TRADISI MASSOLO DALAM PERKAWINAN MASYARAKAT BUGIS DI KECAMATAN SOREANG KOTA PAREPARE
(Tinjauan Hukum Islam)
Oleh SULAEHA NIM 14.2100.032
PROGRAM STUDI AKHWAL SYAHSIYYAH FAKULTAS SYARIAH DAN ILMU HUKUM ISLAM
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PAREPARE
2020
ii
TRADISI MASSOLO DALAM PERKAWINAN MASYARAKAT BUGIS DI KECAMATAN SOREANG KOTA PAREPARE
(Tinjauan Hukum Islam)
Oleh SULAEHA NIM 14.2100.032
Skripsi Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Hukum (S.H.) Pada Program Studi Akhwal Syahsiyyah Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam
Institut Agama Islam Negeri Parepare
PROGRAM STUDI AKHWAL SYAHSIYYAH FAKULTAS SYARIAH DAN ILMU HUKUM ISLAM
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PAREPARE
2020
iii
TRADISI MASSOLO DALAM PERKAWINAN MASYARAKAT BUGIS DI KECAMATAN SOREANG KOTA PAREPARE
(Tinjauan Hukum Islam)
Skripsi
Sebagai salah satu syarat untuk mencapai Gelar Sarjana Hukum
Program Studi Akhwal Syahsiyyah
Disusun dan diajukan oleh
SULAEHA NIM 14.2100.032
Kepada
PROGRAM STUDI AKHWAL SYAHSIYYAH FAKULTAS SYARIAH DAN ILMU HUKUM ISLAM
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PAREPARE
2020
iv
v
vi
vii
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah segala puji dan syukur peneliti panjatkan atas kehadirat Allah SWT atas semua limpahan rahmat serta hidayahnya yang diberikan kepada penulis sehingga bisa menyelesaikan skripsi tepat pada waktunya. Tak lupa pula kirim salawat serta salam kepada junjungan Nabiullah Muhammad Saw. Nabi yang menjadi panutan bagi kita semua. Skripsi ini penulis susun untuk memenuhi salah satu persyaratan akademik guna menyelesaikan studi pada Program Studi Akhwal Syahsiyyah Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare.
Dalam penyusunan skripsi ini, peneliti mengucapkan banyak terima kasih kepada Ayahanda H. Salman Pademmui dan Ibunda Hj. Wardah, S. Kep., Ns. yang merupakan kedua orang tua penulis yang telah memberi semangat, do‟a dan nasihat- nasihat yang tiada henti-hentinya. Peneliti mengucapkan terima kasih atas dukungannya, baik berupa moril maupun materil.
Selain itu, peneliti ingin pula mengucapkan terima kasih terkhusus kepada Dr.
Hj. Rusdaya Basri, Lc., M.Ag. selaku pembimbing I, dan kepada Hj. Sunuwati, Lc., M.HI. selaku pembimbing II atas segala bimbingan, arahan, bantuan, dan motivasinya.
Dalam menyelesaikan skripsi ini, peneliti juga mendapatkan banyak bimbingan, dorongan dan bantuan dari berbagai pihak, sehingga skripsi ini dapat selesai tepat waktu. Untuk itu perkenankan peneliti untuk mengucapkan terima kasih pula yang sebesar-besarnya kepada:
1. Dr. Ahmad Sultra Rustan, M.Si, selaku Rektor IAIN Parepare yang telah bekerja keras mengelola pendidikan di IAIN Parepare
viii
2. Dr. Hj. Rusdaya Basri, Lc., M.Ag, selaku Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam atas pengabdiannya telah menciptakan suasana pendidikan yang positif bagi mahasiswa.
3. Hj. Sunuwati, Lc., M.H.I., sebagai kaprodi Akhwal Syahsiyah atas segala arahan dan petunjuknya selama peneliti menempuh pendidikan di IAIN Parepare.
4. Seluruh bapak dan ibu dosen pada Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam yang selama ini telah mendidik peneliti hingga dapat menyelesaikan studinya.
5. Kepala perpustakaan dan jajaran pegawai perpustakaan IAIN Parepare yang telah membantu dalam pencarian referensi skripsi saya.
6. Kepala Kecamatan Soreang beserta jajarannya atas izin dan datanya sehingga penelitian ini dapat terselesaikan.
7. Teman-teman dan segenap kerabat yang tidak sempat disebutkan satu persatu.
Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan.
Oleh karena itu, penyusun dengan sangat terbuka dan lapang dada mengharapkan adanya berbagai masukan dari berbagai pihak yang sifatnya membangun. Semoga segala bantuan yang penulis terima dari berbagai pihak mendapat balasan yang pantas dan sesuai dari Allah SWT. Penulis juga berharap semoga skripsi ini dinilai ibadah di sisi-Nya dan bermanfaat bagi siapa saja yang membutuhkannya, khususnya pada lingkungan Program Studi Akhwal Syahsiyyah Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare. Amin.
Parepare, September 2020 Penulis
SULAEHA NIM. 14.2100.032
ix
PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI
Mahasiswa yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama : Sulaeha
Tempat/Tgl.Lahir : Parepare/2 Oktober 1995
Program Studi : Akhwal Syahsiyyah
Fakultas : Syariah dan Ilmu Hukum Islam
Menyatakan dengan sesungguhnya dan penuh kesadaran bahwa skripsi ini benar merupakan hasil karya saya sendiri. Apabila kemudian hari terbukti bahwa ia merupakan duplikat, tiruan, plagiat, atau dibuat oleh orang lain, sebagian atau seluruhnya, maka penulis bersedia menerima sanksi atas perbuatan tersebut.
