KEIMANAN
(KeimananseorangMuslim terhadapsangpencipta) AhmadRois
UniversitasIslam NegeriSultanMaulanaHasanudinBanten [email protected]
ABSTRAK
OneaspectofpersonaldevelopmentistheeducationofchildrenintheIslamicfaith.
Parentsandteachersareresponsibletooptimizetheimplementationoffaitheducation forchildrenasfundamentaltoshapeMuslim personality.FamilyeducationinIslam is relyingonthecultivationofreligiousbeliefs,andattitudestofostermoralvirtue.
Keywords:Muslimpersonalityfaitheducation Abstrak
Salahsatuaspekpengembanganpribadiadalahpendidikananak-anakberiman.Orang tuadan
Gurubertanggungjawabuntukmengoptimalkanpelaksanaanpendidikanimanbagi anaksebagai
fundamentaluntukmembentukkepribadianMuslim.Pendidikankeluargadalam Islam bertumpupadapembinaan
keyakinanagama,dansikapuntukmendorongkebajikanmoral. Katakunci:Pendidikankeimanan,kepribadianmuslimJeatmammsa
Islam adalahagamayangajaran-ajarannyadiwahyukanTuhankepadamasyarakat manusiamelaluinabiMuhammadsaw.sebagaiRasul.Islam berisikanajaran-ajaran yangmencakupbidangkeimanan(akidah),ibadah,muamalah(syari’ah)danakhlak menjadipedomanbagimanusiadalam seluruhaspekkehidupannya.Ajaran-ajar1an Islam tersebutsecaratotalitasbersumberdarial-QurandanSunnah.
SeluruhajaranIslam yangdibawaRasulullahmerupakanpedomanhidupbagimanusia agarmerekadapatmengabdikepadaAllahswt.dalammengisihidupdankehidupannya.
Dalam memahamiajaran-ajaranIslam yang.dijadikansebagaipedomanhidupsehingga
1AbdurrahmanAn-Nahlawi,Prinsip-prinsipdanMetodePendidikanIslam,(Bandung:Diponegoro,1999), hlm.37
dapatdiamalkandidalam kehidupannyata,perluadanyapendidikanbagimanusia.
Sebabmelaluipendidikanlahmanusiadapatmengetahui,memahami,menghayatidan mengamalkanajaran-ajaranIslam.
Peranan pendidikan Islam bagipembinaan umat sangat penting sekaliuntuk membimbing dan mengarahkan potensiindividu melaluitransformasinilai-nilai pengetahuan,nilai-nilaiagama dan susila.Dengan berfungsinya pendidikan Islam didalam kehidupanumat,berartikehidupanumatIslam secarakuantitatifdankualitatif dapat bertahan dan berkembang dalam menjalankan fungsi pengabdian dan kekhalifahannyadimukabumiini.
Undang-undangNomor20Tahun2003menjelaskanbahwapendidikanbertujuanuntuk mengembangkan potensipeserta didik agarmenjadimanusia yang beriman dan bertakwakepadaTuhanyangMahaEsa,berakhlakmulia,sehat,berilmu,cakap,kreatif, mandiri,danmenjadiwarganegarayangdemokratissertabertanggungjawab.2Halini menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam merupakan bagian dasardan inti kurikulumpendidikannasional.
Salah satu aspekpendidikan Islam yang paling strategisdalam prosesmembina kualitas pribadimuslim adalah pendidikan keimanan,selain pendidikan akhlak, pendidikan intelektual, keterampilan dan kemasyarakatan.3 Dalam konteks ini pendidikanIslam menggunakansistem yangparipurnadalam membinaseluruhaspek kepribadianmanusiasecaraintegraldanmenyeluruhbahkanberkesinambunganguna membentukpribadimuslim.
