• Tidak ada hasil yang ditemukan

KONSEP PENDIDIKAN ANAK DALAM KISAH IBRAHIM DAN LUQMAN

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "KONSEP PENDIDIKAN ANAK DALAM KISAH IBRAHIM DAN LUQMAN "

Copied!
66
0
0

Teks penuh

Latar belakang tersebut mengantarkan penulis untuk menyelidiki, menemukan dan menganalisis konsep pendidikan anak dalam kajian metode dan materi dalam kisah Ibrahim dan Luqman. Data diperoleh dengan mempelajari tafsir ayat-ayat tentang kisah Ibrahim dan Luqman dalam Al-Qur'an dari kitab tafsir al-Mishbah dan dari buku-buku dan artikel yang membahas tentang kisah Ibrahim dan Luqman. Data disesuaikan dengan tema kisah Ibrahim dan Luqman, kemudian dianalisis menggunakan model analisis tematik Farmawi yang disederhanakan.

Hasil kajian, 1) Kisah Ibrahim di dalam al-Quran diterangkan secara berurutan, antara lain: maklumat tentang dakwah Ibrahim, dakwah Ibrahim kepada bapanya, renungan Ibrahim tentang fenomena alam, sikap Azar terhadap dakwah Ibrahim, dialog Ibrahim dengannya. manusia, Ibrahim menghancurkan berhala, menyoal Ibrahim, membakar Ibrahim, dialog dengan Namrud, nyawa burung, kelahiran Ismail, penyembelihan Ismail, Baitullah tempat pahala dan tempat aman, doa Ibrahim untuk kesejahteraan Mekah, Ibrahim dan Ismail dibina. asas Kaabah, doa Ibrahim untuk anak dan keturunannya, doa Ibrahim untuk ibu bapanya, malaikat pembawa berita gembira, sikap Sarah terhadap berita gembira, berita kelahiran Ishaq, dialog dengan malaikat tentang Kaum Luth, wasiat Ibrahim kepada anaknya dan Ya'qub. Materi pendidikan anak-anak yang terdapat dalam kisah Ibrahim dan Luqman antara lain: materi akidah meliputi keimanan kepada Allah, malaikat dan hari kiamat.

Ta Marbutah

Syaddah (Tasydid)

Kata Sandang

Kata sandang yang diikuti huruf Syamsiyyah ditransliterasikan menurut bunyinya, yaitu huruf /l/ diganti dengan huruf yang sama dengan huruf tepat setelah kata sandang. Pasal yang diikuti dengan huruf Kamarijah ditransliterasikan menurut kaidah yang diuraikan di atas dan menurut bunyinya. Terlepas dari apakah diikuti oleh huruf Syamsiyyah atau Qomariyah, artikel tersebut ditulis dari kata berikutnya dan dihubungkan dengan kata sambung.

Hamzah

Huruf Kapital

Penulisan Kata

Di sisi lain, pendidikan Islam juga mengulas secara komprehensif khazanah pendidikan anak dalam sumber utama Al-Qur'an dan As-Sunnah. Kajian konsep pendidikan anak yang diperoleh dari tafsir al-qur an dan sunnah diharapkan dapat memberikan penemuan baru untuk melihat konsep pendidikan anak dari khazanah Islam. Al-Qur'an memiliki pembahasan utama antara lain: iman, ibadah, muamalah dan tanda-tanda ilmiah - Al-Qur'an berisi kisah para nabi, orang-orang terdahulu dan kisah-kisah yang berkaitan dengan peristiwa Nabi.

2 Manna Khalil al-Qattan, Studi Ilmu Ilmu al-Qur'an, terjemahan Muzakkir, (Bogor: Pustaka Lentera Antar Nusa, 2013), hlm. 11. Kisah dalam al-Quran amat menitikberatkan sesuatu peristiwa dan pengajaran yang boleh diambil 5 Kisah dalam Al-Quran mempunyai beberapa keistimewaan, seolah-olah ia mempunyai kekuatan batin, walaupun kekuatan itu tidak menjadi mampu menjadi jiwa Al-Quran itu bukan buatan. -up cerita, tetapi membenarkan kitab-kitab yang terdahulu dan menjelaskan segala-galanya, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.

