• Tidak ada hasil yang ditemukan

KONSEP PERNIKAHAN HARMONIS DALAM ... - repository iiq

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "KONSEP PERNIKAHAN HARMONIS DALAM ... - repository iiq"

Copied!
40
0
0

Teks penuh

Tesis berjudul “Konsep Pernikahan Harmonis dalam Al-Qur’an (Kajian Tafsir Tarjumanul Mustafid, Tafsir an-Nur dan Tafsir al-Azhar)”. Menyatakan bahwa skripsi yang berjudul “Konsep Pernikahan Harmonis dalam Al-Qur’an (Kajian Tafsir Tarjumanul Mustafid, Tafsir an-Nur dan Tafsir al-Azhar)” benar-benar karya asli saya kecuali kutipan yang telah disebutkan. Apalagi kepada ibuku yang selama ini membiayai sekolahku, yang rela mengorbankan waktunya untuk membiayai sekolahku dan menjadi tulang punggung keluarga.

Dalam penulisan tugas ini, Alhamdulillah tugas ini dapat terselesaikan berkat dorongan, nasehat dan bimbingan dari semua pihak. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan skripsi ini. Allah SWT, Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang atas rahmat-Nya atas segala kenyamanan dan kelancaran penulis dalam mengerjakan skripsi ini.

MA selaku dosen pembimbing yang telah meluangkan waktunya untuk memberikan bimbingan dan arahan yang sangat berarti dalam penulisan skripsi ini. Seluruh dosen pengajar IIQ khususnya Fakultas Ushuluddin jurusan ilmu-ilmu Al-Quran dan Tafsir telah memberikan banyak ilmu sehingga penulis mampu memahami banyak hal yang berkaitan dengan ilmu-ilmu Al-Quran. Dan kepada calon Imamku, terima kasih atas motivasi, dukungan, dorongan dan doa yang tak henti-hentinya engkau panjatkan kepada adik laki-lakimu, yang dengan setia mendengarkan keluh kesah adikmu, khususnya mengenai skripsi ini, sehingga meringankan bebannya. pikiran penulis dalam penyusunan skripsi ini.

Harapan penulis, semoga skripsi ini mampu memberikan kontribusi positif bagi dunia akademis, serta memberikan makna baru bagi masyarakat.

Konsonan Huruf

Kata Sandang

Konsep pernikahan rukun dalam Al-Qur'an (kajian Tafsir Tarjumanul Mustafid, Tafsir an-Nur dan Tafsir al-Azhar). Untuk itu para ulama dihimbau untuk mengkaji lebih dalam pandangan-pandangan, serta persamaan dan perbedaan tafsir Abdurra’uf as-Singkili, Hasbi ash-Siddiqy dan Hamka mengenai ayat-ayat Al-Qur’an mengenai konsep Islam. pernikahan yang harmonis. Penelitian ini menunjukkan bahwa pandangan Abdurra'uf, Hasbi dan Hamka secara umum mempunyai kesamaan prinsip mengenai 8 ayat Al-Qur'an tentang konsep pernikahan rukun.

Berjuang membangun rumah tangga yang bahagia dan menyelamatkannya dari keruntuhan berarti menyelamatkan dan membahagiakan negara dan bangsa, hal ini tidaklah mengherankan. Negara yang adil terdiri dari rumah tangga itu sendiri dan negara yang sukses terdiri dari rumah tangga yang sukses. Jadi, jika kita ingin membangun negara kita dengan sebaik-baiknya, kita harus membangun keluarga dalam rumah tangga kita dengan sebaik-baiknya. Bagus. Tanpa membangun sebuah keluarga, mustahil tercapainya kemajuan suatu negara.” 7. Kehidupan rumah tangga merupakan suatu urusan yang menarik perhatian umat Islam dengan porsi yang sangat besar.

Oleh karena itu, meletakkan landasan dan landasan yang membantu pasangan suami istri membangun struktur rumah tangga yang kokoh. 11 Sidi Nazar Bakri, Kunci Keutuhan Keluarga (Keluarga Sakinah), (Jakarta: CV Ilmu Jaya Guidelines, 1993), Cet. Bahwa penjelasan di atas merupakan perhatian Islam terhadap pernikahan, pentingnya menciptakan kebahagiaan dalam kehidupan suami istri, serta peran rumah tangga dan solusi berbagai permasalahan dalam keluarga.

