• Tidak ada hasil yang ditemukan

kewibawaan guru dan perannya dalam pembinaan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "kewibawaan guru dan perannya dalam pembinaan"

Copied!
78
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Bagaimana peran otoritas guru dalam pengembangan moral siswa di SDN 142 Langkemme Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng?

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

KAJIAN PUSTAKA

  • Pengertian Kewibawaan
  • Jenis-jenis Kewibawaan
  • Pengertian Guru
  • Peran Guru
  • Pembinaan Akhlak Peseta Didik
    • Pengertian Ahklak
    • Ruang Lingkup Akhlak
    • Macam-macam Akhlak
    • Faktor-faktor Pembentukan Akhlak
    • Metode Pembinaan Akhlak
    • Pembinaan Akhlak Peserta Didik

Amir Daen Indrakusuma menyatakan bahwa kewenangan di bidang pendidikan (opvoedings-gezag) adalah penerimaan dan pengakuan secara sukarela terhadap pengaruh atau saran yang datang dari orang lain. Dari beberapa pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa wewenang merupakan suatu kekuatan yang ada dalam diri seseorang sehingga ia dapat mempengaruhi orang lain tanpa adanya paksaan atau dengan ikhlas melakukan atau menaati apa yang dikehendaki oleh orang yang mempunyai wewenang tersebut. Dalam konteks penelitian ini, yang dimaksud dengan kewibawaan guru adalah kewibawaan jasmani dan rohani yang dimiliki oleh seorang guru, yaitu suatu kekuatan yang ada dalam diri guru agar ia dapat mempengaruhi orang lain tanpa terpaksa atau ikhlas melakukan atau menaati apa yang diperintahkan. keinginan guru. , dimana kewibawaannya bersumber dari sikap dan kegiatan belajar atau dari dalam diri guru.

19 Oemar Hamalik, Pendidikan guru berbasis pendekatan kompetensi, Cet. a) Guru sebagai pengajar, dalam menyampaikan ilmu pengetahuan, harus mempunyai keterampilan memberikan informasi di dalam kelas. Menurut bahasanya, akhlak berasal dari bahasa Arab, bentuk jamak dari (khuluqun) yang berarti tingkah laku, perangai, tingkah laku dan adat istiadat.” 20 Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia dikatakan bahwa “moralitas berarti budi pekerti, tingkah laku. 21. Yatimin Abdullah, Kajian Akhlak dalam Perspektif Al-Qur'an, (Jakarta: Amzah, 2007), hal. Ibnu Arabi dalam kitab Rosihon Anwar mengatakan: “akhlak adalah keadaan jiwa seseorang yang mendorong manusia untuk bertindak tanpa pertimbangan dan pilihan sebelumnya.

Menurut buku “Ensiklopedia Islam”, “akhlak adalah suatu keadaan yang melekat pada jiwa manusia yang darinya mudah lahir perbuatan tanpa melalui proses pemikiran, pertimbangan atau penelitian.”25. Hidup di dunia ini, kita tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa bantuan orang lain. Manusia merupakan makhluk sosial yaitu makhluk yang tidak dapat hidup sendiri dan membutuhkan bantuan orang lain.

Menurut Kasmuni dan Ihsan Sanusi, “Akhlak mahmudah pada dasarnya adalah kekuatan jiwa seseorang yang mempengaruhi perbuatannya sehingga menjadi tingkah laku yang paling utama, benar, cinta pada kebajikan, suka berbuat baik, sehingga. Atau diartikan akhlak mazmumah sebagai tata krama atau tingkah laku dalam bertutur kata yang tercermin pada diri orang dan cenderung melekat pada bentuk yang tidak disukai orang lain televisi mempunyai kelebihan namun mempunyai beberapa kelemahan salah satunya dapat mempengaruhi moralitas seseorang karena media TV saat ini lebih banyak menayangkan tayangan yang bersifat imitatif. program kepada pemirsanya yaitu meniru tanpa disaring sehingga mudah diikuti terutama anak-anak yang suka meniru.34 .

