• Tidak ada hasil yang ditemukan

KURIKULUM 2013 DI SD NEGERI 105 KOTA BENGKULU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "KURIKULUM 2013 DI SD NEGERI 105 KOTA BENGKULU "

Copied!
88
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Tujuandan Manfaat Penelitian

Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kompetensi profesional guru dalam pembelajaran tematik berdasarkan kurikulum 2013 di SD Negeri 105 Kota Bengkulu. Dengan adanya penelitian ini diharapkan bermanfaat untuk menambah pengetahuan atau memberikan informasi kepada peneliti mengenai kompetensi profesional guru dalam pembelajaran tematik berdasarkan kurikulum 2013 di SD Negeri 105 Kota Bengkulu.

Sistematika Penulisan

LANDASAN TEORI

Guru

Hanya pembelajaran tematik yang dapat diselesaikan sebagai pembelajaran terpadu, yang di dalamnya materi pembelajaran diorganisasikan. Selain banyak kelebihan yang telah dijelaskan di atas, pembelajaran tematik juga mempunyai beberapa kelemahan. Psikologi perkembangan diperlukan khususnya dalam menentukan isi/materi pembelajaran tematik yang diberikan kepada siswa agar tingkat keluasan dan kedalamannya sesuai dengan tingkat perkembangan siswa.

Psikologi belajar memberikan kontribusi terhadap bagaimana isi/materi pembelajaran tematik disampaikan kepada siswa dan bagaimana seharusnya siswa mempelajarinya. Pembelajaran tematik mengacu pada berbagai kebijakan atau aturan yang mendukung pelaksanaan pembelajaran tematik di sekolah dasar.33 e.Hambatan guru dan cara mengatasinya dalam pembelajaran tematik.

Kajian Pustaka

Guru dalam pembelajaran tematik berdasarkan kurikulum 2013 di SD Negeri 105 Kota Bengkulu” yang sasaran utamanya adalah guru kelas IV SD Negeri 105 Kota Bengkulu. Berdasarkan hasil wawancara di atas, penulis dapat menyimpulkan bahwa kompetensi profesional guru dalam pembelajaran tematik berdasarkan kurikulum 2013 di SD Negeri 105 Kota Bengkulu ditinjau dari penyusunan program pengajaran yang dilakukan oleh guru di kelas IV telah terbukti terlaksana dengan baik Dari segi pelaksanaan program pengajaran yang dilakukan oleh guru di kelas IV implementasi kompetensi profesional guru dalam pembelajaran tematik berdasarkan kurikulum 2013 di SD Negeri 105 Kota Bengkulu yang peneliti lakukan bersama guru kelas IV mengenai penciptaan iklim belajar mengajar yang sesuai dan penataan ruang.

Berdasarkan hasil wawancara di atas, penulis dapat menyimpulkan bahwa kompetensi profesional guru dalam pembelajaran tematik berdasarkan kurikulum 2013 di SD Negeri 105 Kota Bengkulu dalam hal penilaian hasil dan pelaksanaan proses belajar mengajar adalah tinggi. terbukti bekerja dengan baik dengan guru IV. kelas. Hal ini terbukti dapat dilakukan dengan baik. Bagus. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti melalui observasi dan wawancara terhadap guru kelas IV, guru sejawat dan siswa mengenai kompetensi profesional guru dalam pembelajaran tematik berdasarkan kurikulum 2013 di SD Negeri 105 Kota Bengkulu.

Kerangka Berpikir

METODE PENELITIAN

Tempat dan Waktu Penelitian

Sumber Data

Fokus Penelitian

Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 105 Kota Bengkulu yang terletak di Jalan Kampung Bahari Rt/Rw 18/03 Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Kampung Melayu.

Teknik Pengumpulan Data

Wawancara yang dilakukan dalam penelitian ini adalah wawancara tidak terstruktur, wawancara bebas, dimana peneliti menyiapkan kerangka dan menguraikan permasalahan yang akan ditanyakan. Untuk mendapatkan gambaran masalah yang lebih lengkap, peneliti harus melakukan wawancara dengan pihak-pihak yang mewakili berbagai tingkatan dalam objek.41. Temuan penelitian hasil observasi atau wawancara akan lebih kredibel atau dapat dipercaya apabila didukung dengan foto dan rekaman.

Data dokumentasi dalam penelitian ini berupa rekaman wawancara dengan partisipan serta foto-foto yang berkaitan dengan proses penelitian yang peneliti lakukan.

