• Tidak ada hasil yang ditemukan

kesulitan pembelajaran membaca al-qur'an - repository iiq

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "kesulitan pembelajaran membaca al-qur'an - repository iiq"

Copied!
60
0
0

Teks penuh

Disertasi berjudul “Kesulitan Belajar Membaca Al-Qur’an dengan Tartil di Kalangan Orang Dewasa dan Solusinya: Kajian dari Perspektif Psikologis di Kecamatan Pondok Aren dan Sekitarnya” yang disusun oleh Ahmad Misbah, Nomor Induk Mahasiswa 213810090, telah diteliti pada sidang Munaqasyah Majelis Hakim. Program Pascasarjana Institut Sains Al-Ali Qur'an (IIQ) Jakarta pada tanggal 20 Agustus 2016. Skripsi ini telah diterima sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister Agama (M.Ag) dalam bidang Ilmu Agama Islam. Menyatakan dengan sungguh-sungguh bahwa disertasi yang berjudul “Kesulitan Belajar Membaca Al Quran dengan Tartil di Kalangan Orang Dewasa dan Solusinya: Kajian Perspektif Psikologis di Kecamatan Pondok Aren dan Sekitarnya” benar-benar karya asli saya, kecuali kutipan yang dibuat adalah tersebut. Disertasi yang berjudul “Kesulitan Belajar Membaca Al Quran dengan Tartil di Kalangan Dewasa dan Solusinya: Kajian dari Perspektif Psikologis di Kecamatan Pondok Aren dan Sekitarnya” telah selesai dan selanjutnya diajukan ke sidang terbuka.

Sebagai pembimbing pertama penulis yang telah meluangkan waktunya untuk membimbing dan membimbing penulis dalam hal-hal yang berkaitan dengan materi atau isi skripsi. Seluruh dosen Program Pascasarjana IIQ Jakarta yang telah mendedikasikan ilmunya, membimbing dan membuka wawasan baru bagi penulis. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat dan memberikan kontribusi bagi dunia akademis khususnya yang berkaitan dengan ilmu Al-Quran.

Kesulitan belajar membaca Al-Qur'an dengan Tartil di kalangan orang dewasa dan solusinya: Kajian dari sudut pandang psikologi di wilayah tersebut.

HASIL PENELITIAN TINGKAT KESULITAN

Permasalahan

  • Identifikasi masalah
  • Pembatasan Masalah
  • Perumusan Masalah

Pendidikan orang dewasa merupakan suatu proses yang menumbuhkan keinginan untuk bertanya dan belajar secara terus menerus sepanjang hidup. Banyak orang dewasa yang tidak bisa membaca Al-Qur'an karena tidak diajarkan oleh orang tuanya. Berbagai kesulitan yang dihadapi manusia ketika dewasa untuk dapat mempelajari Al-Qur’an dengan baik dan benar disebabkan oleh berbagai faktor antara lain faktor fisiologis, psikologis, lingkungan belajar dan sistem penyajian.

Metode yang digunakan orang dewasa untuk belajar membaca Al-Qur'an dengan tartil berbeda-beda di setiap tempat. Mendengarkan rekaman Al-Qur'an tidak digunakan oleh orang dewasa ketika belajar membaca Al-Qur'an dengan tartil. Orang dewasa akan termotivasi belajar membaca Al-Qur'an dengan tartil jika bersosialisasi atau berteman dengan orang yang rajin membaca Al-Qur'an, namun saat ini orang dewasa enggan belajar membaca Al-Qur'an dengan tartil karena ada tidak ada motivasi dalam diri, orang tua dan teman-teman dapat belajar membaca Al-Qur'an beserta tartil.

Tesis yang berjudul “Kesulitan Mengajarkan Bacaan Tartil Quran pada Orang Dewasa dan Solusinya Kajian dari Perspektif Psikologis di Kecamatan Pondok Aren dan Sekitarnya” hanya akan dibahas. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar orang dewasa dalam belajar membaca Al-Qur’an dengan tartil dari segi psikologis. Bagaimana solusinya agar orang dewasa bisa membaca Al-Qur'an dengan tartil dari sudut pandang psikologis?