PEMBAHASAN
PendidikankeimananadalahbahagianintegraldaripendidikanIslam,baikdilihatdari konsep tujuan maupun aspek-aspek pembinaan dalam Pendidikan Islam.Berarti orientasipendidikanIslam diarahkanuntukmembinapribadimuslim seutuhnyasesuai dengan cita-cita Islam.Pendidikan Islam adalah bimbingan jasmanidan rohani berdasarkan hukum-hukum agama Islam menuju terbentuknya kepribadian utama menurutukuran-ukuranIslam.4
Berartipendidikansebagaiprosesbimbinganterhadapperkembangananak-anak,harus berusahamencapaitujuanidealuntukterbinanyakepribadianyangsesuaidengancita- citaIslam.Untukmencapaitujuanterbentuknyakepribadianutamamenurutukuran- ukuranIslam inilahdiperlukanadanyapendidikankeimanan.Sebabsalahsatuaspek kepribadianmanusiaadalahunsurspiritualyangsedangmengalamiperkembangan, sehinggadiperlukanajarantentangkeimananagar.potensiberimananakdapatterarah sesuaidengankeimananyangdiajarkanIslam.
2AnwarArifin,MemahamiParadigmaBaruPendidikanNasionaldalamUndangUndangSisdiknas, (Jakarta:DepagRIDirektoratJenderalKelembagaanAgamaIslam,2003),hlm.37
3AhmadTafsir,IlmuPendidikandalamPerspektifIslam,(Bandung:RemajaRosdaKarya,2002),hlm.50
4.AhmadD.Marimba,PengantarFilsafatPendidikanIslam,(Bandung:PT.Al-Ma’arif,1985),hlm.23.
TujuanpendidikanIslam dalam konteksiniadalahmendidikseluruhkecenderungan, dorongandanfitrahsertamengarahkansemuanyakepadatujuanyangtertinggimenuju ibadahkepadaAllahyangtelahmenciptakanmanusia.5Tujuanpendidikandalam Islam sejalandengantujuanpenciptaanatautujuanhidupmanusia,yaituuntukmengabdi padaAllah.6
Dalam rangkamenanamkanajarantentangkeimanankepadaanakmakapendidikan keimanan mutlak diperlukan sekaligus agarpotensiiman dalam dirianak dapat berkembangsesuaidengantuntutanajarankeimanandalam Islam.Disinipendidikan keimanandipahamisebagaiupayamengikatanakdengandasar-dasariman,rukun Islam dan dasar-dasarsyari’ah sejakanakmulaimengertidan dapatmemahami sesuatu.7
Pengertianpendidikankeimanandiatasbolehdikatakansangatluas,karenatidak hanyamemberikandasar-dasarkeimanankepadaanak,tetapijugarukunIslam dan dasar-dasarsyari’ahsecaramenyeluruh.Padaprinsipnyasatusamalainaspek-aspek tersebutmemangsalingterkaitsebagaitotalitasajaranIslam yangharusditanamkan kepadaanakmelaluikeimanankepadaAllahdanajaranyangdiwahyukan-Nya.
Secaralebihkhususdisekolah-sekolahprosespembelajaransepertiitumerupakan pendidikan keagamaan atau pendidikan agama Islam yang isinya diarahkan pada pendidikanal-Quran,Tauhid(keimanan),Hadits,Fikih,Tafsir,KebudayaanIslam dan ajaranhidupnabisaw.8Tampakjelasbahwapendidikankeimanan(tauhid)termasuk bahagian integraldaripendidikan keagamaan (pendidikan agama Islam)sebagai program pengajaran disekolah.Dalam konteks inipendidikan keagamaan yang bersumberdarialQuransangatintensterhadappembinaanmanusiadalam keterpaduan empatunsur,yaituiman,akhlak,ilmudanamal.9Pendidikanimanataukeimanan berusahamenanamkanimansebagaimanadisebutkanAl-Quranyaituberimankepada Allah,malaikat,kitab,rasul,hariakhirdantakdir.
Pendidikankeimananberasaskankepadaupayamemahamirukuniman,menyadari serta membenarkannya,meyakinimaknanya dengan penuh keyakinan.Keyakinan tersebut akan akan melahirkan ketentraman jiwa dan kelurusan tingkah laku berdasarkanmaknakeimananyangdibenarkanolehkalbu.Karenaitu,pendidikaniman dimulaidarimenjelaskanmaknauluhiyah,rububiyah,danmaknaubudiyahmanusia kepadaAllahsematasertasifat-sifatIlahiyahyangtidakbolehdisandarkankepada selainAllah.10Tujuanpendidikankeimananadalahmenumbuhkananakatasdasariman
5AbdurrahmanAn-Nahlawi,Op.Cit.,hlm.182.
