DAFTAR PUSTAKA
Abdurrahman. 1992. Kompilasi Hukum Islam di Indonesia. Jakarta: Akademika Pressindo.
Ali, Zainuddin. 2011. Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Sinar Grafika.
Amnawaty, dan Wati Rahmi Ria. 2008. Hukum dan Hukum Islam. Bandar Lampung:
Penerbit Universitas Lampung.
Aziz, Syaikh Sa’ad Yusuf Mahmud Abu. 2017. Ensiklopedi Hak dan Kewajiban dalam Islam. Cet. I. Jakarta: Pustaka al-Kautsar.
Basrowi dan Suwandi. 2008. Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Bukhari, Imam. Shohih Bukhari. Juz III. Beirut: Dar Al-kutub Al-Ilmiyah, t.t.
Bungin, Burhan. 2012. Analisis Data Penelitian Kualitatif. Cet. VIII. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Dahlan, Abd. Rahman. 2014. Ushul Fiqh. Jakarta: Amzah.
Danim, Sudarwan. 2002. Menjadi Peneliti Kualitatif. Bandung: CV Pustaka Setia.
Departemen Agama RI. 2010. al-Qur’an dan Terjemahannya. Edisi Revisi. Jakarta:
Pustaka Alam.
Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Ed. IV.
Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Djalil, A. Basiq. 2010. Ilmu Ushul Fiqh 1 & 2. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Effendi, Satria, dan M. Zein. 2005. Ushul Fiqih. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Ghozali, Abdul Rahman. 2003. Fiqh Munakahat. Jakarta: Prenada Media Group.
Hadikusuma, Hilman. 1990. Hukum Perkawinan Indonesia Menurut Perundang- Undangan, Hukum Adat, Hukum Agama. Bandung: Mandar Maju.
al-Hamdani, H.S.A. 2002. Risalah Nikah (Hukum Perkawinan Islam). Jakarta:
Pustaka Amani.
Hamid, Andi Tahir. 2005. Beberapa Hal Baru tentang Peradilan Agama dan Bidangnya. Jakarta: Sinar Grafika.
Haq, Abdul. et. al. eds. 2006. Formulasi Nalar Fiqh: Telaah Kaidah Fiqh Konseptual (Buku Satu). Surabaya: Khalista.
Indra, Hasbi. et. al. eds. Potret Wanita Shalehah. Cet. III. Jakarta: Penamadani. 2004.
Ismail, Didi Jubaidi. 2000. Membina Rumah Tangga Islami di Bawah Ridha Allah.
Bandung: Pustaka Setia.
Khallaf, Abdul Wahhab. 1994. Ilmu Ushul Fiqh. Semarang: Toha Putra Group.
Komairah. 2010. Hukum Perdata. Malang: UMM Pers.
Koro, H.M. Abdi. 2012. Perlindungan Anak Dibawah Umur Dalam Perkawinan Usia Muda Dan Perkawinan Sirih. Bandung: PT. Alumni.
Latif, H.S.M. Nasaruddin. 2001. Ilmu Perkawinan Problematika Seputar Keluarga dan Rumah Tangga. Bandung: Pustaka Hidayah.
al-Maqdiri, Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad bin Abdul Hadi. 2013. Ensiklopedi Hadits-hadits Hukum. Cet. I. Jakarta: Darus Sunnah.
Mardani. 2011. Hukum Perkawinan Islam di Dunia Modern. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Moleong, Lexy J. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Muhammad, Abdulkadir. 2000. Hukum Perdata Indonesia. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.
Muhsin, Abdullah bin Abd. 2001. Suap dalam Pandangan Islam. Jakarta: Gema Insani Press.
Mukhtar, Kamal. 1993. Asas-asas Hukum Islam tentang Perkawinan. Jakarta: Bulan Bintang.
Munir. S. 2007. Fiqh Syari’ah. Solo: Amanda.
Prodjohamidjojo, Martiman. 2001. Hukum Perkawinan Indonesia. Jakarta: PT.
Abadi.
Rafiq, Ahmad. 2000. Hukum Islam di Indonesia. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Sabiq, Sayyid. 1994. Fiqh Sunnah. Bandung: PT. Al- Maarif.
as-Shiddieqy, Teungku Muhammad Hasbi. 2001. Falsafah Hukum Islam. Semarang:
PT Pustaka Riski Pitra.
Soemiyati. 1982. Hukum Perkawinan Islam dan Undang-Undang Perkawinan.
Yogyakarta: Liberti.
Suyanto, Bagong dan Sutinah. 2007. Metode Penelitian Sosial. Ed. I. Cet. III. Jakarta:
Kencana Prenada Media Group.
Syarifuddin, Amir. 2006. Hukum Perkawinan Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana.
Syarifuddin, Amir. 2014. Ushul Fiqh. Jilid 2. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Tim Penyusun. 2013. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah (Makalah dan Skripsi). Edisi Revisi. Parepare: STAIN Parepare.
Yasid, Abu. 2002. Fiqh Realitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Referensi dari Jurnal:
Fatma Amilia. Menyorot Kemaslahatan sebagai Salah Satu Dasar Penetapan Hukum. SOSIO-RELIGIA: Vol. 9, No. 3, Mei 2010.
