LAPORAN KINERJA
PANITIA PENGAWAS PEMILIHAN KECAMATAN BLULUK
PADA PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI LAMONGAN TAHUN 2020
Tim Pengarah : Miftahul Badar, S.Ud
Ketua Bawaslu Kab. Lamongan M. Nadhim, S.Pd.I
Koordiv. Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Amin Wahyudin, S.Pd.I
Koordiv. Penanganan Pelanggaran Ahmad Zudi, S.Pd., M.Pd
Koordiv. Penyelesaian Sengketa Toni Wijaya, S.H
Koordiv. Organisasi dan SDM M. Ro’is, S.H., M.Hum Koordinator Kesekretariatan
Pimpinan Panwaslu Kecamatan Bluluk : 1. HIDAYAT, S.Pd.I
Ketua / Koordiv. Hukum, Penanganan Pelanggaran, dan Penyelesaian Sengketa 2. AINUR ROFIQ, S.Pd
Anggota / Koordiv. Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga 3. RUMBATI, S.Pd.I
Anggota / Koordiv. Organisasi, SDM, Data dan Informasi
Penyusun :
AINUR ROFIQ, S.Pd
Koordiv. Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan Bluluk Kabupaten Lamongan
Alamat Redaksi :
Jln. Raya Bluluk No. 132, Desa Bluluk Kecamatan Bluluk kabupaten Lamongan, 62274 Email :[email protected]
KATA PENGANTAR
Puji Syukur kehadiat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia yang diberikan kepada kami, sehingga dapat menyusun “Laporan Kinerja Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan Bluluk Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan Tahun 2020” dengan baik, meskipun masih terdapat kendala dalam penyusunanya. Laporan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kerja kami sebagai pengawas Pemilihan Pilkada Lamongan Tahun 2020 di wilayah Kecamatan Bluluk.
Dalam Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan Tahun 2020, kami mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dan kerjasama dari semua pihak diantaranya :
1. Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Lamongan;
2. Muspika Kecamatan Bluluk;
3. Ketua dan Anggota PPK Bluluk ;
4. Sekretariat Panwaslu Kecamatan Bluluk;;
5. Panwaslu Kelurahan/Desa se-Kecamatan Bluluk;
6. Pengawas TPS se-Kecamatan Bluluk; dan 7. Masyarakat se-Kecamatan Bluluk.
Atas partisipasinya dalam mensukseskan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabpaten Lamongan Tahun 2020.
Semoga “Laporan Kinerja Panitia Pengawas Pemilihan Umum KecamatanBlulukpada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan Tahun 2020” ini bermanfaat dan dapat dijadikan acuan untuk pelaksanaan pemilihan yang akan datang.
Mengetahui,
Bluluk , 25 Februari 2021
Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan Bluluk
HIDAYAT, S.Pd.I
Penyusun,
AINUR ROFIQ, S.Pd
ABSTRAK
Laporan Kinerja Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan Bluluk Tahun 2020 Pada Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan Tahun 2020
Penyusunan laporan akhir merupakan bentuk pertanggungjawaban Bawaslu Kabupaten Lamongan kepada Bawaslu RI dan Bawaslu Provinsi Jawa Timur dalam pelaksanaan pengawasan setiap tahapan pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020. Penyusunan laporan akhir pengawasan Bawaslu Kabupaten Lamongan ini merujuk pada ketentuan :
1. Surat Edaran Bawaslu RI nomor S-0936/K.BAWASLU/PM.00.00/12/2020 tentang Penyusunan laporan Akhir Pengawasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Serentak lanjutan 2020;
2. Surat Edaran Bawaslu RI nomor 0003/OT.02/K1/01/2021 tentang Penyusunan laporan Akhir Divisi SDM Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Serentak lanjutan 2020;.
Tujuan laporan kinerja ini adalah:
(1) Untuk Laporan Pertanggungjawaban ataspelaksanaan tugas sebagai Panitia Pengawas Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan Tahun 2020 di Wilayah Kecamatan Bluluk
(2) Untuk Memberikan gambaran secara umum terhadap pelaksanaan pengawasan pada setiap tahapan Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan Tahun 2020 di Wilayah Kecamatan Bluluk,
(3) Untuk bahan Analisa, evaluasi, bahan masukan dan pertimbangan bagi pelaksanaan tugas dan kewajiban Panitia Pengawas Kecamatan di masa yang akan datang.
Hasil laporan kinerja ini menunjukkan bahwa :
(1) Penyelenggaraan pemilihan umum yang berkualitas diperlukan sebagai sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat dalam pemerintahan Negara yang demokratis berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945
(2) Bahwa penyelenggaraan Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan Tahun 2020 di Kecamatan Sarirejo berjalan sesuai dengan jadwal dan undang-undang yang berlaku.
Kata Kunci :Panwascam Bluluk, Pilkada Lamongan, Laporan Kinerja
DAFTAR ISI
TENTANG BUKU ... i
KATA PENGANTAR... Ii ABSTRAK... iii
DAFTAR ISI... iv
DAFTAR GRAFIK ... vi
DAFTAR TABEL... vii
DAFTAR DIAGRAM... vii
DAFTAR GAMBAR... ix
BAB I : PENDAHULUAN... 1
A. Gambaran Umum ... 1
B. Tujuan Laporan ... 3
C. Landasan Hukum ... 3
D. Sistematiak Laporan ... 7
BAB II : TUGAS, WEWENANG DAN KEWAJIBAN... 5
A. Tugas dan Wewenang Pengawas Pemilihan Kecamatan ... 5
B. Kewajiban Pengawas Pemilihan Kecamatan ... 6
BAB III : KELEMBAGAAN PANWASCAM... 7
A. Tugas Pembagian Tugas dan Fungsi ... 7
B. Pembentukan dan Pergantian Antar waktu Jajaran Panwascam .... 8
C. Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas ... 12
BAB IV : PELAKSANAAN PENGAWASAN TAHAPAN PEMILIHAN... 14
A. Pengawasan Pembentukan Badan Adhoc KPU ... 14
B. Pengawasan Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih ... 19
C. Pengawasan tahapan Pencalonan Pasangan Calon Perseorangan dan Pasangan Calon Partai Politik dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan Tahun 2020 ... 26
D. Pengawasan Tahapan Kampanye ... 31
E. Pengawasan tahapan Pengadaan dan Pendistribusian Perlengkapan Pemungutan Suara dan Perlengkapan Lainnya ... 40
F. Pengawasan Pengawasan Pemungutan, Penghitungan, dan Rekapitulasi ... 42
G. Pengawasan Non Tahapan ASN ... 47
H. Pengawasan non Tahapan Politik Uang ... 49
I. Pengawasan Non Tahapan Politik SARA ... 51
BAB V : PENGAWASAN PARTISIPATIF... 53
BAB VI : PENGGUNAAN TEKNOLOGI... 54
A. Form-A Daring ... 54
B. Siwaslu ... 54
C. Jatimmengawasi.com ... 54
D. Google Forms ... 55
E. Spreadsheet ... 55
F. Aplikasi Zoom ... 55
BAB VII : PENUTUP....... 56
