• Tidak ada hasil yang ditemukan

KURIKULUM 2020 - Teknik Lingkungan UNDIP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "KURIKULUM 2020 - Teknik Lingkungan UNDIP"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

KURIKULUM 2020

KAMPUS MERDEKA

Program Studi : S2 Teknik Lingkungan

Fakultas : Teknik

Universitas Diponegoro

(2)

PENGESAHAN

Kurikulum 2020 Kampus Merdeka

Program Studi S2 Teknik Lingkungan Fakultas Teknik

Universitas Diponegoro

Semarang, Mei 2020

Dekan Fakultas Teknik

Prof. Ir. M. Agung Wibowo, M.M., M.Sc.,Ph.D

NIP. 196702081994031005

Ketua Program Studi S2 Teknik Lingkungan

Dr. Haryono Setiyo Huboyo, S.T., M.T.

NIP. 197402141999031002

(3)

A. IDENTITAS PROGRAM STUDI

Identitas Program Studi berisi nama program studi, ijin penyelenggaraan dilengkapi dengan nomor SK, status akreditasi serta SK akreditasi, gelar lulusan, visi keilmuan Prodi, Visi UPPS, Misi UPPS dan Tujuan UPPS.

1. Nama Program Studi: S2-Magister Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro 2. Jenjang dan jenis

Prodi: Strata Dua (S-2) / Akademik

3. Ijin Prodi SK Rektor UNDIP No. 698/UN7.P/HK/2018 4. Akreditasi – SK 56/SK/BAN-PT/Min-Akred/M/IX/2019

5. Gelar Sarjana Teknik

6. Deskripsi

Departemen Teknik Lingkungan merupakan salah satu jurusan yang terdapat di Fakultas Teknik (FT) Universitas Diponegoro.

Jurusan ini mempelajari tentang rekayasa dan manajemen lingkungan agar dapat menanggulangi ataupun menghindari masalah-masalah yang berkaitan dengan bidang lingkungan.

Jumlah dosen tetap S2 ada 9 orang dengan bidang keahlian yang berbeda-beda. Didirikan pertama kali pada tahun 2018, hingga sekarang Prodi S2 Teknik Lingkungan telah memiliki 19 mahasiswa.

7. Visi Keilmuan Prodi

Visi keilmuan di magister teknik lingkungan FT Undip adalah di rekayasa pengendalian pencemaran dan rekayasa inftrastruktur lingkungan

8. Visi UPPS

Menjadi program studi magister yang unggul dalam riset di bidang Rekayasa dan Manajemen Lingkungan di tingkat nasional dan dikenal pada taraf internasional tahun 2020

9. Misi UPPS

1. Menyelenggarakan pendidikan magister yang terbaik di bidang Rekayasa dan Manajemen Lingkungan sehingga menghasilkan lulusan yang kompetitif serta memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi.

2. Melakukan riset dan publikasi serta upaya mendapatkan kepemilikan Hak Atas Kekayaan Intelektual dalam bidang Rekayasa dan Manajemen Lingkungan.

3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dan kerjasama dengan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menghasilkan solusi tepat guna terhadap permasalahan lingkungan sebagai upaya penerapan keilmuan di bidang Rekayasa dan Manajemen Lingkungan.

4. Melakukan evaluasi secara terencana dan teratur dalam penyelenggaraan institusi untuk meningkatkan kualitas profesionalitas, kapabilitas, akuntabilitas dan tata kelola serta kemandirian.

10. Tujuan UPPS

Melaksanakan pembelajaran tingkat magister yang menghasilkan lulusan dengan kemampuan untuk (1)

mengembangkan pengetahuan dan teknologi di bidang Teknik Lingkungan melalui riset, hingga menghasilkan karya inovatif dan teruji; (2) memecahkan permasalahan sains dan teknologi di dalam bidang Teknik Lingkungan melalui pendekatan inter atau multidisipliner; serta (3) mengelola riset dan

pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat dan ilmu Teknik Lingkungan, serta mampu mendapat pengakuan nasional atau internasional.

(4)

B. PROFIL DAN DESKRIPSI LULUSAN

Profil lulusan Prodi merupakan peran dan fungsi lulusan setelah menyelesaikan pendidikan sesuai dengan bidang keilmuan/ keahlian dari program studi.

