• Tidak ada hasil yang ditemukan

MATA KULIAH SISTEM AGRIBISNIS VETERINER PROGRAM STUDI AGRIBISNIS VETERINER /S-2

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "MATA KULIAH SISTEM AGRIBISNIS VETERINER PROGRAM STUDI AGRIBISNIS VETERINER /S-2 "

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

KONTRAK PERKULIAHAN

MATA KULIAH SISTEM AGRIBISNIS VETERINER PROGRAM STUDI AGRIBISNIS VETERINER /S-2

1. Mata Kuliah : Sistem Agribisnis Veteriner 2. Kode Mata Kuliah : MNG606

3. Beban Studi : 2 SKS

4. Semester : I

5. Jurusan/ Prodi : S2 Agribisnis Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan 6. Prasyarat : Tidak ada

7. Deskripsi Mata Kuliah : Mata kuliah Sistem Agribisnis Veteriner ini diselenggarakan dengan cara perkuliahan on line selama satu semester, dibahas tentang pengertian Sistem Agribisnis sapi potong, sapi perah, kambing/domba, ayam pedaging, ayam petelur, itik, puyuh, babi, kuda, pengembangan jaringan sistem agribisnis.

8. Penanggung Jawab Mata Kuliah

: Prof. Dr. Widya Paramita Lokapirnasari., drh.,MP 9. Dosen Pengasuh Mata

Kuliah

: Prof.Dr. Widya Paramita Lokapirnasari., drh.,MP Prof Dr. Hj. Sri Hidanah, Ir.,MS

Prof.Dr. Koesnoto Soepranianondo 10. Hari Pertemuan/ Jam/

Ruang

: Senin; Jam. 12.00 – 13.50,

http://hebat.elearning.unair.ac.id/ Join Zoom Meeting

https://zoom.us/j/95098621972?pwd=cE5LaEJlYkdydkdLVWN0Z m4yc0VvZz09

Meeting ID: 950 9862 1972 Passcode: 184661

11. Atribut Soft Skills 1. Self-motivation/initiative 2. Work ethic/dependability 3. Critical thinking

4. Questioning skills 5. Academic/learning skills 6. Teaching/training skills 12. Capaian Pembelajaran

Lulusan

: Sebagai dasar pengetahuan di bidang Sistem Agribisnis Veteriner

13. Capaian Pembelajaran Mata Kuliah

: Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa akan mampu menentukan target dan juga melakukan evaluasi atas pengembangan jaringan sistem agribisnis yang dibuat melalui implementasi Sistem Agribisnis Veteriner yang sesuai.

14. Sub Capaian Pembelajaran :

(2)

Setelah mengikuti kegiatan tatap muka kuliah Veteriner Entrepreneurship ini, Mahasiswa mampu menjelaskan tentang pengertian Sistem Agribisnis sapi potong, sapi perah, kambing/domba, ayam pedaging, ayam petelur, itik, puyuh, babi, kuda, pengembangan jaringan sistem agribisnis. Secara khusus dapat dijabarkan sebagai berikut :

1. Mahasiswa Mengetahui tata aturan yang harus diikuti dan ditaati bersama selama perkuliahan, Mengetahui pengertian dan lingkup : Sejarah mata kuliah, dosen pengampu mata kuliah dan jadwal perkuliahan; Manfaat dan diskripsi mata kuliah; Tujuan mata kuliah; Penilaian dan evaluasi mata kuliah; Penjelasan lain-lain seperti Persentase kehadiran, bahan bacaan dan tugas-tugas

2. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang Pengertian sistem agribisnis.

3. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang Sistem Agribisnis Peternakan Sapi potong

4. Mahasiswa dapat menyampaikan gagasan, pikiran, pertanyaan serta menjawab beberapa masalah/pertanyaan pada focus group discussion dengan topik tentang Sistem Agribisnis Peternakan Sapi potong

5. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang Sistem Agribisnis Peternakan Sapi perah

6. Mahasiswa dapat menyampaikan gagasan, pikiran, pertanyaan serta menjawab beberapa masalah/pertanyaan pada focus group discussion dengan topik Sistem Agribisnis Peternakan Sapi perah

7. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang Sistem Agribisnis Peternakan Kambing/Domba 8. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang Sistem Agribisnis Pembibitan dan Peternakan

Ayam potong dan petelur

9. Mahasiswa dapat menyampaikan gagasan, pikiran, pertanyaan serta menjawab beberapa masalah/pertanyaan pada focus group discussion dengan topik Sistem Agribisnis Pembibitan dan Peternakan Ayam potong dan petelur

10. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang Sistem Agribisnis Peternakan Itik dan puyuh 11. Mahasiswa dapat menyampaikan gagasan, pikiran, pertanyaan serta menjawab beberapa

masalah/pertanyaan pada focus group discussion dengan topik Sistem Agribisnis Peternakan Itik dan puyuh

12. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang Sistem Agribisnis Peternakan babi dan kuda 13. Mahasiswa dapat menyampaikan gagasan, pikiran, pertanyaan serta menjawab beberapa

masalah/pertanyaan pada focus group discussion dengan topik Sistem Agribisnis Peternakan babi dan kuda

14. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang Strategi pengembangan jaringan sistem agribisnis

15. Manfaat Mata Kuliah

Manfaat mata kuliah Veteriner Entrepreneurship ini adalah agar mahasiswa mendapatkan pengetahuan tentang pengertian Sistem Agribisnis sapi potong, sapi perah, kambing/domba, ayam pedaging, ayam petelur, itik, puyuh, babi, kuda, pengembangan jaringan sistem agribisnis. .