A. Kesimpulan ... 56
B. Rekomendasi ... 56
DAFTAR PUSTAKA …... 58
LAMPIRAN-LAMPIRAN …..... 66
DAFTAR GRAFIK
Halaman
Grafik 4.1 Jumlah Kegiatan Kampanye Setiap Bulan ..……….………. 33
Grafik 4.2 Jumlah Metode Kampanye Tiap Bulan ..……….……… 33
Grafik 4.3 Penertiban APK tanggal 16 Oktober 2020 ……… 34
Grafik 4.4 Penertiban APK tanggal 30 Oktober 2020 ……… 35
Grafik 4.5 Penertiban APK tanggal 13 November 2020 ……….. 35
Grafik 4.6 Penertiban APK tanggal 27 November 2020 ……….. 35
Grafik 4.7 Pembersihan APK tanggal 06 Desember 2020 ……….………. 36
Grafik 4.8 Perolehan Suara Desa se-Kecamatan Bluluk ... 45
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 1.1 Pembagian Desa se-Kecamatan Bluluk ...……… 1
Tabel 1.2 Jumlah Penduduk Kecamatan Bluluk Tahun 2019 ...……… 1
Tabel 1.3 Jumlah Penduduk Kecamatan Bluluk Menurut Agama ..……… 2
Tabel 1.4 Pergerakan Daftar Pemilih Kecamatan Bluluk ...……….……. 2
Tabel 3.1 Pembagian Koordinator Wilayah ... 7
Tabel 3.2 Jadwal Pembentukan Panwaslu Desa/Kelurahan .….…….…….. 8
Tabel 3.3 Jadwal Pembentukan Pengawas TPS ...……….… 10
Tabel 3.4 Kegiatan Pembentukan TPS ...……….………….…. 12
Tabel 3.5 Anggaran ...……….…… 13
Tabel 4.1 Metode Sampling/Audit Panwaslu Kecamatan Bluluk ..…..…. 20
Tabel 4.2 Pengawasan Penelitiandan Pencocokan Data dan Daftar Pemilih (Coklit) ...………….………….……… 23
Tabel 4.3 Tidak diberikannya Formulir A.B-KWK ... 23
Tabel 4.4 Pengawasan Daftar Pemilih Sementara ………..………. 24
Tabel 4.5 Identifikasi Dokumen Dukungan Perseorangan ...……….……… 28
Tabel 4.6 Rekapitulasi Hasil Verifikasi Faktual Dukungan Perseorangan 29 Tabel 4.7 Jumlah Alat Peraga kampanye... 34
Tabel 4.8 Peringatan Tertulis ... 37
Tabel 4.9 Tindaklanjut Peringatan Tertulis ... 37
Tabel 4.10 Pemberian Imbauan kepada Pihak Kecamatan ... 48
Tabel 4.11 Banner Pencegahan Politik Uang ... 50
Tabel 4.12 Pencegahan Politik SARA... 51
DAFTAR DIAGRAM
Halaman
Diagram 3.1 Tahap Penilitian Kelengkapan Berkas Persyaratan Administrasi Calon PKD Se-Kecamatan Bluluk .………...……... 9 Diagram 3.2 PKD Terpilih Se-Kecamatan Bluluk ………....……….. 10 Diagram 4.1 Pengawasan Rekapitulasi Hasil Pencocokan Data dan Daftar
Pemilih (DPHP) .………..………...…
21 Diagram 4.2 Pengawasan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan
(DPSHP) ………..………... 22 Diagram 4.3 Pengawasan Daftar Pemilih Tetap (DPT) ……..……… 22 Diagram 4.4 Perolehan Suara di TPS se-Kecamatan Bluluk ...……… 45
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 4.1 Banner Posko Pelayanan dan Pengaduan ...………. 15
Gambar 4.2 Posko Pelayanan dan Pengaduan Daftar Pemilih ..………... 19
Gambar 4.3 Posko Pelayanan dan Pengaduan Pencalonan Paslon ..……….… 27
Gambar 4.4 Pengawasan Verifikasi Vaktual ...………..…………...… 29
Gambar 4.5 Posko Pelayanan dan Pengaduan Kampanye ..………...… 31
Gambar 4.6 Koordinasi dengan PPK ... 32
Gambar 4.7 Koordinasi dengan Tim Kampanye ... 32
Gambar 4.8 Koordinasi dengan PPK terkait Logistik Putungsura ... 40
Gambar 4.9 Koordinasi dengan PPK terkait Putungsura ... 43
BAB I PENDAHULUAN
A. GAMBARAN UMUM 1. Kondisi Geografis
Luas wilayah Kecamatan Bluluk 53.61 Km2 atau 5.360,758 Ha, terbagidalam 9 Desa, 41 Dusun, 62 RW, 163 RT. Bagianterbesardari wilayah iniberupasawahseluas 2.301,630 Ha, Hutan 1.810,558 Ha, tegalan 908,690 Ha, sedangkan sisanya berupa pekarangan dan lain-lain.
Ibukota Kecamatan Bluluk adalah Bluluk dengan batas wilayah administratifnya adalah sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Modo sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Ngimbang sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Sukorame sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro.
Kecamatan Bluluk, merupakan salah satu Kecamatan dengan jumlah desa sebanyak 9 desa, sedangkan jumlah dusun Se-Kecamatan Bluluk adalahsebanyak 41 dusun. Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 ini bisa di petakan sebagaimana tabel di bawah ini :
Tabel 1.1
Pembagian Desa se-Kecamatan Bluluk
No Desa Dusun RW RT TPS PK/D PTPS
1. Banjargondang 1 4 13 4 1 4
2. Bluluk 7 8 27 9 1 9
3. Bronjong 5 6 12 5 1 5
4. Cankring 6 6 20 7 1 7
5. Kuwurejo 5 11 22 8 1 8
6. Primpen 3 3 9 3 1 3
7. Songowareng 4 8 16 5 1 5
8. Sumberbanjar 4 5 22 7 1 7
9. Talunrejo 6 11 22 9 1 9
Jumlah /Total 41 62 163 57 9 57
Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk
2. Jumlah Penduduk
Jumlah Penduduk Lamongan Tahun 2020 berdasarka data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lamongan sebagaiamana berikut:
Tabel 1.2
Jumlah Penduduk Kec. Bluluk Tahun 2019
Kecamatan
Penduduk Kecamatan Bluluk (Jiwa) Tahun 2019
Bluluk 23 008
Sumber : Data BPS Kabupaten Lamongan
Tabel 1.3
Jumlah penduduk Kec. Bluluk menurut Agama
Kecamatan
Penduduk menurut Agama (Jiwa)
Islam Protenstan Katolik Hindu Budha Lainnya
2019 2019 2019 2019 2019 2019
Bluluk 21908 135 200 0 0 0
Sumber : Data BPS Kabupaten Lamongan Tahun 2020
Jumlah penduduk tahun 2019 dari Badan Pusat Statistik (BPS) adalah sejumlah 23.008 jiwa. Berdasarkan data yang diberikan Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan terkait dengan Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) sejumlah 19.524 pemilih. Dari sejumlah tersebut setelah dilakukan pencocokan dan penelitian, maka jumlah pemilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan Tahun 2020 sejumlah 18.145 pemilih, sebagaimana tabel berikut ini :
Tabel 1.4
Pergerakan Daftar Pemilih Kecamatan Bluluk
NO URAIAN
JUMLAH JUMLAH
TOTAL
L P
1 Daftar PemilihPotensial 9.476 10.048 19.524
2 Daftar PemilihSementara (DPS) 8.777 9.388 18.157 3 Daftar Pemilih Sementara Hasil
Perbaikan (DPSHP)
8.768 9.379 18.147
4 Daftar PemilihTetap (DPT) 8.768 9.377 18.145
Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk
Salah satu wujud pelaksanaan pemerintahan oleh rakyat adalah dilaksanakannya pemilihan umum. Dalam negara demokrasi, setiap warga negara memiliki hak asasi dan kewajiban dasar yang sama, yaitu memiliki hak untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan negara, salah satunya melalui Pilkada. Setiap orang tidak dibedakan berdasarkan suku bangsa, ras, agama, dan jenis kelamin.