6AhmadD.Marimba,Op.Cit.,hlm.48.
7AbdullahNasihUlwan,PendidikanAnakdalamIslam,(Jakarta:PustakaAsy-Syifa’,1999),hlm.151
8AbdurrahmanAn-Nahlawi,Op.Cit.,hlm.183
9AbdurrahmanSalehAbdullah,LandasandanTujuanPendidikanMenurutal-Quranserta Implementasinya,terj.Mutammam,(Bandung:Diponegoro,2001),hlm.160
10MuhammadFadhilAl-Jamali,FilsafatPendidikandalamAl-Quran,terj.A.SZamachsyari,(Jakarta:
PustakaAl-Kausar,2005),hlm.49
danajaranIslam sejakmasapertumbuhannyasehinggaterikatdenganIslam baik akidah maupun ibadah,mengamalkan syariah Islam secara menyeluruh.11 Berarti pendidikankeimananmengupayakanpertumbuhanpotensiimandalam dirianakagar tumbuhdanberkembangsesuaidengankeimanandidalam Islam danmembuktikan imannyadenganmengamalkansyariatIslamlewatibadahkepadaAllah.
PendidikankeimananbertumpukepadapenanamanakidahIslam.Secaraetimologi akidahberartiikatan,sangkutan,secarateknisberartikepercayaan,keyakinan,iman, creed,credo.12Halinipentingsekaliditanamkan,sebabhakekatIslam tidakbisa dimengertidengansebenarbenarnyamanakaladuacabangpokokajaranIslam tidak diketahui,dihayatidantertanam dalam pikiran,hatidanjiwa,yaituakidah(kepercayaan, keimanan)dansyariat(peraturandanpelaksanaan).13
AkidahIslam yang diajarkandalam pendidikankeimananpadaumumnyaberkisar ArkanulIman(rukuniman)yangenam,yaitu:imankepadaAllah,imankepadamalaikat, imankepadakitab-kitabNya,imankepadarasulrasulNya,imankepadahariakhiratdan imankepadaqadhadanqadar.PendidikanakidahIslam didalamnyajugaadapelajaran tauhid,14 sebagaiintiajaran untuk mengesakan Allah swt.sebagaipangkaltolak kesuciandankebenarankeimanankepadayanglainnya.
SecaraKhusussegiketuhananataukeimanandalam pendidikanIslam merupakanhal penting dan mendalam pengaruhnya dalam pendidikan Islam,karena tujuan yang pertamadaripendidikanIslamadalahmembentukmanusiayangberimankepadaAllah.
Pemikirantersebuttentunyabukantanpaalasan,sebabakidahataukeimananadalah bidangkajianyangperludipercayaiterlebihdahulusebelum yanglain.Kepercayaanitu hendaklah bulatdan penuh,tidak bercampurdengan syak dan keraguan atau kesamaran.Betapatidak,prosespenyiaranrisalahIslamyangdilakukanRasulullahsaw.
jugadiawalidaripenanamanakidahuntukmensucikankepercayaanumatdarisyirik, khurafatdantahyulyangbertentangandenganakidahIslam.
PembentukanmanusiaberimankepadaAllahmenuntutadanyapendidikankeimanan sejakdinikepadaanak,sebagaiupayapenanamannilainilaikeimanandidalam dirinya sehinggafitrahuntukberimantersebutberkembangsesuaidengantuntutanajaran Islam.ImanmenurutIslam bukanlahhanyakata-katayangdiucapkanatausemboyan yang dipertahankan,tetapiadalah hakekatyang meresap dalam akal,menggugah perasaan dan menggerakkan keimanan dan apa yang diyakinidalam hatiuntuk dibuktikankebenarannyadenganamalperbuatan.Pendidikankeimanandalam Islam diorientasikankepadapembentukanpribadimuslim yangkonsistendalam mengesakan
11AbdurrahmanAn-Nahlawi,Op.Cit.,hlm.185.