Manfaat lain dari mata kuliah Manajemen Usaha Komoditas Veteriner ini adalah sebagai pengetahuan terapan tentang pengertian Sistem Agribisnis sapi potong, sapi perah, kambing/domba, ayam pedaging, ayam petelur, itik, puyuh, babi, kuda, pengembangan jaringan sistem agribisnis. Mata kuliah ini menitik beratkan pada pemahaman dan kemampuan mahasiswa dalam mengimplementasikan Sistem Agribisnis dan. mahasiswa akan memiliki pengalaman dan mampu

(3)

mengevaluasi dan mengidentifikasi titik-titik kritis serta memberikan alternatif solusi yang sesuai dalam bidang Sistem Agribisnis.

16. Strategi Perkuliahan

Dalam perkuliahan mahasiswa diharapkan mempelajari / membaca dahulu bahan ajar/hand out yang telah ditentukan.

Dosen hanya memberikan garis-garis besar isi pokok bahasan atau sub pokok bahasan atau memberikan contoh-contoh terkait materi perkuliahan /isi pokok / sub pokok bahasan selanjutnya mahasiswa diharapkan menanyakan hal-hal yang kurang jelas dan juga menjawab pertanyaan dosen.

Kepada mahasiswa juga akan diberikan tugas-tugas untuk dipresentasikan dan didiskusikan disamping ujian tengah semester dan ujian akhir semester

17. Materi atau Bacaan Perkuliahan .

 Jurnal nasional

 Jurnal nasional terakreditasi

 Jurnal international

 Jurnal international bereputasi 18. Tugas Perkuliahan

TUGAS KELOMPOK :

Mahasiswa dibagi menjadi 5 kelompok, masing masing kelompok membuat makalah sesuai topic di SAP dan dipresentasikan. Naskah menjadi penilaian UTS dan Keaktifan mahasiswa menjadi bahan penilaian tugas.

TUGAS PERORANGAN :

- Setiap mahasiswa membuat makalah tentang Kreativitas dan Inovasi, Peluang usaha dan resiko bisnis, Bussiness Plan dan berbasis junal / hasil penelitian untuk penilaian UAS

19. SISTEM PENILAIAN

Setiap ujian diberikan nilai mentah atau raw scoredalam bentuk 0 s/d 100. Khusus untuk nilai akhir, penilaian diberikan dalam 7 grade, yaitu : A, AB, B, BC, C, D dan E.

Nilai akhir dari suatu mata kuliah ditentukan dari gabungan hasil evaluasi semua nilai ujian yang diselenggarakan oleh dosen yang bersangkutan. Adapun contoh bobot ujian, (tugas terstruktur), (softskill), (UTS), (UAS) adalah 1,5 : 1 : 2 : 3.

Contoh :

Mahasiswa X menempuh ujian Veteriner Entrepreneurship, nilainya untuk setiap ujian sebagai berikut :

(4)

Tugas = 90

UTS = 90

UAS = 85 Softskill = 85

Maka nilai akhir (masih dalam nilai mentah)

Pengolahan Nilai Akhir (nilai mentah/berupa angka) menjadi Nilai Mutu berupa huruf diproses dalam 7 (tujuh) peringkat (grade). Dari nilai akhir (nilai mentah) tersebut, dapat diproses nilai mean (X). Pengelompokan nilai dilakukan dengan menggunakan PENILAIAN ACUAN PATOKAN (PAP) sebagai berikut :

Nilai Mentah Nilai Huruf

86 – 100 78 – < 86 70 – < 78 62 – < 70 54 – < 62 40 – < 54

< 40

A AB

B BC

C D E

Penyajian nilai dari hasil pengolahan nilai tersebut di atas dalam penyajiannya menggunakan 7 peringkat, sebagai berikut :

Nilai Huruf Nilai Mutu

A AB

B BC

C D E

4 3,5

3 2,5

2 1 0

20. Lain-lain

 Mahasiswa diperbolehkan mengikuti UAS jika 75% hadir dalam perkuliahan (min 9 kali hadir, bagi mhs baru) dan 50% hadir (bagi mhs mengulang)

(90x1,5) + (90 x 2) + (85 x 3)+ 85 1,5 + 2 + 3+1

655/7,5 = 87,33

(5)

 Jika tidak mengikuti tugas, uts, uas harus ada surat keterangan dokter dan maksimal 1 minggu setelah tugas/uts/uas segera mengikuti ujian susulan

 Pengumpulan tugas terstruktur maksimal 1 minggu dari pemberian tugas

Referensi

Dokumen terkait

SHORT ABSTRACT The synthesis of a wide variety of sulfur containing organic compounds such as highly substituted unsymmetrical sulfides starting from 1,3-dicarbonyl compounds and

dibandingkan dengan yang non-diabetes.22 Terlepas dari kenyataan bahwa TB lebih Terlepas dari kenyataan bahwa TB lebih terkait dengan keadaan imunosupresif lain seperti infeksi HIV,