B. TUJUAN LAPORAN
Panwas Kecamatan Bluluk dalam setiap pelaksanaan tugas-tugasnya selalu mempertanggungjawabkan hasilnya kepada Bawaslu Kabupaten Lamongan. Penyusunan Laporan Akhir Panwas Kecamatan Bluluk pada pelaksanaan Pilkada serentak 2020 inii mempunyai tujuan sebagai berikut:
1. Sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja Panwas Kecamatan Bluluk kepada Bawaslu Kabupaten Lamongan dan seluruh Warga Masyarakat Lamongan
2. Melaksanakan tugas pengelolaan, pemeliharaan arsip dokumen kelembagaan;
3. Melaksanakan tugas evaluasi pengawasan Pemilihan Kepala Daerah; dan
4. Menyusun sebuah dokumentasi berbentuk Laporan sebagai media pembelajaran berbasiskan data normatif empiris Pemilihan Kepala Daerah 2020.
C. LANDASAN HUKUM
Penyusunan laporan akhir merupakan bentuk pertanggungjawaban Bawaslu Kabupaten Lamongan kepada Bawaslu RI dan Bawaslu Provinsi Jawa Timur dalam pelaksanaan pengawasan setiap tahapan pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020. Penyusunan laporan akhir pengawasan Bawaslu Kabupaten Lamongan ini merujuk pada ketentuan:
1. Surat Edaran Bawaslu RI nomor S-0936/K.BAWASLU/PM.00.00/12/2020 tentang Penyusunan laporan Akhir Pengawasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Serentak lanjutan 2020;
2. Surat Edaran Bawaslu RI nomor 0003/OT.02/K1/01/2021 tentang Penyusunan laporan Akhir Divisi SDM Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Serentak lanjutan 2020;
D. SISTEMATIKA LAPORAN
Penulisan laporan hasil kinerja Panwas Kecamatan Bluluk sebagaimana berikut:
• BAB I berisi tentang Gambaran Umum, Tujuan Laporan, Landasan Hukum pembuatan laporan dan Sistematika Penulisan.
• BAB IIberisi tentang Penjelasan Tugas, Wewenang dan Kewajiban Panwas Kecamatan.
• BAB III merupakan penjelasan tentang kelembagaan panwascam, meliputi: Pembagian Tugas dan Fungsi, Pembentukan dan Penggantian Antar Waktu Jajaran Panwascam, Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas Jajaran Panwascam, dan Penggunaan Anggaran.
• BAB IV berisi tentang pembahasan pelaksanaan pengawasan tahapan-tahapan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan tahun 2020. Pelaksanaan tahapan dimulai dari Pengawasan Pembentukan BadanAd hocKPU, Pengawasan Pemuktahiran Data dan Daftar Pemilih, Pelaksanaan Pengawasan Pencalonan calon Perseorangan dan Pasangan Calon partai Politik, Pelaksanaan Tahapan Kampanye, Pelaksanaan Tahapan Pengadaan dan Pendistribusian Perlengkapan Pemungutan suara dan Perlengkapan lainnya, Pelaksanaan Pengawasan Pemungutan, Penghitungan, dan Rekapitulasi Suara, Pelaksanaan Non Tahapan Pengawasan ASN, Pelaksanaan Non Tahapan Pengawasan Politik Uang, dan Pelaksanaan Non Tahapan Pengawasan Politisasi SARA.
• BAB VMerupakan penjelasan dari Pengawasan Partisipatif yang berisi tentang kegiatan pengawasan partisipatif yang dilakukan oleh Panwas Kecamatan Bluluk.
• BAB VI Merupakan Penjelasan dari penggunaan teknologi yang menejelaskan tentang inovasi teknologi atau system informasi yang digunakan dalam menunjang pelaksanaan pengawasan.
• BAB VII berisi tentang pembahasan kesimpulan yang berisi tentang penilaian terhadap penyelenggaraan tahapan berdasarkan hasil pengawasan dan rekomendasi yang berisi tentang rekomendasi perbaikan regulasi dan teknis penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah.
BAB II
TUGAS, WEWENANG, DAN KEWAJIBAN
A. TUGAS DAN WEWENANG PENGAWAS PEMILIHAN KECAMATAN
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Walikota Menjadi Undang-Undang; sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang Undang Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi Undang-Undang Menjadi Undang-Undang Pasal 33 Tugas dan wewenang Panwas Kecamatan dalam Pemilihan meliputi:
a. Mengawasi tahapan penyelenggaraan Pemilihan di wilayah Kecamatan yang meliputi:
1. pemutakhiran data Pemilih berdasarkan data kependudukan dan penetapan Daftar Pemilih Sementara dan Daftar Pemilih Tetap;
2. pelaksanaan Kampanye;
3. perlengkapan Pemilihan dan pendistribusiannya;
4. pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara hasil Pemilihan;
5. penyampaian surat suara dari TPS sampai ke PPK;
6. proses rekapitulasi suara yang dilakukan oleh PPK dari seluruh TPS; dan;
7. pelaksanaan penghitungan dan pemungutan suara ulang, Pemilihan lanjutan, dan Pemilihan susulan;
b. Mengawasi penyerahan kotak suara tersegel kepada KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota;
c. Menerima laporan dugaan pelanggaran terhadap tahapan penyelenggaraan Pemilihan yang dilakukan oleh penyelenggara Pemilihan sebagaimana dimaksud pada huruf a;
d. Menyampaikan temuan dan laporan kepada PPK untuk ditindaklanjuti;
e. Meneruskan temuan dan laporan yang bukan menjadi kewenangannya kepada instansi yang berwenang;
f. Mengawasi pelaksanaan sosialisasi penyelenggaraan Pemilihan;
g. Memberikan rekomendasi kepada yang berwenang atas temuan dan laporan mengenai tindakan yang mengandung unsur tindak pidana Pemilihan; dan
h. Melaksanakan tugas dan wewenang lain yang diberikan oleh peraturan perundang- undangan.
B. KEWAJIBAN PENGAWAS PEMILIHAN KECAMATAN
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Walikota Menjadi Undang-Undang; sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang Undang Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi Undang-Undang Menjadi Undang-Undang Pasal 34 Dalam Pemilihan, Panwas Kecamatan wajib:
a. bersikap tidak diskriminatif dalam menjalankan tugas dan wewenangnya;
b. menyampaikan laporan kepada Panwas Kabupaten/Kota berkaitan dengan adanya dugaan tindakan yang mengakibatkan terganggunya tahapan penyelenggaraan Pemilihan di tingkat Kecamatan;
c. menyampaikan laporan pengawasan atas tahapan penyelenggaraan Pemilihan di wilayah kerjanya kepada Panwas Kabupaten/Kota;
d. menyampaikan temuan dan laporan kepada Panwas Kabupaten/Kota berkaitan dengan adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PPK yang mengakibatkan terganggunya penyelenggaraan tahapan Pemilihan di tingkat Kecamatan; dan
e. melaksanakan kewajiban lain yang diberikan oleh peraturan perundang-undangan.