Parepare, September 2020 Penulis
SULAEHA NIM. 14.2100.032
x ABSTRAK
Sulaeha. Tradisi Massolo dalam Perkawinan Masyarakat Bugis di Kecamatan Soreang Kota Parepare (Tinjauan Hukum Islam) (dibimbing oleh Hj. Rusdaya Basri dan Hj. Sunuwati)
Massolo‟ merupakan salah satu bentuk sumbangsi kepada orang yang melakukan pesta pernikahan yang memiliki tujuan untuk meringankan beban belanja pemilik acara pesta. Akan tetapi, yang terjadi saat ini bahwa tradisi massolo‟ justru dijadikan sebagai tabungan kepada pemilik pesta. Selain itu¸ beberapa masyarakat yang diundang ke pesta pernikahan terkadang tidak hadir ke pesta tersebut dengan alasan bahwa ketika dia yang melakukan pesta, orang yang mengundang tersebut tidak hadir pada acara yang digelarnya. Sedangkan dalam ajaran Islam bahwa menghadiri merupakan perkara yang wajib selama tidak ada halangan. Penelitian ini dilakukan dengan mengangkat permasalahan tentang bagaimana pelaksanaan tradisi massolo‟, bagaimana persepsi masyarakat tentang pelaksanaan tradisi massolo‟, dan bagaimana pandangan hukum Islam tentang pelaksanaan tradisi massolo‟ pada perkawinan masyarakat bugis di Kecamatan Soreang Kota Parepare.
Jenis penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode deskriptif kualitatif, data dalam penelitian ini diperoleh dari data primer dan data sekunder.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi sedangkan teknik yang digunakan dalam menentukan narasumber yaitu teknik purposive sampling. Adapun teknik analisis datanya yaitu menggunakan teknik trianggulasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1). Pelaksanaan tradisi massolo pada perkawinan adat Bugis adalah dengan memberikan bantuan berupa uang atau barang kepada pengundang. Pengundang adalah keluarga atau kerabat dekat, sahabat atau teman, dan tetangga. Pengundang mengundang melalui kartu undangan, telepon, dan pesan baik berupa surat maupun melalui media sosial. Adapun kegiatan massolo diadakan di rumah yang mengadakan acara, gedung, dan hotel. 2). Massolo merupakan tradisi yang terjadi di masyarakat sebagai bentuk pemberian bantuan dan sebagai bentuk balas jasa. Bantuan yang diberikan dapat berupa barang, uang dan tenaga. Pemberian dari massolo dapat dikategorikan sebagai bentuk hadiah, sedekah, atau utang akan tetapi bukan termasuk sogokan. 3). Massolo dalam pandangan hukum Islam merupakan salah satu bentuk kegiatan tolong-menolong. Massolo wajib dihadiri bagi setiap orang yang diundang apabila tidak memiliki halangan dikarenakan kegiatan massolo dapat mempererat tali silaturahmi baik dengan keluarga, kerabat, tetangga maupun teman.
.
Kata Kunci: Massolo, Perkawinan, Hukum Islam
xi DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN SAMPUL ... i
HALAMAN JUDUL ... ii
HALAMAN PENGAJUAN ... iii
HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ... iv
HALAMAN PENGESAHAN KOMISI PEMBIMBING ... v
HALAMAN PENGESAHAN KOMISI PENGUJI ... vi
KATA PENGANTAR... ... vii
PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI ... ix
ABSTRAK... x
DAFTAR ISI ... xi
DAFTAR LAMPIRAN...xiv
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah ... 1
1.2 Rumusan Masalah. ... 3
1.3 Tujuan Penelitian. ... 3
1.4 Manfaat Penelitian. ... 4
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Penelitian Terdahulu. ... 5
2.2 Tinjauan Teoritis. ... 9
xii
2.2.1 Teori Perkawinan ... 9
2.2.2 Teori Mashlahat. ... 24
2.2.3 Teori Pemberian. ... 28
2.2.4 Teori „Urf ... 31
2.3 Tinjauan Konseptual. ... 33
2.4 Bagan Kerangka Pikir. ... 35
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian. ... 36
3.2 Lokasi dan Waktu Penelitian. ... 37
3.3 Fokus Penelitian. ... 37
3.4 Jenis dan Sumber Data yang digunakan. ... 37
3.5 Teknik Pengumpulan Data. ... 38
3.6 Teknik Analisis Data. ... 39
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian. ... 41
4.1.1 Pelaksanaan Tradisi Massolo pada Perkawinan Masyarakat Bugis di Kecamatan Soreang Kota Parepare. ... 41
4.1.2 Persepsi Masyarakat tentang Tradisi Massolo pada Perkawinan Masyarakat Bugis di Kecamatan Soreang Kota Parepare... ... 46
xiii
4.1.3 Pandangan Hukum Islam tentang Pelaksanaan Tradisi Massolo pada Perkawinan Masyarakat Bugis di Kecamatan Soreang Kota Parepare ... 51 4.2 Pembahasan... 55 BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan. ... 61 5.2 Saran. ... 62 DAFTAR PUSTAKA. ... 63 LAMPIRAN – LAMPIRAN
xiv
DAFTAR LAMPIRAN
NO JUDUL LAMPIRAN
1 2
Daftar Pertanyaan Wawancara untuk Narasumber Surat Keterangan Wawancara
3 Surat Izin Melakukan Penelitian dari IAIN Parepare 4
5 6 7
Surat Izin Penelitian dari Pemerintah Kota Parepare Surat Keterangan Penelitian
Dokumentasi Skripsi Riwayat Hidup