• Tidak ada hasil yang ditemukan

keputusan menteri perhubungan republik indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "keputusan menteri perhubungan republik indonesia"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KM 9 TAHUN 2023

TENTANO

PEDOMAN REVIU TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka mendukung digitalisasi, sinkronisasi dan integrasi, serta menghindari duplikasi sistem, seiiap usulan kegiatan yang terkait teknologi informasi dan komunikasi pada unit kerja di lingkungan Kementerian Perhubungan harus direviu oleh Sekretariat Jenderal;

b. bahwa beberapa ketentuan dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 69 Tahun 2020 tentang Pedoman Reviu Teknologi Informasi dan Komunikasi di lingkungan Kementerian Perhubungan, sudah tidak sesuai dengan perkembangan hukum dan kebutuhan organisasi mengenai teknologi informasi dan komunikasi aehingga perlu diganti;

c. berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Menteri Perhubungan tentang Pedoman Reviu Teknologi Informasi dan Komunikasi di Lingkungan Kementerian Perhubungan;

Mengingat . . .

(2)

- 2 -

Mengingat 1. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4916);

Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 182);

2. Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 112);

3. Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2019 tentang Organisasi Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 203) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2019 tentang Organisasi Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 106);

4. Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2022 tentang Kementerian Perhubungan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 33);

5. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 17 Tahun 2022 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 815);

6. Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 222 Tahun 2020 tentang Rencana Induk Teknologi Informasi dan Komunikasi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia 2020-2024;

7. Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 150 Tahun 2021 tentang Tata Kelola Data di Lingkungan

Kementerian Perhubungan beserta perubahannya;

8. Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 112 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Sistem

Pemerintahan Berbasis Elektronik di Lingkungan Kementerian Perhubungan;

MEMUTUSKAN . . .

(3)

Menetapkan

PERTAMA

KEDUA

KETIGA

KEEMPAT

MEMUTUSKAN:

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN TENTANG PEDOMAN REVIU TERNO LO Gl INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN.

Menetapkan pedoman reviu teknologi informasi dan komunikasi di lingkungan Kementerian Perhubungan sebagai pedoman pelaksanaan reviu atas studi teknologi informasi dan komunikasi dan kegiatan pembangunan dan/atau pengembangan teknologi informasi dan komunikasi di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Studi teknologi informasi dan komunikasi sebagaimana dimaksud dalam Diktum PERTAMA meliputi:

a. studi rencana teknologi informasi dan komunikasi;

b. studi kelayakan sistem informasi; dan c. studi kelayakan teknologi informasi.

Kegiatan pembangunan dan/atau pengembangan teknologi informasi dan komunikasi sebagaimana dimaksud dalam Diktum PERTAMA meliputi:

a. perangkat lunak; dan

b. perangkat keras yang mempunyai ekosistem dan diintegrasikan dengan jaringan Kementerian Perhubungan.

Kriteria perangkat lunak sebagaimana dimaksud dalam

- 3 -

Diktum KETIGA huruf a, meliputi:

a. pembangunan khusus;

dan / atau pengembangan aplikasi

b. pembangunan umum.

dan/atau pengembangan aplikasi

KELIMA . . .

(4)

- 4 -

KELIMA Kriteria perangkat keras sebagaimana dimaksud dalam Diktum KETIGA huruf b, meliputi:

a. belanja infrastruktur, terdiri dari:

1) pembangunan pusat data (data center) dan pusat pemulihan bencana (DRC) barn;

2) pengembangan pusat data (data center) dan pusat pemulihan bencana (DRC) dalam rangka penambahan kapasitas;

3) penambahan dan/atau perpanjangan Sewa Rak Colocation;

4) pengadaan barn dan/atau perpanjangan layanan komputansi awan;

5) penambahan kapasitas/resouree layanan komputansi awan eksisting;

6) pengadaan baru atau perpanjangan sewa lisensi database-,

7) pembangunan atau pengembangan pusat kendali;

8) pengadaan perangkat untuk pengelolaan jaringan intra instansi pusat;

9) pengadaan perangkat untuk pengelolaan sistem penghubung layanan instansi pusat;

10) pengadaan sewa jaringan internet;

11) pengadaan perangkat peripheral;

12) pengadaan perangkat alat pengolah data;

13) pengadaan baru atau perpanjangan sewa lisensi pendukung perkantoran;

14) pengadaan perangkat keamanan informasi;

15) kriteria lain yang ditetapkan oleh pembina SPBE nasional.

b. belanja terkait perangkat keras sistem integrasi dan jaringan intra, antara lain:

1) jaringan intra pemerintah;

2) sistem penghubung layanan instansi pusat dan/atau daerah

KEENAM . . .

(5)

- 5 -

KEENAM : Pengajuan usulan kegiatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) harus sesuai dengan rencana induk teknologi informasi dan komunikasi Kementerian Perhubungan, rencana rinci Kementerian Perhubungan, peta rencana Kementerian Perhubungan, dan arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kementerian Perhubungan.

KETUJUH : Usulan kegiatan TIK harus sesuai dengan rencana kerja dan anggaran TIK berdasarkan Standarisasi Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) komponen belanja TIK yang telah ditetapkan Kementerian Keuangan dan sumber pendanaan yang berasal dari Rupiah Murni (RM), Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), Badan Layanan Umum (BLU) dan hibah.

KEDELAPAN : Pengajuan reviu TIK usulan studi teknologi informasi dan komunikasi dan kegiatan pembangunan dan/atau pengembangan teknologi informasi dan komunikasi dilakukan melalui aplikasi http://siriu.kemenhub.go.id/.

KESEMBILAN : Pelaksanaan reviu TIK sebagaimana dimaksud dalam Diktum PERTAMA dilaksanakan melalui 2 (dua) tingkatan, yaitu:

a. reviu TIK tingkat I oleh Sekretariat Direktorat Jenderal/Sekretariat Badan/Sekretariat Inspektorat Jenderal selaku koordinator TIK tingkat I Kementerian Perhubungan dengan memperhatikan:

1) kesesuaian dengan format yang berlaku;

2) kesesuaian dengan tugas dan fungsi;

3) kesesuaian dengan rencana induk TIK Kementerian Perhubungan, rencana rinci Kementerian Perhubungan, peta rencana Kementerian Perhubungan, arsitektur SPBE Kementerian Perhubungan;

4) kejelasan . . .

