KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN KECAMATAN ALUH-ALUH KABUAPTEN BANJAR
Aidatun Nufus, Dr. H. M Uhaib As’ad, M.Si, A. Nikhrawi Hamdie, S.Sos, SH., MH Program StudyAdministrasiPublik, FakultasIlmuSosisal danIlmuPolitik, Universitas Islam
Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari, Banjarmasin, NPM 16120122
Program StudyAdministrasiPublik, FakultasIlmuSosisal danIlmuPolitik, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari, Banjarmasin, NIDN 11060360001 Program StudyAdministrasiPublik, FakultasIlmuSosisal danIlmuPolitik, Universitas Islam
Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari, Banjarmasin, NIDN 1105026401 Email : [email protected]
Abstrak : Kualitas Pelayanan Administrasi Kependudukan Kecamatan Aluh-Aluh Kabbupaten Banjar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan administrasi kependudukan kecamatan aluh-aluh kabupaten banjar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumen kepadda orang informan. Sampel ditentukan dengan menggunkan teknik observasi.
Analisis data menggunnakan redukasi data dan penyajian data.
Hasil Penelitian menunjukan bahwa Kualitas Pelayanan Administrasi Kependudukan Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar sudah diterapkan dimensi Tangiable,, Reliability, Responsiviness, Assurance dan Emphaty berserta indikatornya. Namun ada beberapa hambatan indikator yang belum selesai dengan keinginan masyarakat penggunna layanan, antara lain kurangnya kesadaran penyediaan layanan dan kurangnya pasilitas penunjang kenyamannan pelayanan publik seperti meja menulis, tempat duduk seperti lemari penyimooannan berkas. Sehingga berpengaruhh kepada Kualitas Pelayanan Administrasi Kependudukan Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar.
Kata Kunci : Kualitas Pelayanan Administrasi
Abstract: Quality of Population Administration Service in Aluh-Aluh District, Banjar Regency.
The purpose of this study was to determine the quality of population administration services in Aluh- Aluh sub-district, Banjar district. The research method used a qualitative approach with qualitative descriptive research. Data were collected by in-depth interviews, observations and documents to informants. The sample is determined using observation techniques. Data analysis used data reduction and data presentation.
The results showed that the Quality of Population Administration Service in Aluh-Aluh Subdistrict, Banjar Regency has been applied the dimensions of Tangiable, Reliability, Responsiveness,
Assurance and Emphaty along with its indicators. However, there are several indicator barriers that have not been resolved with the desires of the public who use services, including a lack of awareness of service provision and a lack of facilities to support the comfort of public services such as writing desks, seating such as file storage cabinets. So that it affects the Quality of Population Administration Service in Aluh-Aluh District, Banjar Regency.
Keywords : Quality of Population Administration
Pendahuluan
Pelayanan publik dan administrasi adalah rangkaian kegiatan dalam pemenuhan kebutuhan bagi setiap warganegara serta dengan administratif yaang diselenggarakan oleh pelayanan publik dan juga merupakan suatu usahaa yang dilakukan oleh kelompok atau birokrasi untuk memberikan bantuan kpada masyarakat dalam rangka mencapai suatu tujuan, sedangkan administrasi kependudukan adalah rangkaian kegiiatan penataan dan penertiban dalam dokumen dann daata kependudukan. Berdasarkan pengamatanawal yang telah dilakukan dikecamatan aluh-aluh kabupaten banjar bahwa terdapat beberapa permasalahan mengenai kualitas pelayanan publik bidang administrasi kependudukan banyaknya masalah yg ditemui saat masyarakat ingin membbuat produk dari administrasi bnyaknya masyarakat yang masih belum paham dngan persyaratan apa saja yang harus dibawa dan permasalahan lain juga ada tentang perekaman, ktp elektronik tidak terselesaikan dengan target yg seharusnya.
Penelitian ini juga merupakan bersifat deskritif tentang kualitas penyelenggaraan pelayanan bidang administrasi kependudukan, sehingga peneliti berusaha menggali dan mengungkapkan serta mendeskriptifkannya.
Dalam pasal 1 UU No 25 thn 2009 ttg pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan per UU an bagi setian warga
negara dan penduduk, jasa dan pelayanan administratif yg diseleggarakan oleh pelayanan publik.