BAB III
KELEMBAGAAN PANWASCAM
A. PEMBAGIAN TUGAS DAN FUNGSI 1. Pembagian Divisi Kerja
Panwas Kecamatan Bluluk dalam rangka pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan tahun 2020 dilantik dan diambil sumpah pada tanggal 23 Desember 2019 yang selanjutnya mengadakan rapat pleno untuk memilih dan menetapkan ketua, di mana dalam rapat pleno tersebut terpilih Saudara HIDAYAT,S.Pd.I sebagai Ketua Panwas Kecamatan Bluluk.
Selain itu juga dilakukan pembagian tugas dan fungsi yang ditetapkan dalam pembagian divisi kerja dan koordinator wilayah, hal ini dimaksudkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas Panwas Kecamatan Bluluk, serta pelaksanaan fungsi- fungsi utama secara efektif. Adapun pembagian pembagian divisi kerja dan koordinator wilayah di Panwas Kecamatan Bluluk adalah sebagai berikut :
• Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat, dan Hubungan Antar Lembaga, yakni : AINUR ROFIQ, S.Pd
• Divisi Organisasi, Sumber Daya Manusia, Data dan Informasi, yakni : RUMBATI, S.Pd.I
• Divisi Hukum, Penanganan Pelanggaran, dan Penyelesaian Sengketa, yakni : HIDAYAT, S.Pd.I
2. Pembagian Koordinator Wilayah
Tabel 3.1
Pembagian Koordinator Wilayah
No Koordinator Wilayah Desa/Kelurahan
1 HIDAYAT, S.Pd.I 1. Desa Kuwurejo
2. Desa Songowareng 3. Desa Sumber Banjar
2 AINUR ROFIQ, S.Pd 1. Desa Bluluk
2. Desa Bronjong 3. Desa Primpen
3 RUMBATI, S.Pd.I 1. Desa Banjargondang 2. Desa Cangkring 3. Desa Talunrejo Sumber : Panwas Kecamatan Bluluk
B. PEMBENTUKAN DAN PERGANTIAN ANTAR WAKTU JAJARAN PANWASCAM 1. Panwaslu Kelurahan/Desa
Tahapan pembentukan/seleksi rekruitmen calon anggota Panwaslu Desa/Kelurahan se-Kecamatan Bluluk dilaksanakan pada bulan Februari 2020 sebagaimana pengumuman tanggal 08Februari 2020 Nomor: 007/K.JI- 11.02/KP.01.00/II/2020
Tabel 3.2
Jadwal Pembentukan Panwaslu Desa/Kelurahan
NO TAHAPAN WAKTU
1 Pengumuman Pendaftaran 10 - 16 Februari 2020
2 Pendaftaran dan Penerimaan Berkas 16 - 22 Februari 2020 3 Penelitian Kelengkapan Berkas Persyaratan
Administrasi
16 - 22 Februari 2020 4 Pelaksanaan Tes Wawancara 16 - 22 Februari 2020 5 Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi dan
Tes Wawancara
25 - 27 Februari 2020
6 Perpanjangan Pendaftaran 27 Februari - 4 Maret 2020
7
Penelitian Kelengkapan Berkas Persyaratan Administrasi pada masa perpanjangan pendaftaran
27 Februari - 4 Maret 2020
8 Pelaksanaan Tes Wawancara pada masa perpanjangan pendaftaran
27 Februari - 4 Maret 2020
9
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi dan Tes Wawancara pada masa perpanjangan pendaftaran
4 - 5 Maret 2020
10 Tanggapan Masyarakat dan Klarifikasi atas tanggapan dan masukan masyarakat
6 - 10 Maret 2020
11 Pengumuman Panwaslu Desa/Kelurahan terpilih
12 Maret 2020
12 Pelantikan 13 - 20 Maret 2020
Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk
Dalam proses pembentukan/rekrutmen Panwaslu Desa/Kelurahan sebagaimana jadwal di atas sampai dengan batas akhir pendaftaran, terdapat 19 (sembilan belas) orang pendaftar. Pada tahapan Penelitian Kelengkapan Berkas Persyaratan Administrasi ada 19 (sembilan belas) orang pendaftar yang berkasnya lengkap dan sesuai, sedangkan yang tidak sesuai sebanyak 0 (Nol) pendaftar. Adapun dalam Tahapan Perekrutan Panwaslu Desa/Kelurahan di Kecamatan Bluluk tiap tahapan seleksinya dapat digambarkan sebagaimana diagram berikut :
Diagram 3.1
Tahap Penelitian Kelengkapan Berkas Persyaratan Administrasi Calon PKD Se-Kecamatan Bluluk
Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk 1) Tahapan Tes Wawancara
Pada saat pelaksanaan tes wawancara yang dilaksanakantanggal 16-22 Feb 2020 dari 19 (Sembilan Belas ) peserta yang dinyatakan berhak mengikuti tes
wawancara, yang hadir 19 (Sembilan Belas) peserta dan yang tidak hadir 0 (Nol) peserta. Dari hasil penilaian tes wawancara sebanyak 19 (Sembilan Belas) peserta dinyatakan lulus dan 0 (Nol) peserta tidak lulus tes wawancara.
Selanjutnya peserta yang dinyatakan lulus tes wawancara pada tanggal 14 Maret 2020 dilantik dan diambil sumpah sebagai Panwaslu Kelurahan/Desa sebanyak 9 orang.
Diagram 3.2
PKD Terpilih Se-Kecamatan Bluluk
Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk
2. Pengawas TPS
Tahapan pembentukan/seleksi rekruitmen calon anggota Pengawas TPS Se-Kecamatan Bluluk dilaksanakan pada bulan Oktober 2020 sebagaimana pengumuman tanggal 30 September 2020 Nomor: 106/K.JI-11.02/KP.07.00/IX/2020
Tabel 3.3
Jadwal Pembentukan Pengawas TPS
NO TAHAPAN WAKTU
1 Pengumuman Pendaftaran 30 September -2
Oktober 2020 2 Pendaftaran dan Penerimaan Berkas 3 – 15 Oktober 2020 3 Penelitian Kelengkapan Berkas Persyaratan
Administrasi
16 -19 Oktober 2020
4 Pelaksanaan Tes Wawancara 16 -19 Oktober 2020 5 Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi dan Tes
Wawancara
28 Oktober 2020
6 Perpanjangan Pendaftaran 16 Oktober 2020
7 Penelitian Kelengkapan Berkas Persyaratan
Administrasi pada masa perpanjangan pendaftaran
20 – 26 Oktober 2020
8 Pelaksanaan Tes Wawancara pada masa perpanjangan pendaftaran
20 – 26 Oktober 2020
9 Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi dan Tes Wawancara pada masa perpanjangan pendaftaran
28 Oktober 2020
10 Tanggapan Masyarakat dan Klarifikasi atas tanggapan dan masukan masyarakat
4-6 November 2020 11 Pengumuman Pengawas TPS terpilih 11 November 2020
12 Pelantikan 16 November 2020
Sumber: Panwaslu Kecamatan Bluluk
Dalam proses pembentukan/rekruitmen Pengawas TPS sebagaimana jadwal di atas sampai dengan batas akhir pendaftaran terdapat 117 (Seratus Tujuh Belas ) pendaftar yang dapat digambarkan tiap tahapan seleksinya sebagaimana diagram berikut :
1) Tahapan Penelitian Kelengkapan Berkas Persyaratan Administrasi
Pada tahapan ini dari 117 (Seratus Tujuh Belas) pendaftar yang berkasnya lengkap dan sesuai sebanyak 117 (Seratus Tujuh Belas) pendaftar, dan yang tidak lengkap dan tidak sesuai sebanyak 0 (Nol) pendaftar.
