PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Menurut Skinner, penguatan adalah hasil dari perilaku yang menguatkan perilaku tertentu.9 Dengan konsekuensi dari perilaku tersebut, siswa dapat mengulangi perilaku, terutama perilaku belajar. Menurut Skinner, belajar adalah suatu proses perubahan perilaku.11 Oleh karena itu tugas guru adalah mengembangkan perilaku belajar siswa, baik dari segi kecerdasan maupun fisiknya, untuk mengoptimalkan cara siswa belajar dengan baik. Mengembangkan aspek perilaku belajar merupakan tugas guru dalam mengembangkan perilaku belajar siswa, dan salah satunya adalah memberikan penguatan kepada siswa.
Di SMP Negeri I Ambulu, pemberian penguatan belajar pendidikan agama Islam kepada siswa ada yang meningkatkan perilaku belajar siswa dan ada pula yang tidak.
Rumusan Masalah
Berdasarkan fenomena pendidikan seperti diatas maka peneliti tertarik untuk menganalisis hubungan antara penguatan yang diterima siswa dengan perilaku belajar siswa yang berjudul Hubungan Antara Penguatan Dengan Perilaku Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam SMP Negeri I Ambulu Jember Tahun Pelajaran 2016/2017. Adakah hubungan penguatan dengan perilaku belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam di SMP Negeri I Ambulu Jember tahun pelajaran 2016/2017?
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan khususnya di bidang manajemen kelas dan kaitannya dengan perilaku belajar siswa. Bagi peneliti, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan dana sebagai pendidik masa depan serta wawasan ilmiah mengenai teori penguatan dan perilaku belajar siswa. Bagi institusi yang diteliti yaitu SMP Negeri I Ambulu, diharapkan temuan penelitian ini dapat menjadi landasan pelaksanaan penguatan pembelajaran khususnya pada mata pelajaran pendidikan agama Islam.
Bagi IAIN, hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi untuk penelitian serupa di kemudian hari dan sebagai kajian ilmiah di kalangan mahasiswa mengenai pemberian penguatan perilaku belajar.
Ruang Lingkup Penelitian
- Variabel Penelitian
- Indikator Variabel
Variabel bebas adalah variabel yang menjadi penyebab berubahnya variabel terikat atau biasa disebut dengan variabel bebas.23 Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penguatan, yang kemudian disimbolkan dengan variabel terikat.24 Dalam penelitian ini variabel terikat variabelnya adalah perilaku belajar siswa yang disimbolkan dengan Y.
Definisi Operasional
Reinforcement atau penguatan dalam penelitian ini adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh guru PAI untuk memantapkan perilaku belajar siswa pada mata pelajaran PAI, dapat berupa penguatan positif, antara lain: pemberian, penghargaan, dan perilaku, namun juga penguatan negatif, antara lain: penundaan /tidak memberikan imbalan, memberikan tugas tambahan dan menunjukkan perilaku tidak puas. Yang dimaksud dengan perilaku belajar dalam penelitian ini adalah kegiatan-kegiatan yang dilakukan siswa selama proses belajar sesuai dengan pengalaman dan lingkungan sekitarnya, meliputi: kebiasaan, keterampilan, pengamatan, berpikir asosiatif dan ingatan, berpikir rasional dan kritis, sikap, hambatan. . , apresiasi dan perilaku, perilaku afektif.
Asumsi Penelitian
Peneliti berasumsi bahwa siswa yang menerima penguatan dalam perilaku belajarnya akan mengulangi perilaku yang diperkuat tersebut. Peneliti berasumsi bahwa seluruh responden dapat mengisi kuesioner dengan jujur dan diasumsikan setiap responden dapat memberikan informasi yang sesuai dengan kenyataan.
Hipotesis
- Metode Penelitian
- Pendekatan dan Jenis Penelitian
- Populasi dan Sampel
- Teknik Pengumpulan Data
- Validitas dan Reliabilitas Instrumen
- Analisis Data
Rangkuman Hasil Perilaku Belajar Siswa Secara Keseluruhan Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam SMP Negeri 1 Ambulu Jember Tahun Pelajaran. Kategori hasil mengenai perilaku belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Ambulu Jember tahun pelajaran. Deskripsi perilaku belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Ambulu Jember tahun pelajaran 2016/2017.
