• Tidak ada hasil yang ditemukan

Korelasi N-SPT dan CPT serta Klasifikasi Tanah

N/A
N/A
Rivaldi Yusuf

Academic year: 2025

Membagikan "Korelasi N-SPT dan CPT serta Klasifikasi Tanah"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Korelasi N-SPT dengan CPT (SOndir)

(2)

Klasifikasi tanah berdasarkan buku Mekanika tanah karangan Ir. V. Sunggono H.K. adalah sbb:

qc fs Klasifikasi

6 – 10 0.15 – 0.4 0.2 0.2 – 0.5

Humus, lempung sangat lunak

Pasir kelanauan lepas, pasir sangat lepas Lempung lembek, lempung kelanauan lembek

10 – 30 0.1

0.1 – 0.4 0.4 – 0.8 0.8 – 2.0

Kerikil lepas Pasir lepas

Lempung atau lempung kelanauan Lempung agak kenyal

30 – 60 1.5

1.0 – 3.0

Pasir kelanauan, pasir agak padat Lempug kelanauan kenyal

60 – 150 1.0

1.0 – 3.0

> 3.0

Kerikil kepasiran lepas

Pasir padat, pasir kelanauan / lempung padat Kerikil kelempungan

Lempung kekerikilan kenyal 150 - 300 1.0 – 2.0 Pasir padat, pasir kekerikilan padat

Pasir kasar, pasir kelanauan padat

Mekanika tanah karangan Ir. V. Sunggono H.K.

(3)

Braja M- Das jilid I

Braja M- Das jilid I

(4)

Braja M- Das jilid I

Nilai cu diperoleh dengan pendekatan 𝑐

𝑢

=

23𝑁′

(Terzaghi and Peck, 1948). Dimana N’

adalah nilai SPT yang sudah terkoreksi. c

u

juga bisa diperoleh dari data CPT dengan menggunakan pendekatan 𝑐

𝑢

=

𝑞𝑐

𝑁𝑘

(Look, 2007).

Dimana qc adalah nilai tahan konus CPT dan Nk adalah factor konus yang memiliki nilai antara 16 – 20. Sementara itu, modulus Young E diperoleh dengan pendekatan 𝐸

𝑢

=

(200 − 500)𝑐

𝑢

(Duncan and Buchignani, 1976). Nilai angka rasio Poisson dapat dilihat juga di

buku karangan Look (2014) dimana nilainya tergantung pada jenis tanahnya.

(5)
(6)

Buku sanglerat

Qc = Nk . Su

Hasil lab UDS

Referensi

Dokumen terkait

Hasil analisis pengujian menunjukkan bahwa perhitungan daya dukung tiang dengan menggunakan tiga metode pengujian, yaitu pengujian SPT, CPT, dan parameter hasil

tanah yang dilakukan oleh Laboratorium Mekanika Tanah Program Studi Teknik Sipil Fakultas. Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta, berdasarkan kesepakatan kontrak

4.2, dapat diartikan 1 SPT sama dengan 17 MPT. Berdasarkan Persamaan 4.3, dapat diartikan 1 SPT sama dengan 8 MPT. Berdasarkan Persamaan 4.4, dapat diartikan 1 qc sama dengan 16

Beberapa hubungan N SPT dengan parameter sudut geser dalam tanah pasir (ϕ) dan kekuatan geser tanah (Su) telah dikembangkan oleh beberapa peneliti terdahulu

Grafik perbandingan pada daerah Unair menunjukkan korelasi yang cukup baik antara resistivitas dengan N-SPT, hal ini dikarenakan nilai resistivitas pada daerah tersebut

Berdasarkan perhitungan dan analisis data tanah pada 4 lokasi penelitian di beberapa Wilayah Kota Pangkalpinang yang meliputi data sondir (CPT) berupa nilai q c

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya dukung ultimit tiang pancang tunggal dengan nilai hasil uji SPT, CPT dengan hasil uji Kalendering tiang

Hasil dari analisis data geolistrik dan N- SPT menunjukkan korelasi yang kuat di area penelitian, mengindikasikan hubungan yang erat antara karakteristik bawah tanah yang diperoleh dari