Pendidik merupakan sosok terbaik di mata anak. Dengan memberikan teladan yang baik dalam bersikap dan berperilaku, anak akan menirunya baik disadari atau tidak. Seorang pendidik mengajarkan kebaikan kepada anak dan mendidiknya untuk mempunyai akhlak yang mulia, dengan menerapkan sistem pemberian. Nasehat dan Konseling menyadarkan anak terhadap sifat luhur dan bermartabat serta membekalinya dengan prinsip-prinsip Islami dengan metode bercerita Al-Quran.

Seorang pendidik selalu memberikan perhatian penuh dan mengikuti aspek agama dan akhlak anak, memantau dan memperhatikan kesiapan mental dan sosial anak, selalu menanyakan kondisi fisik dan kemampuan ilmiahnya, maka anak akan memiliki temperamen yang baik. Di sisi lain, keadaan tersebut juga menunjukkan bahwa anak-anak yang tidak dikembangkan akhlaknya atau dibiarkan tanpa bimbingan, bimbingan dan pendidikan, ternyata adalah anak-anak nakal yang meresahkan masyarakat, melakukan berbagai perbuatan tercela dan sebagainya.

METODE PENELITIAN

Lokasi dan Objek Penelitian

Fokus dan Deskripsi Fokus Penelitian

Peran otoritatif guru yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah suatu rencana yang dilaksanakan oleh guru untuk mengoptimalkan perkembangan moral siswa agar siswa berperilaku berkarakter moral. Pembinaan moral siswa yang membantu dalam penelitian merupakan upaya yang dirancang oleh guru dan dilakukan oleh siswa untuk memahami nilai-nilai perilaku manusia yang berkaitan dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, manusia, lingkungan dan kebangsaan.

Sumber Data

Menurut Sugiyono, data sekunder adalah data yang tidak langsung memberikan data kepada peneliti, misalnya peneliti harus melalui orang lain atau mencari melalui dokumen. Data tersebut diperoleh dengan bantuan literatur dari banyak buku dan diperoleh berdasarkan catatan-catatan yang berkaitan dengan penelitian. Data sekunder dalam penelitian ini adalah penelitian yang dihasilkan dari hasil objek pendukung data primer yaitu Kepala SDN 142 Langkemme Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng.

Instrumen Penelitian

Untuk memudahkan penulis melakukan pengamatan, maka dibuatlah pedoman observasi yang diperlukan dalam penelitian. Wawancara merupakan salah satu bentuk instrumen yang sering digunakan dalam penelitian yang bertujuan untuk memperoleh data atau informasi langsung dari responden. Etta Mamang Sangadji dan Sopiah dalam bukunya Metodologi Penelitian (Teori dan Praktek) mengatakan bahwa wawancara atau sering disebut wawancara adalah suatu dialog yang dilakukan oleh pewawancara untuk memperoleh informasi dari orang yang diwawancarai.

Wawancara akan dilakukan kepada kepala sekolah dan guru Pendais di SDN 142 Langkemme Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng. Dokumentasi adalah suatu teknik penelitian data yang didasarkan pada dokumen-dokumen atau pemeriksaan terhadap benda-benda tertulis seperti buku, peraturan tertulis, catatan harian atau foto-foto yang ditemukan peneliti di tempat penelitian. Tujuan dokumentasi adalah mengumpulkan data dari berbagai sumber di sekolah, yang dapat digunakan dalam menganalisis bukti-bukti dari data penelitian.

44Etta Mamang Sangadji dan Sopiah, Metodologi Penelitian: Pendekatan Praktis dalam Penelitian (Yogyakarta: CV. Andi Offset, 2010), hal. Peneliti akan mencari dan menelusuri seluruh komponen yang berkaitan dengan data penelitian, termasuk dokumen-dokumen yang ada. Oleh karena itu, agar pencarian dan pencarian dokumen menjadi lebih efektif dan efisien, peneliti membuat pedoman dokumentasi agar penulis terbimbing dalam pencarian dan penelusuran.