2) Tahapan Tes Wawancara
Pada saat pelaksanaan tes wawancara yang dilaksanakantanggal 16-19 Oktober 2020 dari 117 ( Seratus Tujuh Belas ) peserta yang dinyatakan berhak mengikuti tes wawancara, yang hadir 117 ( Seratus Tujuh Belas) peserta dan yang tidak hadir 0 (Nol ) peserta. Dari hasil penilaian tes wawancara sebanyak 57 ( Lima Puluh Tujuh )peserta dinyatakan lulus dan 60 (Enam Puluh ) peserta tidak lulus tes wawancara.
Selanjutnya peserta yang dinyatakan lulus tes wawancara pada tanggal 16 November 2020 dilantik dan diambil sumpah sebagai Panwaslu Kelurahan/Desa.
C. PEMBINAAN DAN PENINGKATAN KAPASITAS 1. Bimbingan Teknis
Dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Jajaran Pengawas Kelurahan/Desa dan Pengawas TPS. Panwaslu Kecamatan Bluluk melaksanakan beberapa kali bimbingan teknis dan rapat kerja, antara lain :
Tabel 3.4
Kegiatan Bimbingan Teknis
NO TANGGAL KEGIATAN PESERTA
1 16 November 2020 Bimtek PTPS PTPS
2 03 Desember 2020 Bimtek PTPS PTPS
Sumber: Panwaslu Kecamatan Bluluk
Tujuan dari kegiatan sebagaimana tersebut di atas adalah untuk penguatan pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi, tata kelola kelembagaan serta meningkatkan kualitas dan efektifitas kinerja pengawasan pengawas pemilihan dalam rangka melaksanakan pengawasan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan.
2. Supervisi
Selain melaksanakan Bimbingan teknis, Panwaslu Kecamatan Bluluk juga melaksanakan supervisi kepada jajaran PKD di setiap tahapan dan Jajaran Pengawas TPS guna mengetahui kinerja dan kendala yang dialami oleh PKD dan Pengawas TPS.
D. PENGGUNAAN ANGGARAN
Dalam rangka mendukung kelancaran tugas-tugas pengawasan, maka dibutuhkan anggaran yang mencukupi untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditentukan.
Adapun dalam pelaksanaan program-program pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan tahun 2020 Pagu anggaran sebesarRp. 65.829.000,00-(Enam Puluh Lima Juta Delapan Ratus Dua Puluh Sembilan Ribu Rupiah) dengan realisasi anggaran sebesar Rp. 62.629.000,00- (Enam Puluh Dua Juta Enam Ratus Dua Puluh sembilan Ribu Rupiah).
Tabel 3.5 Anggaran
No Anggaran
Keterangan
Pagu Realisasi
1 Rp. 65.829.000,00- Rp. 62.629.000,00-
Sejak Bulan Januari 2020 sampai dengan Februari 2021, kecuali bulan april dan mei dikarenakan berhenti karena covid-19
Sumber: Panwas Kecamatan Bluluk
BAB IV
PELAKSANAAN PENGAWASAN TAHAPAN PEMILIHAN
A. PENGAWASAN PEMBENTUKAN BADANAD HOCKPU
1. Kegiatan Pengawasan dalam tahapan dan subtahapan Pembentukan Badan Ad hoc KPU
a. Pencegahan
Panwaslu Kecamatan Bluluk dalam melakukan pengawasan penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan Tahun 2020 melakukan Kinerja-kinerja pengawasan sesuai dengan prosedur pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) pada:
1). Kegiatan pengawasan langsung dan analisis dokumen;
2). Kegiatan bertatap muka secara langsung antara Penyelenggara Pemilihan dengan Pemilih, pendukung Pasangan Calon dan pihak terkait lainnya;
3). Kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang dalam jumlah tertentu yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kab/Kota, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan, KPU Kabupaten/Kota, dan PPK;
4). Kegiatan yang dilaksanakan di dalam ruangan berupa rapat pleno terbuka, rapat koordinasi, bimbingan teknis, sosialisasi, dan/atau kegiatan lainnya.
Selain itu, Panwaslu Kecamatan Bluluk melakukan pencegahan dengan membuat imbauan baik secara lisan maupun secara tertulis. Adapun imbauan secara tertulis sebanyak 5 surat Himbauan yang di layangkan oleh Panwaslu Kecamatan Bluluk.
Pada tahapan dan subtahapan Pembentukan Badan Ad hoc KPU Panwaslu Kecamatan Bluluk beserta PKD membuat posko pelayanan dan pengaduan sebanyak 10 ( Sepuluh ).
Gambar 4.1
Banner Posko Pelayanan dan Pengaduan
Sumber: Panwaslu Kecamatan Bluluk
1) Pengawasan Pembentukan PPK
Panwaslu Kecamatan Bluluk dalam proses pengawasan pembentukan PPK melakukan pengawasan secara tidak langsung dengan menganalisis nama-nama pendaftar PPK dengan fokus, pada:
a. Calon Anggota PPK yang pernah menjabat 2 (dua) periode berturut-turut;
b. Calon Anggota PPK yang terindikasi anggota partai politik dan/atau tim kampanye;
c. Calon Anggota PPK yang usianya belum memenuhi syarat.
2) Pengawasan Pembentukan PPS
Panwaslu Kecamatan Bluluk beserta PKD dalam proses pengawasan pembentukan PPS melakukan pengawasan dengan menganalisis nama-nama pendaftar PPS dengan fokus pada:
a. Calon Anggota PPS yang pernah menjabat 2 (dua) periode berturut-turut;
b. Calon Anggota PPS yang terindikasi anggota partai politik dan/atau tim kampanye;
c. Calon Anggota PPS yang usianya belum memenuhi syarat.
Berdasarkan hasil pengawasan PPS yang dibutuhkan di kecamatan Bluluk sebanyak 27 tersebar di 9 Desa di Kecamatan Bluluk.
Setelah pengumuman PPS terpilih, dilakukan pelantikan PPS Pada tanggal 22 Maret 2020. Adapun PPS yang dilantik di kecamatan Bluluk .sebanyak 27 PPS, sehubung dengan adanya wabah Covid -19 kerja PPS di berhentikan, Setelah itu dilakukan pengatifan kembali anggota PPS kecamatan Bluluk pada tanggal 15 Juni 2020.
3) Pengawasan Pembentukan PPDP
Panwaslu Kecamatan Bluluk beserta PKD dalam proses pengawasan pembentukan PPDP melakukan pengawasan dengan menganalisis nama-nama pendaftar PPDP dengan fokus pada:
a. Calon Anggota PPDP yang terindikasi anggota partai politik dan/atau tim kampanye;
b. Calon Anggota PPDP yang terindikasi tidak independen; dan c. Calon Anggota PPS yang usianya belum memenuhi syarat.
Berdasarkan hasil pengawasan PPDP yang dibutuhkan di kecamatan Bluluk sebanyak 57 PPDP yang ada di wilayah kecamatan Bluluk.
4) Pengawasan Pembentukan KPPS
Panwaslu Kecamatan Bluluk beserta PKD dalam proses pengawasan pembentukan PPDP melakukan pengawasan dengan menganalisis nama-nama pendaftar PPDP dengan fokus pada:
a. Calon Anggota PPDP yang terindikasi anggota partai politik dan/atau tim kampanye;
b. Calon Anggota PPDP yang terindikasi tidak independen; dan c. Calon Anggota PPS yang usianya belum memenuhi syarat.