12AbdullahNasihUlwan,Op.Cit.,hlm.152.
13EndangSaifuddinAnshari,WawasanIslam,(Bandung,Pusta,2004),hlm.24
14SyechMahmudSyaltout,AqidahdanSyari’ahIslam,terj.FachruddinHS(Jakarta:BumiAksara,2000), hlm.13.
Allah,menerimasyariatIslam yangdibawaRasul,relaberjihaduntukmenegakkan kebenaranagamameskipunharusmengorbankanjiwadanhartanyadalam perjalanan hidupnya.
Pembentukankepribadianmuslim memangmerupakancita-citapendidikanIslam,tak terkecualiaspekpendidikan keimanan.Kepribadian merupakan organisasidinamis dalam dirisetiapindividuyangterdiridarisistem-sistem psiko-pisikyangmenentukan carapenyesuaiandiriyangunik(khusus)dariindividutersebutterhadaplingkungannya.
Kepribadianyangterdiridariunsur-unsurspiritual,intelektual,moraldanemosional inilahyangdibentukdengannilai-nilaiimansebagaimanadalam ajaranIslam melalui pendidikankeimanan.
Kepribadianmuslim yangdiinginkandenganpenanamannilai-nilaikeimanankepada anak yaitu suatu kepribadian yang memilikinilai-nilaiagama Islam,memilih dan memutuskansertaberbuatberdasarkannilai-nilaiIslam danbertanggungjawabsesuai dengannilai-nilaiIslam.Suatukepribadianyangmemilikinilai-nilaiIslam yangmuncul setiapsaatsewaktumerekaberpikir,bersikapdanberperilakudalam kehidupanindividu danmasyarakat.
Kehidupanpribadimuslim adalahkehidupanseorangmuslim yangmengidentifikasikan dirikepada peraturan-peraturan yang telah ditetapkan oleh Allah swt.dengan dimanifestasikan didalam keyakinan yang terdapatdidalam perkataan beserta perbuatanyangterdapatdidalam rukunIslam.Kehidupansepertiinilahsebagaiderajat muttaqindanmuhsinin
Kepribadianmuslim yangdiharapkanitumemilikidimensiyangtundukpadadasar- dasarkeimanansebagaimanadiajarkanIslam.Karenaituciri-ciriyangmenonjoldari pribadimuslim adalahmemilikiintegritasyangkokohdalam halakidah,tujuanhidup, peribadatan,pemikiran,kehidupanalamperasaandansikap
Integritaskepribadianyangkokohdarisetiapmuslim merupakanhalterpentingdalam pendidikankeimanan.Keimanansebagainilaipribadimuslim senantiasabersyukurbila mendapatkenikmatandanbersabar,tabah,ulettanpamengenalputusasadalam menghadapisertamengatasicobaanhidupyangdialaminya.Carabersyukurdapat dilakukannyadenganlisansepertiucapanalhamdulillahdanmembagikenikmatanitu kepadaoranglaindantidakbersikapsombong.Bahkandapatmemanfaatkankarunia yangdiberikanAllahitusemaksimalmungkindalam mencarikeridhaanAllah,sekaligus melaksanakanperintahperintahNyadanmenjauhilarangan-larangannya.
Kepribadian muslim yang terbina dengan keimanan yang mantap memilikisikap pantangputusasa.Cintadansenangberbuatkebajikankepadasesamanya,mampu mengendalikanemosi,tidaksukamemusuhidanmenyakitioranglain,namunkeras kepadaorangkafir.Terhindardarisikapirihati,hasad,dengki,tamakdantidakrakus.
Jadi pendidikan keimanan diarahkan untuk membentuk hati yanghidup dan berhubungan dengan Allah swt.,meyakinipertemuannya dengan Allah dan hisab- hisabNya,mengharapkanrahmatNyadantakutakansiksaNya.
