• Tidak ada hasil yang ditemukan

keputusan menteri perhubungan republik indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "keputusan menteri perhubungan republik indonesia"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KM 120 T AHUN2 0 2 2

TENTANG

PANITIA SELEKSI CALON ATASE PERHUBUNGAN DAN CALON TENAGA STAF ATASE PERHUBUNGAN

DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka pengisian Jabatan Atase Perhubungan dan Jabatan Tenaga Staf Atase Perhubungan pada Kedutaan Besar Republik Indonesia yang lowong, perlu melakukan seleksi Calon Atase Perhubungan dan Calon Tenaga Staf Atase Perhubungan;

b. bahwa untuk menjamin kualitas, obyektivitas, transparansi, dan akuntabilitas serta efektivitas Seleksi Calon Atase Perhubungan dan Calon Tenaga Staf Atase Perhubungan pada Kedutaan Besar Republik Indonesia, perlu membentuk Panitia Seleksi Calon Atase Perhubungan dan Calon Tenaga Staf Atase Perhubungan;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Menteri Perhubungan tentang Panitia Seleksi Calon Atase Perhubungan dan Calon Tenaga Staf Atase Perhubungan di Lingkungan Kementerian Perhubungan;

(2)

Mengingat 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5494);

2. Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6477);

3. Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2022 tentang Kementerian Perhubungan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 33);

4. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 37 tahun 2007 tentang Tata Cara Penugasan Pegawai Negeri Sipil Departemen Perhubungan Sebagai Atase Perhubungan, Staf Teknis Perhubungan dan Tenaga Staf pada Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri;

5. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 35 Tahun 2018 tentang Penugasan Pegawai Negeri Sipil Pada Instansi Pemerintah dan di Luar Instansi Pemerintah Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 1225);

6. Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Cara Penetapan Penugasan Pegawai Negeri Sipil Pada Instansi Pemerintah dan di Luar Instansi Pemerintah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 179);

7. Peraturan Menteri Luar Negeri Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penugasan Pegawai Negeri Sipil, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, dan Kepolisian Negara Republik Indonesia Pada Perwakilan Republik Indonesia (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 359);

(3)

- 3 -

Menetapkan

PERTAMA

KEDUA

8. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 67 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 873);

MEMUTUSKAN:

: KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN TENTANG PANITIA SELEKSI CALON ATASE PERHUBUNGAN DAN CALON TENAGA STAF ATASE PERHUBUNGAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN.

: Menetapkan Panitia Seleksi Calon Atase Perhubungan dan Calon Tenaga Staf Atase Perhubungan di lingkungan Kementerian Perhubungan, yang selanjutnya disebut Panitia Seleksi.

: Panitia Seleksi sebagaimana dimaksud dalam Diktum PERTAMA mempunyai susunan keanggotaan sebagai berikut:

a. Ketua : Sekretaris Jenderal.

b. Anggota : 1. Staf Ahli Bidang Keselamatan dan Konektivitas Perhubungan, Maria Kristi Endah Murni, S.H., M.H.;

2. Inspektur Investigasi, Wahju Adji H., S.H., D.E.S.S.;

3. Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi, Wismantono, S.Psi., M.MTr;

4. Kepala Pusat Fasilitasi Kemitraan dan Kelembagaan Internasional, Drs.

Fikry Cassidy, M.A.;

5. Direktur Sarana Transportasi Jalan, Ir. Danto Restyawan, M.T.;

(4)

6. Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Capt. Weku F. Karuntu, M.M.;

7. Direktur Keamanan Penerbangan, F.

Budi Prayitno, S.H., MSTA.;

8. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Ir. Mohammad Risai Wasal, ATD., M.M., IPM.

KETIGA : Panitia Seleksi sebagaimana dimaksud dalam Diktum PERTAMA mempunyai tugas:

1. melaksanakan Seleksi Administrasi;

2. melakukan penelusuran (rekam jejak) Calon Pemangku Jabatan Atase Perhubungan dan Jabatan Tenaga Staf Atase Perhubungan;

3. melakukan wawancara;

4. mengolah hasil seleksi dan menyusun peringkat nilai;

5. menyampaikan hasil dan peringkat penilaian Calon Pemangku Jabatan Atase Perhubungan dan Jabatan Tenaga Staf Atase Perhubungan sesuai urutan nilai tertinggi untuk disampaikan kepada Menteri Perhubungan; dan

6. menyusun pelaporan kegiatan.

KEEMPAT : Panitia Seleksi sebagaimana dimaksud dalam Diktum PERTAMA bertanggung jawab kepada Menteri Perhubungan.

KELIMA : Panitia Seleksi sebagaimana dimaksud dalam Diktum PERTAMA dapat dibantu oleh Sekretariat Panitia Seleksi yang dibentuk dengan Keputusan Sekretaris Jenderal.

KEENAM : Masa tugas Panitia Seleksi terhitung mulai tanggal Keputusan Menteri ini ditetapkan sampai dengan ditetapkannya Atase Perhubungan dan Tenaga Staf Atase Perhubungan di lingkungan Kementerian Perhubungan.

(5)

- 5 -

KETUJUH : Keputusan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 15 Juli 2022

MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

BUDI KARYA SUMADI

SALINAN Keputusan Menteri ini disampaikan kepada:

1. Sekretaris Jenderal;

2. Inspektur Jenderal;

3. Staf Ahli Bidang Keselamatan dan Konektivitas Perhubungan;

4. Para Direktur Jenderal di Lingkungan Kementerian Perhubungan;

5. Inspektur Investigasi, Inspektorat Jenderal;

6. Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi;

7. Kepala Pusat Fasilitasi Kemitraan dan Kelembagaan Internasional;

8. Direktur Sarana Transportasi Jalan, Ditjen Perhubungan Darat;

9. Direktur KPLP Ditjen Perhubungan Laut;

10. Direktur Keamanan Penerbangan Ditjen Perhubungan Udara;

11. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Ditjen Perkeretaapian;

12. Para Atase Perhubungan di lingkungan Kementerian Perhubungan.

aslinya

Referensi

Dokumen terkait

-3- Pasal I Beberapa ketentuan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 36 Tahun 2016 tentang Tarif Dasar, Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah Angkutan Penumpang Antarkota

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : KM 124 TAHUN 2020 T E N T A N G PEMBERIAN IZIN PENGGUNAAN SEMENTARA TERMINAL KHUSUS INDUSTRI PRIMER HASIL HUTAN KAYU PT SARANA