Pemerintah sebaagai penyedia pellaayanan publik yg dibutuhkan oleh masyarakat haruus bertanggung jawab ddan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yg terbaikan untuk peingkatan pelayanan, disisi lain kepuasan masyarakat adalah tolakk ukur dari keberhasilann pelayanan publik yang dibberikan oleh penyedia layanan publik, oleh sebab itu pelayanan harus dipokuskan pada pemenuhan kebutuhan masyaakat dgn maksiamal dari segi kualitas atau kuantitas.
Kecamatan aluh-aluh merupakan salah satu kecamata dikabupaten banjar yg melaksanakan pelayanan publik bidang administrasi kependudukan, pelayanan ini meliputi pembuatan kartu keluarga (KK), kartu tanda penduduk ellelttronnik (E- KTP), Surat tinggal sementara (SKTS), dan ada pelayanan yg direkomendasikan antra lain: pemmbuatan akte kelahiran , akta pernikaan, akta tanah, izin usahha dan pengantar pembuata skck.
Masalah yang ditemui dalam membuat produk administrasi kependudukan mamsih banyak masyarakat yg belum paham dengan persyarakat apa saja yg dibawa .
Kurang lengkapnya persyaratan tersebut dikarenakan kurng nya informasi dari pihak kecamatan mengenai persyaratan yg dibutuhkan, permasalahan lain di kecamatann aluh-aluh juga belum
terselesaikannya target perekaman KTP-E sampai saat ini, berdasarkan hasil observasi yg telah dilakukan dikecamata aluh-aluh dieroleh dari daata jumlah penduduk 89,178.
Yang wajib KTP sebanyak 7.170 jiwa yg terlah distribusi sebanyak 4.209 sedangka yg belum melaksanakan pperekaman sebanyak 1,961.
Hal tersebut menunjukan bahwa masih banyak masyarrakat yg belum mlaksakan perekaman KTP dan secara tidak langsung juga akan mmpengaruhi kualitas pelayanan yg diberikan kecamatan aluh-aluh kepda masyarakat yg disebabkan beberaa faktor seperti masyarakat yang sedang sakit, bekerja diluar daerah utuk melaksakan perekaman data.
Berdasarkan latar belakang diatas yang telah diuraikan ialah mengapa kualitas pelayanan administrasi kependudukan kecamatan aluh- aluh kabupaten banjar belum terlaksana secara optimal?
Karena luasnya permasalahan mengenai bidang pelayyannan publik serta mengingat keterbatasann waktu maka penelitian ini dibatasi pada belum optimalnya kualitas pelayanan tersebbut, dan penelitian ini bertujuan unntuk mengetahui kuualitas pelayyannan administrasi kependudukan kecamatan aluh-aluh kabupaten banjar.
Tinjauann Pustaka
2.1 Devinisi Variable Penelitian
2.1.1. Pengertian Kualitas Pelayanan Administrasi
Kualitas pelayaanan administrasi merupakan lomponen penting yg harus dierhatikan
dalam pelayanan administrasi tentunya tidak daoat dipisahkan dari persepsi tentang kualitaas,
contoh pengertian kualitas menurut tjiotono (1995) adalah kesesuaian dengan persyaratan serta kecocokan untuk pemakaian dalam perbaikan bekerlanjutan agar bebas dari kerusakan dan pemenuhan kebutuhhan pelangggan sejak awal dan setianp saat.Menurut sampara (1999) dalam mengemukaakan kualitas pelayanan adminnistrasi adalahh pelayanan yg diberikan kepeda plangggan sesuai dengan standar
sementara itu menurut ibrahim (2008) adalah kualitas pelayanan administrasi merupakan suatu kondsi dinamis yang berhubbungan dengan produk, jasa, mannusia, proses dan lingkungan dimana penilaiiann kualitas ditentukan pada saat terjadi pemberian playanan administrasi trsebut.
Berdasarkan pendapat para ahli diatas mengenai pengertan kualitas pelayanan administrasi saya menyimpulkan bhwa
“kualitas pelayanan administrasi adlah totalitas dari kemampuan pihak penyelenggaraan pelayanan dalam memerbirkan pelayanan administrasi kpda masyrakat yangg daoat memenuhi kebutuhann serta daat memenuhi kepuasan masyrakat berdasarkan kesesuaian dgn harapan dan kenyatan yg diteruima oleh masyarakat tersebut
2.2. Indikator Kualitas Administrasi Untuk mengetahui kualitas administrasi yang dirasakan oleh konsumen ada
inndikator kualiitas pelayanan yang terletak pada lima dimensi kualitas administrasi yaitu tangible, reliabelity, responsiviness, assuurance dan emphhaty.
