja sebesar 23.7%.
Hal ini mengindikasikan bahwa sedikitnya kontribusi yang diberikan oleh penerapan GCG dalam
Jurnal Neraca Vol.1 No.1, Juni 2017: 99-108 | 105
Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance...( Rosananda Oktala)
meningkatkan kinerja perusahaan LQ45, yaitu hanya sebesar 23.7%
dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain
Tabel 3. HasilUjiHipotesis
Nilai Hasil Keterangan
0.6746 Ho diterima Tdk ada pengaruh CGPI berpengaruh terhadap
kinerja perusahaan > 0.05 Ha ditolak yang signifikan
Sumber : data diolah dari lampiran 1 Dari tabel uji hipotesis di atas
dapat diketahui bahwa nilai probabilitas sebesar 0.6746 > 0.05 sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak.
Hal ini mengandung arti bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan yang diberikan oleh penerapan GCG perusahaan LQ45 terhadap kinerja perusahaan LQ45.
Hasil penelitian ini tentunya berbeda dengan hasil penelitian Purnamasari & Sugiharto (2012) yang mengungkapkan bahwa GCG berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan yang diproksi dengan nilai Current Asset Ratio (CAR).
Adanya perbedaan ini dimungkinkan karena alat ukur penilaian variabel yang digunakan oleh ke-2 peneliti yang berbeda.
Yaitu indikator yang digunakan dalam mengukur kinerja dan GCG
juga berbeda. Selain itu tidak adanya pengaruh yang signifikan yang diberikan oleh GCG terhadap kinerja perusahaan dimungkinkan karena adanya asumsi bahwa penerapan GCG yang masih belum benar hal ini ditandai dengan munculnya kasus PT. indosat Tbk. PT Elty (Bakrieland) dan PT. Energy Mega Persada yang telah menerapkan GCG namun mengalami kekacauan kinerja pada tahun berikutnya.
Asumsi lainnya adalah Pencapaian GCG oleh perusahaan- perusahaan di BEI masih relatif rendah. Dari 175 item yang bisa diraih, tidak ada satu perusahaan pun yang bisa mencapai `GCG lebih dari separoh total item (Sukamulja:
2004). Ada dua kemungkinan yang bisa terjadi sehubungan dengan masalah tersebut, pertama, perusahaan memang memiliki kepedulian terhadap GCGdan
Jurnal Neraca Vol.1 No.1, Juni 2017: 99-108 | 106
Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance...( Rosananda Oktala)
manajemen perusahaan tidak memberikan perlindungan terhadap hak pemegang saham, terutama pemegang saham minoritas, sehingga perusahaan tidak mematuhi atau mengikuti anjuran dalam Pedoman Pelaksanaan GCG.
PENUTUP
Berdasarkan hasil analisis dari hipotesis yang ada dalam penelitian ini, maka didapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
Nilai probabilitas sebesar 0.6746 > 0.05 sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak. Hal ini mengandung arti bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan yang diberikan oleh penerapan GCG perusahaan LQ45 terhadap kinerja perusahaan.
SARAN
Berdasarkan kesimpulan di atas, dapat disampaikan beberapa saran sebagai berikut:
1. Bagi penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan sampel yang lebih banyak dengan periode waktu yang lebih panjang. Serta indikator pengukuran yang lebih
bervariasi yang mencakup semua prinsip GCG.
2. Adanya penelitian serupa untuk memperkaya jenis penelitian khususnya untuk mengetahui tata kelolah perusahaan yang baik dan cara meningkatkan kinerja perusahaan.
DAFTAR PUSTAKA
Beiner, Stefan, Drobetz, W ,dkk.2004.Is Board an Independent Corporate Governance
Mecanishm.Kyklos.Vol 57 (327-356).