Teknik Pengumpulan Data

Teknik Analisis Data

Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah dan teori-teori yang ada dapat disimpulkan bahwa seluruh guru di SDN 142 Langkemme Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng bersifat berwibawa dan berperan sangat penting dalam proses belajar mengajar dan dalam perkembangan siswa. ' moral. Beberapa siswa melakukan pelanggaran, sebagian besar pada kategori peraturan sekolah, dan semua itu dapat diselesaikan oleh pihak sekolah. Berdasarkan hasil wawancara di atas mengenai gambaran moral siswa, peneliti menanyakan kepada kepala sekolah tentang kepedulian sekolah terhadap siswa yang berperilaku menyimpang, siapa yang mengatakan demikian.

Siswa yang melakukan penyimpangan di sekolah masih dalam batas wajar, yaitu masih terkendali dan tidak terlalu serius. Dengan memahami gambaran moral siswa di atas maka penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa gambaran moral siswa di SDN 142 Langkemme Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng masih berkategori baik dan walaupun ada yang melakukan pelanggaran masih dalam taraf wajar. . Peran guru di sekolah sangatlah penting, karena keberhasilan siswa tergantung pada keberhasilan guru di sekolah.

Berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak Tasbir S.Pd.I selaku guru Pendais mengenai peran kewibawaan guru dalam pembinaan akhlak siswa di SDN 142 Langkemme Kecamatan Marioriwawo menyampaikan hal tersebut. Kita sebagai guru adalah orang tua bagi seluruh siswa di sekolah ini, sehingga kita semua berperan penting dalam mengembangkan akhlak siswa. Sebagai guru di sekolah harus berwibawa untuk mengembangkan akhlak siswa.” 65.

Hasil wawancara di atas sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa peran otoritatif guru dalam mengembangkan akhlak siswa dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain: 66.. a) Dapat bertindak tegas untuk menciptakan suasana menciptakan disiplin b) Guru dipandang sebagai pengganti orang tua. Dalam pengembangan akhlak siswa di SDN 142 Langkemme Kecamatan Marioriwawo, peran kewibawaan guru sangatlah penting. Berdasarkan hasil wawancara diatas maka dapat dikatakan bahwa peranan wibawa guru sangat berperan penting dalam pembinaan akhlak siswa di SDN 142 Langkemme Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng dan semua guru mempunyai peranan yang sangat besar. peran penting.

Hal ini sesuai dengan pendapat yang mengatakan bahwa untuk menjadikan peserta didik mempunyai karakter moral maka perlu adanya pembinaan moral yang dilakukan oleh lembaga sekolah. Seluruh guru di SDN 142 Langkemme Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng bersifat berwibawa dan mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses belajar mengajar serta dalam pengembangan moral siswa. Siswa di SDN 142 Langkemme Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng masih tergolong baik dan walaupun ada yang melakukan pelanggaran masih dalam tahap normal dan masih bisa diatasi.

Peran wibawa guru sangat berperan dalam pengembangan akhlak siswa di SDN 142 Langkemme Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng. KEWENANGAN GURU DAN PERANNYA DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA SDN 142 LANGKEMME KECAMATAN MARIORIWAWO KABUPATEN SOPPENG”.

Tabel II
Tabel II

Gambar

Tabel 1  Daftar  Nama  Guru SDN  142  Langkemme   Kecamatan
Tabel II
Foto wawancara Kepala Sekolah SDN 142 Langkemme  ( Bapak Akib, S.Pd )
Foto wawancara Guru Pendais SDN 142 Langkemme  ( Bapak Tasbir,S.Pd.I )

Referensi

Dokumen terkait

Thứ ba, bản chất của bảo đảm chất lượng và kiểm định chất lượng giáo dục được coi là hoạt động của xã hội để giám sát việc thực hiện trách nhiệm giải trình và việc thực hiện quyền tự