Berdasarkan hasil pengawasan KPPS yang dibutuhkan di kecamatan Bluluk sebanyak399 KPPS
2. Hasil-Hasil Pengawasan dalam tahapan dan subtahapan Pembentukan BadanAd hoc KPU
a. Temuan/Laporan
1) Pengawasan Pembentukan PPK
Panwaslu Kecamatan Bluluk dalam proses pengawasan pembentukan PPK menemukan: Calon Anggota PPK yang terindikasi anggota partai politik dan/atau tim kampanye sebanyak 1 Orang
2) Pengawasan Pembentukan PPS
Panwaslu Kecamatan Bluluk beserta PKD dalam proses pengawasan pembentukan PPS menemukan Calon Anggota PPS yang pernah menjabat 2 (dua) periode berturut-turut sebanyak : 2 Orang
3) Pengawasan Pembentukan PPDP
Panwaslu Kecamatan Bluluk beserta PKD dalam proses pengawasan pembentukan PPDP tidak menemukan Calon Anggota PPDP yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
4) Pengawasan Pembentukan KPPS
Panwaslu Kecamatan Bluluk beserta PKD dalam proses pengawasan pembentukan PPDP menumakan Calon Anggota KPPS yang terindikasi anggota partai politik dan/atau tim kampanye sebanyak 5 Orang.
b. Rekomendasi/Saran Perbaikan
1) Terhadap temuan pengawasan pembentukan PPK dan PPS, Panwaslu Kecamatan Bluluk meneruskan laporan kepada Bawaslu Kabupaten Lamongan.
2) Terhadap temuan pengawasan pembentukan KPPS, Panwascam telah memberikan saran perbaikan sebanyak satu kali dengan Nomor Surat : 115/K.JI- 11.02/TU.03/XI/2020 Dari hasil pencermatan kembali terhadap 399 Anggota KPPS terpilih di Kecamatan Bluluk, terdapat beberapa nama calon KPPS yang terdaftar sebagai Relawan Paslon dan pendukung Calon Perseorangan di Kecamatan Bluluk, antara lain :
a) Hardiyono ( Anggota KKPS 007 Desa Talunrejo / Pernah berpose memakai Jas Partai PAN di depan baliho Paslon No. 2 )
b) Imam Fajri ( Ketua KPPS 004 Desa Bluluk / terdaftar sebagai Tim Relawan paslon No. 3 )
c) Sriyatun ( Anggota KKPS 008 Desa Bluluk No. Urut Pengumuman 1361 / terdaftar sebagai pendukung Calon Perseorangan di Desa Bluluk )
d) Imam Sukamto ( Anggota KKPS 007 Desa Cangkring No. Urut Pengumuman 1456/sebagai pendukung Calon Perseorangan di Desa Cangkring )
e) Heri Saputra ( Anggota KKPS 002 Desa Primpen No. Urut Pengumuman 1519/
sebagai pendukung Calon Perseorangan di Desa Primpen )
c. Tindaklanjut Rekomendasi/Saran Perbaikan
1) Terhadap temuan Panwaslu kecamatan Bluluk yang telah kami laporkan kepada Bawaslu Kab. Lamongan ditindaklanjuti oleh Bawaslu Kabupaten Lamongan dengan cara memberikan saran perbaikan kepada KPU Kab. Lamongan;
2) Terhadap saran perbaikan pembentukan KPPS, PPK telah menindaklanjuti dengan cara:
• Memberikan surat balasan atas saran perbaikan kepada Panwaslu Kecamatan Bluluk.
• Melakukan pengantian terhadap calon anggota KPPS terpilih yang teridentifikasi sebagai Relawan Paslon dan pendukung Calon Perseorangan di Kecamatan Bluluk
3. Dinamika dan Permasalahan Pengawasan tahapan dan subtahapan Pembentukan BadanAd hocKPU
Dalam pelaksanaan Pengawasan tahapan dan subtahapan Pembentukan Badan Ad hocKPU banyak dinamika yang terjadi, yakni:
1) Dalam tahapan pengawasan pembentukan PPK kecamatan Bluluk Panwaslu Kecamatan Bluluk menemukan 1 Orang Calon Anggota PPK yang terindikasi sebagai anggota Partai Politik
2) Dalam tahapan pengawasan pembentukan PPS Se-kecamatan Bluluk Panwaslu Kecamatan Bluluk menemukan 2 Orang Calon Anggota PPS yang pernah menjabat 2 (dua) periode berturut-turut.
3) Dalam tahapan pengawasan pembentukan Anggota KPPS Se-kecamatan Bluluk Panwaslu Kecamatan Bluluk menemukan 5 nama calon KPPS yang terdaftar sebagai Relawan Paslon dan pendukung Calon Perseorangan di Kecamatan Bluluk.
4. Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan tahapan dan subtahapan Pembentukan BadanAd hocKPU
Tahapan dan sub Tahapan pembentukan badan ad hoc KPU merupakan tahapan krusial yang akan menentukan proses demokrasi, khususnya Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan. Dalam proses pembentukan Badan Ad hoc KPU masih banyak calon penyelenggara yang memang sudah 2 (dua) periode berturut-turut namun masih menginginkan untuk menjadi penyelenggara, selain itu dalam proses tersebut perlu adanya peningkatan seleksi, terutama perlu peningkatan pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan dan teknologi yang terus berkembang.
B. PENGAWASAN PEMUTAKHIRAN DATA DAN DAFTAR PEMILIH
1. Kegiatan Pengawasan dalam tahapan dan sub tahapan Pemutakhiran Data Dan Daftar Pemilih
a. Pencegahan
Panwaslu Kecamatan Bluluk dalam melakukan pengawasan penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan Tahun 2020 melakukan Kinerja-kinerja pengawasan sesuai dengan prosedur pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) pada:
1). Kegiatan pengawasan langsung dan analisis dokumen;
2). Kegiatan bertatap muka secara langsung antara Penyelenggara Pemilihan dengan Pemilih, pendukung Pasangan Calon dan pihak terkait lainnya;
3). Kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang dalam jumlah tertentu yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kab/Kota, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan, KPU Kabupaten/Kota, PPK, Panitia Pemungutan Suara, dan PPDP;
4). Kegiatan yang dilaksanakan di dalam ruangan berupa rapat pleno terbuka, rapat koordinasi, bimbingan teknis, sosialisasi, dan/atau kegiatan lainnya.
Selain itu, Panwaslu Kecamatan Bluluk melakukan pencegahan dengan membuat imbauan baik secara lisan maupun secara tertulis. Adapun imbauan secara tertulis sebanyak 5 kali.
Pada tahapan dan subtahapan Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih Panwaslu Kecamatan Bluluk beserta PKD membuat posko pelayanan dan pengaduan sebanyak 10 Posko yang tersebar di 9 Desa dan 1 Kantor Panwaslu Kecamatan.