Deskripsi profil lulusan merupakan penjabaran dari profil lulusan yang dapat digunakan untuk menyusun Capaian Pembelajaran Lulusan.

No. PROFIL

LULUSAN DESKRIPSI PROFIL LULUSAN

1. Konsultan

Jika bekerja sebagai konsutan industri/pemerintah baik berafiliasi dengan perusahaan maupun berdiri sendiri, maka profil lulusan magister TL harus :

1. Mampu menjadi bagian dalam penyusunan dokumen lingkungan (AMDAL)

2.Mampu mengaplikasikan teknis-teknis dan regulasi pengelolaan limbah cair, udara, B3 dan sampah non B3.

3.menguasai desain pengelolaan limbah cair, udara, B3 dan sampah non B3.

4. menguasai cabang ilmu-ilmu lingkungan yang meliputi isu GRK, tutupan lahan, dan global warming

5.menguasai teknik manajemen lingkungan

6.menguasai ilmu dan teknik pemberdayaan masyarakat

2.

Birokrat/PNS di bidang lingkungan

Jika bekerja sebagai birokrat/ PNS di bidang lingkungan maka lulusan magister Teknik Lingkungan UNDIP harus :

1. mampu menyusun dan mengevaluasi dokumen lingkungan (AMDAL) 2. menguasai teknis-teknis dan regulasi pengelolaan limbah cair, udara,

B3 dan sampah non B3.

3. Mampu menyusun regulasi proteksi lingkungan berdasarkan penguasaan teknik pengelolaan lingkungan

4. menguasai desain pengelolaan limbah cair, udara, B3 dan sampah non B3.

5. menguasai cabang ilmu-ilmu lingkungan yang meliputi isu GRK, tutupan lahan, dan global warming

6. menguasai teknik manajemen lingkungan

7. menguasai ilmu dan teknik pemberdayaan masyarakat

3. Akademisi

Lulusan Magister Teknik Lingkungan yang menjadi akademisi harus selalu berusaha meningkatkan kompetensinya, dan memiliki kesadaran dan kemauan untuk belajar sepanjang hayat agar dapat meningkatkan

kualitas pendidikan yang diselenggarakan, dengan studi lanjut dan dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas riset serta publikasi agar akademisi lulusan magister TL mampu berinovasi dalam bidang ilmu, rekayasa dan manajemen lingkungan.

4. Peneliti

Lulusan Magister Teknik Lingkungan UNDIP yang bekerja sebagai peneliti harus mampu berinovasi di bidang penelitian, mencakup identifikasi, formulasi, dan analisis masalah rekayasa pengelolaan lingkungan, mampu menyusun sejak proposal, rancangan penelitian, melaksanakan hingga

(5)

1. Mampu mengaplikasikan ilmu di bidang teknik lingkungan seperti penyediaan air minum, pengolahan air limbah, dll

2. Mampu menerapkan prinsip-prinsip kesehatan dan keselamatan kerja pada dunia kerja

3. Mampu menerjemahakan regulasi dan menerapkan standar dalam perusahaan

4. Mampu mengembangkan kompetensi sesuai dengan tuntutan lingkungan

6. Kewirausaha an Teknologi

Lulusan Magister Teknik Lingkungan yang menekuni Kewirausahaan Teknologi baik dalam bentuk jasa maupun produk, harus mampu memiliki keinginan atau inisiatif untuk meningkatan kapasitas diri secara mandiri.

C. CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN

Capaian Pembelajaran Lulusan merupakan kemampuan yang harus dimiliki sesuai dengan profil lulusan. Capaian Pembelajaran harus merujuk pada KKNI dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT), sesuai dengan permendikbud nomor 3 tahun 2020.

PRODI: S-2 Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro Jenis: Akademik, Jenjang: Magister.

SIKAP

A. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius B. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan

agama, moral dan etika.

C Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan masyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan berdasarkan Pancasila.

D. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa.

E. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain

F. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan

G. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

H. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik

I. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.

J Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.

(6)

PRODI: S-2 Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro Jenis: Akademik, Jenjang: Magister.