Indonesian Institute Corporate Governance.”Indonesia most trusted companies 2011 based on Corporate Governance
Perception Index
(CGPI),Majalah SWA Sembada, No.27/XXVII/19 Desember 2011- 4 januari 2012. Hal. 38.
Keputusan Menteri BUMN Nomor:
KEP-177/M-MBU/2002 Tentang Penerapan GCG.
Klapper, Leora F & Wright, Stepen.2002.Corporate
Governance Investor Protection and Performance In Emerging Market.World Bank Policy Research Working Paper, (1-40).
Jurnal Neraca Vol.1 No.1, Juni 2017: 99-108 | 107
Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance...( Rosananda Oktala)
Martsila, I. S., & Meiranto, W.
(2013). Pengaruh Corporate Governance terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan.
Diponegoro Journal &
Accounting Vol.2 , 01-14
Peraturan Bank Indonesia Nomor:8/4/PBI/2006 Tentang Pelaksaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum
Purnamasari, Indah &Sugiharto, Toto.2012.Pengaruh Good Corporate Governance Berdasarkan Good Corporate Governance Perception Index (CGPI)
TerhadapKinerjaKuanganPerb
ankan di Bursa
EfekIndonesia.Jurnalakuntansi UniversitasGunadarma.
Spica, Lucia Amilia.2006.Reaksi Pasar Corporate Governance Perception Index (CGPI) pada Perusahaan yang Terdaftar di BEJ.Makalah disajikan dalam Seminar Nasional Akuntansi 9 2006, Padang,23-26 Agustus 2006.
Sudana, I. m. (2011). Manajemen Keuangan Teori dan Praktik.
Jakarta: Erlangga.
Sugiyono.2011.Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan
Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:Alfabeta.
Sukamulja, Sukmawati.2004.Good Corporate Governance Di SektorKeuangan: Dampak GCG
TerhadapKinerjaKeuangan.Be nefit Vol.8 (1-25).
Majalah SWA, edisi
25/XXVIII/November 2012 Tjager, I Nyoman.2003.Corporate
Governance:Tantangan dan Kesempatan Bagi Komunitas Bisnis
Indonesia..Jakarta:Prenhalindo.
www.idx.co.id
Zhuang, Jushing, David Edwards, David Web, Ma. Virginita A.
Capulong. 2000. Corporate Governance and Finance in East Asia-a Study of Indonesia, Republic of Korea, Malaysia, Philippines, and Thailand.
Asia Development Bank.
Manila
Zuraedah, i. k. (2010). Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Pengungkapan Corporate Social Responsibility Sebagai Variabel Pemoderasi. Jakarta:
Fakultas Ekonomi Universitas Veteran.
Jurnal Neraca Vol.1 No.1, Juni 2017: 99-108 | 108
Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance...( Rosananda Oktala)
LAMPIRAN
1. Uji Hipotesis
Dependent Variable: Y Method: Panel Least Squares Date: 05/26/16 Time: 17:38 Sample: 2011 2015
Periods included: 5
Cross-sections included: 19
Total panel (balanced) observations: 95
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
C 3.813856 0.602505 6.329999 0.0000
X 0.236792 0.562169 0.421212 0.6746
R-squared 0.001904 Mean dependent var 3.895379 Adjusted R-squared -0.008828 S.D. dependent var 5.536870 S.E. of regression 5.561256 Akaike info criterion 6.290353 Sum squared resid 2876.264 Schwarz criterion 6.344119 Log likelihood -296.7918 Hannan-Quinn criter. 6.312078 F-statistic 0.177420 Durbin-Watson stat 0.309381 Prob(F-statistic) 0.674572
Date: 05/26/16 Time: 17:38 Sample: 2011 2015
Y X
Mean 3.895379 0.344279
Median 1.922000 0.190550 Maximum 29.35300 9.931560 Minimum 0.078000 0.005550 Std. Dev. 5.536870 1.020333 Skewness 2.917850 8.886114 Kurtosis 11.94524 83.82714
Observations 95 95