• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kuis 1 KU1001-Olahraga (Jawaban)

N/A
N/A
Meivany Frisca

Academic year: 2024

Membagikan "Kuis 1 KU1001-Olahraga (Jawaban)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

KUIS 1

KU1001 – Olahraga SOAL

1. Berapakah rentang denyut nadi latihan seseorang berusia 20 tahun yang memiliki denyut nadi basal/istirahat 60 dn/m dengan target latihan 65-85% dari denyut nadi maksimalnya, jika menggunakan metode Karvonen?

2. Bagaimana seseorang berlatih agar kebugarannya meningkat?

3. Apakah seseorang boleh menahan rasa hausnya ketika berolahraga?jelaskan alasannya!

4. Jelaskan prosedur pemanasan yang baik dalam berolahraga?

5. Jelaskan arti dari latihan?

JAWABAN

1. Diketahui:

Usia = 20 tahun

Denyut nadi basal/istirahat = 60 dn/m Target Latihan = 65-85%

Ditanya:

Rentang denyut nadi menggunakan metode Karvonen = …?

Jawab:

Denyut nadi maksimal: 220 – 20 = 200 dn/m 200 dn/m – 60 dn/m = 140 dn/m

Untuk target latihan 65%

140 dn/m x 65% = 91 91 + 60 = 151 dn/m

Untuk target latihan 85%

140 dn/m x 85% = 119 119 + 60 = 179 dn/m

Rentang denyut nadi = 151—179 dn/m

2. Dengan melakukan latihan fisik yang penting untuk mempertahankan dan meningkatkan derajat kebugaran agar tercapai kemampuan kerja fisik yang optimal. Latihan yang dilakukan bisa berupa latihan kebugaran jasmani seperti latihan untuk meningkatkan kelincahan, kelentukan, daya ledak, kekuatan, kecepatan, kelincahan. Latihan dilakukan dengan frekuensi yang tepat untuk keperluan olahraga kebugaran atau kesehatan, frekuensinya dapat dilakukan sebanyak 1—3 kali dalam satu minggu.

3. Sebaiknya tidak boleh karena hal tersebut bisa berisiko untuk terjadinya dehidrasi hingga terjadinya penurunan volume darah, penurunan aliran darah pada sel kulit, penurunan laju keringat (ekskresi kulit), peningkatan suhu inti tubuh hingga bahkan terjadinya risiko cedera panas, seperti heat stroke yang mengakibatkan kompikasi ginjal bahkan kelelahan hingga pingsan atau bahkan hingga kematian.

(2)

4. - Pemanasan dilakukan sebelum masuk ke sesi inti dalam berolahraga sebagai kesempatan pada sistem kardiovaskuler dan muskoskeletal untuk aklimatisasi sesuai kebutuhan masing-masing olahraga, dimulai dengan aktivitas intensitas rendah dan terus naik secara bertahap minimal lima menit sampai sepuluh menit sampai mencapai intensitas yang dituju.

- Pemanasan dapat dilakukan secara statis dan dinamis.

5. Latihan adalah aktivitas olahraga yang sistematik dalam waktu yang lama. Latihan ditingkatkan secara progresif dan individual yang mengarah pada ciri-ciri fungsi psikologis dan fisiologis manusia untuk mencapai sasaran yang ditentukan. Latihan atau training adalah suatu proses berlatih yang sistematis yang dilakukan secara berulang-ulang dan kian hari jumlah beban latihannya kian bertambah.

Referensi

Dokumen terkait

1.2.2 Apakah latihan satu kali dalam satu minggu yang dilakukan oleh anggota klub. jantung sehat Pakujati Kabupaten dapat

Kegiatan olahraga dilaksanakan di lapangan sendiri (sekolah), lapangan milik desa, halaman sekolah, 4). Kegiatan olahraga dilakukan mulai dari 2 kali tiap minggu sampai 3 kali

Tambahan frekuensi latihan olahraga rata-rata 3 kali perminggu di klub akan menambah frekuensi anak melakukan aktivitas jasmani, yang pada akhirnya akan

Hasil penelitian menunjukan bahwa olahraga panahan yang dilakukan oleh anak-anak sebanyak 3 kali per minggu secara teratur, dengan tetap memenuhi protokol kesehatan, teknik dasar

Untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal sebaiknya olahraga lari/joging dilakukan secara aktif yaitu minimal 3 kali dalam seminggu dengan frekuensi 20-45 menit

Kelompok 2: diberikan perlakuan yaitu dengan program latihan continuous running yang dilakukan selama 6 minggu dengan frekuensi 3 kali dalam seminggu, setelah menjalani

Dalam hal ini setiap kegiatan kesehatan olahraga atau tes kebugaran jasmani harus memperhatikan sarana dan prasarana yang mendukung sesuai dengan kegiatan yang

Tambahan frekuensi latihan olahraga rata-rata 3 kali perminggu di klub akan menambah frekuensi anak melakukan aktivitas jasmani, yang pada akhirnya akan