AKAD AL-HIWALAH /
HAWALAH (PENGALIHAN)
Presented by Kelompok 6
Anggota Kelompok
Natasya Natalia 2201036090
Priandarini Windi Yanti 2101036161
Cheche Candani Putri Couwindra 2201036096
Herawati 2101036221
Dhini Abizah
2201036171
DEFINISI
Hawalah secara harfiah berarti pengalihan, pemindahan, perubahan warna kulit atau
memikul sesuatu di atas pundak. Objek yang dialihkan dapat berupa utang atau piutang.
Jenis akad ini pada dasarnya adalah tabarru' yang bertujuan untuk saling tolong-menolong untuk menggapai rida Allah.
Jika yang dialihkan utang maka akad hawalah
merupakan akad
pengalihan utang dari satu pihak yang berutang kepada pihak lain yang wajib menanggung
(membayar) utangnya.
Jika yang dialihkan piutang maka akad
hawalah merupakan akad pengalihan piutang dari satu pihak yang
berpiutang kepada pihak lain yang berkewajiban menagih piutangnya.
Pihak yang menerima pengalihan utang atau piutang (muhal'alaih) dapat memperoleh
imbalan/fee/ujrah atas jasanya (berupa kesediaan dan komitmennya). Besarnya ujrah harus ditetapkan pada saat akad secara jelas, tetap dan pasti.
Jenis Akad Hiwalah
Apabila yang dipindahkan merupakan hak menagih piutang maka,
pemindahan itu disebut hiwalah al haqq (pemindahan hak/anjak piutang).
Apabila yang dipindahkan itu kewajiban untuk membayar utang maka, pemindahan itu disebut hiwalah ad-dain (pemindahan utang).
Ditinjau dari segi objek akad, hiwalah dapat dibagi menjadi 2 yaitu sebagai berikut :
1.
2.
Hawalah al-muqayyadah (pemindahan bersyarat) yaitu, hawalah dimana muhil adalah pihak yang berutang sekaligus berpiutang kepada
muhal'alaih.
Hawalah al-muthlaqah (pemindahan mutlak) adalah hawalah dimana muhil adalah pihak yang berutang, tetapi tidak berpiutang kepada muhal/alaih.
Ditinjau dari sisi persyaratan, hiwalah terbagi menjadi 2 yaitu sebagai berikut : 1.
2.