Gambaran umum tentang perilaku belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Ambulu.
Sistematika Pembahasan
KAJIAN KEPUSTAKAAN
Penelitian Terdahulu
Dalam penelitian ini rumusan masalahnya adalah sebagai berikut: (1) Apakah ada pengaruh pemberian penguatan terhadap prestasi akademik siswa ranah kognitif pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP)? ) 2 Ambulu Jember pada tahun ajaran? terdapat pengaruh pemberian penguatan terhadap prestasi belajar siswa v. Populasi dalam penelitian ini adalah 528 siswa sedangkan pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik Startified Proportional Random Sampling. Dalam penelitian ini rumusan masalahnya adalah sebagai berikut: (1) Apakah ada pengaruh pemberian penguatan terhadap prestasi akademik siswa ranah kognitif pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Menengah Negeri (SMP)? ) 01 Wuluhan Jember tahun ajaran 2011/2012.
Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Koefisien Kontingensi, yaitu terlebih dahulu menghitung nilai Chi-kuadrat.
Kajian Teori
- Kajian Teori Tentang Reinforcement/Penguatan
- Kajian Teori Tentang Perilaku Belajar Siswa
- Kajian Teori Tentang Korelasi Antara
Penjelasan Ngalim Purwanto, hadiah merupakan sarana pendidikan represif yang menyenangkan, diberikan kepada anak yang mempunyai prestasi pendidikan tertentu, kemajuan dan perilaku yang baik, sehingga dapat menjadi teladan bagi temannya. 79 Hadiah adalah benda menyenangkan yang diberikan kepada seseorang yang berprestasi. Belajar adalah suatu perubahan pada seluruh tingkah laku individu yang bersifat relatif permanen sebagai hasil pengalaman dan interaksi dengan lingkungan yang melibatkan proses kognitif. 102 Belajar menurut Skinner sebagaimana dikutip oleh Barlow dalam bukunya Educational Psychology: Teaching-Learning. Proses, meyakini bahwa belajar adalah suatu proses penyesuaian atau penyesuaian tingkah laku yang berkembang secara progresif. 103.
Teori belajar behavioris menjelaskan bahwa belajar adalah suatu perubahan tingkah laku yang dapat diamati, diukur, dan dinilai secara konkrit.104 Secara ringkas, belajar adalah suatu proses tingkah laku yang secara sadar mempengaruhi organisme lain atau orang lain. Sedangkan perilaku belajar adalah proses perilaku yang dilakukan seseorang/siswa dalam menguasai suatu mata pelajaran. Dalam proses pembelajaran, pembiasaan juga mencakup pengurangan perilaku yang tidak perlu, karena proses pengecilan/pengurangan ini menimbulkan pola perilaku baru yang relatif permanen dan otomatis.107 Menurut Ali Makki, kebiasaan adalah suatu bentuk perilaku yang dilakukan secara otomatis, namun kadang-kadang masih terjadi sebelumnya, dipengaruhi oleh pikiran.108 Kesimpulannya: kebiasaan merupakan suatu bentuk perilaku belajar yang relatif menetap, sehingga timbul secara alamiah.
Perilaku afektif adalah perilaku yang melibatkan berbagai macam perasaan, seperti: takut, marah, sedih, gembira, kecewa, gembira, benci, cemas dan sebagainya. Oleh karena itu dapat juga dikatakan sebagai perilaku belajar, Perilaku tidak dapat dipisahkan dari komponen-komponennya, yang dimaksud dengan komponen afektif itu sendiri. 120 Ibid., 119. perasaan negatif atau perasaan positif yang dimiliki seseorang terhadap suatu objek.121 Dengan kata lain, perilaku afektif adalah perilaku seseorang yang mengandung perasaan baik atau positif terhadap suatu objek.
Seperti Pavlov dan Watson, Skinner juga menganggap perilaku sebagai hubungan antara stimulus dan respons. Respons operan merupakan bagian terbesar dari perilaku manusia, dan kemungkinan untuk mengubahnya hampir tidak terbatas.