Dengankesempurnaanajarannya,Islam mampumembentukkepribadianmuslim yang sempurnayangakanmembawakepadakehidupanbahagiasebagaipembawamisi Allahditengah-tengahmasyarakat,menciptakankeamanandanketenteramanhidupdi antaraumatmanusia,penuhdenganrasakasihsayangdanpersamaanyangsempurna sehinggaterbentuklahmasyarakatyangBahagia.
Pendidikankeimananmerupakanpondasidalam pembentukankepribadianmuslim yang diinginkan,yaitu pribadiyang:1)ikhlas beribadah kepada Allah semata,2) memahamimaknadanmaksudibadahdantingkahlakuhidupyangpadagilirannya akanmengantarkananakkepadatujuanitu.3)Menjauhisegalayangharusdijauhinya sepertiperbuatansyirikyangmempengaruhinya.
Dengandemikiandapatdikatakanbahwapenanamannilai-nilaikeimanankedalam kepribadiananakmelaluipendidikankeimanansangatstrategisdalam memperkokoh danmenetapkanazazkepribadiananaksebagaimuslim gunapenyerahanyangikhlas kepada Allah didalam melaksanakan amar ma’ruf dan nahimunkar sebagai manifestasisikapkonsistendalamkeimanannya
MembentukkepribadianIman
Keluargamerupakanlingkungansosialyangpertamasebagaitempatberinteraksibagi seoranganakdiluardirinya.Dalam keluargaberkembangindividudanterbentuknya tahap-tahapawalprosespemasyarakatandanmelaluiinteraksiituanakmemperoleh pengetahuan, sikap, nilai-nilai yang terbentuk menjadi suatu karakter atau kepribadiannya.Meskipuntanpakurikulum tertulis,lingkungankeluargamerupakan salahsatupusatpendidikanyangmempunyaitanggungjawabpalingbesardalam membantupenanamankeimanandanpembentukankarakter/kepribadian.Orangtua menjadipendidikpertamadanutama.Kaedahiniditetapkansecarakodrati,dandiakui olehsemuaagamadansemuasistem nilaiyangdikenalmanusia.
Suatu keluarga bagi diri anak merupakan wahana yang paling tepat untuk mengembangkandirinya.Mendidikanakharusdilakukansejakanakmasihkecil,agar pendidikanyangdiberikanolehorangtuanyaitumembekasdalam jiwanya.Dalam halini perananibuyangpalingurgen,karenaibulahyangsehari-harinyabergauldandekat dengananak.Dalam prosespenanamantauhidorangtuaharusmenjadicontohteladan bagikeluarganya,membiasakansalam,hamdalah,basmalah,istighfar,tasmi,shalat, puasadansebagainya.Jikaanakmelihatdandibiasakanmelakukanhal-haltersebut dansudahmenjadikebiasaandalam keluarga,makaanakakantumbuhmenjadipribadi yangshaleh/shalehahsesuaidengantuntutanajaranagama.
Jadipraktekibadahtidakbisalepasdaripemahamanmaksuddantujuanberibadah kepadaAllahyangpadaakhirnyasampaikepadaTauhid.Makaajarantauhidakan dijadikan sebagailandasan dan fondasikepribadian anak,Tauhid itulah yang
menentukanjalanhidupmerekamenujuhidupdiakhiratnanti.
Selainorangtua,keberadaangurujugasangatpentingdalam mempersiapkangenerasi mudabangsadenganilmupengetahuan,teknologidanberkepribadianmulia.Gurutidak hanyadituntutuntukkonsistendalam menjalankantugas-tugasnyasebagaipendidik danpengajar,akantetapijugaharuskonsistendankosekuendalam mengamalkannilai- nilaiagama,susiladanmoraldidalam setiapkehidupannyabaiksebagaimakhluk Tuhanyangberbudimaupunyanghidupdanbermasyarakat
Sekolahmerupakantempatdimanaprosespendidikanberlangsungtentudiharapkan dapatmenghasilkangenerasiyangcerdasdanmampumemajukanbangsa.Terutama denganadanyamatapelajaranPendidikanAgamaIslam diharapkandapatmembentuk generasiyangtakwadancendekia,selainintelektualdalam ilmu-ilmuumum,juga cerdasdalam ilmu-ilmukeagamaan,jugamemilikimoralyangbaik.Untukituperanguru agama
cukuppentingdalam mencapaicita-citadimaksud.Kemampuanguruagamaselain mengajarkanjugamenunjukkannilai-nilaiajaranagamadalam setiaptindaktanduknya, sehinggaterjadiprosestransinternalisasinilai-nilaidarigurukepadasiswanya.Jika orangtuadangurubersama-samamendidik,melatihdanmenunjukkancontohteladan yangbaik,makaanakakantunbuhdanberkembangmenjadipribadiyangbaikpula.