14 Dadang Hwari, Al-Qur'an Pengobatan Jiwa dan Kesehatan Jiwa (Yogyakarta: PT Dana Bhakti Prima Yasa, 1995), hal. Dalam hal ini perempuan mempunyai peranan yang sangat dominan, karena dialah ratu rumah dan menghabiskan seluruh atau sebagian besar waktunya di dalam rumahnya. Sedangkan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapai kebahagiaan setelah menikah adalah dengan saling menghormati dan saling menghormati antara suami dan istri, saling mendukung dalam kebaikan dan ketaatan, saling mengingatkan agar tidak melakukan kesalahan dan hal-hal lain yang dapat membantu dalam keluarga bahagia.

Sebagaimana banyaknya konflik dalam keluarga yang kita lihat di media infotainment saat ini, menyebabkan keluarga tidak sesuai dengan harapan yang diharapkan dalam mewujudkan keluarga bahagia menurut ajaran Islam. Hal ini terjadi karena kurangnya komitmen, kurangnya pengetahuan baik tentang keluarga maupun masyarakat, kurangnya tanggung jawab terhadap diri sendiri dan terhadap keluarga. Berdasarkan hal tersebut di atas, maka penulis terdorong untuk membahas lebih dalam bagaimana menciptakan keluarga bahagia sebagaimana dipaparkan dalam Islam dan Nabi Muhammad SAW dalam bentuk skripsi yang berjudul “KONSEP PERNIKAHAN HARMONIS DALAM AL-Qur’an (Kajian Tafsir Tarjumanul Mustafid) , Tafsir an-nur dan Tafsir al-Azhar)”.

Bagaimana pandangan Abdurra'uf As-Singkili, Hasbi Ash-Shidiqi dan Buy Hamka mengenai ayat-ayat Al-Qur'an tentang perkawinan rukun. Apa persamaan dan perbedaan Abdurra'uf As-Singkili, Hasbi Ash-Shidiqi dan Buya Hamka dalam penafsiran ayat Alquran tentang perkawinan rukun?

Secara teoritis penelitian dapat digunakan untuk memperkaya ilmu keilmuan Islam dalam bidang Tafsir Hadits khususnya pada tema-tema terkait pernikahan rukun dalam Al-Qur'an. Secara praktis, penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi para ulama Islam untuk memahami dan menafsirkan ayat-ayat pernikahan rukun dalam Al-Qur'an dari sudut pandang komparatif.

Tinjuan Pustaka

Sistematika Penulisan

Sistem penulisan dalam penelitian ini terdiri dari beberapa bab, dimana bab yang satu berkaitan dengan bab yang lain. Bab pertama, bab ini merupakan pendahuluan yang berisi tentang latar belakang masalah, identifikasi masalah, batasan dan rumusan masalah, tujuan penelitian, metodologi penelitian dan sistematika penulisan. Bab kedua, pada bab ini penulis akan membahas tentang konsep pernikahan yang harmonis, tujuan pernikahan dalam islam, manfaat pernikahan dalam membangun rumah tangga menurut ajaran islam, ciri-ciri pernikahan yang harmonis, cara mengatasi kesulitan menuju pernikahan yang harmonis. pernikahan.

Bab ketiga, gambaran umum tiga tokoh ulama tafsir, meliputi biografi, latar belakang penulisan tafsir, profil tafsir, metode dan gaya tafsir, serta karya-karyanya. Bab keempat, bab ini merupakan penjelasan mengenai penafsiran tiga tokoh tafsir ulama yaitu bagaimana Abdurra'uf As-Singkili, Hasbi Ash-Shidiqi dan Buya Hamka memandang ayat-ayat Al-Qur'an tentang pernikahan rukun. Persamaan dan Perbedaan Abdurra?'uf As-Singkili, Hasbi Ash-Shidiqi dan Buya Hamka dalam Menafsirkan Ayat Alquran Tentang Pernikahan yang Harmonis. Nah setelah itu penulis akan mulai mengulas apa itu pernikahan rukun, manfaat dan tujuannya, penjelasan singkat ketiga mufasir serta tafsir ayat pernikahan menurut tiga mufasir nusantara.