(6)

- 6 -

KESEPULUH

KESEBELAS

4) kejelasan proses bisnis dalam mendukung sinkronisasi dan integrasi sistem di lingkup Eselon I;

5) ketiadaan duplikasi kegiatan di lingkungannya;

6) kesesuaian KRO/RO dengan sebaran belanja TIK.

b. reviu TIK tingkat II oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi selaku koordinator TIK Kementerian Perhubungan dengan memperhatikan:

1) kesesuaian dengan rencana induk TIK Kementerian Perhubungan, rencana rinci Kementerian Perhubungan, peta rencana Kementerian Perhubungan, arsitektur SPBE Kementerian Perhubungan;

2) ketiadaan duplikasi kegiatan dengan unit kerja lain di lingkungan Kementerian Perhubungan;

3) kejelasan proses bisnis dalam mendukung sinkronisasi dan integrasi sistem di lingkup Kementerian Perhubungan; dan

4) kesesuaian teknologi informasi dan cost benefit analysis (CBA) dengan tingkat kebutuhan.

Hasil reviu TIK tingkat I sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESEMBILAN huruf a, sebagai dasar pemberian rekomendasi kepada. pemilik kegiatan untuk pelaksanaan studi teknologi informasi dan komunikasi dan kegiatan pembangunan dan/atau pengembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dilaporkan serta dimohonkan untuk dilakukan reviu TIK tingkat II dan diusulkan clearance ditujukan kepada Sekretaris Jenderal dan ditembuskan kepada Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi.

Hasil reviu TIK tingkat II sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESEMBILAN huruf b, sebagai dasar pemberian rekomendasi kepada Sekretaris Direktorat Jenderal/Sekretaris Badan/Sekretaris Inspektorat

Jenderal . . .

(7)

KEDUABELAS

KETIGABELAS

KEEMPATBELAS

- 7 -

Jenderal dan pemilik kegiatan untuk pelaksanaan studi TIK dan kegiatan pembangunan dan/atau

pengembangan TIK.

: Rekomendasi reviu usulan kegiatan TIK ditandatangani oleh Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi atas nama Sekretaris Jenderal kepada koordinator TIK tingkat I dengan ditembuskan kepada Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal, dan Staf Ahli Bidang Teknologi dan Energi Perhubungan.

: Pusat Data dan Teknologi Informasi melakukan monitoring terhadap pelaksanaan rekomendasi yang dilakukan oleh unit kerja pengusul untuk mengukur keberhasilan dan memastikan adanya perbaikan berkesinambungan sesuai dengan rencana induk TIK Kementerian Perhubungan terhadap studi teknologi informasi dan komunikasi dan kegiatan pembangunan dan/atau pengembangan teknologi informasi dan komunikasi di lingkungan Kementerian Perhubungan.

: Batas waktu pengajuan reviu TIK sebagaimana dimaksud dalam Diktum PERTAMA sebagai berikut:

a. untuk kegiatan tahun anggaran (tahun n+1) batas waktu permohonan reviu TIK paling lambat akhir bulan maret (tahun n) sesuai pagu kebutuhan; atau b. untuk kegiatan tahun n+1 apabila terdapat usulan

penambahan/perubahan kegiatan TIK batas waktu permohonan reviu TIK sampai dengan bulan akhir agustus (tahun n); atau

c. untuk revisi kegiatan pada tahun anggaran berjalan batas waktu permohonan reviu TIK paling lambat akhir September pada tahun berjalan.

KELIMABELAS . . .

(8)

- 8 -

KELIMABELAS : Terhadap anggaran TIK yang telah tertampung dalam Daftar Isian Pclaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2023 namun belum mendapat reviu dari Pusat Data Teknologi dan Informasi, masih dapat diproses dengan ketentuan paling lambat akhir bulan September untuk mengusulkan reviu.

KEENAMBELAS : Alur reviu TIK dan ketentuan mengenai data dukung pengajuan usulan studi teknologi informasi dan komunikasi dan kegiatan pembangunan dan/atau pengembangan teknologi informasi dan komunikasi sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini.

KETUJUHBELAS : Kegiatan pembangunan dan/atau pengembangan teknologi informasi dan komunikasi di lingkungan Kementerian Perhubungan yang telah mendapatkan rekomendasi reviu TIK dinyatakan dapat dilanjutkan akan diusulkan untuk dilakukan clearance kepada Tim SPBE Nasional.

KEDELAPANBELAS: Pada saat Keputusan Menteri ini mulai berlaku, Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 69 Tahun 2020 tentang Pedoman Reviu Teknologi Informasi dan Komunikasi, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

KESEMBILANBELAS . . .

(9)

- 9 -

KESEMBILANBELAS: Keputusan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta

pada tanggal 11 Januari 2023

MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

BUDI KARYA SUMADI

SALINAN Keputusan Menteri ini disampaikan kepada:

1. Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan;

2. Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan;

3. Para Direktur Jenderal di lingkungan Kementerian Perhubungan; dan 4. Para Kepala Badan di lingkungan Kementerian Perhubungan;

5. Staf Ahli Bidang Teknologi dan Energi Perhubungan;

6. Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi.

PRAYITNO

(10)

LAMPIRAN

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR KM 9 TAHUN 2023 TENTANG

PEDOMAN REV1U TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

A. ALUR KEGIATAN REVIU TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

U n it K e r j a P e n g u s u l K o o r d i n a t o r R e v iu T k . I P u s d a t in

IN PU T/REVISl USULAN KEGIATAN TIK

A

TE R IM A USULAN KEGIATAN TIK

B ir o P e r e n c a n o a n

T E R IM A C H P

B UAT SU R AT USULAN REVIU KE SESJEN DITEM BUSKAN KE

KAPUSDATIN

TERIM A & KIRIM C H P KE U N IT KERJA

PE N G U S U L KEGIATAN TIK

C E K DOKUMEN USULAN KEGIATAN TIK

M E N YU SU N C H P

M E N YU SU N CHR

*

M ENERIMA REKOM ENDASI

SEL6SA1

M ENERIM A & K1RIM REKOM ENDASI KE

UNIT KERJA PENG U SU L KEGIATAN TIK

AJUKAN C LE AR AN C E

M EM VAUDASI USULAN KEGIATAN TIK

MELALUI E-PLAN N IN G ______ )

M ENYU SU N REKOM ENDASI

T im S P B E N a s io n a l

REVIU U SU LAN C LE A R A N C E

M E N Y U S U N DAN M ENG ELUARKAN H A S IL C LE AR AN C E

K e t e r a n g a n

mi- Unit kerja pengusul melakukan input usulan kegiatan TIK melai ut apBcasi SiRiU O n ine dengan melampirkan data dukung yang disyaratkan sesuai dengan jenis kegiatan TIK.

- Sorai usulan reviu kegiatan TIK yang ditujukan kepada Sesdxjen/ Sesbadan.