Gambar 4.2
Posko Pelayanan dan Pengaduan Daftar Pemilih
Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk
b. Aktifitas Pengawasan
1) Pengawasan Penelitian dan Pencocokan Data dan Daftar Pemilih (Coklit) Panwaslu Kecamatan Bluluk .beserta jajaran dalam pengawasan Penelitian dan Pencocokan Data dan Daftar Pemilih (Coklit) melakukan pengawasan dengan cara :
• Pengawasan Melekat, dan
• Pengawasan dengan menggunakan metode sampling/audit
Adapun pengawasan dengan metode sampling/audit sebagaimana tabel berikut:
Tabel 4.1
Metode Sampling/Audit Panwaslu Kecamatan Bluluk
NO KECAMATAN
JUMLAH DESA/ KELURAHAN JUMLAH DESA YANG SEHARUSNYA DI AUDIT JUMLAH DESA YANG DI AUDIT JUMLAH TPS JUMLAH TPS DI AUDIT
AUDIT TOTAL (tahao 1-3)
JUMLAH TPS JUMLAH RUMAH JUMLAH SEBARAN DESA/ KELURAHAN JUMLAH SARAN PERBAIKAN JUMLAH REKOMENDASI
1 BLULUK 9 9 9 57 57 57 564 9 3 0
Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk
Selama Pengawasan baik secara melekat maupun sampiling/audit pada Penelitian dan Pencocokan Data dan Daftar Pemilih (Coklit) Panwaslu Kecamatan Bluluk mencatat hal-hal sebagai berikut:
• Penyelenggara yang melaksanakan coklit tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
• Pemilih Tidak memenuhi syarat masih masuk dalam Formulir Model A.KWK
• Pemilih Memenuhi syarat tidak masuk dalam Formulir Model A.KWK
• Tidak diberikannya formulir model AB.KWK
Pada tanggal 8 Oktober 2020 dilakukan Rapat Pleno rekapitulasi hasil Pencocokan dan Penelitian data dan daftar pemilih (DPHP) oleh PPK Kecamatan Bluluk yang menetapkan sebanyak 18.172 Pemilih, terdiri atas pemilih laki-laki 8.788 dan Pemilih Perempuan 9384.
Diagram 4.1
Pengawasan Rekapitulasi Hasil Pencocokan Dan Penelitian Data dan Daftar Pemilih (DPHP)
Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk
2) Pengawasan Daftar Pemilih Sementara
Berdasarkan hasil pengawasan terhadap Berita Acara KPU Kabupaten Lamongan nomor : 58/PL.02.1-BA/3524/KPU-Kab/IX/2020 tertanggal 14 September 2020, Daftar Pemilih Sementara Kecamatan Bluluk sebanyak 18.145 Pemilih tersebar di 57 TPS, yang terdiri atas pemilih laki-laki 8.768 dan Pemilih Perempuan 9.377 . Panwaslu Kecamatan Bluluk beserta jajaran dalam pengawasan Daftar Pemilih Sementara melakukan pengawasan dengan cara Identifikasi Data dan Daftar Pemilih yang tidak memenuhi syarat dan pemilih yang memenuhi syarat yang belum masuk dalam DPS .
Pada tanggal 16 Oktober 2020 dilakukan Rapat Pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara hasil perbaikan (DPSHP) oleh PPK Kecamatan Bluluk yang menetapkan sebanyak 18.172 Pemilih, terdiri atas pemilih laki-laki 8.788 dan Pemilih Perempuan 9384.
Diagram 4.2
Pengawasan Rekapitulasi Daftar Sementara Hasil Perbaikan
Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk
3) Pengawasan Daftar Pemilih Tetap
Berdasarkan hasil pengawasan terhadap Berita Acara KPU Kabupaten Lamongan nomor: 79/PL.02.1-BA/3524/KPU-Kab/X/2020 tertanggal 16 Oktober 2020, Daftar Pemilih Tetap Kecamatan Bluluk sebanyak 18.124 Pemilih tersebar di 57 TPS, yang terdiri atas pemilih laki-laki 8.754 dan Pemilih Perempuan 9.370.
Diagram 4.3
Pengawasan Daftar Pemilih Tetap
Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk
2. Hasil-Hasil Pengawasan dalam tahapan dan subtahapan Pemutakhiran Data Dan Daftar Pemilih
a. Temuan/Laporan
Dalam pengawasan Penyusunan Data dan Daftar Pemilih Panwaslu Kecamatan bluluk menemukan data-data sebagaimana tabel berikut:
Tabel 4.2
Pengawasan Penelitian dan Pencocokan Data dan Daftar Pemilih (Coklit)
No Keterangan/Kategori Jumlah
1 Pemilih Meninggal yang datanya masih ada dalam A.KWK
941
2 Pemilih Ganda 73
3 Pemilih berstatus Anggota TNI 21
4 Pemilih berstatus Anggota Polri 2
5 Pemilih di bawah umur 0
6 Pemilih yang sudah pindah domisili 371
7 Pemilih yang tidak dikenal 64
8 Pemilih yang Bukan Penduduk 88
9 Pemilih yang datanya bermasalah 298
10 Pemilih Memenuhi Syarat Belum Masuk Dalam A.KWK
211
Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk
Tabel 4.3
Tidak diberikannya Formulir AB.KWK
No Kecamatan PKD yang tidak mendapat akses Form A.B-KWK
1 BLULUK 9
Sumber : Panwas Kecamatan Bluluk
Tabel 4.4
Pengawasan Daftar Pemilih Sementara
No Keterangan/Kategori Jumlah
1 Pemilih Meninggal yang datanya masih ada dalam DPS 39
2 Pemilih Ganda 10
3 Pemilih berstatus Anggota TNI 1
4 Pemilih berstatus Anggota Polri 0
5 Pemilih di bawah umur 0
6 Pemilih yang sudah pindah domisili 34
7 Pemilih yang tidak dikenal 1
8 Pemilih yang Bukan Penduduk 2
9 Pemilih yang datanya bermasalah 42
10 Pemilih Memenuhi Syarat Belum Masuk Dalam DPS 60 Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk
b. Rekomendasi/Saran Perbaikan
Terhadap temuan tersebut, Panwaslu Kecamatan Bluluk telah memberikan saran perbaikan sebanyak 2 kali dengan nomor surat : 001/B-III/K.JI- 11.04/PM.00.02/VII/2020 pada tanggal 18 Juli 2020 dan nomor surat : 78/K.JI- 11/PM.00.02/VIII/2020 pada tanggal 08 Agustus 2020 yang pada pokoknya berisi:
• Memberi peringatan kepada PPDP yang tidak menerapkan prosedur atau petunjuk tehnis dalam melaksanakan coklit
• Mengintruksikan kepada PPDP Desa Talunrejo TPS 02 untuk melakukan Coklit Ulang pada pemilih dalam 2 rumah yang ketika dicoklit pada tanggal 18 Juli 2020 tidak di lihat E-KTP dan KK nya. karena dikhawatirkan jika terjadi kesalahan atau pelanggaran dalam melakasanakan coklit akan menjadi faktor penghambat pelakasanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan tahun 2020.
• Agar PPK memerintahkan kepada jajaran dibawahnya agar memperbaiki kualitas pelaksanaan coklit yang dilakukan oleh PPDP, khususnya di Desa Talunrejo Kecamatan Bluluk sebagaimana peraturan perundang undangan yang berlaku;
• Memberi binaan khusus kepada PPDP dan PPS Desa Talunrejo
• Menginstruksikan kepada PPDP TPS 007 dan PPDP TPS 009 untuk melakukan
coklit ulang pada pemilih yang terdaftar di TPS 009 Desa Talunrejo sesuai dengan prosedur.
• Melakukan revisi terhadap laporan hasil coklit yang telah diterima dari PPDP TPS 007 dan PPDP TPS 009 atau dari PPS desa Talunrejo.
c. Tindaklanjut Rekomendasi/Saran Perbaikan
Terhadap saran perbaikan tersebut, PPK telah menindaklanjuti dengan cara:
• Memberikan surat balasan terkait temuan yang ada sesuai surat saran perbaikan yang di diberikan dari Panwaslu Kecamatan Bluluk.