Gambaran Obyek Penelitian
SMP Ambulu 1 terletak di kawasan Ambulu Jember tepatnya di Jalan Kota Blater No. Batasan geografisnya adalah sebagai berikut: SMP Negeri 1 Ambulu133 No. “Menjadikan SMP 1 Ambulu yang berkualitas, berkarakter, berdaya saing dan berwawasan lingkungan.” Pegawai SMP Negeri 1 Ambulu adalah guru dan tenaga tata usaha yang mempunyai tugas dan tanggung jawab SMP Negeri 1 Ambulu.
Penyajian Data
Hasil Uji Validitas Mengenai Penguatan Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam SMP Negeri 1 Ambulu Jember Tahun Pelajaran. Hasil uji validitas mengenai perilaku pembelajaran pada mata pelajaran pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Ambulu Jember tahun ajaran. Dari hasil uji validitas instrumen di atas, variabel Y yaitu Perilaku Belajar menunjukkan bahwa 27 pernyataan dari 34 pernyataan dinyatakan valid.
Rekapitulasi jumlah skor penguatan yang diterima siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Ambulu Jember. Kategori hasil penilaian mengenai penguatan yang diterima siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Ambulu. Analisis gambaran penguatan yang diterima siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Ambulu Jember.
Data perilaku belajar yang diperoleh kemudian dikelompokkan menjadi 3 kategori, yaitu kategori baik (B), kategori cukup (C) dan kategori kurang baik (K). Rekapitulasi hasil kategori skor angket mengenai korelasi penguatan dengan perilaku belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama. Setelah data diperoleh, sebaiknya data tersebut diverifikasi dengan menggunakan rumus chi-kuadrat di bawah ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara penguatan dengan perilaku belajar siswa.
Penguatan yang diterima siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam di sekolah menengah negeri (SMP) 1 Ambulu Jember tahun pelajaran 2016/2017. Perilaku belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam di sekolah menengah negeri (SMP) 1 Ambulu Jember tahun ajaran 2016/2017. Berdasarkan analisis data yang diperoleh dan dilanjutkan dengan uji hipotesis secara bertahap, hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang rendah antara penguatan dengan perilaku belajar siswa pada mata pelajaran agama Islam. pendidikan di sekolah menengah negeri 1. Ambulu Tahun Pelajaran 2016/2017.
Pembahasan ini membuktikan bahwa terdapat hubungan antara penguatan dengan perilaku belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam.
PENUTUP
Kesimpulan
Saran-saran
Antara Penguatan Dengan Perilaku Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMPN I Ambulu Jember Tahun Pelajaran 2016/2017. Bagaimana gambaran penguatan yang diterima siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN I Ambulu tahun ajaran 2016/2017. Bagaimana gambaran perilaku belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN I Ambulu tahun pelajaran 2016/2017.
Data Hasil Penguatan Nilai Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Ambulu Jember Tahun Pelajaran 2016/2017. Data Nilai Perilaku Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Ambulu Jember Tahun Pelajaran 2016/2017. Gambaran Umum Penguatan dan Perilaku Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negegri 1 Ambulu B.
Gambaran umum penguatan proses belajar mengajar mata pelajaran pendidikan agama islam di SMP Negeri 1 Ambulu. Saya menerima hadiah berupa bingkisan, permen, uang atau makanan jika saya dapat menjawab pertanyaan guru. Aku tidak mendapat senyuman dan acungan jempol dari guru PAI ketika aku tidak segera menyelesaikan tugasku.
Proses pembelajaran berlanjut, ketika saya belum selesai merangkum materi, saya diberi tugas tambahan untuk merangkumnya kembali dan menceritakannya terlebih dahulu. Jika orang tua saya mengajari saya pelajaran agama tentang akhlak, saya mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ketika saya belajar di kelas, saya dapat memilih apa yang ingin saya tulis dan apa yang tidak.
Seiring saya merasakan proses belajar agama secara mendalam, tingkat apresiasi saya terhadap nilai seni membaca Al-Qur'an pun semakin dalam.