KETERAMPILAN UMUM

PU1. Mengembangkan karya tulis yang teruji dan diakui secara nasional atau internasional dalam bentuk publikasi dengan melakukan pendekatan inerdisipliner atau

multidisipliner.

PU2. Mengusulkan solusi per masalahan bidang Teknik Lingkungan melalui karya inovatif berdasarkan kajian dalam bidang Teknik Lingkungan.

PU3. Mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuanTeknik Lingkungan

PU4 Memiliki keinginan atau inisiatif untuk meningkatan kapasitas diri secara mandiri.

PU5 Mampu membatasi diri dari tindak plagiasi.

PRODI: S-2 Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro Jenis: Akademik, Jenjang: Magister.

KETERAMPILAN KHUSUS

PK1. Mampu menyelesaikan permasalahan bidang teknik menggunakan pendekatan keilmuan yang bersifat interdisipliner dan multidispliner

PK2. Mampu memecahkan problema di industri menggunakan teknologi informasi dan kecakapan manajerial

PK3. Mampu menghasilkan tulisan ilmiah dan populer dalam bidang teknik dan mendesiminasikannya dalam forum nasional dan internasional

PK4 Mampu memahami ilmu Teknik Lingkungan secara teroritis dan praktikal dan mampu mengajarkannya kepada orang lain serta mampu mengaplikasikan ilmunya dimasyarakat sesuai dengan arahan Tridarma Perguruan Tinggi.

PRODI: S-2 Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro Jenis: Akademik, Jenjang: Magister.

PENGUASAAN PENGETAHUAN

K1. Menguasai aplikasi perancangan rekayasa dalam bidang Teknik Lingkungan untuk menghasilkan karya inovatif.

K2. Menguasai aplikasi penelitian terapan atau pengembangan ilmu/ teknologi dalam bidang Teknik Lingkungan untuk menghasilkan sistem atau sub-sistem industri yang berkualitas dan efisien

K3 Menguasai pemanfaatan peluang berinovasi dan berwiraswasta dalam bidang teknik yang berwawasan lingkungan, berkelanjutan, dan menghargai HAKI untuk memberikan nilai tambah dan kesejahteraan Bangsa

(7)

D. PETA KURIKULUM: Bahan Kajian, Capaian Pembelajaran Lulusan, Mata Kuliah

Peta kurikulum merupakan hubungan antara Bahan Kajian dan Capaian Pembelajaran Lulusan, yang selanjutnya akan membentuk Mata Kuliah.

Bahan kajian merupakan materi ajar sebagai ciri dari program studi atau sebagai khasanah IPTEKS yang akan dibangun prodi ataupun dapat juga dipilih berdasarkan analisis kebutuhan dunia kerja/

profesi yang akan diterjuni lulusan di masa datang.

Bhn_Kajian

vs Capaian Pembelajaran

BAHAN KAJIAN CIRI

KEILMUAN PRODI

IPTEKS PENDUKUNG CIRI UNDIP

1 2 3 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5

BK1 BK2 BK3 BK4 BK5 BK6 BK7 BK18 BK9 BK10 BK11 BK12 BK13

Sikap (A)

A1

A2

A3

A4

A5

A6

A7

A8

A9

A10

Pengetahuan (K)

K1

K2

K3

Ketram.Umum (PU)

PU1

(8)

PU2

PU3

PU4

PU5

Ketram.Khusus (PK)

PK1

PK2

PK3

PK4

Keterangan:

* Bobot Bahan Kajian

BK1 : Bahan Kajian Metodologi Riset BK2 : Bahan Kajian Simulasi dan Pemodelan BK3 : Bahan Kajian Penelitian Rekayasa BK4 : Bahan Kajian Pengetahuan Komputer BK5 : Bahan Kajian Statistik

BK6 : Bahan Kajian Fisika-Kimia Lingkungan BK7 : Bahan Kajian Teknologi Maju

BK8 : Bahan Kajian Bioproses BK9 : Bahan Kajian Komunikasi BK10 : Bahan Kajian Kepemimpinan BK11 : Bahan Kajian Wirausaha BK12 : Bahan Kajian Pemikir BK13 : Bahan Kajian Pendidik

(9)