Sesrtjen pada masing- masing unit eselon l.

R evw Tk. I diiakukan olet* Sesdrtjen/

Sesbadan/ Sesrtjen pada masing- masing unit Eselon I.

- Pengecekan usulan dan dokumen data dukung meiiputi.

a. kesesuaian dengan format yang beriaku.

b. kesesuaian dengan uigas dan lungsi;

c kesesuaian dengan rencana mduk TIK di kngkungan masing- masing unit Eselon l.

d. kejelasan proses bisras dalam mendukung sinkronisasi dan integrasi sotem di hngkup eselon l;

e. ketìadaan dupHkasi kegiatan di bngkungannya;

f. kelengkapan data dukung lainnya.

seperti: CBA, S R S, brosur, MOU;

g. kesesuaian KRO/RO dengan sedaran belarla TIK.

Sesdhjen/ Sesbadan/ Sesitjen Tenginmkan sui a i usulan kegiatan TIK ditujukan kepada Sesjen dan ditembuskan ke Kapusdatin.

KPQBPtNATPR REVIU TK, II;

- Reviu Tk. Il dilakukan oleh Pusdatin - Penyusunan Catatan Hasil P en e Iman (C H P) dibuat berdasarkan kelengkapan data dukung

Pengecekan dokumen data dukung mekpuli:

a. kesesuaian dengan lormat yang bertaku.

b. kesesuaian dengan tugas dan fungsi;

c. kesesuaian dengan rencana mduk TIK di kngkungan Kemenien&n Perhubungan;

d. kejelasan proses b isn s dalam mendukung sinkronisasi dan integrasi sistem di hngkup eselon I;

e ketìadaan duplrkasi kegiatan di bngkungannya;

I. kelengkapan naia dukung lainnya.

sepefb: CBA. S R S. brosur. MOU.

Menyusun C a la la » Hasil Reviu (CHR) yang dipaial dan daandaiangani oleh pejabat unte kerja pengusul. koordmator reviu Tk. I dan Pusdatin

- Mengajukan permohonan C icalane e ke Tim SPBE Nasional

• Vaiidasi usulan kegiatan TIK melalui aplikasi E-Planmng

Pengecekan kesesuaian perencanaan kerja dan anggaran TIK berdasarkan sedar an K R O dan RO belanja TIK

m SPBE Nasional mereviu usulan d earance kegiatan TIK yang diajukan - Tim SPBE Nasional mengeluarkan

a i rekomendasi a ias usulan d ea ra n ce kegiatan TIK dalam dua kategori. yailu:

a Dapat dilanjutkan b. Tidak dapat dilanjudcan

(11)

- 2 -

B. KELENGKAPAN DATA DUKUNG

Pengajuan reviu atas studi teknologi informasi dan komunikasi dan kegiatan pembangunan dan/atau pengembangan teknologi informasi dan komunikasi harus dilengkapi dengan data dukung berupa:

1. studi pembangunan atau pengembangan TIK yaitu data dukung pengajuan reviu.

2. kegiatan pembangunan dan/atau pengembangan:

a. perangkat lunak:

1) data dukung pengajuan reviu;

2) kelengkapan data dukung berupa CBA (Cost Benefit Analysis);

3) arsitektur dan peta rencana SPBE Kementerian Perhubungan;

4) kesesuaian klasifikasi rincian output (KRO) dan/ atau rincian output (RO) dengan sebaran belanja TIK; dan

5) pengajuan dan persetujuan clearance dari Tim SPBE Nasional.

b. perangkat keras:

1) data dukung pengajuan reviu;

2) kelengkapan data dukung berupa CBA (Cost Benefit Analysis);

3) arsitektur dan peta rencana SPBE Kementerian Perhubungan;

4) kesesuaian klasifikasi rincian output (KRO) dan/ atau rincian output (RO) dengan sebaran belanja TIK;dan

5) pengajuan dan persetujuan clearance dari Tim SPBE Nasional.

(12)

- 3 -

C. CONTOH FORMAT SURAT USULAN KEGIATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

<KOP SURAT UNIT KERJA>

<KOP SURAT UNIT KERJA>

Nomor : <Tempat>, <tanggal><bulan><tahun>

Klasifìkasi : Lampiran :

Hai : Usulan Kegiatan TIK <Unit Kerja> Tahun Anggaran

<Tahun>

Yth. Sekretaris Jenderal

Sesuai dengan <dasar hukum pelaksanaan reviu TIK>, dengan ini kami mengusulkan Kegiatan TIK di <unit kerja> Tahun Anggaran <tahun> untuk dilakukan reviu TIK dengan judul kegiatan:

a. Nama Kegiatan : <diisi nama kegiatan>

Nilai Anggaran : <diisi nilai anggaran>

b. Nama Kegiatan Nilai Anggaran

: <diisi nama kegiatan>

: <diisi nilai anggaran>

Usulan kegiatan sebagaimana tersebut di atas, kami lampirkan dokumen pendukung sebagai berikut:

a. KAK dan RAB b. CBA

c. SRS (apabila kegiatan ini bersifat pengembangan)

d. <data dukung lainnya meliputi: brosur, MOU, berita acara dan proyeksi kebutuhan>

Demikian disampaikan atas perhatian dan kerjasama Saudara, diucapkan te rima kasih.

<Kepala Unit Kerja>

»

<Nama Kepala Unit Keria>

<Pangkat Kepala Unit Kerja>

<NIP Kepala Unit Kerja>

Tembusan:

1. Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi;

2. Eselon I masing-masing unit kerja.

(13)

- 4 -

D. CONTOH FORMAT SURAT REKOMENDASI

<KOP SURAT UNIT KERJA>

Nomor : <Tempat>,

< tangga 1>< bulan > < tahun>

Lampiran :

Perihal : Penyampaian

Rekomendasi Hasil Reviu TIK <nama kegiatan>

Yth. 1. Koordinator Reviu TIK Tk. I unit kerja pengusul kegiatan 2. Pemilik Proses Bisnis yang Mengajukan Kegiatan

Berisi jawaban tindak lanjut surat usulan dari unit kerja <nomor surat, tanggal surat, usulan kegiatan>, telah dilakukan reviu kegiatan TIK oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin).

Sesuai dengan <dasar hukum pelaksanaan reviu TIK>, dengan ini kami sampaikan bahwa Kegiatan <nama kegiatan> Tahun Anggaran <tahun kegiatan>

dapat dilanjutkan/ tidak dapat dilanjutkan/ tidak dapat diberikan rekomendasi dengan memperhatikan catatan hasil reviu pada lampiran surat ini.

