• Tidak ada hasil yang ditemukan

KABUPATEN PINRANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan " KABUPATEN PINRANG "

Copied!
112
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Bagaimana implementasi manajemen pelayanan rawat inap di RSUD Madising Kabupaten Pinrang dalam perspektif manajemen Islam. Bagaimana kualitas pelayanan dan kepuasan pasien di RSUD Madising Kabupaten Pinrang ditinjau dari manajemen Islam.

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

Diharapkan penelitian ini dapat menjadi bahan referensi dan informasi bagi para pembaca di lingkungan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah khususnya bagi Program Studi Manajemen Dakwah Manajemen Pelayanan Rumah Sakit RSUD Madising Kabupaten Pinrang : Sebuah Analisis Kajian Perspektif Manajemen Islam. Sebagai salah satu pedoman penambah ilmu penulis, Manajemen Dakwah memegang peranan penting dalam terwujudnya tujuan sesuai dengan harapan, untuk itu diperlukan pemanfaatan ilmu manajemen khususnya dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) dan jasa manajemen. (Layanan manajemen).

TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan Teori

  • Teori Manajemen Pelayanan(Manajement service)
  • Teori Manajemen Pelayanan dalam Perspektif Manajemen Islam
  • Teori Kualitas Pelayanan

Bentuk kualitas yang baik adalah suatu bentuk pelayanan yang dapat memuaskan dan sesuai dengan apa yang diinginkan masyarakat dalam suatu pelayanan yang dapat melebihi harapan. Para pegawai juga harus mampu menarik dan merebut hati masyarakat sehingga masyarakat merasa senang dan puas terhadap pelayanan yang diberikan. Dalam melakukan pelayanan, pegawai harus bisa melayani masyarakat dari awal sampai akhir, sehingga masyarakat merasa puas, jika pegawai bertanggung jawab atas pelayanan yang diberikan sesuai dengan yang diinginkan, lakukan pelayanan sesuai prosedur.

Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan jadwal untuk menghindari kesalahan dalam pelayanan yang diberikan, sehingga dapat sesuai dengan standar perusahaan dan keinginan masyarakat. Cinta (Mahabbah) maksudnya dalam memberikan pelayanan hendaknya dilakukan dengan penuh rasa cinta terhadap pelayanan yang diberikan dengan nyaman. Kesopanan dan kebaikan dalam memberikan pelayanan akan membuat masyarakat antusias terhadap pelayanan yang diberikan, dan sikap ini akan membuat masyarakat merasa puas.

Pelanggan dalam hal ini pasien akan merasa puas apabila menerima pelayanan yang baik sesuai dengan apa yang diharapkan. Kualitas pelayanan merupakan perbandingan antara pelayanan yang dirasakan konsumen dengan kualitas pelayanan yang diharapkan konsumen.

Kerangka Konseptual

Manajemen pelayanan kesehatan adalah penerapan prinsip-prinsip manajemen pelayanan kesehatan dalam sistem dan penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan yang diberikan adalah pelayanan kesehatan menyeluruh yang mencakup kuratif (pengobatan) dan preventif (upaya preventif). 39 Mujiarto, Djoko Susanto dan Rizki Yudha Bramantyo “Strategi Pelayanan Kesehatan Untuk Kepuasan Pasien di UPT Puskesmas Pandean Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek”, (Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Publik, no. peningkatan kesehatan) dan rehabilitasi (pemulihan) kesehatan ).

Walaupun pelayanan medis berbeda dengan pelayanan kesehatan masyarakat, namun untuk disebut pelayanan kesehatan yang baik, keduanya harus mempunyai persyaratan dasar yang berbeda. Dapat diakses dan berkelanjutan artinya semua jenis pelayanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat tidak sulit ditemukan dan tersedia di masyarakat kapan pun mereka membutuhkannya. Dapat diterima dan masuk akal Artinya sistem layanan kesehatan tidak bertentangan dengan keyakinan dan keyakinan masyarakat.

Pelayanan kesehatan yang bertentangan dengan adat istiadat, budaya, keyakinan dan keyakinan masyarakat, serta tidak wajar, bukanlah pelayanan kesehatan yang baik. Oleh karena itu, untuk mencapai pelayanan kesehatan yang baik maka pengaturan distribusi fasilitas kesehatan menjadi sangat penting. Pelayanan kesehatan yang terlalu terkonsentrasi di perkotaan, namun tidak terdapat di perdesaan, bukanlah pelayanan kesehatan yang baik.

Agar situasi seperti ini dapat terwujud, perlu dilakukan upaya untuk memastikan bahwa biaya layanan kesehatan sepadan dengan kemampuan ekonomi masyarakat. Pelayanan kesehatan yang mahal sehingga hanya dapat diakses oleh sebagian kecil masyarakat bukanlah pelayanan kesehatan yang baik. Mutu berarti mengacu pada tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan yang diberikan, yang di satu sisi dapat memuaskan pengguna layanan, dan di sisi lain tata cara pemberiannya sesuai dengan kode etik dan standar. didirikan.

Pelayanan rawat inap adalah pelayanan kesehatan di rumah sakit dimana penderitanya menginap paling sedikit satu hari berdasarkan rujukan dari pelayanan kesehatan lain. Pelayanan kesehatan di ruang rawat inap rumah sakit erat kaitannya dengan dokter, perawat atau tenaga lain di rumah sakit, aspek hubungan antar manusia, kemanusiaan, kenyamanan atau kemudahan fasilitas dan lingkungan, peralatan dan perbekalan serta biaya pengobatan. Pelayanan kesehatan perseorangan yang meliputi observasi, diagnosa, pengobatan, keperawatan, rehabilitasi, pengobatan, dengan menginap semalam di fasilitas kesehatan rumah sakit dan puskesmas pemerintah dan swasta, dimana penderitanya harus menginap karena penyakitnya.