E. STRUKTUR KURIKULUM: PETA KETERKAITAN ANTARA MATAKULIAH DENGAN CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN

Struktur kurikulum memuat keterkaitan antara matakuliah dengan capaian pembelajaran lulusan yang digambarkan dalam peta kurikulum yang jelas, capaian pembelajaran lulusan dipenuhi oleh seluruh capaian pembelajaran matakuliah, serta tidak ada capaian pembelajaran matakuliah yang tidak mendukung capaian pembelajaran lulusan

KETERANGAN :

Mata Kuliah Semester II

Mata Kuliah Semester III Mata Kuliah Semester I

Mata Kuliah Semester IV

Orientasi Persiapan Kuliah

(10)

Proposal Tesis Tesis

Publikasi Magister Teknik

Semest er 1 - 2 Semest er 3 - 4

Penelitian I

Penelitian II Seminar Hasil

Orientasi Persiapan Kuliah

(11)

F. MATA KULIAH

a) Mata Kuliah dibentuk dari korelasi antara bahan kajian dan capaian pembelajaran, dimana setiap bahan kajian mengandung bobot bahan kajian sehingga kedalaman mata kuliah dapat ditentukan yang dinyatakan dalam bentuk SKS.

Mata Kuliah terdiri dari

1. Mata Kuliah Wajib Nasional, (7 SKS) 2. Mata Kuliah Wajib Universitas, (14-16 SKS)

3. Mata Kuliah Wajib Program Studi (min 60 % dari total SKS) 4. Mata Kuliah Pilihan (maks 24 SKS)

5. Mata Kuliah Magang/Bentuk Lainnya

b) Proses pembelajaran untuk kumpulan mata kuliah Wajib Nasional dan Universitas (dirancang di semester 1 dan 2, kecuali Kewirausahaan, KKN dan Tugas Akhir), mahasiswa dapat memilih dilakukan diluar program studi dalam Undip, dilaksanakan selama 1 sampai 2 semester.

Pelaksanaan MK Nasional dan Universitas dikoordinasikan oleh Universitas, kecuali untuk Tugas Akhir dilakukan oleh Prodi masing-masing.

c) Proses pembelajaran untuk mata kuliah wajib program studi (nomor 3), mahasiswa dapat menjalankan proses pembelajaran di prodi yang sama di PT/lembaga lain maksimal sebanyak 40 SKS yang dilakukan di Semester 3 sampai 7. Selain MK, proses pembelajaran dapat berupa kegiatan diantaranya Magang, Proyek didesa, Mengajar Sekolah, Pertukaran Pelajar, Penelitian/riset, Kegiatan Wirausaha, Studi Independen atau Proyek Kemanusiaan. Kegiatan tersebut harus dapat memenuhi capaian pembelajaran mata kuliah yang di MK Wajib.

d) Proses pembelajaran untuk mata kuliah Pilihan, mahasiswa dapat memilih dilakukan diluar Prodi di dalam maupun di luar Undip.

e) Prodi diharapan dapat menentukan atau merumuskan:

1) Daftar MK Wajib yang dapat diambil di prodi lain baik di Undip maupun di luar Undip 2) Prodi dapat memberikan daftar MK yang equivalent untuk kegiatan pembelajaran di

luar Undip selama 2 Semester terutama Magang, Proyek Desa, Pertukaran Pelajar dll.

f) Pelaksanaan Kegiatan Magang, Proyek di desa, Mengajar Sekolah, Pertukaran Pelajar, Penelitian/riset, Kegiatan Wirausaha, Studi Independen atau Proyek Kemanusiaan diatur sebagai berkut:

1) Program Studi menyiapkan Tim Konversi SKS berdasarkan SK Dekan yang terdiri dari Ketua dan Sekretaris Program Studi, GPM dan Perwakilan Dosen

2) Pengakuan setiap Kegiatan Magang dalam SKS dengan perhitungan 1 (satu) SKS setara dengan 2.720 (dua ribu tujuh ratus dua puluh menit) dengan minimal kegiatan selama 1 (satu) bulan yaitu 5 (lima) hari kerja per minggu, 8 (delapan) jam per hari (Keputusan Menteri Riset dan Teknologi no 123 Tahun 2019).