KEIMANAN
Salahsaturealitayangcukupmemprihatinkanpadasaatsekarangini,adalahkondisi kaum muslimin yang mulaitidak peduliterhadap ajaran agama Islam,terutama terhadapperkara aqidah.Sebagianbesarkaum musliminsaatinilebihdisibukkan denganusaha-usahaperbaikandanpembangunanfisik,peningkatanekonomiumat, kesejahteraankaum muslimindanlainsebagainya,yangpadahakikatnyaseluruhjerih payahtersebuttidakmembawabanyakperubahanbagikaummuslimin.
Merekalupabahwaperkarayangharusdibenahipertamakalidariumatiniadalah perkara aqidah danpembenaraniman.Bukankahperkarayangpertamakalidiserukan olehpararasulAllahkepadaumatnya,termasukNabikitaMuhammad shallallahu
‘alaihiwasallam adalahperkaraaqidah?
Allah ta’ala berfirman, ﺍ
ﻟ ﻄ ﺎ ﻏ ﻮ
ﺍ ﺍﻮﺒﻨﺘﺟﺍﻭﷲ ﻭﺪﺒﻋﺍﻥﻻ ﺭﺍﻮﺳﺔ ﻛﻣﺍﻞ ﻓﻲ ﺎﻨﺜﻌﺑﺪﻘﻟﻭ
“Dan sungguh Kamitelah mengutus Rasulpada tiap-tiap umat (untuk menyerukan):SembahlahAllah(saja),danjauhilahthaghut”. (QS.AnNahl:36) Setiap rasul tidaklah diutus oleh Allah ta’ala melainkan dalam rangka pembenarandanpelurusanaqidahumat.Setiapkitabtidaklahditurunkanoleh
Allah ta’ala melainkan dalam rangka menjelaskan aqidah yang selamat dan menjelaskansegalaperkarayangdapatmembatalkanataumenguranginya.
Dansetiap manusiatidaklahdiciptakanmelainkankarenatujuanini.Inilah hakikatkuncikebahagiaanmanusiadiduniadandiakhirat.(Lihat AlIrsyadila ShahihilI’tiqad,hal.9)
Sah dan tidaknya amalan seorang hamba,ditentukan dengan benaratau tidaknya keimanannya dan keadaan hatinya. Syaikh As Sa’diy rahimahullah menjelaskan dalam tafsirnya tatkala menafsirkan ayat tersebut,“Maksuddarimembangunbangunan(amalibadah)atasdasartaqwa adalah‘atasdasarniatyangsholehdankeikhlasankepadaAllah’.
Dan beliau rahimahullah juga mengatakan,“Sesungguhnya iman merupakan syaratsahdanditerimanyaamalsholeh.Dansebuahamaltidaklahdikatakan sebagaiamalyangsholehmelainkanjikadidasaridenganiman.”
IbnuQayyim AlJauziyah rahimahullah mengatakan, “Barangsiapayanghendak meninggikanbangunannya,makahendaklahdiamengokohkanpondasinyadan memberikan perhatian penuh terhadapnya. Sesungguhnya kadar tinggi bangunanyangbisadiabangunadalahsebandingdengankekuatanpondasi yangdiabuat.Amalanmanusiaadalahibaratbangunandanpondasinyaadalah iman”
Kemudianbeliaumelanjutkan, “Adapunpondasitersebutmencakupduaperkara : Pertama adalah pengenalanyangbaikseoranghambakepadaAllah‘Azzawa Jalla,seluruhperintah-Nya,namadankepadasifat-sifat-Nyayangmulia,dan yang kedua adalahketundukanyangsempurnakepadaAllahsubhanahuwa ta’aladanRasulullahshallallahu‘alaihiwasallam”
Oleh karena itu,hendaklah seorang muslim memberi perhatian untuk memperbaikikeimanannyadanapayangdiyakiniolehhatinyadanberusaha meninggalkan berbagai bentuk keraguan yang dapat mengurangi dan membatalkankeimanannya.