Secara umum Abdurra'uf, Hasbi dan Hamka mempunyai kesamaan pandangan dan prinsip mengenai lima ayat Al-Qur'an tentang konsep pernikahan yang harmonis yaitu memiliki pemimpin yang bertanggung jawab, suami istri harus saling melindungi, harus saling menjaga. saling menyayangi dan saling melindungi. kasih sayang untuk menciptakan mahligai : rumah tangga yang tenang dan penuh keakraban, dan harus menyikapi pasangan dengan baik dan sabar, saling bertanggung jawab sesuai kewajiban masing-masing, jangan pernah melupakan segala kebaikan pasangan, hal-hal baik untuk menuai kebaikan, maka perbanyaklah berdoa kepada Allah agar menjadi imam yang baik dan mempunyai istri dan anak yang shaleh. Ketiga penafsir tersebut mempunyai kesamaan tafsir yaitu Surat an-Nisa 34, Surat ar-Rum ayat 21, Surat al-Furqan ayat 74 dan Surat an-Nisa ayat 19, Surat al-Baqarah ayat 228 dan 237. Mereka mempunyai persamaan dalam tafsirnya. ayat – ayat tersebut. Kemudian surat al-Baqarah ayat 187 Hasbi dan Hamka saling berkaitan ketika menafsirkan pasal pokok ayat “hunnalibasullakum wa antum libasullahunna” yang dimaksud dengan hubungan biologis.

Dalam surah an-Nur ayat 26 Hamka menjelaskan bahawa orang yang berbuat kebaikan akan menuai kebaikan, tafsirannya saling berkaitan dengan Abdurra'uf dan Hasbi "isteri yang baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik". Hasbi kadang-kadang dengan bil ro'yi dan bil ma'qul sementara Hamka mengambil beberapa riwayat dari Nabi, dan contoh yang terdapat dalam masyarakat (tahlili).

Saran-sara

Adlah, Siti “Pembangunan keluarga menurut perspektif Al-Quran, studi banding antara Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Maraghi dalam Al-Qur'an Surah at-Tahrim/66:6)”, Skripsi diajukan ke program sarjana dari Al-Quran (IIQ). Bakri, Sidi Nazar, Kunci Integritas Rumah Tangga (Keluarga Sakinah), Jakarta: Pedoman CV Ilmu Jaya, 1993. Hawari, Dadang, Al-Qur'an Kedokteran Jiwa dan Kesehatan Jiwa Yogyakarta: PT Dana Bhakti Prima Yasa, 1995.

Hidayati, Nurul “Peran Suami dalam Membentuk Keluarga Sakinah (Kajian Tafsir Tematik)”, skripsi yang diserahkan ke Program Sarjana Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta: 2015. Al-Iraqy, Butsainan As - Syyid, Rahasia Pernikahan Bahagia, Penerjemah: Khatur Suhardi, Jakarta: Pustaka Azzam, 1995. Iskandar, Metodologi Penelitian Kualitatif, Jakarta: Gaung Persada, 2009 Al-Jawi, Abdurra'uf bin Ali al-Fansuri, Tarjuman al- Mustafid, Beirut.

Riswarni, “Konsep Keluarga Sakinah Menurut Tafsir Al-Maraghi”, Skripsi Diserahkan ke Program Universitas Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) Jakarta: 2001 Sabiq, Sayyid Fiqh Sunah Sayyid Sabiq Jilid 2, Penerjemah : Amir Hamzah,. Yasir Abdul Muttalib, Bagi anda yang hendak menikah dan sudah menikah, Jakarta Timur: Pustaka Al-Kautsar, 2006. Al-“Umr, Nashir bin Sulaiman, Kebahagiaan Sendi Suami Istri, Jakarta Timur: Pustaka Al-Kausar, 1993.

Al-`utsaimin, Shaikh Muhammad bin Shalih, Sahih Fiqh Wanita Volgens Al-Qur`an en As-Sunnah, Jakarta: Akbarmedia, 2009. Yanggo, Huzaimah T., et al., Riglyne vir die skryf van proefskrifte, proefskrifte, proefskrifte -Instituut Ilmu Al-Qur'an `an (IIQ) Jakarta, Jakarta: IIQ Press, 2011. Hukum Keluarga Dalam Islam, Jakarta: Ikapi, 2013 Zuhaili, Wahbah Al-Fiqhu Asy-Syafi'i Al-Muyassar, Darul Fikr , Beiroet : 2008.

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder dengan jumlah Informan sebanyak 10 orang.Teknik pengumpulan data dengan