Setiap mahasiswa yang akan menempuh Kegiatan Magang diwajibkan menyusun proposal dan diajukan kepada Ketua Program Studi sebelum pelaksanaan.

(12)

F1. KOMPOSISI MATA KULIAH PROGRAM STUDI

1 2 3 4 5

No. Kelompok MK Nama Mata Kuliah Kode MK Beban

SKS Semester 1. MK. Wajib Nasional

(MKWN)

Total SKS MK Wajib Nasional (MKWN) 1. MK. Wajib

Universitas (MKWU)

Tesis Thesis

PTLK8402 6 4

Total SKS MK Wajib Universitas (MKWU) 6

3.

MK. Wajib Program Studi (MKPS)

Proposal Riset Tesis

Research Thesis Proposal PTLK8106 3 1

4. Penelitian I

Research I PTLK8107 9 1

5. Penelitian II

Research II PTLK8212 8 2

6. Seminar Hasil

Research Output Seminar PTLK8213 3 2

7. Publikasi

Publication PTLK8311 7 3

Total SKS MK Wajib Program Studi (MKWPS) 30 1.

Total SKS MK Pilihan Program Studi, MK Merdeka

1. Penelitian di instansi/industri

Research in institution/industry

LTLK8201 4 2

Total SKS MK Magang 4

(13)

F2. SEBARAN MATA KULIAH PROGRAM STUDI

SEBARAN MATA KULIAH

Program Studi S-2 Teknik Lingkungan Fakultas Teknik

SEMESTER 1 SEMESTER 2

No. Kode Mata Kuliah SKS No. Kode Mata Kuliah SKS 1 PTLK8106 Proposal Riset Tesis 3 1 PTLK8212 Penelitian II 8 2 PTLK8107 Penelitian I 9 2 PTLK8213 Seminar Hasil 3

Total SKS Semester 1 12 Total SKS Semester 2 11

SEMESTER 3 SEMESTER 4

No. Kode Mata Kuliah SKS No. Kode Mata Kuliah SKS

2 PTLK8311 Publikasi 7 2 PTLK8402 Tesis 6

Total SKS Semester 3 7 Total SKS Semester 4 6

KURIKULUM MERDEKA (SEMESTER 2)

No. Kode Mata Kuliah SKS No. Kode Mata Kuliah SKS 1 LTLK8201 Penelitian di

instansi/industri 4

(14)

F. RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Rencana Pembelajaran Semester merupakan penyajian dari perencanaan proses pembelajaran (Permendibud no 3 tahun 2020 pasal 12.

RPS di turunkan dari peta kurikulum dan pembetukan mata kuliah.

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Program Studi: Magister Teknik Lingkungan Fakultas: Teknik

Mata Kuliah: Simulasi

Rekayasa Lingkung an

Kode: PTL60 9

SKS: 3 Sem: 3 (Tiga)

Dosen Pengampu: Dr. Badrus Zaman, ST, MT, Dr. Haryono Setiyo Huboyo, ST, MT Capaian Pembelajaran

Mata Kuliah:

Mahasiswa mampu menyusun konsep dan program simulasi rekayasa lingkungan di bidang air, tanah, maupun udara, mampu mensintesis dan menganalisis sebuah permasalahan lingkungan dalam sebuah program simulasi rekayasa lingkungan, mampu mengidentifikasi permasalahan lingkungan di sebuah wilayah dan memutuskan alternatif solusi berbentuk sebuah simulasi rekayasa lingkungan, mampu menerapkan sebuah simulasi rekayasa lingkungan untuk penyusunan sistem pengelolaan lingkungan dengan prinsip-prinsip berbasis teknologi lingkungan

Deskripsi singkat Mata Kuliah: Mahasiswa akan dihantarkan pada kemampuan menerapkan konsep model dalam penyelesaian masalah lingkungan yang mencakup jenis dan karakteristik model, aplikasi berbagai model untuk solusi masalah dengan menerapkan keilmuan teknik lingkungan. Pada mata kuliah ini akan dienalkan berbagai program pemodelan lingkungan.