Sufyan Ibnu ‘Uyainah rahimahullahu berkata,“Ulama-ulama terdahulu biasa saling mengirim nasehatsatu dengan yang lainnya,‘Barang siapa yang memperbaikiapa yang tersembunyidalam hatinya,maka Allah akan memperbaiki apa yang nampak dari dirinya,dan barang siapa yang memperbaikihubungannya dengan Allah,maka Allah akan memperbaiki hubungannyadenganparamanusia.15
Iman,SumberKebahagiaandiDuniadandiAkhirat Allahswtberfirman;
ﻳ ﻌ ﻤ ﻠ ﻮ
ﻥ ﻮﻧﺎﻛﺎﻣﻦﺴﺣﺎﺑﻢﻫﺮﺟﺍﻢﻬﻨﻳﺰﺠﻧﻭﺔﺒﻴﻃﺓﺎﻴﺣﻪﻨﻴﻴﺤﻨﻠﻓﻦﻣﺆﻣﻮﻫﻭﻰﺜﻧﺍﻭ ﺫﺍﺮ ﻣﻛﻦ ﺎ ﺻ ﻋﺤﻟﺎﻞﻤﻦﻣ
“Barangsiapayangberamalsholeh,baiklaki-lakimaupunperempuan,dandiaadalah seorangyangberiman,makaKamiakanmemberikankehidupanyangbaik,danakan
15DiriwayatkanolehHinadbinSirriydalam KitabAzZuhud,AlWakii’dalam AzZuhud danAbuNu’aim dalam Hilyah(kami mengutipdariKitab MukhtashorAlImanAlKabir,SyaikhMuhammadbin‘AbdulWahhab,hal.31,MaktabahDarulMinhaj)
Kamiberibalasandenganpahalayanglebihbaik,daripadaapayangtelahmereka kerjakan.”(QS.AnNahl:97)
Syaikh Muhammad bin Sholih AlUtsaimin rahimahullah menjelaskan bahwa yang dimaksuddengankehidupanyangbaikdiduniaadalah lapangnyadadadantenangnya hati.Walaupunseorangmukminsedangdilandamusibahyangsangatberat,makadia akantetapmerasakankehidupanyangbaik,karenakebahagiaanyanghakikiadalah apayangdirasakanolehhatinya,yaitukelapanganandadadanketenanganhati.Dan nikmatyangsemacam initidaklahdidapatkanolehorang-orangyangtidakberiman (orangkafir).16
SyaikhAsSa’diy rahimahullah berkata,“Sebabyangpalingagungdanpalingmendasar yang dapatmenyebabkan manusia memperoleh kebahagiaan,adalah iman dan amalan sholih”.Kemudian beliau membawakan ayatdiatas(An Nahl:97)dan mengatakan,“Allah ta’ala telah mengkhabarkan dan menjanjikan bagiorang yang menggabungkanantaraimandanamalansholeh,bahwamerekaakanmendapatkan kehidupanyangbaikdiduniadanbalasanyanglebihbaikketikadiduniamaupunkelak dialam yangabadi(kampungakhirat)17
Olehkarenaitu,apayang menghalangidan membuatkitaenggan untuksegera membenarkandanmeluruskanimandankeyakinankita?BukankahAllah subhaanahu wata’ala telahmenawarkanjanjiberupakebahagiaanhidupbagiorang-orangyang berimandengansebenar-benarnyaiman?SesungguhnyaAllahtidakakanmenyelisihi janji-Nya. AllahulMuwaffiq.
