• Tidak ada hasil yang ditemukan

JURNAL RISET MANAJEMEN DAN BISNIS

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "JURNAL RISET MANAJEMEN DAN BISNIS "

Copied!
31
0
0

Teks penuh

Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan analisis SWOT dan SPACE dalam menentukan strategi bisnis dan merumuskan strategi fungsional yang tepat bagi perusahaan berdasarkan kondisi lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa strategi alternatif analisis SWOT lebih baik diterapkan pada perusahaan daripada analisis SPACE. Analisis SWOT merupakan salah satu analisis strategi bisnis yang paling populer dan banyak digunakan untuk menghasilkan perumusan strategi bisnis dengan menganalisis kondisi lingkungan internal dan eksternal perusahaan.

Dikarenakan persaingan bisnis outsourcing yang semakin ketat, peneliti sangat tertarik untuk membandingkan analisis SWOT dengan analisis strategi bisnis lainnya untuk menghasilkan strategi bisnis yang paling tepat berdasarkan kondisi lingkungan. Analisis SPACE juga merupakan analisis strategi bisnis yang menganalisis dimensi internal dan eksternal perusahaan. Analisis SWOT menghasilkan empat alternatif strategi yaitu (1) strategi SO atau strategi kekuatan-peluang dimana kekuatan internal perusahaan digunakan untuk memanfaatkan peluang eksternal; (2) strategi kelemahan-peluang strategi WO bertujuan untuk memperbaiki kelemahan dengan memanfaatkan peluang eksternal; 3) Strategi ST atau strategi kekuatan-ancaman yang menggunakan kekuatan perusahaan untuk menghindari atau mengurangi dampak ancaman eksternal; dan (4) strategi WT, strategi kelemahan-ancaman, merupakan taktik defensif yang bertujuan untuk mengurangi kelemahan internal dan menghindari ancaman terhadap lingkungan.

Model yang digunakan dalam analisis SWOT meliputi matriks EFI-EFE (penilaian faktor internal-eksternal) dan matriks SWOT.Matriks Evaluasi Faktor Internal (EFI) adalah matriks yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan dan kelemahan utama dalam berbagai bidang fungsional. dari sebuah perusahaan. Vektor arah perusahaan, yang berada di kuadran kiri bawah atau defensif dari matriks SPACE, menunjukkan bahwa perusahaan harus fokus pada perbaikan kelemahan internal dan menghindari ancaman eksternal. Vektor arah bisnis yang berada di kanan bawah atau kuadran persaingan matriks SPACE menunjukkan strategi bersaing.

Membuat Matriks SPACE untuk menentukan posisi strategis perusahaan dengan menggabungkan faktor pemeringkat dalam dimensi internal dan eksternal. TAS menunjukkan daya tarik relatif dari setiap alternatif strategis dengan mempertimbangkan dampak dari faktor keberhasilan kritis internal dan eksternal yang berdekatan. Jaringan luas Perusahaan memiliki jaringan hubungan personal yang cukup luas dengan para pengelola perusahaan ini.

Kebijakan perusahaan yang terlalu memanjakan karyawan Perusahaan memiliki budaya karakter yang dominan berlandaskan kasih sayang. Perbandingan Analisis SWOT dan Analisis SPACE Analisis SWOT menggunakan analisis lingkungan internal yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan internal. Serupa, tapi tak sama, inilah pisau analitik yang digunakan dalam analisis SWOT dan analisis SPACE.

Sumber data SWOT Para peneliti dapat memperoleh data yang dibutuhkan untuk analisis SWOT dengan menyebarkan kuesioner, hasil wawancara dan mengamati lingkungan perusahaan. Teknik pengumpulan data SWOT dalam analisis SWOT dapat dilakukan melalui wawancara mendalam dan penyebaran kuesioner sesuai dengan metode yang telah ditetapkan dalam berbagai literature review, dan tidak ada kendala yang berarti dalam pengumpulan data untuk analisis SWOT. Analisis SWOT data dalam analisis SWOT biasanya bersifat objektif karena melalui proses penyebaran kuesioner kepada responden terkait.

Temuan Penelitian SWOT Untuk menentukan alternatif strategi mana yang akan dipilih di antara empat alternatif strategi dalam analisis SWOT biasanya diperlukan pisau analisis lain, yaitu analisis Grand Strategy.

Tabel 1   Matriks SWOT
Tabel 1 Matriks SWOT

RUANG Proses analisis data dalam analisis RUANG cenderung subyektif karena menggunakan subyektifitas peneliti untuk menskor pada matriks RUANG. Jika tidak menggunakan bantuan analisis ini, peneliti harus melakukan evaluasi lebih lanjut untuk menentukan alternatif strategi yang harus dipilih. SPACE Berbeda dengan matriks SWOT yang membutuhkan analisis lain untuk memastikan posisi perusahaan dalam menentukan alternatif strategi yang akan dipilih, matriks SPACE dapat langsung menunjukkan posisi strategis perusahaan, baik pada posisi strategis agresif, konservatif, kompetitif maupun defensif.