1 2 3 4 5 6 7

Minggu ke

Kemampuan Akhir tiap tahapan pembelajaran

Bahan Kajian/

Pokok Bahasan

Metode Pembelaja

ran

Waktu

Pengalaman Belajar Mahasiswa

Penilaian Kriteria

&

Indikat or

Bobot (%)

1

Mahasiswa mampu menyusun konsep dan program simulasi rekayasa lingkungan di bidang air, tanah, maupun udara,

Pengantar Simulasi dan Pemogra man

- M

etode Ceramah

TM: 2 x 50”

BT + BM = (2 x 60”) + (2 x 60”)

- Cont

extual instruction

- Disco

very learning

- K

etepat an dalam Penga ntar Simula si dan pemog raman -

Keaktif an mahasi

10%

(15)

dan menganalisis sebuah

permasalahan lingkungan dalam sebuah program simulasi rekayasa lingkungan

batas kajian model Parameter

model

etode Ceramah

- M

etode Simulasi

50”

BT + BM = (2 x 60”) + (2 x 60”) TM: 2 x

50”

BT + BM = (2 x 60”) + (2 x 60”)

asi

- Proje

ct base

learning

etepat an dalam menen tukan batas kajian model

- K

etepat an dalam menen tukan param eter kajian model -

Keaktif an mahasi swa dalam diskusi

4-5

Mampu

mengidentifikasi permasalahan lingkungan di sebuah wilayah dan memutuskan alternatif solusi berbentuk sebuah simulasi rekayasa lingkungan

Penyederh anaan sistem model Perumusa

n model matematis

- M

etode Ceramah

- M

etode Simulasi

- T

ugas kelompok

TM: 2 x 50”

BT + BM = (2 x 60”) + (2 x 60”) TM: 2 x

50”

BT + BM = (2 x 60”) + (2 x 60”)

- Simul

asi

- Proje

ct base

learning

- K

etepat an dalam menen tukan batas penye derhan aan model

- K

etepat an mahasi swa dalam merum uskan formul a matem atis

- K

eaktifa n mahasi swa dalam diskusi

15%

(16)

sebuah simulasi rekayasa

lingkungan fase air

model air eksisting Menyusun

model/pro gramming fase air

Ceramah

- M

etode Simulasi

- M

etode tugas individu

BT + BM = (2 x 60”) + (2 x 60”) TM: 2 x

50”

BT + BM = (2 x 60”) + (2 x 60”) TM: 2 x

50”

BT + BM = (2 x 60”) + (2 x 60”)

- Proje

ct base

learning

an dalam menga plikasik an model simula si

- K

etepat an dalam menyu sun model/

progra m sederh ana -

Keaktif an mahasi swa dalam diskusi

8-10

Mampu menerapkan sebuah simulasi rekayasa

lingkungan fase limbah padat

Mengaplik asikan model limbah padat eksisting Menyusun

model/pro gramming fase limbah padat

- M

etode Ceramah

- M

etode Simulasi

- M

etode tugas individu

TM: 2 x 50”

BT + BM = (2 x 60”) + (2 x 60”) TM: 2 x

50”

BT + BM = (2 x 60”) + (2 x 60”) TM: 2 x

50”

BT + BM = (2 x 60”) + (2 x 60”)

- Simul

asi

- Proje

ct base

learning

- K

etepat an dalam menga plikasik an model simula si

- K

etepat an dalam menyu sun model/

progra m sederh ana -

Keaktif an mahasi swa dalam

20%

(17)

rekayasa

lingkungan fase gas

limbah gas eksisting Menyusun

model/pro gramming fase gas

- M

etode Simulasi

- M

etode tugas individu

(2 x 60”) + (2 x 60”) TM: 2 x

50”

BT + BM = (2 x 60”) + (2 x 60”) TM: 2 x

50”

BT + BM = (2 x 60”) + (2 x 60”)

ct base

learning

dalam menga plikasik an model simula si

- K

etepat an dalam menyu sun model/

progra m sederh ana -

Keaktif an mahasi swa dalam diskusi

14-16

Mampu menerapkan sebuah simulasi rekayasa

lingkungan kebisingan

Mengaplik asikan model limbah kebisingan eksisting Menyusun

model/pro gramming kebisingan

- M

etode Ceramah

- M

etode Simulasi

- M

etode tugas individu

TM: 2 x 50”

BT + BM = (2 x 60”) + (2 x 60”) TM: 2 x

50”

BT + BM = (2 x 60”) + (2 x 60”) TM: 2 x

50”

BT + BM = (2 x 60”) + (2 x 60”)

- Simul

asi

- Proje

ct base

learning

- K

etepat an dalam menga plikasik an model simula si kebisin gani

- K

etepat an dalam menyu sun model/

progra m sederh ana -

Keaktif an mahasi swa dalam diskusi

20%

(18)

Engineers and Scientists. USA: CRC Press.