Ciri-ciri kisah dalam al-Qur’an terdiri atas dua hal pokok, yaitu: gambaran peristiwa yang memiliki kekuatan mempengaruhi jiwa dan cara menarik pengungkapan kisah yang berbeda. jiwa seseorang.

Rumusan Masalah

Materi pendidikan yang memadai untuk anak-anak dan pengajaran yang sesuai untuk pembentukan generasi yang bertakwa. Berdasarkan pemaparan tersebut, penulis ingin mengkaji secara detail metode dan materi konsep membesarkan anak dalam Kisah Ibrahim dan Lukman.

Tujuan dan Kegunaan Penelitian

Untuk mengidentifikasi metode dan materi mendidik anak dalam kisah Ibrahim dan Luqman dalam Al-Qur'an. Sebagai upaya menyebarkan hikmah Al-Qur'an serta cara dan materi mendidik anak yang terkandung dalam Al-Qur'an.

Kajian Pustaka

22 Syaikh Khalid Abdurrahman al-Ikk, Pedoman Pendidikan Anak Menurut Al-Qur'an dan As-Sunnah, terj. Juwariyah menulis pada tahun 2010, Pokok-Pokok Pendidikan Anak dalam Al-Qur'an.46 Buku ini berisi tentang pendidikan Al-Qur'an, sekilas Luqman al-Hakim, pendidikan Al-Qur'an dan pendidikan anak menurut Al-Qur'an. Disertasi, Abdullah Khozin Affandi, 1997 berjudul, “Iman dan Ilmu dalam Wawasan Al-Qur'an”.48 Kajian ini membahas tentang istilah tersebut.

48 Abdullah Khozin Affandi, Disertasi "Iman dan Pengetahuan dalam Wawasan Al-Qur'an", (Yogyakrta: IAIN Sunan Kalijaga, 1997). Disertasi, Muflihin, 2014 berjudul Pendidikan Karakter dalam Al-Qur'an.52 Penelitian ini mengkaji tentang nilai-nilai pendidikan karakter dan metode pendidikan karakter dalam cerita-cerita dalam Al-Qur'an. Skripsi, Zainul Muflihin, 2009, berjudul “Pendidikan anak dalam al-Qur’an (kajian tentang nilai dan metode pendidikan Ibrahim)”.53 Penelitian ini banyak menjelaskan tentang nilai dan metode pendidikan anak. pada Nabi Ibrahim.

Disertasi, Isnaini, 2014, berjudul “Konsep Pendidikan Islam dalam Kisah Nabi Ibrahim dalam Al-Qur’an” 54 Penelitian ini membahas tentang komponen pendidikan dalam kisah Nabi Ibrahim. Skripsi, Robito Widi Astuti tahun 2011, berjudul “Perspektif komunikasi orang tua dan anak terhadap cerita dalam Al-Qur’an” 55 Penelitian ini membahas tentang pola komunikasi antara orang tua dan anak dalam cerita Luqman. 53 Zainul Muflihin, “Pendidikan Anak dalam Al-Qur’an” (kajian tentang nilai dan metode pendidikan Nabi Ibrahim As), Skripsi, (Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, 2009).

54 Isnaini, “Konsep Pendidikan Islam dalam Kisah Ibrahim dalam Al-Qur’an”, Skripsi, (Yogyakarta: UIN Sunan Kaliaga, 2014). 55 Robitah Widi Astuti, "Komunikasi orang tua dan anak dalam perspektif cerita dalam Alquran", Skripsi, (Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga. 2011). Buku dan penelitian tersebut berisi tentang kisah Luqman dari sudut pandang pendidikan anak, istilah anak dalam Al-Qur'an, dan kedudukan anak-anak dalam Al-Qur'an.