Rekomendasi Reviu TIK ini hanya berlaku untuk Kegiatan <nama kegiatan> Tahun Anggaran <tahun kegiatan> dengan pagu anggaran sebesar

<nilai sesuai RAB> sesuai data dukung yang disampaikan ke Pusdatin selama

<jumlah waktu> bulan/hari kalender sejak surat ini ditandatangani.

Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) <unit pemilik kegiatan/ pemilik proses bisnis> bertanggung jawab sepenuhnya terhadap pelaksanaan kegiatan sesuai catatan hasil reviu untuk Kegiatan <nama kegiatan> Tahun Anggaran <tahun kegiatan>.

Demikian disampaikan atas perhatian dan kerjasama Saudara, diucapkan te rima kasih.

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi

<Nama Kapusdatin>

<NIP Kapusdatin>

Tembusan:

1. Sekretaris Jenderal;

2. Inspektur Jenderal;

3. Eselon I unit kerja pengusul kegiatan.

(14)

- 5 -

E. CONTOH FORMAT KERANGKA ACUAN KERJA KEGIATAN STUDI PEMBANGUNAN ATAU PENGEMBANGAN TIR, PEMBANGUNAN DAN/

ATAU PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK DAN PERANGKAT KERAS

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) NAMA KEGIATAN

(Nama Aplikasi/ Perangkat Keras/Studi TIK Yang Akan Diusulkan)

(Nama Unit Kerja)

TAHUN ANGGARAN (Tahun Usulan Kegiatan)

(15)

- 6 -

KERANGKA ACUAN KERJA

(Nama Kegiatan Perangkat Lunak/Perangkat Keras/Kegiatan Studi TIK yang akan diusulkan)

TAHUN ANGGARAN (Tahun Usulan Kegiatan) A. LATAR BELAKANG

1. Pada bagian ini disebutkan satu persatu tujuan dari Pembangunan/Pengembangan kegiatan TIK yang dimaksud;

2. Sebutkan secara jelas permasalahan yang dapat diatasi dengan adanya pekerjaan Pembangunan/Pengembangan kegiatan TIK tersebut;

3. Sebutkan keuntungan yang diharapkan dapat diperoleh dari pekerjaan Pembangunan/Pengembangan kegiatan TIK tersebut baik meliputi Manfaat Berwujud (Tangible Benefit) dan Manfaat Tak Berwujud (.Intangible Benefit);

4. Sebutkan secara detail bisnis proses kegiatan Pembangunan/

Pengembangan kegiatan TIK tersebut.

B. MAKSUD DAN TUJUAN

Tuliskan Maksud yang menjelaskan perlunya pelaksanaan/implementasi pekerjaan Pembangunan/Pengembangan Kegiatan TIK tersebut dan jelaskan tujuan dari pekerjaan Pembangunan/Pengembangan kegiatan TIK

yang dimaksud.

C. TARGET/SASARAN

Tuliskan Sasaran yang hendak dicapai dari kegiatan Pembangunan/Pengembangan kegiatan TIK tersebut.

D. BISNIS PROSES

Gambarkan dan jelaskan bisnis proses kegiatan TIK ke dalam bentuk diagram alur (fiowchart), use case diagram, activity diagram, entity relationship diagram dan/ atau data flou) diagram.

E. RUANG LINGKUP KEGIATAN (Aplikasi/Perangkat Keras/Studi TIK)

Uraikan Ruang lingkup dari pekerjaan “(Nama Aplikasi/Perangkat Keras yang akan diusulkan)”

Ruang lingkup pekerjaan Pembangunan/Pengembangan kegiatan ini adalah sebagai berikut:

(16)

- 7 -

1. Perencanaan

a. melakukan pengumpulan kebutuhan user untuk pembangunan/pengembangan kegiatan TIK yang diusulkan kepada setiap kelompok pengguna aplikasi/perangkat keras/studi TIK dari satuan kerja;

b. melakukan pengembangan spesifikasi kebutuhan dan verifikasinya kepada setiap kelompok pengguna;

c. (uraian lainnya).

2. Analisis kebutuhan informasi

a. pembuatan aplikasi/perangkat keras/studi TIK 1) (uraian);

2) (uraian lainnya).

b. pengembangan

1) melakukan analisa serta evaluasi terhadap aplikasi/perangkat keras/studi TIK yang telah berjalan meliputi fungsional modul-modul pada aplikasi tersebut, hardware, software, dan analisis sistem secara keseluruhan;

2) kekurangan dari aplikasi/perangkat keras/studi TIK eksisting/ sejenis;

3) mapping fitur aplikasi/perangkat keras/studi TIK eksisting/sejenis ke kegiatan yang akan diusulkan;

4) (uraian lainnya).

3. Perancangan

a. melakukan pengembangan desain Aplikasi, disesuaikan dengan jenis data dan kebutuhan meliputi content, pembuatan database,

sistem securìty dan sistem searching;

b. (uraian lainnya).

4. Pengujian

a. melakukan testing terhadap aplikasi dengan penyediaan test pian dan test script oleh penyedia sistem, sesuai skenario-skenario dari unit TI dan kelompok pengguna; (khusus aplikasi)

b. penyediaan bukti pengujian fungsional maupun nonfungsional dari penyedia sistem termasuk unit testing, user acceptance testing, System testing, integration testing, kompatibilitas testing, error and exception testing dan performance testing; (khusus aplikasi)

(17)

- 8 -

c. memastikan dan memutuskan bahwa persyaratan spesifikasi teknis dapat terpenuhi; (khusus perangkat keras)

d. pengujian fungsional maupun nonfungsional oleh unit TI dan setiap kelompok pengguna dari satuan kerja;

e. (uraian lainnya).

5. Implementasi sistem a. (uraian);

b. (uraian lainnya).

6. Pemeliharaan

a. uraikan informasi pemeliharaan sistem;

b. (uraian lainnya).

7. Tahap Evaluasi Kondisi (khusus Studi TIK)

a. melakukan kajian / revietu terhadap dokumen yang ada;

b. melakukan tinjauan kepustakaan (review data dan dokumen) dan studi literatur terkait dengan pekerjaan dimaksud;

c. melakukan evaluasi kondisi teknologi informasi saat ini;

d. memahami model bisnis dan model operasional yang sedang berkembang;

e. memahami akar permasalahaan saat ini;

f. peninjauan kapabilitas, kapasitas dan resiko sistem Teknologi Informasi (TI) berjalan dan teknologi yang digunakan.