Dengan kata lain, skripsi ini hanya membahas tentang gambaran kesulitan masyarakat khususnya orang dewasa dalam belajar membaca Al-Qur’an dengan tartil dan solusinya dari sudut pandang psikologis. Sejauh mana tingkat kesulitan belajar membaca Al-Qur’an dengan tartil berdasarkan faktor psikologis pada kalangan orang dewasa di wilayah Kecamatan Pondok Aren. Bagaimana solusi mengajarkan bacaan Al-Qur'an dengan tartil kepada orang dewasa dari sudut pandang psikologis?

Tujuan dan Kegunaan Penelitian

  • Tujuan Penelitian
  • Kegunaan Penelitian

Tesis berjudul “Media Teks Alquran Berwarna untuk Meningkatkan Partisipasi Siswa dalam Pembelajaran Membaca Alquran di Kelas VB SD Muhamamadiyah Ngijon I Turgenen Sumberagung Moyudan Sleman Yogyakarta.”. Tesis ini membahas tentang pembelajaran membaca Al-Qur'an dengan memberi warna pada kalimat-kalimat yang mengandung hukum-hukum tajwid yang diharapkan dapat dipahami oleh siswa. Jurnal berjudul: Mengajarkan Bacaan Al-Qur'an Kepada Laki-Laki di Dusun Sambilegi Baku Maguwoharjo Depok Sleman Yogyakarta, Oleh: Nailul Falah, Fakultas Dakwah IAIN Sunan Kalijaga: Untuk Meningkatkan Motivasi Ayah-Ayah di Desa Sambilegi Baru Dusun Sambilegi Maguwoharjo Depok Sleman dalam kajian Al-Qur'an, kajian Al-Qur'an dilaksanakan selama dua bulan, dengan seminggu tiga kali pertemuan, masing-masing pertemuan 60 menit, dimulai setelah selesai salat magrib sampai sebelumnya. doa doa.

Untuk mewujudkan upaya tersebut di atas, sebelum pengajaran Al-Qur’an dilaksanakan diberikan materi pengenalan dengan topik terkait urgensi membaca Al-Qur’an bagi keluarga miskin. Setelah itu pengajaran Al-Qur'an dimulai, dimulai dengan pembacaan kitab Iqra', pemaparan Tajwid dan kemudian pembacaan Al-Qur'an. Penelitian berjudul, “Pengaruh Penggunaan Metode Latihan Tadarus dan Kebiasaan Terhadap Kefasihan Membaca Al-Quran Pada Siswa MTsN Kertajati Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka.”.

Kebiasaan tadarus atau membaca Al-Qur’an secara terus menerus akan menjadi suatu kebiasaan yang positif dan sulit untuk ditinggalkan karena kebiasaan tadarus ini akan menjadikan seseorang menjadi pribadi yang mulia disamping sebagai ibadah. : (1) melihat dan memahami isi tulisan (secara lisan atau hanya dalam hati), (2) mengeja atau mengucapkan apa yang tertulis, (3) mengucapkan, (4) mengetahui, meramalkan, (5) menghitung, memahami. Penelitian pertama menawarkan solusi penggunaan warna dalam pengajaran tajwid membaca Al-Qur'an. Survei lainnya memberikan materi tentang perlunya membaca Al-Qur'an bagi setiap orang, sehingga kesadaran mempelajari Al-Qur'an dapat muncul dengan sendirinya dalam diri setiap orang.

Penelitian ketiga memberikan solusi dengan metode pengeboran dan tadarus yang rutin dan berkesinambungan untuk memperlancar membaca Al-Quran. Berdasarkan ketiga penelitian tersebut, maka penelitian ini akan membahas lebih mendalam bagaimana penerapan cara yang tepat untuk mengatasi kesulitan membaca Al-Quran dengan tartil pada orang dewasa dengan menggunakan perspektif psikologis, sehingga diharapkan melalui penelitian ini akan diperoleh cara yang tepat. ditemukan. Persentase tertinggi adalah resensi/pengajian yang mencapai 36%, hal ini dikarenakan kesibukan orang dewasa dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dianggap sebagai kesulitan yang luar biasa dalam menyelesaikan resensi/.

Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan tingginya tingkat kesadaran untuk belajar lebih lanjut dan revisi/pengajian, hendaknya guru/pendeta memberikan perhatian dalam menekankan bahwa orang dewasa yang belajar membaca dengan tartil terus mengulangi pembelajaran yang diterimanya selama berada di kantor. atau di rumah. Mengingatkan orang dewasa untuk mengulas kapan saja tidak memakan waktu lama, mungkin hanya 5 menit. Sudah menjadi tanggung jawab seluruh umat Islam untuk mempelajari dan mengkaji Al-Quran sebagai kitab yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman atau aturan hidup manusia selama di dunia dan di akhirat.

Saran

Arif, Syamsuddin, MA., Serangan Al-Quran dan Orientalis, Depok: Jurnal Al-Insan, Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Al-Insan, 2005. Hasan, Abdurrohim dkk., Panduan Praktis Penerapan Al-Quran -leer Kurrikulum, Surabaya: Pesantren Al-Qur'an Nurul Falah, 2001. Majid, Abdul, bin Aziz Al Zinndani, dkk., , ​​Keajaiban Al-Qur'an dan As-Sunnah dalam kaitannya dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Jakarta: Gema Insani Pers, 1997.

Munir, Ahmad en Sudarsono, Kennis van Tajwid en die kuns om die Koran te lees, Jakarta: PT Rineka Cipta, 1994. Mustofa Yakub, Ali, Nasihat Nabi kepada Pembaca dan Penghafal Al-Quran, Jakarta, Gema Insani Press, 1991. Hermawan, Acep, Ulumul Qur'an (wetenskap om openbaring te verstaan) Bandung: .. Abdul Azhim Muhammad, Az- Zarqani Buku Manahil Al-Irfan, Lubnan: Dar El-Fikr Beirut, 1996.) , jld.

Lengkapi angket ini sesuai atau sesuai dengan apa yang anda rasakan selama belajar membaca Al-Quran selama ini; Saya menyimak dengan penuh perhatian bacaan Al-Qur'an yang diajarkan kepada saya dan saya mampu mengaji bacaan Al-Qur'an tersebut. Saya dapat mengetahui bacaan yang benar dan salah menurut kaidah tajwid ketika orang lain membaca Al-Qur'an. Saya dapat mengingat hukumnya.

Tajwid baik untukku. Terapkan dalam bacaan Alquran saya. Saya mampu mengingat huruf dan.. pengucapan setiap huruf hijaiyah. mengajari saya. Saya ingin menjadi contoh yang baik untuk anak saya bersama saya. bisa membaca Al-Qur'an saya ingin menjadi orang yang termasuk dalam golongan orang yang mencintai Al-Qur'an di dunia dan akhirat... tidak bisa membaca Al-Qur'an saya ingin keluarga besar. saya, keluarga yang bisa dan. Saya senang dengan Al-Quran, dan saya memulainya dari diri saya sendiri. Aku ingin bisa membaca Al-Qur'an seperti para imam salat yang...membaca dengan hafalan yang baik, sehingga kelak aku bisa menggantikan atau menggantikan imam itu jika ia berhalangan. Aku berusaha menghilangkan rasa malu belajar mengaji, padahal usiaku sudah tua.Sebagai orang dewasa, aku ingin menjadi anak yang bertakwa kepada orang tuaku dan bisa beribadah dengan baik melalui al-.

Saya selalu mengingat dan berusaha belajar membaca Al-Qur'an ketika tiba waktunya belajar, walaupun ada kendala yang menghalangi saya, saya berusaha keras untuk hadir dan belajar. Saya mencoba mengulang bacaan Al-Qur'an yang diajarkan guru kepada saya diluar jam belajar guru sebagai wujud keseriusan saya dalam belajar. Saya berusaha membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar sesuai anjuran guru dalam shalat sunnah sebagai sarana perbaikan. Saya selalu berkonsentrasi dan. tinggalkan masalah duniawi untuk..untuk saat aku akan belajar Alquran.

Terkadang saya memikirkan apa dan bagaimana caranya agar saya bisa segera membaca Al-Qur'an dengan tartil. Saya sering berpikir berapa lama waktu yang saya perlukan untuk belajar agar cepat belajar membaca Al-Qur'an dengan tartil.

Referensi

Dokumen terkait