Kerangka teori

Buku dan kajian memuat kisah-kisah dalam al-Qur'an yang berkaitan dengan pendidikan, konsep pendidikan Islam dalam kisah tersebut, gaya bahasa kisah dalam al-Qur'an. Abuddin Nata mengutip pengertian pendidikan menurut para ahli pendidikan, diantaranya: Menurut Ki Hajar Dewantara, pendidikan adalah. Pendidikan adalah usaha kebudayaan, berlandaskan peradaban, yaitu untuk memajukan kehidupan guna mengangkat derajat umat manusia.58 Menurut Abdurrahman al Nahlawi, pengertian pendidikan berasal dari kata al Tarbiyyah, yaitu kata pertama raba-yarbu yang berarti menumbuhkan. , sebagaimana tertuang dalam Al-Qur'an surah al Rum ayat 39; kedua, rabiya-yarba artinya agung; ketiga, dari kata rabba-yarubbu yang artinya memulihkan, menguasai, memimpin, menjaga, menyayangi.

Di antaranya, ada tiga tahap dalam pengasuhan anak: tahap diri sendiri, tahap prakelahiran, dan tahap pascakelahiran. Keberhasilan penyampaian materi pendidikan melibatkan tiga komponen utama, antara lain: materi, metode, dan guru. Dari penjelasan di atas, metode pengajaran adalah cara yang digunakan dalam proses pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan.66 Menurut Abuddin nata, metode pengajaran Islam adalah cara penyampaian ilmu ajaran Islam kepada seseorang, sehingga seseorang menjadi Islami. terbentuk 67 Metode pendidikan Islam menurut Al-Qur'an adalah Berbagai cara yang digunakan pendidik untuk menyampaikan materi ajar Islam kepada peserta didik berdasarkan petunjuk Al-Qur'an. Sedangkan menurut Abdurahman An-Nahlwi sebagaimana dikutip Ramayulis terdapat berbagai metode pendidikan Islam diantaranya: metode Hiwar Qur'ani dan metode Nabawi. , metode kisah al qur'ani dan nabawi, metode al quran dan metode perhitungan nabawi.

68 Suharto, Berbagai metode pendidikan agama Islam menurut Al-Qur'an, dalam majalah "Fakta" pendidikan Islam edisi 10 (Lampung: IAIN: Raden Intan, 1960) hal.41. Materi merupakan bagian penting dalam pendidikan Islam, materi pengajaran selalu berpedoman pada Al Quran dan Hadits. Adalah pendidikan yang meliputi membaca, menafsirkan dan menafsirkan ayat-ayat Al-Qur'an dan hadits.

Fungsi pengajaran Al-Qur'an dan hadits adalah untuk membimbing siswa untuk pengenalan, pengetahuan, pemahaman dan kesadaran untuk mengamalkan kandungan Al-Qur'an dan hadits. Fungsi pengajaran sejarah Islam antara lain: Pertama, membantu meningkatkan keimanan dan menumbuhkan rasa cinta dan kekaguman terhadap Islam dan budayanya. Fungsi pengajaran prinsip-prinsip moral antara lain: pertama, mendorong peserta didik untuk beriman dan mencintai keyakinan Islam.

Metode Penelitian

Pendekatan dan Jenis Penelitian

Dengan demikian, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian berupa penafsiran ayat-ayat kisah dalam Al-Qur'an oleh mufassir dengan tafsir maudu'i. Pendekatan metode maudu'i adalah penafsiran al-Qur'an berbasis tema, di mana sekelompok ayat atau surah yang terkait kemudian dianalisis dengan mengacu pada rincian konsepsi tema.

Sumber Data a. Data primer

Metode pengumpulan data dan analisis data

Analisis ini digunakan untuk menganalisis kontribusi konsep pendidikan anak dalam kisah Ibrahim dan Lukman (metode dan bahan kajian).