Uji Keabsahan Data

Ada berbagai cara untuk memeriksa reliabilitas dalam penelitian kualitatif, yaitu perluasan pengamatan, peningkatan ketekunan, diskusi dengan teman, triangulasi, analisis kasus negatif, dan pengecekan anggota. Dari keenam cara uji reliabilitas, dalam penelitian ini peneliti memilih menggunakan metode triangulasi untuk menguji reliabilitas data. Menurut Sugiyono, triangulasi dalam pengujian reliabilitas diartikan sebagai pemeriksaan data dari sumber yang berbeda dengan cara yang berbeda dan waktu yang berbeda.43 Dengan demikian ada triangulasi sumber, triangulasi pengumpulan data dan waktu.

Triangulasi sumber untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara memeriksa data yang diperoleh dari berbagai sumber. Dalam penelitian ini yang menjadi narasumber adalah guru, kepala sekolah, dan siswa. Untuk menguji kredibilitas data hasil observasi, wawancara dan pengumpulan data dokumentasi digunakan triangulasi.

Gambar 3.1   Uji keabsahan Data
Gambar 3.1 Uji keabsahan Data

Teknik Analisis Data

Izin operasional dikeluarkan pada tanggal 27 Juli 2016 no Dikbud IV/2016. Saat itu sekolah dipimpin oleh PLT, kepala sekolah pertama, Dr. Edwar Nurmansyah dari tahun 2014 hingga 2016. Kepala sekolah kedua dipimpin oleh PLT Ny. Wihatul Aini, S.Pd pada tahun 2016 sampai dengan Februari 2017. Yang ketiga adalah SDN 105 Kampung Bahari yang dipimpin oleh Kepala SD definitif Ny. Dewi Septinsiana, S.Pd. Sedangkan berdasarkan hasil wawancara dengan DS selaku kepala sekolah di SD Negeri 105 Kota Bengkulu terungkap bahwa visi SD Negeri 105 Kota Bengkulu adalah: “Unggul kinerjanya, mandiri, berakhlak mulia, berakhlak mulia dan peduli lingkungan dan berbudaya.” Mengenai keadaan guru di SD Negeri 105 Kota Bengkulu, jumlah guru pada tahun 2021 sebanyak 3 orang guru tetap/PNS serta guru honorer sebanyak 9 orang dan pegawai tetap sebanyak 1 orang. Dimana nama-nama guru yang mengajar dan berhubungan dengan sekolah dasar tersebut Peneliti menggambarkan Negeri 105 Kota Bengkulu dalam bentuk tabel yang dapat dilihat sebagai berikut :.

Afrilia Melika Utami, S.Pd Guru Kelas I B. Resti Tiara Dita Guru II. kelas A. Suriyanti, S.Pd.I Guru II. kelas B. Helsa Parmaria, S.Pd Guru III. kelas A.Khamsan, S.Pd Guru III B. Winarti, S.Pd Guru IV. kelas A. Septi Rosmiarti, S.Pd Guru IV. kelas B. Zulkarnain, S.Pd Guru VI. SD Negeri 105 Kota Bengkulu mempunyai berbagai fasilitas yang dapat digunakan sepanjang proses pendidikan, seperti perpustakaan yang dapat membantu siswa menambah referensi belajar, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang administrasi, ruang bimbingan dan konseling, ruang UKS, aula sekolah dan kantin .

Analisis Data

Berdasarkan hasil wawancara di atas, penulis dapat menyimpulkan bahwa kompetensi profesional guru dalam pembelajaran tematik berdasarkan kurikulum 2013 di SD Negeri 105 Kota Bengkulu dalam hal penguasaan landasan pendidikan terbukti terlaksana dengan baik dimana guru mengenal baik tujuan pendidikan dan fungsi sekolah dalam lingkungan. Dan tentunya sebelum saya belajar di kelas, saya juga mempelajari materi yang akan saya sampaikan terlebih dahulu. Dalam hal penyusunan program pengajaran yang dilakukan guru dalam penerapan kompetensi profesional guru pada pembelajaran tematik berdasarkan Kurikulum 2013 di SD Negeri 105 Kota Bengkulu yang peneliti lakukan dengan guru kelas IV terkait dengan penetapan tujuan pembelajaran. pemilihan dan pengembangan bahan ajar, pemilihan dan pengembangan strategi belajar mengajar, pengembangan dan pemilihan media pengajaran yang tepat telah terbukti terlaksana dengan baik, dimana guru dalam melaksanakan proses pembelajaran seringkali menggunakan media untuk menunjang keberhasilan pembelajaran dimana guru telah menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan materi pembelajaran yang akan disampaikan kepada siswa, hal ini.