8. Tahap Penyusunan Dokumen (khusus Studi TIK)

a. melakukan proses pengumpulan data melalui wawancara dan survey kuesioner ke unit kerja Kernenterian Perhubungan;

b. melakukan assesment:

c. melakukan analisis gap berdasarkan hasil analisis/ assessment dan kajian terhadap sistem, infrastruktur dan layanan Teknologi Informasi.

9. Tahap Pencapaian (khusus Studi TIK)

a. melaksanakan presentasi/diskusi/Focus Group Discussion (FGD) penyempurnaan hasil pekerjaan dimaksud dengan Tim Pendamping dalam setiap tahapan pekerjaan;

b. studi banding (benchmarking) terkait pekerjaan dimaksud dengan instansi yang dianggap telah berhasil dalam penerapan rencana induk (masterplan) TIK;

c. menyusun buku/dokumen;

d. sosialisasi.

(18)

- 9 -

F. NAMA ORGANISASI/TIM PENDAMPING KEGIATAN

Organisasi pengguna jasa untuk pekerjaan dari kegiatan yang diusulkan adalah:

• Kementerian Perhubungan

• Satuan Kerja: (Nama Satker)

• Penanggung Jawab Kegiatan:

Tim Pendamping Kegiatan “(nama aplikasi/perangkat keras/studi TIK yang akan diusulkan)” akan ditetapkan lebih lanjut dengan Surat Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran (Nama Satker).

G. METODOLOGI PELAKSANAAN KEGIATAN

Uraikan Metodologi dari Kegiatan yang akan diusulkan.

Contoh untuk kegiatan aplikasi:

1. tahap persiapan yang terdiri dari pembuatan rencana kerja, inisialisasi pekerjaan termasuk kick-off meeting-,

2. tahap kajian identifikasi informasi;

3. tahap pelaporan serta rencana pembangunan/pengembangan Aplikasi/Perangkat Keras/Studi TIK;

4. tahap pengumpulan user requirements melalui wawancara, dan kuesioner;

5. tahap analisis pengumpulan data, desain sistem;

6. tahap pembangunan/ pengembangan aplikasi;

7. tahap pengujian;

8. tahap implementasi;

9. tahap penyusunan dokumentasi dan serah terima pekeijaan;

10. tahap pemeliharaan sistem.

Contoh untuk kegiatan perangkat keras:

Uraian metode pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan penunjukan langsung atau pelelangan/kontraktual

Contoh untuk kegiatan studi TIK:

1. Pengumpulan dan Penggalian Data, Bahan dan Informasi.

Pengumpulan dan penggalian data, bahan dan informasi dilakukan dengan cara:

a. revieiv/ kajian referensi/dokumen:

(19)

- 10 -

a.l) kepustakaan, regulasi dan dokumen lain yang relevan tentang organisasi dan tata kelola Teknologi Informasi;

a.2) kajian organisasi dan tata kelola Teknologi Informasi di lingkungan Perhubungan;

b. Diskusi dan konsultasi.

Melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan unit kerja terkait dan pihak-pihak lain yang relevan;

c. Benchmarking / Studi banding.

Studi banding dilaksanakan dengan instansi pemerintah/BUMN lainnya;

2. Melakukan assesment Teknologi Informasi baik Internai (Business and IT Exsisting) maupun Eksternal (regulasi, tren teknologi, standard dan best practice);

3. Perumusan dan penyusunan hasil pekerjaan dilakukan setiap tahapan.

perumusan dan penyusunan hasil pekerjaan dilakukan dengan:

a. rapat-rapat pembahasan, konsultasi, dan diskusi;

b. perumusan hasil akhir oleh tim pendamping.

H. TENAGA AHLI/TERAMPIL (APABILA DIBUTUHKAN/OPTIONAL)

Sebutkan tenaga ahli yang dibutuhkan (apabila membutuhkan bantuan pengerjaan oleh vendor).

Contoh spesifikasi yang dicantumkan meliputi:

1. tingkat pendidikan minimal tenaga ahli/terampil yang dibutuhkan;

2. persyaratan sertifikasi keahlian;

3. jumlah tenaga ahli/terampil yang dibutuhkan;

4. lama pengalaman/jumlah pengalaman dalam implementasi suatu teknologi/bidang keahlian tertentu.

spesifikasi ini dibuat untuk setiap jenis tenaga ahli yang dibutuhkan (seperti: analyst, programmer, database admin, dii).

I. SPESIFIKASI TEKNIS

Sebutkan spesifikasi teknis yang dibutuhkan untuk menunjang aplikasi.

Contoh spesifikasi yang dicantumkan meliputi:

- bahasa pemrograman;

- frametuork aplikasi;

database;

(20)

- 11 -

operating System (OS);

- spesifikasi kebutuhan server;

- < spesifikasi teknis pendukung lainnya>.

J. WAKTU PELAKSANAAN KEGIATAN

Pelaksanaan kegiatan “(Nama Aplikasi/Perangkat Keras/Studi TIK yang akan diusulkan)” Tahun Anggaran (Tahun usulan kegiatan) selama (jumlah bulan) bulan kalender.

matriks waktu pelaksanaan pembangunan / pengembangan aplikasi:

No. Kegiatan

Triwulan j Triwulan I ' - II

Triwulan III

Triwulan

IV Ket

D IO Mmm

m

r a g g i r a 1 Persiapan

a) (uraian)

b) (uraian lainnya)

TE

c) (uraian lainnya)

_ ----

zz u

u

K. OUTPUT KEGIATAN

Output yang hendak dihasilkan dari kegiatan “(nama aplikasi/perangkat keras/studi TIK yang akan diusulkan)” ini dituangkan dalam bentuk:

1. (uraian);

2. (uraian lainnya).

L. SISTEM PELAPORAN

Hasil kegiatan “(nama aplikasi/perangkat keras/studi TIK yang akan diusulkan)” disusun dalam bentuk laporan hasil kegiatan yang sekurang- kurangnya terdiri dari:

1. Konsep / Draft Laporan Hasil Kegiatan (Draft Final Report)

Merupakan konsep/draft laporan hasil kegiatan yang menyajikan:

a. uraian;

b. (uraian lainnya).

2. Laporan Akhir Hasil Kegiatan (Final Report}

Laporan Akhir Hasil Kegiatan (Final Report) merupakan perbaikan dan penyempumaan dari konsep/draft laporan hasil pekerjaan setelah mendapatkan masukan dan konsultansi dari pihak-pihak terkait dan expert terhadap konsep/ draft Laporan Hasil Pekeijaan.

