Ekosistem Literasi Membangun Desa Siamporik Menuju Indonesia Maju 2023
Aditya Faturachman Nasution1, Anggie Ferdia Chandra Nasution2, Anisa Yunita3, Aulia Fatma Pulungan4, Christoper Josiah Matthew Pasaribu5, Daud Bahtiar
Pasaribu6, Fajar Maulana Nasution7, Harold Yoshua Gilbert Siagian8, Hary Imam Prasetia9, Imam Kana Putra10, M. Ichsan Putra Samy11, Monica Sagala12,
Muhammad Choiri Afandi Nasution13, Muhammad Darra’il Ikhsan Harahap14, Nurmaidah15, Ramadani Fitri Oce16, Rinaldi Bahri Lubis17, Riyan Darmawan18,
Suhadi Dwi Cahyo19, Sura Ulina Br. Tarigan20, Wira Prayoga21
1Jurusan Olahraga, Program Studi Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan
2 Jurusan Sendratasik, Program Studi Musik, Fakultas Bahasa dan Seni
3 Jurusan Gizi, Program Studi Gizi, Fakultas Teknik
4 Jurusan Pendidikan Ekonomi, Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomi
5 Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni
6 Jurusan Pendidikan Ekonomi, Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomi
7 Jurusan Pendidikan Matematika, Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
8 Jurusan Sendratasik, Program Studi Pendidikan Musik, Fakultas Bahasa dan Seni
9 Jurusan Olahraga, Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan
10 Jurusan Pendidikan Teknik Mesin, Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif, Fakultas Teknik
11 Jurusan Pendidikan Teknik Mesin, Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif, Fakultas Teknik
12 Jurusan Gizi, Program Studi Gizi, Fakultas Teknik
13 Jurusan Pendidikan Teknik Mesin, Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif, Fakultas Teknik
14 Jurusan Olahraga, Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Ilmu Keolahragaan
15 Jurusan Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Dasar, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan
16 Jurusan Olahraga, Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan
17 Jurusan Olahraga, Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Ilmu Keolahragaan
18 Jurusan Pendidikan Ekonomi, Program Studi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomi
19 Jurusan Olahraga, Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan
20 Jurusan Fisika, Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
21 Jurusan Manajemen, Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi
Alamat korespondensi: [email protected] HP: 082366684700
Abstrak
Desa Siamporik terletak pada posisi yang termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Provinsi Sumatera Utara. Desa Siamporik merupakan salah satu desa yang berdekatan dengan ibukota Labuhanbatu Utara – Aek Kanopan. Desa ini dapat dicapai sekitar 6 jam perjalan dari kota Medan dengan menggunakan roda dua atau roda empat dan sekitar 38 menit apabila dari pusat kota Aek Kanopan. Desa ini memiliki peluang
kewirausahaan yang menjadi daya jual dari profesi masyarakat untuk pengembangan ekonomi lokal.
Kuliah Kerja Nyata mahasiswa UNIMED melibatkan 4 (empat) komponen yaitu mahasiswa, masyarakat, Pemerintah Daerah dan UNIMED. Kegiatan KKN berlangsung selama kurang lebih 1 bulan lamanya, dimulai pada tanggal 10 Juli – 19 Agustus.
Manfaat dari KKN yaitu memberikan pengalaman belajar bersama masyarakat, mengidentifikasi potensi, dan menangani masalah, sehingga diharapkan mampu mengembangkan potensi masyarakat dan meramu solusi dari masalah di masyarakat. Mahasiswa akan mendapatkan kemampuan generatif berupa life skills (kecakapan / keterampilan hidup). Dalam kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata), program kerja merupakan poin yang sangat penting untuk memecahkan masalah-masalah yang ada di desa. Ada pun program kerja yang sudah terlaksana selama KKN berlangsung sebagai berikut: pengolahan jamur pentol dari limbah sawit, pengolahan sabun dari minyak sawit, pengolahan briket arang dari tempurung kelapa, pelatihan paduan suara, bimbingan belajar, sosialisasi gizi, membangun rumah ibadat, gotong royong, pembuatan plang penanda dusun, pembuatan nomor rumah dan sebagainya.