2. International Civil Aviation Organization (ICAO). 2008. Guidance on the Balanced Approach to Aircraft Noise Management.

Document 9829 AN/451.

3. European Civil Aviation Conference. 1997. Report on Standard Method of Computing Noise Contours around Civil Airport.

ECAC.CEAC Doc 29 Second Edition.

4. Federal Aviation Administration. 2007. Integrated Noise Model (INM) Version 7.0 User’s Guide. Washington DC : Office of Environment and Energy.

5. Rusdinar Y, Edraki M, Baumgartl T, Mulligan D, Miller S. 2013.

Long Term Performance of Hydrogeochemical Riverine Mine Tailings Deposition at Freeport Indonesia. Mine Water Environ 32:

56–70 DOI:10.1007/s10230-012-0212-6.

6. Parkhurst DL and Appelo CAJ. 2013. Description of Input and Examples for PHREEQC Version 3 – A Computer Program for Speciation, Batch-Reaction, One-Dimensional Transport, and Inverse Geochemical Calculations. U.S. Geological Survey, Denver, Colorado

7. Perry SG, Cimorelli AJ, Palne RJ, Brode RW, Well JC, Venkatram A, Wilson RB, Lee RF, Peters WD. 2005. AERMOD: A Dispersion Model for Industrial Source Applications, Journal of Applied Meteoroloy, Vol. 44 Issue 5, Pages 694-708.

Keterangan pengisian Rencana Pembelajaran Semester:

Nomor

Kolom Judul Kolom Penjelasan Isian

1 Minggu ke Menunjukkan kapan suatu kegiatan dilaksanakan, mulai dari minggu ke 1 sampai minggu ke 16 (satu semester)

2 Kemampuan akhir tiap tahapan pembelajaran

Rumusan kemampuan untuk tiap tahapan dibidang kognitif, psikomotorik, afektif diusahakan lengkap baik hard skill & soft skill).

Rumusan ini harus mengacu dan sejalan dengan CP lulusan yang di bebankan pada mata kuliah atau dinyatakan dengan CP mata kuliah (dahulu TIU atau Standar Kompetensi). Ekuivalensi rumusan ini dahulu TIK atau Kompetensi Dasar.

3. Bahan Kajian/

Pokok Bahasan

Berisi materi ajar atau pokok bahasan atau sub pokok bahasan ataupun integrasi dari pokok bahasan atau isi dari modul.

4. Metoda Pembelajaran

Metoda yang digunakan pada proses pembelajaran untuk mencapai kemampuan akhir pada tiap tahapan pembelajaran, dapat berupa:

diskusi kelompok, simulasi, studi kasus, pembelajaran kolaboratif, pembelajaran berbasis masalah atau gabungan dari beberapa

(19)

6. Pengalaman belajar

Kegiatan yang harus dilakukan oleh mahasiswa yang dirancang dosen agar mahasiswa memiliki kemampuan yang telah ditetapkan (tugas, survai, praktek, studi banding, dsb)

7. Kriteria dan indikator penilaian

Kriteria penilaian berdasarkan pada Penilaian Acuan Patokan (PAP) berdasarkan prinsip edukatif, otentik, objektif, akuntabel, dan transparan secara terintegrasi

Indikator menunjukan pencapaian kemampuan yang bisa dicanangkan, atau unsur kemampuan yang dinilai (misalkan ketepatan analisis, kerapian sajian, kemampuan komunikasi, banyaknya kutipan acuan, kebenaran hitungan, dsb)

Bobot nilai Disesuaikan dengan waktu yang digunakan untuk membahas atau mengerjakan tugas, atau besarnya sumbangan suatu kemampuan terhadap pencapaian pembelajaran yang dibebankan pada mata kulian.