(21)

- 12 -

M. DOKUMENTASI

Dokumen hasil kegiatan “(nama aplikasi/perangkat keras/studi TIK yang akan diusulkan)” dibuat dalam bentuk:

1. hard copy (buku) yang masing-masing sebanyak (jumlah hard copy) eksemplar;

2. soft copy (CD) yang masing-masing sebanyak (jumlah soft copy) CD;

3. (uraian lainnya).

N. ANGGARAN BIAYA

Untuk pelaksanaan kegiatan “(nama aplikasi/perangkat keras/studi TIK yang akan diusulkan)” ini diperlukan biaya sebesar Rp. (biaya untuk usulan kegiatan).

(Nama Tempat), (Bulan) (Tahun) KUASA PENGGUNA ANGGARAN

(Nama Satuan Kerja)

(Nama Kuasa Pengguna Anggaran) Pangkat (Golongan)

(NIP)

(22)

- 13 -

F. CONTOH FORMAT RINCIAN ANGGARAN BIAYA (RAB) KEGIATAN TIK 1. Contoh Format RAB Studi Pembangunan atau Pengembangan TIK

RINCIAN ANGGARAN BIAYA (RAB) (Nama studi TIK yang akan diusulkan)

(Nama Satuan Kerja)

TAHUN ANGGARAN (Tahun Usulan Kegiatan)

• A - ; - -

--- V , • U , ... r‘.

KEGIATAN SATUAN

--- ---

;’ù é'm ém m

VOLUME

:

jn. . V ! ■ '7 'V i >4A*

SATUAN (Rp)

BIAYA

I . BIAYA PERSONIL LANGSUNG A. TENAGA AHLI

(jumlah (jumlah oranq) bulan)

1 Uraian OB X

2 Uraian OB X

3 Uraian OB X

4 Uraian OB X

5 Uraian OB X

6 Uraian OB X

B. TENAGA PENDUKUNG

1 Uraian OB X

2 Uraian OB X

3 Uraian OB X

4 Uraian OB X

5 Uraian OB X

6 Uraian OB X

7 Uraian OB X

IL BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL

A. BIAYA PELAPORAN, PELATIHAN DAN LAIN-LAIN

1 . PELAPORAN

Uraian Eksemplar X

Uraian Eksemplar X

Uraian Eksemplar X

Uraian Eksemplar X

Uraian Eksemplar X

Uraian Buah X

Uraian Buah X

Uraian Buah X

2. PELATIHAN

Uraian Paket X

Uraian Paket X

(23)

14 -

NO KEGIATAN

: "

■- ■ V • . ■ ■ XS&'Ù'ì SATUAN

' ...

VOLUME

BIAYA

SATUAN BIAYA

Uraian Paket X

Uraian Paket X

Uraian Paket X

Uraian Paket X

3. LAIN-LAIN

Uraian Bulan X

Uraian Kali X

Uraian Bulan X

Uraian Bulan X

Uraian Bulan X

BIAYA PPN 10 %

TOTAL BIAYA (BIAYA+ PPN)

Terbilang : (Sebutkan N ila i Nominai)

(Nama Tempat), (Bulan) (Tahun) KUASA PENGGUNA ANGGARAN

(Nama Satuan Kerja)

(Nama Kuasa Pengguna Anggaran) Pangkat (Golongan)

(NIP)

(24)

- 15 -

2. Contoh Format RAB Kegiatan Pembangunan dan/atau pengembangan Perangkat Lunak

RINCIAN ANGGARAN BIAYA (RAB)

(Nama Perangkat Lunak yang akan diusulkan) (Nama Satuan Kerja)

TAHUN ANGGARAN (Tahun Usulan Kegiatan)

NO KEGIATAN SATUAN VOLUME

,< •; ■ vkr,-’V; :• ;•

BIAYA SATUAN

(Rp)

U S JUMLAH . BIAYA;.

ip \ | I. BIAYA PERSONIL LANGSUNG

A. TENAGA AHLI

(jumlah (jumlah oranq) bulan)

1 Uraian OB X

2 Uraian OB X

3 Uraian OB X

4 Uraian OB X

5 Uraian OB X

...

B. TENAGA PENDUKUNG

1 Uraian OB X

2 Uraian OB X

3 Uraian OB X

4 Uraian OB X

5 Uraian OB X

...

II. BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL

A. BIAYA PELAPORAN, PELATIHAN DAN LAIN-LAIN 1. PELAPORAN

Uraian Eksemplar X

Uraian Eksemplar X

Uraian Eksemplar X

Uraian Eksemplar X

Uraian Eksemplar X

Uraian Buah X

Uraian Buah X

Uraian Buah X

2. PELATIHAN

Uraian Paket X

Uraian Paket X

Uraian Paket X

Uraian Paket X

(25)

- 16 -

(Nama Tempat), (Bulan) (Tahun) KUASA PENGGUNA ANGGARAN

(Nama Satuan Kerja)

(Nama Kuasa Pengguna Anggaran) Pangkat (Golongan)

(NIP)

(26)

- 17 -

3. Contoh Format RAB Kegiatan Pembangunan dan/atau pengembangan Perangkat Keras

RINCIAN ANGGARAN BIAYA (RAB)

(Nama Perangkat Keras yang akan diusulkan) (Nama Satuan Kerja)

TAHUN ANGGARAN (Tahun Usulan Kegiatan)

NO KEGIATAN SATUAN VOLUME

BIAYA SATUAN

(R p )

JUMLAH BIAYA

(R p)

A. PENGADAAN PERANGKAT KERAS/H/LRDWARE 1 (Nama Perangkat Keras A) UNIT

2 (Nama Perangkat Keras B) UNIT 3

(Nama Perangkat Keras

lainnya) UNIT

BIAYA PPN 10 %

TOTAL BIAYA (BIAYA+ PPN)

Terbilang : (Sebutkan Nilai Nominai)

(Nama Tempat), (Bulan) (Tahun) KUASA PENGGUNA ANGGARAN

(Nama Satuan Kerja)

(Nama Kuasa Pengguna Anggaran) Pangkat (Golongan)

(NIP)

(27)

- 18 -

G. Contoh Format Dokumen Cost Benefit Analysis (CBA)

<KOP SURAT UNIT KERJA>

ANALISIS BIAYA DAN MANFAAT

<nama kegiatan>

TAHUN ANGGARAN <tahun usulan kegiatan>

A. TUJUAN

1. Pada bagian ini disebutkan maksud dan tujuan yang menjelaskan perlunya pelaksanaan/implementasi pekerjaan Pembangunan/Pengembangan Kegiatan TIK tersebut dari Pembangunan/Pengembangan kegiatan TIK yang dimaksud;

2. Sebutkan secara jelas permasalahan yang dapat diatasi dengan adanya pekerjaan Pembangunan/Pengembangan kegiatan TIK tersebut;

3. Sebutkan keuntungan yang diharapkan dapat diperoleh dari pekerjaan Pembangunan/Pengembangan kegiatan TIK tersebut.

B. ANALISIS BIAYA DAN MANFAAT 1. Identifikasi Biaya

Pada bagian ini dijelaskan identifikasi biaya dan komponen biaya yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pembangunan/

pengembangan kegiatan TIK.