1. Tangibles
Pelayanan yg berupa sarana fisik perkantoran, komputerisasi, administrasi, ruang tunggu, tempat innformmasi.
2. Reability
Kemampuan dan kehandalan unntuk menyelesaiakan pelayanan yg terpercaya.
3. Responsiveness
Kesangguoan untuk membantu dan menyediakann pelayanan secara cepat dan tepat, serta tangggap terhadap keinginnan konnsumen.
4. Assurance
Kemampuan dan keramahan serta sopan dan santun pegawai dalam meyakinkan kepercayaan konsuumenn indikattornya
5. Empathy
Sikap tegas dan penuhh perhatian dari pegawai terhadap konsumen.
2.2.2. Modal Kualitas pelayanan administasi
Pada dasarnya teori tentang servqual sari zeithaml waaupun berasal dari dunia bisnis tetapii dapat dipakkai untuk mengukur kinerja pe;ayanan adminstrasi yg diberikan oleh instansi emerintah, kemudian dikemukakan oleh moeinir (dalam tangkilisan 2005.208) agar pelayanan dapat memuaskan orang yang dilayani, maka perilaku tigas yg mmelayani harus
memenuhi empat kriteria pokok yaitu sebagai tingkah laku yang sopan, cara penyampaian sesuai dengam apa yg seharusnya diterima oleh orang yg bersangkutan, waktu pnyaampaian yang tepat dan keramahtamahan.
2.2.3. Prinsip Pelayanan Administrasi Para Ahli
Sedangkan standar pelayanan menurut kasmir (2005:18-21) yaitu dasar pelayanan terdapat 10 hal yg harus diperhatikan agar pelayanan jadi amann dan menyennankan dan semua dasar pelayanan harus dikuasai dan diilakukan oleh seluruh kariawan, pegawai dan poetugas, terutama bagi yg langsung berhubungan dengann pelanggan.
Metode Penelitian
3.1. Pendekatan Penelitian
Peneliitinan ini merupakann penelittian deskriptiip dengam pendekatan kualitatif dengan menyajikan data scara sistematis, faktual, dan akurat mengennai fakta yg adda dilapangan.
Dengan menggunakan desain penelitian deskriptif dengan penndekatan kualitatif bertujjuan untuk mengggali mengenai fakta dan kualtas pelayanan administrasi kepedudukan kecamatan aluh-aluh kabupaten banjar.
3.2. Jenis Penelitiann
Jenis pnelitian data yg digunakan dalam penelitian ini yyaituu tekhnik triagulsi, dilakukan dengan cara membandingkan data yg dieroleh dar asil wawanncara antara infoorman penelitian dengan informan penelitian yg lain.
3.3. Lokasi Penelitian
Penelitian ini diilakssakan dikecamatan aluh-aluh kabupaten banjar berlammat dijalan inpres aluh-aluh rt 01 no 36.
3.4. Sumber Data
Sunber data dipilih secara purposive samplling . informan penelitian diidasarkan pertimbangan bahwa innforman penelitian daoat memberikann sumber penelitian yg selengkap lengkapnya.
Informan yaitu kepala seksi pelayanan umum sebgai iforma kunci (Key Informan) yg secrra langsung melakukan kegiatan dipelayanan umum dan mempunyai pengetahuann dibidang ini, sedangkan informan pendukungnya yaituu oetugas pelayanan dan beberapa masyarakat yg sedang melakukan peayanan dikecamatan aluh-aluh kabuoaten banjar.
3.5. Metode Pengumpuulan Data
Untuk memperoleh data yg relavan dan lengkap pennelitian ini menggunakann beberapa tekhnik untuk mengumpulkan data. Metode yang digunakan dalam pennelitian ini adalah:
1. Obbservasi
Tekhnik pengumpuulan data dengan observasi langgsung yaituu proses pelayanan publik bidang administrasii kependudukan disebagian pelayanan umum dikecaatan aluh-aluh kabupaten banjar, dalam observasi pengumpuulan data pencatatan yg dilakukan peneliti terhhadap objek
dilakuakan ditempat berlansungnya peristiwa.