ImanpunMembutuhkanBuktidanRealisasi
Sebelum membahasbanyaktentangsubjudulini,adabaiknyaapabilakitamengenal apayangdimaksudkandengankata“iman”.AlAzhariberkata, ”Ahliilmudarikalangan pakarbahasasepakatbahwayangdimaksudkandenganimansecarabahasaadalah
‘attashdiq’(pembenaran/keyakinan)18
Adapunsecaraistilahmaknaimanadalahkeyakinandalam hati,yangdiucapkan melaluilisan dan diamalkan dengan anggota badan.Pengertian semacam ini merupakan ijma’ (kesepakatan) ahlussunnahwaljama’ah.
Adapunsecaraistilahmaknaimanadalahkeyakinandalam hati,yangdiucapkan melaluilisan dan diamalkan dengan anggota badan.Pengertian semacam ini merupakan ijma’ (kesepakatan) ahlussunnahwaljama’ah.
16Kitabul‘Ilmi,SyaikhMuhammadbinSholehAlUtsaimin
17AlWasailulMufidahLilHayyatisSa’iidah,SyaikhAbdurrahmanAsSa’diy,AsSyamilah.
18Tahdzib Lughah (15/513)(PenulismengutipdariKitabMukhtashorAlImanAlKabir,SyaikhMuhammadbin‘AbdulWahhab, hal.31,MaktabahDarulMinhaj)
Imam AlAjuri rahimahullahu membuatsebuahbabdalam kitabbeliau AsySyari’ah,
“Bab:Sesungguhnyaimanadalahpembenarandankeyakinandalam hati,pengakuan denganlisan,danpengamalandengananggotabadan.Danseseorangtidakdisebut berimanmelainkanjikamengumpulkanketigaunsurimantersebut.”
Inilahkeimananyanghakiki,terpatrikokohdidalam hatiseorangmukmin,terpancar darilisannyadantercermindaritingkahlakudanperbuatannya.Terkumpulpada dirinyatigahal,keyakinan,pengakuandanpengamalan,satudenganlainnyatidak terpisahkan.
SahlbinAbdillahAtTustury rahimahullahu berkata,“Imanadalahperkataan,amalan, niatdansunnah.Karenabarangsiapayanghanyamengumpulkanperkataantanpa disertaiamalan,maka iniadalah bentuk kekafiran,jika hanya mengumpulkan perkataandanperbuatantanpadisertainiat(keyakinan)makainiadalahbentuk kemunafikan,danjikahanyaterkumpulperkataan,perbuatan,danniattanpadisertai sunnah,makainiadalahbid’ah.19
Rukuniman
Rukun iman yang harus diyakinioleh seorang mukmin ada 6.Sebagaimana yang dijelaskanolehrasulallahsaw.Ketikaditanyaolehmalaikatjibriltentangimanbeliau bersabda.
ﻭ ﺷ ﺮ
ﻩ ﻩﺮﻴﺧﺭ ﺑﻣﺪﻘﻟﺎﻦ ﻭﺆ ﺧﺗﺮﻻﺍ ﺍﻡ ﻭﻮﻴﻟﻪﻠﺳﺭﻭﻪﺒﺘﻛﻭﻪ ﻼﻭﺘﻜﺋﻣ ﷲ ﺏ ﻣﻦ ﺗﺆ ﺍﻥ
“ImanadalahengkauberimankepadaAllah,kepadamalaikat-Nya,kepadakitab-kitab- Nya,kepadapararasul-Nya,kepadahariakhirdanengkauberimanterhadaptaqdir (ketetapan)Allah,baik(ketetapan)yangbaikmaupunyangburuk”
Inilahpondasiyangsangatmendasardalam Islam,yangkeenam haltersebutdisebut dengan “rukuniman”,pondasiyangharusdibenahisebelum kitamembenahiperkara- perkaralainnyadarikehidupanini.Masing-masingrukunimantersebutmembutuhkan penjelasantersendiri.SemogaAllahmemberikankemudahandalam membahasrukun imanlainsecaralebihlengkap.
19Lihat MukhtashorAlImanAlKabir,SyaikhMuhammadbinAbdulWahhab,Cet. MaktabahDarulMinhaj,hal.94-95.