Nama : Afrial Yulianda NRP : 1231605003
Tugas 10 Pengantar Perencanaan Wilayah
RESUME PERMEN PU NO 16 TAHUN 2009 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN RTRW KABUPATEN
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum no 16 tahun 2009 adalah pedoman dasar dalam kegiatan penyusunan rencana tata ruang wilayah ( RTRW ) Kabupaten. Permen ini menjelaskan bagaimana alur, proses hingga selesai menjadi produk perencanaan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Permen PU ini memuat segala hal tentang dasar-dasar teknis, kedudukan, hingga prosedur penyusunan rencana tata ruang wilayah.
Tujuan disusunnya pedoman ini adalah untuk mewujudkan RTRW kabupaten yang sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.
PERMEN PU NO 16 TAHUN 2009 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN RTRW KABUPATEN
Di dalam peraturan Menteri PU ini dijelaskan bagaiamana tingkat kedudukan RTRW kabupaten dalam sistem penataan ruang dan sistem perencanaan pembangunan nasional bagi pemangku kepentingan, kedudukan RTRW kabupaten dapat ditunjukkan pada Gambar dibawah ini :
Kedudukan RTRW Kota dalam Sistem Penataan Ruang dan Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional
Dari gambar diatas dapat diketahui bahwa RTRW Kabupaten adalah turunan langsung dari Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi. RTRW Kabupaten mempunyai turunan lagi berupa Rencana Detail Tata Ruang Kabupaten ( RDTR ) dan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Kabupaten.
RTRW Kabupaten memiliki fungsi dan manfaat dalam penggunaanya, adapun fungsi dan manfaat dari RTRW Kabupaten adalah sebagai berikut : Fungsi RTRW Kabupaten
Fungsi RTRW Kabupaten adalah sebagai berikut:
1. acuan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
2. acuan dalam pemanfaatan ruang/pengembangan wilayah kabupaten;
3. acuan untuk mewujudkan keseimbangan pembangunan dalam wilayah kabupaten;
4. acuan lokasi investasi dalam wilayah kabupaten yang dilakukan pemerintah, masyarakat, dan swasta;
5. pedoman untuk penyusunan rencana rinci tata ruang di wilayah kabupaten;
6. dasar pengendalian pemanfaatan ruang dalam penataan/pengembangan wilayah kabupaten yang meliputi penetapan peraturan zonasi, perizinan, pemberian insentif dan disinsentif, serta pengenaan sanksi; dan
7. acuan dalam administrasi pertanahan.
Manfaat RTRW Kabupaten
Manfaat RTRW kabupaten adalah :
1. mewujudkan keterpaduan pembangunan dalam wilayah kabupaten;
2. mewujudkan keserasian pembangunan wilayah kabupaten dengan wilayah sekitarnya; dan
3. menjamin terwujudnya tata ruang wilayah kabupaten yang berkualitas.
Muatan Teknis RTRW Kabupaten
Pedoman penyusunan RTRW Kabupaten mengatur ketentuan ketentuan teknis yang akan dijadikan acuan dalam kegiatan perencanaan.
Beberapa kententuan teknis yang diatur dalam RTRW Kabupaten adalah sebagai berikut :
1. Rencana Struktur Ruang 2. Rencana Pola Ruang
3. Penetapan Kawasan Strategis Wilayah Kabupaten 4. Arahan Pemanfaatan Ruang Wilayah Kabupaten
5. Ketentuan Pengendalian Pemanfaatan Ruang Wilayah Kabupaten
RTRW kabupaten berjangka waktu perencanaan 20 (dua puluh) tahun dan ditinjau kembali setiap 5 (lima) tahun.
RTRW kabupaten dapat ditinjau kembali kurang dari 5 (lima) tahun jika:
a. terjadi perubahan kebijakan nasional dan strategi yang mempengaruhi pemanfaatan ruang wilayah kabupaten; dan/atau
b. terjadi dinamika internal kabupaten yang mempengaruhi pemanfaatan ruang secara mendasar, seperti bencana alam skala besar atau pemekaran wilayah yang ditetapkan melalui peraturan perundang- undangan.
Proses dan Prosedur Penyusunan RTRW Kabupaten
Proses dan Prosedur Penyusunan RTRW Kabupaten termasuk pada bagian akhir dari Permen PU no 16 . Semua proses dan prosedur penyusunan RTRW Kabupaten dijelaskan dengan detail pada bagian ini.
Dibawah ini ialah gambar alur proses dan prosedur penyusunan RTRW Kabupaten.
Gambar 2. Alur proses dan prosedur penyusunan RTRW Kabupaten
Selain penjelasan seperti yang ada di atas di dalam bagian dari proses dan prosedur penyusunan RTRW Kabupaten juga dijelaskan beberapa hal seperti sebagai berikut :
Proses Penyusunan RTRW Kabupaten
Segala hal yang harus dilakukan dalam proses penyusunan RTRW Kabupaten dijelaskan pada bagian ini. Mulai dari persiapan penyusunan , proses pengumpulan data, pengolahan dan analisis data, penyusunan konsep RTRW Kabupaten, penyusunan Peraturan Daerah ( PERDA ), hingga pada akhirnya dijelaskan proses dan prosedur penetapan RTRW Kabupaten.
Sumber : Peraturan Menteri PU No 16 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Tata Ruang Kabupaten