Adapun permasalahan yang dihadapi dalam menjalankan program desa terdiri dari koordinasi dan alokasi sumber daya yang tidak efisien. Misalnya program kerja berupa gotong royong perbaikan jalan, memerlukan banyak peserta untuk memastikan keberhasilannya, dan jika sebagian warga desa tidak ingin terlibat maka keterlaksanaan program ini cukup sulit tercapai.
Dari hasil observasi, potensi yang dimiliki masyarakat desa Siamporik adalah mengembangkan berbagai aneka produk wirausaha berupa kerajinan dan produk olahan rumah disamping potensi dari profesi penduduk seperti perkebunan sawit, karet dan padi. Desa Siamporik memiliki wilayah yang cukup luas (±8000
H) dan tanah yang subur untuk beberapa jenis tanaman. Oleh sebab itu, desa Siamporik juga berperan penting dalam mobilitas ekspor impor hasil pertanian di wilayah Labuhanbatu Utara.
Tujuan dari pelaksanaan KKN adalah : Meningkatkan empati dan kepedulian mahasiswa, Menanamkan nilai kepribadian: a) Keuletan, etos kerja dan tanggung jawab; b) Kemandirian, kepemimpinan dan kewirausahaan, Menanamkan jiwa peneliti sejak dini: a) Eksploratif dan analisik, b) Mendorong learning community dan learning society, Kontribusi nasional melalui aktivitas yang bisa memecahkan permasalahan di tengah masyarakat, Sebagai sarana tidak langsung dalam promosi dan branding institusi.
Kata kunci: mahasiswa/masyarakat, KKN, keterampilan hidup, potensi
Abstract
Siamporik Village is located in a position included in the South Kualuh District, North Labuhanbatu Regency, North Sumatra Province. Siamporik Village is one of the villages adjacent to the capital of North Labuhanbatu - Aek Kanopan.
This village can be reached about 6 hours from the city of Medan using two wheels or four wheels vehicle and about 38 minutes when from the city center of Aek Kanopan. This village has entrepreneurial opportunities that become the selling point of the community's profession for local economic development.
The Real Work Lecture of UNIMED students involves 4 (four) components, namely students, communities, local governments and UNIMED. KKN activities lasted for approximately 1 month, starting on July 10 - August 19.
The benefits of KKN are to provide learning experiences with the community, identify potential, and handle problems, so that it is expected to be able to develop the potential of the community and concoct solutions to problems in the
community. Students will gain generative abilities in the form of life skills. In KKN (Real Work Lecture) activities, the work program is a very important point to solve problems in the village. There are also work programs that have been implemented during KKN as follows: processing pentol mushrooms from palm waste, processing soap from palm oil, processing charcoal briquettes from coconut shells, choir training, tutoring, nutrition socialization, building houses of worship, mutual cooperation, making hamlet markers, making house numbers and so on.
The problems faced in running the village program consist of inefficient coordination and resource allocation. For example, a work program in the form of mutual cooperation to repair roads requires many participants to ensure its success, and if some villagers do not want to be involved, the implementation of this program is quite difficult to achieve.
From the results of observations, the potential of the Siamporik village community is to develop various entrepreneurial products in the form of handicrafts and processed home products in addition to the potential of the population's professions such as oil palm, rubber and rice plantations. Siamporik village has a fairly large area (±8000 H) and fertile soil for several types of plants. Therefore, Siamporik village also plays an important role in the mobility of export and import of agricultural products in the North Labuhanbatu region.
The objectives of the implementation of KKN are: Increasing student empathy and concern, Instilling personality values: a) Tenacity, work ethic and responsibility; b) Independence, leadership and entrepreneurship, Instilling the spirit of researchers from an early age: a) Explorative and analytical, b) Encouraging learning community and learning society, National contribution through activities that can solve problems in the community, As an indirect means of promotion and institutional branding.
Keywords: student/community, KKN, life skills, potential