Muhammad Harfin Zuhdi. Formulasi Teori Mashlahah dalam Paradigma Pemikiran Hukum Islam Kontemporer. Istinbath: Vol. 12, No. 1, Desember 2013.
Muhazzab Said. Revitalisasi Tradisi Massolo pada Upacara Kematian di Desa Baebunta (Dalam Perspektif Dakwah). PALITA: Journal of Social-Religion Research Vol.2, No. 2, Oktober 2017.
Saadiyah Binti Syekh Bahmid. Sedekah dalam Pandangan al-Quran. Rausyan Fikr:
Vol. 10, No. 2, Juli–Desember 2014.
Referensi dari Internet:
Ika Dayani Rajab Putri. Makna Pesan Tradisi Mappacci pada Pernikahan Adat Bugis Pangkep di Kelurahan Talaka Kabupaten Ma’Rang. (Skripsi: UINAM, 2016), Error! Hyperlink reference not valid. (01 Maret 2018).
Muhammad bin Isma'il bin Ibrahim bin al Mughirah bin Bardizbah. Shahih Bukhari.
dalam lidwa pusaka, Ver. 1 (aplikasi), lidwa pusaka, 2009.
St. Muttia A. Husain. Proses dalam Tradisi Perkawinan Masyarakat Bugis di Desa Pakkasalo Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone. (Skripsi: UNHAS, 2012), http://repository.unhas.ac.id/bitstream/handle/123456789/1608/PROSES%20 DALAM%20%20TRADISI-ST.%20MUTTIA-SOSIOLOGI-FISIP.pdf (01 Maret 2018).
LAMPIRAN – LAMPIRAN
DAFTAR WAWANCARA Nama : Sulaeha
Prodi : Ahwal al-Syakhsiyyah Jurusan : Syariah dan Hukum Islam
Judul Skripsi : Tradisi Massolo dalam Perkawinan Masyarakat Bugis di Kecamatan Soreang Kota Parepare (Tinjauan Hukum Islam) PERTANYAAN
A. Pelaksanaan Tradisi Massolo pada Perkawinan Masyarakat Bugis di Kecamatan Soreang Kota Parepare
1. Apa yang dimaksud dengan massolo?
2. Kapan anda biasa melakukan tradisi massolo?
3. Dimana saja tempat anda biasa pergi melakukan kegiatan massolo?
4. Siapa yang biasa pergi menghadiri acara pernikahan?
5. Mengapa anda ingin pergi massolo?
6. Siapa yang biasa mengundang anda untuk pergi massolo?
7. Dengan cara apa anda biasanya diundang untuk pergi massolo?
8. Bagaimana cara anda massolo?
9. Ketika anda pergi massolo, apakah dalam bentuk uang atau barang?
10. Berapa uang passolo yang biasa anda berikan?
B. Persepsi Masyarakat tentang Pelaksanaan Tradisi Massolo pada Perkawinan Masyarakat Bugis di Kecamatan Soreang Kota Parepare
1. Bagaimana pendapat anda tentang massolo?
2. Apakah tradisi massolo ini termasuk kebutuhan yang darurat?
3. Apakah dampak yang akan ditimbulkan dengan menghadiri atau tidak menghadiri kegiatan massolo?
4. Apakah passolo termasuk hadiah atau sogokan atau sedekah atau termasuk utang?
5. Apakah tradisi massolo merupakan kebiasaan yang terjadi di masyarakat?
6. Apakah tradisi massolo ini dilakukan dengan ucapan atau perbuatan?
7. Apakah massolo ini dilakukan oleh masyarakat umum atau hanya dilakukan oleh kalangan tertentu?
8. Apakah tradisi massolo ini bertentangan dengan agama atau tidak? Mengapa?
9. Apa yang menjadi tujuan atau niat anda ketika ingin pergi massolo?
10. Ketika anda menghadiri suatu acara untuk massolo, apakah anda berharap orang tersebut akan datang massolo apabila anda membuat suatu acara?
DOKUMENTASI SKRIPSI 1. Foto Saat Pengurusan Surat Penelitian
2. Foto Wawancara dengan Narasumber
RIWAYAT HIDUP
SULAEHA, lahir di Parepare, pada tanggal 2 Oktober 1995.
Anak ketiga dari pasangan H. Salman Pademmui dan Hj.
Wardah, S. Kep., Ns. di Parepare Sul-Sel. Penulis mulai masuk pendidikan formal pada Sekolah Dasar Negeri (SDN) 115 Patampanua pada 2002 - 2008, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Patampanua pada 2008 – 2011, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pinrang pada 2011 – 2014, pada Tahun 2014 penulis melanjutkan pendidikan ke Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, dengan mengambil Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam, Prodi Akhwal Syahsiyyah. Untuk memperoleh gelar Sarjana Syariah dan Ilmu Hukum Islam, penulis mengajukan Skripsi dengan Judul “Tradisi Massolo dalam Perkawinan Masyarakat Bugis di Kecamatan Soreang Kota Parepare (Tinjauan Hukum Islam)”.