2. Wawaancara
Dalam penelitian ini dilakukan dengan mendatangi langsun informan penelitian dan menanyakan kepada mereka beberapa hal yg berhubungnan langsung dengan pokok permasalahan.
3. Dokumentasi
Dalam pengumpulan data ini menghasilkan catatan penting yg berhubungan dengan masalah yg sudah diteliti shingga akan diperoleh data yg lngkap sah dan bukan berdasarkan perkiraan.
3.6. Analisis Data
Yang dgunakan dalam enelitian ini adalah degan teknik kualitatif dengan model interaktif yg memiliki langkah-langkah sebagai berikut :
1. Reduksi Data 2. Penyajian Data
3. Pengambilan Kesimpulan
Pembahasan
4.1 Gamabaran Umum Kecamatan Aluh- Aluh
Kantor kecamatan aluh-aluh adalah sebuah kecamatan di kabupaten banjar provinsi kalimantan selatan, berdasarakan sk pemendagri nomor 13 tahun 1978 yang pelaksaanaan nya diatur dengan SK Gubernur no. 65/kpts/1982 dan dierkuat oleh SK bupati kabuoaten banjar no 25/kep/khd/90.
4.2. Deskripsi Hasil Penelitian dan Pembahsan
Hasil penelitian ini berupa data-data yg dieproleh melalui wawancara, dokumentasi dan observasi dan kualitas dibidang administrasi dapat dilihat dari beberapa aspek yaitu :
1. Aspek Bukti Fisik 2. Aspk Bukti Kehandalan 3. Aspek Daya Tanngkap 4. Aspek Jaminan 5. Aspek Empaati
Adanya permasalah dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik seperti yg telah disebutkan maka penulis berusaha memeberikan upaya untuk mengatasinya dengan seabagai berikut :
1. Melakukan program penyuluhan meelali kepala desa kepada masyarakat mengenai hal-hal yg berkaitan denan kegiatan pelayanan.
2. Menyelenggraakan pelayanan yg tidak memberikan dan menyulitkan masyarakat Aluh-Aluh.
3. Meningkatkan profoosialisme masing-masing pegawai kantor.
4. Meningkatkan pengadaan fasilitas penunjang pelayanan administrasi.
Daftar Pustaka
Arikunto, S (2010), Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Jakarta : PT Rineka Cipta Azis, S 2000. Pelayaan yang berorientasi kepada kpuasan masyarakat jurnal
Adminnistrasi Negara Vol 6 Nomor 1. Sondang P Siagian 2000.
Administrasi embangunan Konse Dimensi Stateginya. Jakarta: Bumi Aksara Batinggi A 1999 Manajerial Pelayanan Umum. Jakarta : Universitas Terbuka
Basrowi dan Suawandi. 2008 Memahaami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta.
Dwiyanto, A. 2006 mewujudkan good governace melayanai publik, Yogyakarta: UGM Press Hardiansyah. 2011. Kualitas Pelayanan Publik Konsep, Dimensi, indikator dan Implementasi.
Yogyakarta: Gava Media.
Kusadri, E 2011 Dasar-daasar hukum administrasi negara dan asas-asas umum pemerintahan yang baik, Yogyakarta: UNY Press
Moenier, H.A.S. 2002 Manajemen pelayanan umum di indonesia, Jakarta: Bumi Aksara Maloeng, L.J 2007. Metode Penellitian Kualitatif, Bandung. PT. Remaja Rosdakarya
Ratmiinto dan Atik Septi Winarsih , 2006. Manajemen Pelayanan, Yogyakarta: Pustaka Pelajar Saefullah 1999. Konsep dan metode pelayanan umum yang baik dalam jurnal ilmu sosial dan ilmu ppolitik. Sumedang: FISIP UNPAD
Sinambea, L.P dkk 2011 Repormasi pelayanan publik dan teori kebijjksn implementasi. Jakarta:
BUMI AKSARA
Syafie, L.K 1999 Ilmu adinistrasi publik, Jakarta. PT Rineka Cipta Tjiptonno, F. 2000 Manajemen Pemasaran Yogyakarta : Andi Offset
Peraturan Daerah Kabuoatrn Bnjar No 7 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan
Pendaftaran penduduk dan Pencatatan sipil dalam Kerangka Sistem informasi Administrasi kependudukan (SIAK)
Undang-Undang No 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.