No Uraian Qty HARGA SATUAN (sudah termasuk

PPN 10%)

TOTAL HARGA (Rp)

1 Uraian [jml barang) Rp. x.xxx.xxx Rp. x.xxx.xxx

Total Rp. x.xxx.xxx

Pembulatan Rp. x.xxx.xxx

2. Identifikasi Manfaat

Pada bagian ini dijelaskan manfaat yang diperoleh dari pelaksanaan pembangunan/pengembangan kegiatan TIK, baik manfaat yang membawa dampak langsung dan manfaat yang dampaknya tidak secara langsung.

(28)

- 19 -

H. Contoh Format Dokumen Software Requirement Spesification (Srs) Untuk Pengembangan Aplikasi

Dokumen Softtoare Requirement Specification (SRS)

(Nama Perangkat Lunak yang akan diusulkan)

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Direktorat/Badan xxx)

Dipersiapkan Oleh:

(Tim Unit Keija)

(29)

20 -

DAFTAR ISI

A. Pendahuluan...

1. Tujuan...

2. Lingkup Pekerjaan...

B. Deskripsi Um um ...

1. Lingkungan Sistem...

2. Alur Proses Pelayanan xxxx...

a. Alur Proses umum aplikasi...

b. Modul xxxx...

c. Modul xxxx...

d. Alur proses Aplikasi...

C. Spesifikasi Kebutuhan...

1. Kebutuhan Fungsional...

a. Fungsi modul A untuk (... ) ...

b. Fungsi modul 2 ...

2. Arsitektur Sistem...

a. Arsitektur dan Topologi...

b. Arsitektur Integrasi...

3. Kebutuhan Non Fungsional...

a. Kebutuhan Server...

b. Keamanan Lingkungan Server...

c. Keamanan Aplikasi...

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1 Diagram Konteks...

Gambar 2 Global Proses aplikasi xxx...

Gambar 3 Data Flow Diagram Level 0 Aplikasi xxxx...

Gambar 4 DFD Level 1.1 Penerbitan Dokumen/Nomor PKK xxxx Gambar 5 Contoh gambar arsitektur dan topologi jaringan...

Gambar 6 Arsitektur integrasi...

(30)

- 21 -

A. Pendahuluan

Penjelasan singkat aplikasi yang akan dibangun dalaxn 3-4 paragraf.

1. Tujuan

Tujuan dari pembuatan Sistem yang akan dibangun.

2. Lingkup Pekeijaan

Penjelasan unit terkait dan user dalam aplikasi. Fungsi-fungsi utama yang harus dimiliki oleh aplikasi adalah:

a...

b...

B. Deskripsi Umum 1. Lingkungan Sistem

Berikut adalah diagram konteks dari aplikasi:

Contoh pada aplikasi INAPORNET

A . D ir e k t o r a t le n d e ra t P e r h u b u n g a n L a u t

B. K e m e n t e r ia n K e u a n g a n d a n O t h e r G o v e r n m e n t A g e ric v

D P e ràggi, n a J a s a i P e ta lju tia n

Gambar 1. Diagram Konteks a) Admin

b) User

c)

(31)

- 22 -

2. Alur Proses Pelayanan xxxx a. Alur Proses umum aplikasi

Alur proses global Aplikasi xxxx adalah sebagai berikut (gambarkan dalam cross function diagram level 0):

Contoh pada aplikasi INAPORNET

I N A P O R T N E T - G l o b a l P r o c e s s

D ir kapok & A q c o P c f u 'W . u n B adan Usah.i P en g u n J M A C v or O io n ta t. H u b

S im la ia P e l j y .u a n B o n q k a i M u a t P c la b u h a n Tru n ip o rt.v.i $ »» * • « , Bt-.» Cubai P d à b u h a n Payrnoi

Gambar 2. Global Proses aplikasi xxx b. Modul xxxx

Alur proses pembuatan (dapat digambarkan dalam cross function diagram level 1)

Berikan keterangan pada gambar diagram tersebut.

c. Modul xxxx

Alur proses pembuatan (dapat digambarkan dalam cross function diagram level 1) berikan keterangan pada gambar

diagram tersebut.

d. Alur proses aplikasi

Alur proses alur proses aplikasi (dapat digambarkan dalam cross function diagram level 2)

(32)

23

C. Spesiflkasi Kebutuhan

Penjelasan tentang Sistem Informasi aplikasi. Kebutuhan fungsional dan data yang mengalir dapat digambarkan melalui Data Flow Diagram (DFD) level 0 berikut ini (Contoh pada aplikasi INAPORNET):

U w f 4 . N o P m d a B a r a n Kapji No_PPKA,pencajuan_kapd_m asuk.

Pengajuan_perpar^ar)gan_m asa_tam bat, pengajuan_kapai _pindah.

peng*juan_pem batabn,peng^uan_keberangfcatan_kapal, m antfest_b«raag_penufnpang> ck>kum cn_pendukurg.

penunjuk kan_PB M , P engaJiuo_al*i_m uat.

data_PKK, d a ta _ SPM . data_R PK RO . data_PPK, B ay a_SP K _Pan d u.