Kerangka Pikir

Kepuasan pasien ditentukan oleh seluruh pelayanan yang tersedia di rumah sakit, semua pelayanan meliputi pelayanan rawat inap, dokter, perawat, makanan, obat-obatan, sarana dan prasarana, sarana, lingkungan fisik rumah sakit dan pelayanan administrasi. Kepuasan pasien dapat dipengaruhi oleh perhatian terhadap pelayanan, kondisi bersih, lingkungan yang nyaman dan ruang perawatan yang nyaman akan menjamin kepuasan pasien. Manajemen pelayanan Islam adalah suatu proses penerapan ilmu pengetahuan dan seni untuk menyusun rencana, melaksanakan rencana, mengkoordinasikan dan menyelesaikan kegiatan pelayanan untuk mencapai tujuan pelayanan sesuai dengan syariat Islam.46.

Menurut Ulama Indonesia Prof. Kh Ali Yafie, Manajemen Islam Manajemen dalam Islam dipandang sebagai perwujudan perilaku shaleh yang bermula dari niat baik. Manajemen Islam mengajarkan tentang kehidupan yang terarah dan teratur sehingga kita dapat mencapai tujuan akhir secara maksimal dengan bekerja sama.

METODE PENELITIAN

Pendekatan kualitatif ini bertujuan untuk memperoleh informasi yang komprehensif tentang Manajemen Pelayanan Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Madising Kabupaten Pinrang Kabupaten Pinrang. Lokasi penelitian yang akan dijadikan tempat melakukan penelitian terkait permasalahan yang diangkat adalah Manajemen Pelayanan Stasioner Rumah Sakit Umum Daerah Madising Kabupaten Pinrang: Kajian Analitik Dalam Perspektif Manajemen Islam. Penelitian ini berfokus pada manajemen pelayanan yang diterapkan di RSUD Madising Bungi dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

Selain mewawancarai pasien, peneliti akan melakukan wawancara terhadap staf di Rumah Sakit Umum Daerah Madising yang bertugas memberikan pelayanan kepada pasien rawat inap. Data yang diperoleh dari observasi langsung ini merupakan data konkrit dan nyata mengenai subjek dalam kaitannya dengan manajemen pelayanan staf rawat inap di RSUD Madising Bungi Kabupaten Pinrang. Rumah Sakit Umum Daerah Madising Kabupaten Pinrang mempunyai fungsi pokok pelayanan kesehatan primer dan pelayanan kedokteran dasar.

Di Rumah Sakit Umum Daerah Madising, setiap unit mempunyai SOP (standar operasional prosedur) tersendiri yang akan memudahkan pekerjaan. Rumah Sakit Umum Daerah Madising untuk meningkatkan keselamatan pasien menerapkan sistem yang dapat mencegah terjadinya cedera pada pasien. Selain dari aspek mutu pelayanan kesehatan di ruang rawat inap RSUD Madising, ada beberapa hal yang menjadi acuan mutu pelayanan, yaitu pengelolaan sumber daya manusia di unit rawat inap dengan memperhatikan aspek kualitas pelayanan. kualitas pelayanan dalam perspektif Islam.

Dilihat dari unsur unsur pelayanan RSUD Madising, unsur pelayanan yang dilaksanakan di unit rawat inap akan membuat pelayanan menjadi cepat dan tepat sasaran. Bagi RSUD Madising, tingkat kepuasan dan pelayanan pasien merupakan hal yang sangat penting khususnya di unit rawat inap. Baik atau tidaknya pelayanan yang diberikan dapat diketahui melalui identifikasi persepsi RSUD Madising dan persepsi pasien terhadap pelayanan.

Di RSUD Madising, petugas atau perawat memberikan pelayanan yang berkualitas kepada pasien. Di RSUD Madising, petugas atau perawat bagian rawat inap sudah memperhatikan mutu pelayanan, yaitu memperbaiki diri sebelum memberikan pelayanan kepada pasien. Penerapan manajemen pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Madising dapat dikatakan baik, hal ini dibuktikan dengan tersedianya pegawai yang baik di rumah sakit khususnya bagian rawat inap.

Meski demikian, RSUD Madising tetap menjaga kualitas pelayanan sehingga membuat pasien nyaman dalam pelayanan. JUDUL: MANAJEMEN PELAYANAN RUMAH SAKIT DI RUMAH UMUM DI DAERAH MADISING KABUPATEN PINRANG (KAJIHAN ANALISIS PERSPEKTIF MANAJEMEN ISLAM). Bagaimana mekanisme penyelenggaraan pelayanan rumah sakit di RSUD Madising Kabupaten Pinrang ditinjau dari manajemen Islam.

Bagaimana sikap rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada pasien rawat inap dalam kajian perspektif manajemen Islam.

Tabel 0.4  Pasien Masuk
Tabel 0.4 Pasien Masuk

Gambar

Tabel 0.4  Pasien Masuk

Referensi

Dokumen terkait

The number of packet loss causes the value of > REPLACE THIS LINE WITH YOUR PAPER IDENTIFICATION NUMBER DOUBLE-CLICK HERE TO EDIT < 6 Figure 8 Effect changes of RAW Group number to

Boeat kaoa pllola aoak NESTLE'S KlNDERMEEL FARINE lACrtE Soap!. IIIOOdabdllDlllk