Kemudian masih dari segi pendistribusian materi dalam proses pembelajaran, guru kelas IV SD Negeri 105 Kota Bengkulu tidak hanya memperhatikan dan menggunakan media dalam proses pembelajaran saja, tetapi guru juga menggunakan pendekatan dan model pembelajaran. Hasil wawancara diatas juga diperkuat dengan pernyataan beberapa siswa, siswa kelas IV A dan kelas IV B yang menyatakan bahwa gurunya adalah guru yang mengatur tempat siswa di kelas, hal ini berdasarkan hasil . wawancara dengan.

Pembahasan

Dan saya juga selalu mengajarkan murid-murid saya untuk mempunyai sikap yang baik dalam berteman. Ya, sebelum saya mengajar, saya merancang segala sesuatunya terlebih dahulu, seperti membuat RPP, dan sebelum saya mengajar, saya pasti akan mempelajari terlebih dahulu materi yang akan saya sampaikan kepada siswa saya. Letak tempat duduk juga saya atur untuk masing-masing siswa saya, saya akan membuat aturan dimana siswa yang menurut saya aktif akan mendapat satu tempat duduk dengan anak yang pasif agar nantinya semua siswa saya dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik. mungkin.. .

Ya, saya antara orang yang mengenali mereka dan pernah melihat mereka mengajar di dalam kelas. Ya, saya juga pernah melihat mereka mengajar di dalam kelas dan saya juga melihat mereka menyampaikan bahan yang mereka berikan kepada pelajar mereka.

PENUTUP

Saran

Ya, dalam mengajar saya selalu melihat dan memperhatikan kapabilitas dan kesanggupan yang dimiliki oleh anak didik saya, agar kelak saya juga mengetahui kemampuan apa saja yang dimiliki oleh masing-masing individu anak didik saya, sehingga kelak mereka dapat mengembangkan potensi dan ketrampilan yang dimilikinya masing-masing. mengajar, saya juga membuat RPP sebelum saya mengajar. Ketika saya membuat RPP, saya sendiri yang membuat dan mendesain semuanya sendiri, sehingga saya juga perlu memahami apa yang akan saya sampaikan nanti, apakah sesuai dan apakah siswa saya akan memahami apa yang disampaikan. Aku akan memberitahumu nanti. Ya, bukan hanya media yang saya kembangkan untuk menunjang keberhasilan proses pembelajaran yang saya laksanakan di kelas, namun sebelum saya melaksanakan proses pembelajaran saya juga memikirkan model dan pendekatan yang saya gunakan ketika saya mengajar, apalagi sekarang kita menggunakan pembelajaran tematik sesuai ketentuan kurikulum 2013 ya, kalau pembelajaran tematik itu yang dipakai tema dan di dalam tema itu ada beberapa materi, jadi.

Dengan pendidikan dan pengajaran murid-muridku, aku juga berusaha untuk selalu menanamkan pada murid-muridku untuk selalu mengutamakan kewajiban agamanya kepada Tuhan, dan aku juga selalu berpesan kepada murid-muridku untuk menjadi anak-anak yang baik, yang selalu membantu orang lain dimanapun berada. Saya sampaikan kepada mereka bahwa moral atau perilaku adalah hal yang paling penting. Baiklah itu saja agar nantinya siswa dapat lebih memahami dan memahami materi yang saya sampaikan, jika materi yang saya sampaikan dapat dipahami oleh siswa maka baik untuk proses pembelajaran. Saya juga sering membuat media untuk pembelajaran itu sendiri agar dapat sesuai dengan apa yang saya katakan itu perlu dan pantas. Ya, ketika saya menyampaikan pembelajaran di kelas, saya sudah merencanakan bagaimana saya akan menyampaikan pembelajaran tersebut, sebelum kita mengajar kita membuat RPP terlebih dahulu, maka dalam RPP itu saya juga memikirkan penggunaan model dan pendekatan dalam penyampaiannya. materi di kelas.

Jika saya sering memberikan tugas, saya menyampaikan materi yang sudah selesai kepada anak-anak untuk melihat apakah anak-anak dapat memahami materi yang saya berikan hari itu, dan untuk evaluasi saya kadang memberikan tes setelah tema selesai dan ada juga ulangan semester.

Gambar

Gambar 3.1   Uji keabsahan Data

Referensi

Dokumen terkait

353 | Studies in English Language and Education, 61, 2019 Guidelines for Article Submission SiELE journal accepts articles on research and development in the field of teaching and