B ù y a J a s a _ la b u h , B U ya_Jasa_T am bat

/

INAPORTNET

ertiabaya. data_gandeng, ò a ta _ g lid a k , dala_TKBB,

<Sata_salvage. d a ta _ ta s D arai, d a t a _ p e m l» n b n _ S P M

OTHER G O VERN M EN T i f T r f ' T t i f i U f i l f ì

1

h o11• r*L I *• r

D IR E K T O R A T L A L U U N T A S D A N A N 6 K U T A N L A U T No. Registrasi Tanggal Status Revisi Halam an

05/11/2015 01 1/1 A P L IK A S I IN A P O R T N E T

D F D L E V E L 0

- RKBM ,

N otifikaii_pem irluk operasi k a n _ P B M . bongkar D a ta _ M u o ta n Rapai. miti». Time

noGfiVasl_RKBM Sheet

1 _

disetujul

I

BA D AN USAH A P C U B U H A N

RPKftO, PPKB, S P K Pandu, Dofcumen A l , Realisasi P a n d u Tu oda, D ok u m e n

2A1, SP2, p ela te* naon pero bata San

D lT K A P E L 'S I M L A L A No_pendaftaran_fc*pai. No_PWCA /

i____ No_renoanaran_Kapai, uata_apesn&asi_Kapdi i

A

\ Data_SP2,data_N P£, data_Pacbng_(Jst, data_SPP8^ | J A S A P E N G U i r i . 'S A ’ i

D ata_LA B

1 T R A S P O S T A S I

j

D a la _ B ffl C u la i. <tota_Surat_Karantlna P ere e tu Ju *i_D oku m e n _O G A . d a ta_SPPB, d a ta _ B C _ ll,

dat»_SBCB P e n e rtÉ t a n J » » , Persetuluan_D okum en_OG A, d ata_SPM , persetu)uan_RKBM . Penctapan_PPK,

htaya_SPK_Pandu, flnal_LAB, W ay a_Jasa_Labuh,hìaya_laia _ram bal. data_U Q .

pcrseti4uan_pcrpanjar.fian_m sw _tam b3t, w *_pm dah, pers® tujuan_pem batabn

H'JP PAYMEN1

JCode_B*ilng, T a n d a _ lu n *s

OTOPITAS Ff i.Ac.'JH AN

Gambar 3. Data Flow Diagram Level 0 Aplikasi xxxx

1. Kebutuhan Fungsional

a. Fungsi modul A untuk (... )

Opening proses... Proses yang digambarkan melalui DFD Level 1.1 berikut ini:

(33)

- 24 -

Gambar 4. DFD Level 1.1 Penerbitan Dokumen/Nomor PKK b. Fungsi modul 2 ....

Proses dan data yang diolah pada kegiatan penerbitan surat pengantar uji yang digambarkan pada DFD Level 1.2.1 berikut ini: (gambarkan dengan diagram seperti di atas)

2. Arsitektur Sistem

a. Arsitektur dan Topologi

Arsitektur topologi jaringan yang digunakan pada Aplikasi xxxx dapat digambarkan sebagai berikut:

Perhubungan QJA K em en terixn

Badan Usa-'J

Pdabuh*. Other B ea Cukai G o v e r n m e n t

Agency

Gambar 5. Contoh gambar arsitektur dan topologi jaringan

(34)

- 25 -

b. Arsitektur Integrasi

Arsitektur antar sistem yang terkait dengan sistem aplikasi xxxx sebagai berikut:

f l SOA PORTNET

1w a m B sm

L _

S iste m In fo r m a s i D IT LA LA

S ist e m In fo rm a si D IT K A P E E

S ist e m In fo r m a s i D IT K P IP

S ist e m In fo rm a si D IT P E IP E N G

S ist e m in fo rm a si D IT N A V

Gambar 6. Arsitektur integrasi 3. Kebutuhan Non Fungsional

a. Kebutuhan Server

Sistem Informasi Aplikasi xxxx membutuhkan server untuk dapat menjalankan fungsinya, antara lain sebagai berikut:

1) Production

a) server Aplikasi, terpasang Apache version 2 dan PHP 8;

b) server Database, terpasang MySQL Enterprise/Maria database dan Galera Cluster,

c) Network File System (NFS).

2) Development

a) server aplikasi, terpasang Apache version 2 dan PHP 8;

b) server database, terpasang/Maria database dan Galera Cluster,

c) 1 load balancer aplikasi dan 1 load balancer database;

d) Netw ork. F ile S y s te m (N F S ).

3) Versioning

Server Repository, terpasang Mercurial atau Git.

(35)

- 26

b. Keamanan Lingkungan Server

Lingkungan server tempat aplikasi dan database Sistem Informasi Aplikasi xxxx terpasang, akan menerapkan standar keamanan yang tinggi yang mampu menahan terhadap aktifitas yang tidak diinginkan yang bertujuan merusak atau mencuri informasi dari server.

Server aplikasi dan database berada pada jaringan lokal Telkom Active Optical Network (AON) sehingga orang yang diberi wewenang yang berada di luar jaringan Telkom AON yang akan mengelola server tersebut, selain harus punya User Access ke server juga harus terhubung dahulu dengan Virtual Private Network (VPN) Telkom AON.

Secara topologi, server aplikasi dan database diletakkan di belakang perangkat firewall yang dikonfigurasi secara optimal untuk mengamankan infrastruktur yang berada di belakangnya. Infrastruktur selalu diawasi oleh tim yang ahli di bidangnya selama 24 jam, 7 hari seminggu.

Server aplikasi, Aplikasi xxxx dikonfigurasi sedemikian rupa sehingga lolos pengujian keamanan sistem oleh tools International Business Machines (IBM) security AppScan.

c. Keamanan Aplikasi

Sistem informasi Aplikasi xxxx mengimplementasikan standar keamaman yang cukup tinggi, diantaranya:

a. menggunakan sistem Hypertext Transfer Protocol Secure HTTPS;

b. menggunakan captcha pada halaman login;

c. dilengkapi dengan anti cross site scripting (XSS);

d. dilengkapi dengan anti Cross-Site Request Forgery (CSRF);

e. satu user hanya dapat login di satu perangkat;

f. cookie yang dienkripsi;

g. sudah lolos pengujian keamanan oleh tools IBM security AppScan;

h. sudah lolos dengan pengujian Structured Query Language (SQL) Injection.

(36)

- 27 -

Kepala UPT/KPA Kasubdit/Penanggung Jawab Kegiatan

(Nama Kepala UPT/KPA) (Pangkat/Gol)

(NIP)

Tanggal : ...

(Nama) (Pangkat/Gol)

(NIP) Tanggal : ...

Direktur/Kepala Setara Eselon II Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi

(Nama) (Pangkat/Gol)

(NIP) Tanggal : ...

(Nama) (Pangkat/Gol)

(NIP) Tanggal : ...

Disetujui oleh:

MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA

ttd.

PRAYITNO

sesuai dengan aslinya BIRO HUKUM,

r*

BUDI KARYA SUMADI

Gambar

Gambar  1  Diagram Konteks........................................................
Gambar  1. Diagram Konteks a)  Admin
Gambar 2. Global Proses aplikasi xxx b.  Modul xxxx
diagram tersebut.
+5

Referensi

Dokumen terkait

E-mail: [email protected] EDITOR Vanessa Burch DEPUTY EDITOR Juanita Bezuidenhout EDITORIAL BOARD Adri Beylefeld, University of the Free State Juanita Bezuidenhout, Stellenbosch