• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keselamatan Kerja dalam Industri Konstruksi

N/A
N/A
Addin Khoiru Haq

Academic year: 2024

Membagikan "Keselamatan Kerja dalam Industri Konstruksi"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Industri konstruksi merupakan industri yang mulai dari perencanaan hingga pemeliharaan berhubungan dengan berbagai pihak seperti konstruksi, tenaga profesi, serta pemasok yang akan bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan seseorang pada sebuah industri. Proyek konstruksi pada dasarnya merupakan rangkaian kegiatan yang mengandung unsur berbahaya dari berbagai hal salah satu pekerjaan yang ada pada konstruksi ketinggian, Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja yaitu bahwa setiap tenaga kerja berhak mendapat perlindungan atas keselamatan dalam melakukan sebuah pekerjaan dan orang lain yang berada di tempat kerja terjamin pula keselamatannya menurut (Primadianto et al., 2018)

Industri ini memiliki banyak aktivitas dengan beragam potensi risiko kecelakaan kerja yang dapat memengaruhi keberlangsungan proyek konstruksi. Oleh karena itu, industri ini dianggap sebagai salah satu industri yang paling berbahay. Kecelakaan kerja merupakan suatu kejadian atau peristiwa yang tidak diinginkan yang dapat merugikan manusia, merusak harta benda, atau kerugian terhadap proses . Angka kecelakaan kerja di Indonesia masih tergolong cukup tinggi penyebab terjadinya kecelakaan kerja terdapat dua yaitu unsafe action (Perilaku kerja ) dan unsafe condition (kondisi lingkungan kerja)

Berdasarkan data Badan Penyenlenggara Jaminan Kesehatan Selama lima tahun terakhir, tren klaim JKK dan JKM secara rata-rata terus mengalami kenaikan. Meningkatnya jumlah kepesertaan secara tidak langsung juga memengaruhi jumlah klaim yang dibayarkan. Selain itu, pandemi Covid-19 juga menjadi salah satu pemicu meningkatnya kasus klaim JKM. Selain JKK, jumlah klaim JKM juga terus meningkat. Pada 2019 jumlah klaim mencapai 31.324 kasus, naik menjadi 32.094 kasus pada 2020 dan 104.769 kasus di 2021. Pada 2022, terjadi penurunan tipis menjadi 103.349 klaim, namun kembali naik di Januari-November 2023 menjadi 121.531 klaim.

Dengan demikian, hingga 30 November 2023, BPJS Ketenagakerjaan telah membayarkan JKK mencapai Rp2,79 miliar dan JKM dengan total Rp2,94 miliar ( laman BPJS Ketenagakerjaan).

PT Kalinyamat Perkasa adalah

Referensi

Dokumen terkait

Faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja dalam suatu proyek konstruksi antara lain, faktor perilaku pekerja konstruksi yang cenderung kurang mengindahkan ketentuan

Tetapi hal ini tidak dibarengi dengan semakin meningkatnya kesadaran pekerja konstruksi akan risiko kecelakaan kerja, terutama bagi pengawas konstruksi

Bagi penulis : penelitian ini bermanfaat untuk menambah ilmu pengetahuan mengenai kesehatan dan keselamatan kerja di sektor industri jasa konstruksi khususnya terhadap

Tenaga kerja outsourcing juga tidak terlepas dari risiko kecelakaan kerja, seperti pada Gambar 1.1 tenaga kerja outsourcing industri tenaga listrik memiliki potensi

Penyusunan laporan praktek kerja industri ini adalah salah satu syarat untuk  Penyusunan laporan praktek kerja industri ini adalah salah satu syarat untuk 

HANIL JAYA STEEL PROPOSAL MAGANG KERJA INDUSTRI Proposal Magang Kerja Industri Dibuat dan Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Kelulusan Mata Kuliah Magang Kerja Industri

LAMIPAK PRIMULA INDONESIA PROPOSAL MAGANG KERJA INDUSTRI Proposal Magang Kerja Industri Dibuat dan Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Kelulusan Mata Kuliah Magang Kerja

01/1980 tentang K3 pada Konstruksi Bangunan Pada Bab I pasal 3 ayat 1,2,3, isinya antara lain; pada pekerjaan konstruksi diusahakan pencegahan kecelakaan atau sakit akibat kerja,