8. Referensi Daftar referensi yang digunakan.

(20)

KOMPOSISI MATA KULIAH PROGRAM STUDI S2 TEKNIK LINGKUNGAN (by research)

1 2 3 4 5

No. Kelompok MK Nama Mata Kuliah Kode MK Beban

SKS Semester 1. MK. Wajib Nasional

(MKWN)

Total SKS MK Wajib Nasional (MKWN) 1. MK. Wajib

Universitas (MKWU)

Tesis Thesis

PTLK8402 6 4

Total SKS MK Wajib Universitas (MKWU) 6

3.

MK. Wajib Program Studi (MKPS)

Proposal Riset Tesis

Research Thesis Proposal PTLK8106 3 1

4. Penelitian I

Research I PTLK8107 9 1

5. Penelitian II

Research II PTLK8212 8 2

6. Seminar Hasil

Research Output Seminar PTLK8213 3 2

7. Publikasi

Publication PTLK8311 7 3

Total SKS MK Wajib Program Studi (MKWPS) 30 1.

Total SKS MK Pilihan Program Studi, MK Merdeka

1. Penelitian di instansi/industri

Research in institution/industry

LTLK8201 4 2

Total SKS MK Magang 4

(21)

SEBARAN MATA KULIAH

Program Studi S-2 Teknik Lingkungan Fakultas Teknik

SEMESTER 1 SEMESTER 2

No. Kode Mata Kuliah SKS No. Kode Mata Kuliah SKS 1 PTLK8106 Proposal Riset Tesis 3 1 PTLK8212 Penelitian II 8 2 PTLK8107 Penelitian I 9 2 PTLK8213 Seminar Hasil 3

Total SKS Semester 1 12 Total SKS Semester 2 11

SEMESTER 3 SEMESTER 4

No. Kode Mata Kuliah SKS No. Kode Mata Kuliah SKS

2 PTLK8311 Publikasi 7 2 PTLK8402 Tesis 6

Total SKS Semester 3 7 Total SKS Semester 4 6

KURIKULUM MERDEKA (SEMESTER 2)

No. Kode Mata Kuliah SKS No. Kode Mata Kuliah SKS

1 LTLK8201 Penelitian di

instansi/industri 4

Referensi

Dokumen terkait

Deskripsi Mata kuliah : Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa mampu menggunakan dan menerapkan konsep dan analisa ekonomi dalam evaluasi suatu usulan teknik dan rekayasa

Mampu bekerja dalam tim untuk menerapkan prinsip rekayasa perancangan yang diperlukan dalam bidang kelautan termasuk desain bangunan pantai dan lepas pantai CAPAIAN PEMBELAJARAN

#6 Penurunan Tanah pada Fondasi Dangkal Prodi S1 Teknik Sipil Mata Kuliah Rekayasa Pondasi Kelas SRP Dosen Dr.. Abdul Rochim, ST.,

Anita Dianingrum, ST, MT Target Sub Capaian Mata Kuliah Mahasiswa mampu merancang secara kreatif dan rasional bangunan sederhana yang mewadahi kegiatan tunggal berdasar program yang

Metode Penelitian CPMK 2: 15% Penilaian Capaian Pembelajaran CPL -G Mampu untuk berkomunikasi secara efektif baik lisan maupun tulisan CPMK 3 Mampu menyusun proposal penelitian

Naniek Utami Handayani, S.Si., MT Capaian Pembelajaran Lulusan: CPL 2 Mahasiswa mampu menerapkan matematika, sains, dan prinsip rekayasa engineering principles untuk menyelesaikan

WahJu Krisna Hidajat, MT / Ahmad Syauqi Hidayatillah, ST.MT Abdi Sukmono, ST.MT / Hana Sugiastu Firdaus, ST.. Olah Raga

Anita Dianingrum, ST, MT 5.Pratiwi Anjar Sari, ST, MSc Target Sub Capaian Mata Kuliah Mahasiswa mampu merespon kondisi pandemik yang sedang terjadi di lingkungan kampung kota dan