Sistematika Pembahasan

Nasihat Luqman terbagi menjadi beberapa hal, antara lain: bersyukur, melarang syirik, berbakti kepada kedua orang tua, berdoa, amar ma'ruf nahi mungker, melarang kesombongan, tawadhu, dan menjaga diri. Bab IV memaparkan materi dan metode pendidikan anak yang terdapat dalam kisah Ibrahim dan Lukman. Metode dan materi membesarkan anak dalam kisah Ibrahim terbagi menjadi empat, yaitu: materi dan metode dalam tahapan diri, pernikahan, pralahir, setelah lahir.

PENUTUP

  • KESIMPULAN
    • Pemaparan kisah Ibrahim dan Luqman dalam al-Qur’an
    • Metode pendidikan anak dalam kisah Ibrahim dan Luqman a. Metode pendidikan anak dalam kisah Ibrahim
    • Materi pendidikan anak dalam kisah Ibrahim dan Luqman a. Materi pendidikan anak dalam kisah Ibrahim
  • SARAN
  • IDENTITAS DIRI
  • RIWAYAT PENDIDIKAN
  • RIWAYAT PEKERJAAN
  • PRESTASI DAI\ PELATIHAN
  • PENGALAMAN ORGANISASI
  • KARYA ILMIAH

Materi pendidikan anak dalam cerita Ibrahim terdiri dari empat tahapan, yaitu: tahap bela diri, tahap pernikahan, tahap sebelum melahirkan dan tahap pasca melahirkan. Materi tentang adegan diri dalam kisah Ibrahim meliputi: materi akidah, materi ajar akhlak dan materi ajar ibadah. Materi akidah meliputi pemahaman nama dan sifat-sifatnya, pemahaman ża>t Ila>hiyyah, pemahaman fenomena alam semesta dan pemahaman hari kiamat.

Materi ajar akhlak meliputi takwa, cinta dan ridha, ikhlas, tawakkal, shidiq, birrul walidain, menegakkan keadilan, amar ma'ruf nahi mungkar, hubungan antara pemimpin dan yang dipimpin. Materi tahapan pernikahan dalam kisah Ibrahim meliputi: materi aqidah, materi ajar akhlak dan materi ajar agama. Materi tahapan pralahir kisah Ibrahim meliputi: materi akidah, materi ajar akhlak dan materi ajar ibadah.

Materi peringkat postnatal dalam kisah Ibrahim meliputi: bahan pendidikan agama, bahan pendidikan akhlak, dan bahan pendidikan agama. Materi pada tahap postnatal dalam kisah Luqman meliputi: materi pendidikan agama, materi pendidikan akhlak, dan materi pendidikan agama. Bahan ajar aqidah meliputi pengetahuan tentang nama-nama Allah, pengharaman syirik, dan kepercayaan kepada hari pembalasan.

Materi pendidikan akhlak meliputi syukur, sabar, amar ma'ruf nahi mungkar, larangan sombong dan berbakti kepada kedua orang tua. Berdasarkan hasil pembahasan metode dan materi pendidikan anak dalam kisah Ibrahim dan Luqman, dikemukakan beberapa saran sebagai berikut. Astuti, Robitoh Widi, Komunikasi antara orang tua dan anak dalam perspektif cerita dalam Alquran, skripsi, Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.

Isnaini, Konsep Pendidikan Islam dalam Kisah Ibrahim dalam Al-Qur'an, Disertasi, Yogyakarta: UIN Sunan Kaliaga, 2014. Muflihin, Zainul, Pendidikan Anak dalam Al-Qur'an (Kajian Tentang Nilai-Nilai dan Ajaran Nabi Metode Ibrahim As), disertasi, Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, 2009.

Referensi

Dokumen terkait

Aplikasi yang akan dibuat merupakan aplikasi pengembangan jaringan suatu wilayah yang berkaitan dengan metode OOAD karena metode ini merupakan metode pengembangan sistem.Metode