Itulah sebabnya dalam analisis SPACE tidak diperlukan penilaian lebih lanjut untuk menentukan posisi strategis perusahaan. Alternatif strategi yang akan dianalisis dengan QSPM adalah (1) ekspansi demografis dan geografis pasar, (2) pengembangan bisnis di bidang jasa.

Meningkatkan intensitas personal selling dengan mempromosikan jasa outsourcing Perseroan secara langsung kepada perusahaan calon pengguna. Harga produk ditentukan oleh value pricing atau berdasarkan nilai produk, bukan berdasarkan biaya produksi. Menggunakan prinsip customer oriented dalam menentukan nilai produk sehingga harga produk yang ditetapkan dapat bersaing dengan harga pesaing.

Membentuk budaya kompetitif di antara karyawan untuk meningkatkan semangat kerja karyawan dengan berbagai penghargaan. Mengatur inventory control material dan infrastruktur agar efisiensi inventory di perusahaan berjalan dengan baik. Menciptakan sistem pembagian kerja yang efektif untuk memaksimalkan kinerja dan tanggung jawab setiap karyawan.

Dengan menggunakan analisis SWOT, alternatif strategi yang dipilih adalah strategi SO (Strength-Opportunity) yang meliputi perluasan pasar baik secara demografis maupun geografis, pengembangan usaha jasa keamanan dan taman, serta pengembangan usaha pembelian perlengkapan dan jasa perkantoran. Alternatif strategi yang dapat digunakan pada posisi ini adalah penetrasi pasar, perluasan pasar, dan pengembangan produk. Perbandingan antara analisis SWOT dan SPACE menunjukkan bahwa analisis SWOT lebih mudah dilakukan dan hasil dari analisis SWOT lebih kompatibel daripada analisis SPACE. dan layanan.

Kemudian melalui analisis QSPM akhirnya terpilih. strategi bisnis yang paling tepat untuk diterapkan pada perusahaan yaitu perluasan pasar baik secara demografis maupun geografis.

INDEKS SUBYEK

JURNAL RISET MANAJAMEN & BISNIS (JRMB)

INDEKS PENULIS

PEDOMAN PENULISAN

Abstrak berisi uraian minimal tentang tujuan, metode, hasil utama dan kesimpulan yang ditulis dalam satu ruang. Pendahuluan berisi latar belakang, konteks penelitian, literatur pendukung, tujuan penelitian dan harapan hasil penelitian. Seluruh bagian pengantar disajikan secara terpadu dalam bentuk paragraf, dengan panjang 5-15% dari total panjang artikel.

Berisi tentang penjelasan dan prediksi teoritis, model teoritis dan hasil penelitian sebelumnya tentang isu atau fenomena yang dibahas dan deskripsi pengembangan hipotesis. Metode berisi penjelasan berupa bagian-bagian tentang desain penelitian, tujuan penelitian (populasi dan sampel), teknik pengumpulan data, pengembangan pengukuran dan teknik analisis data dengan panjang 10-20% dari total panjang artikel. . Pembahasan menjelaskan mengapa hasil penelitian seperti itu, menyajikan logika hasil temuan, menginterpretasikan hasil dan mengaitkannya dengan teori atau temuan penelitian yang relevan.

Pembahasan (khususnya tulisan konseptual atau pemikiran) memuat gambaran tentang masalah yang diteliti, bersifat analitis, argumentatif, logis, kritis, dan yang terpenting menunjukkan sikap atau sikap penulis. Untuk lebih dari satu referensi, kutipan didasarkan pada kronologi tahun atau urutan abjad jika ada tahun yang sama. Berisi hanya referensi yang dikutip dalam artikel dan ditulis menurut abjad berdasarkan huruf pertama nama penulis pertama.

New Jersey: John Willey & Son, Inc. Membandingkan Underpricing IPO Perusahaan Keuangan dan Non Keuangan di Pasar Modal Indonesia: Pengujian Hipotesis Asimetri Informasi. Prosiding Simposium Nasional Keuangan Dalam Rangka Dies Natalis Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada ke-47; Yogyakarta, 28 September 2002. Judul ilustrasi ditulis dengan huruf Times New Roman ukuran 10, satu tab (5 bar) dimasukkan dari sisi kiri, kata pertama dikapitalisasi, dengan 1 spasi.

Keterangan tabel ditulis di kiri bawah dengan menggunakan huruf Times New Roman ukuran 10 spasi satu spasi. Penulisan bilangan desimal dalam bentuk tabel untuk bahasa Indonesia dipisahkan dengan koma (,) dan untuk bahasa Inggris menggunakan titik.

Gambar

Tabel 1   Matriks SWOT
Diagram  yang  digunakan  sebagai  matriks  SPACE adalah sebagai berikut:
Tabel  1  dan  hasil  pembobotan  matriks  EFE  (Evaluasi  Faktor  Eksternal)  disajikan  pada  Tabel  2
Tabel 10. Lanjutan

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan perumusuan strategi yang diusulkan pada matriks SWOT, strategi – strategi tersebut merupakan strategi yang harus dilakukan untuk mempertahankan posisi