• melakukan Coklit Ulang pada pemilih dalam 2 rumah yang ketika dicoklit pada tanggal 18 Juli 2020 tidak di lihat E-KTP dan KK nya. karena dikhawatirkan jika terjadi kesalahan atau pelanggaran dalam melakasanakan coklit akan menjadi faktor penghambat pelakasanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan tahun 2020.
• Memberi binaan khusus kepada PPDP dan PPS Desa Talunrejo.
• Melakukan revisi terhadap laporan hasil coklit yang telah diterima dari PPDP TPS 007 dan PPDP TPS 009 atau dari PPS desa Talunrejo.
3. Dinamika dan Permasalahan Pengawasan tahapan dan subtahapan Pemutakhiran Data Dan Daftar Pemilih
Dalam pelaksanaan Pengawasan tahapan dan subtahapan Pemutakhiran Data Dan Daftar Pemilih banyak dinamika yang terjadi, yakni:
1) PKD tidak memiliki Formulir Model A.KWK;
2) Jajaran Pengawas maupun jajaran Penyelenggara teknis harus selalu mematuhi protokol kesehatan dalam setiap tahapan;
3) Terdapat Kesalahan dan penggantian Berita acara yang dikeluarkan oleh PPK Kecamatan tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
4) Melakukan Pengawasan langsung Coklit Ulang pada pemilih dalam 2 rumah yang ketika dicoklit pada tanggal 18 Juli 2020 tidak di lihat E-KTP dan KK nya;
4. Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan tahapan dan Pemutakhiran Data Dan Daftar Pemilih
Tahapan Pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih merupakah tahapan yang sangat fundamental dalam penyelenggaraan Pemilihan maupun Pemilu. karena tahapan
ini menyangkut Hak Konstitusional Warga Negara untuk dapat menyampaikan aspirasinya pada hari pelaksanaan pemungutan suara. Namun permasalahan klasik yang selalu muncul pada awal tahapan ini adalah masih banyak terdapat pemilih TMS yang masuk dalam daftar Pemilih. Padahal dalam ketentuannya, KPU Kabupaten sendiri mempunyai kewajiban melakukan pemutakhiran dan memelihara data Pemilih secara berkelanjutan dengan memperhatikan data kependudukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) semestinyabertujuan untuk memperbaharui data pemilih guna mempermudah proses pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih pada Pemilu dan Pemilihan berikutnya. Namun melihat kualitas data pemilih A-KWK yang dihasilkan kami meragukan proses PDPB yang dilakukan KPU secara periodik dengan dispendukcapil di masingmasing kab/kota. Dari hasil pengawasan kami lakukan dilapangan, banyaknya pemilih TMS meninggal dunia tersebut juga dikeluhkan oleh PPS dan PPDP, yang mana pemilih TMS meninggal dunia tersebut pada proses coklit sebelumnya telah dicoret, namun pada A-KWK yang mereka terima kali ini, nama nama tersebut muncul kembali.
C. PENGAWASAN TAHAPAN PENCALONAN PASANGAN CALON PERSEORANGAN DAN PASANGAN CALON PARTAI POLITIK DALAM PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN LAMONGAN TAHUN 2020
Panwaslu Kecamatan Bluluk dalam Pengawasan Tahapan Pencalonan Pasangan Calon Perseorangan dan Pasangan Calon Partai Politik dalam Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan Tahun 2020 berfokus pada sub tahapan Verifikasi Faktual Bakal Pasangan Calon Perseorangan.
1. Kegiatan Pengawasan dalam tahapan dan subtahapan Pengawasan Tahapan Pencalonan Pasangan Calon Perseorangan dan Pasangan Calon Partai Politik dalam Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan Tahun 2020
a. Pencegahan
Panwaslu Kecamatan Bluluk dalam melakukan pengawasan penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan Tahun 2020 melakukan Kinerja-kinerja pengawasan sesuai dengan prosedur pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) pada:
1).Kegiatan pengawasan langsung dan analisis dokumen;
2).Kegiatan bertatap muka secara langsung antara Penyelenggara Pemilihan dengan Pemilih, pendukung Pasangan Calon dan pihak terkait lainnya;
3).Kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang dalam jumlah tertentu yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kab/Kota, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan, KPU Kabupaten/Kota, dan PPK;
4).Kegiatan yang dilaksanakan di dalam ruangan berupa rapat pleno terbuka, rapat koordinasi, bimbingan teknis, sosialisasi, dan/atau kegiatan lainnya.
Selain itu, Panwaslu Kecamatan Bluluk melakukan pencegahan dengan membuat imbauan baik secara lisan maupun secara tertulis dan membuat Form A Pengawasan Tahapan Pencalonan Pasangan Calon Perseorangan dan Pasangan Calon Partai Politik dalam Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan Tahun 2020.
Pada subtahapan Verifikasi Faktual Dukungan Pasangan Calon Perseorangan, Panwaslu Kecamatan Bluluk beserta PKD membuat posko pelayanan dan pengaduan sebanyak 10.
Gambar 4.3
Posko Pelayanan dan Pengaduan
Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk b. Aktifitas Pengawasan
Pelaksanaan Verifikasi Faktual sesuai dengan PKPU 2 tahun 2020 dimulai pada tanggal 26 Maret 2020 sampai dengan 15 April 2020. Namun dikarenakan terdapat kondisi bencana Non Alam, akhirnya KPU mengeluarkan surat Keputusan dengan Nomor 179/PL.02.-Kpt/01/III/2020 dan Surat Edaran KPU Nomor 8 Tahun 2020 tanggal 21 Maret 2020, yang pada pokonya dilakukan penundaan beberapa tahapan Pilkada.
Selanjutnya, pada tanggal 15 Juni 2020 KPU mengeluarkan surat keputusan baru nomor 258/PL.02.-Kpt/01/III/2020 dimana pada pokonya keputusan tersebut menjelaskan tentang Penetapan Pelaksanaan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, Dan/Atau Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan Tahun 2020. Surat KPU tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan terbitnya PKPU nomor 5 tahun 2020 dimana pelaksanaan Verifikasi Faktual yang sebelumnya dimulai pada tanggal 26 Maret - 15 April 2020, diganti menjadi 24 Juni - 12 Juli 2020.
Panwaslu Kecamatan Bluluk dalam melaksanakan pengawasan melakukan:
1) Identifikasi Dokumen Dukungan Perseorangan;
Dalam pelaksanan identifikasi dokumen dukungan perseorangan, Panwaslu Kecamatan berfokus pada beberapa kategori yakni:
• Status Pekerjaan yang dilarang;
• Pendukung yang berusia diatas 70 tahun Tabel 4.5
Identifikasi dokumen dukungan perseorangan
NOO KECAMATAN SEBAR
AN DESA /
KEL
STATUS PEKERJAAN YANG DILARANG
(Hasil Verfak)
PENDUKU NG USIA
≥ 70 TAHUN
(Hasil Vermin)
PENDUKUNG USIA ≥ 70 TAHUNMS VERMIN DAN
DI VERFAK
USIA ≥ 70 TAHUN HASIL VERFAK
MS TMS TB
JUMLAH (MS + TMS + TB)
MS TM
S
TB JUMLAH
( MS + TMS + TB)
1 BLULUK 9 0 10 0 10 62 62 57 0 5 62
Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk 2) Pengawasan Melekat Verifikasi Faktual Dukungan Perseorangan;
Dalam pelaksanan Pengawasan Verifikasi Faktual, Panwas Kecamatan Bluluk telah melaksanakan Sampling verfak di Kecamatan Bluluk, untuk memastikan bahwa pelaksanaan Verfak sesuai prosedur. Diantara semua pendukung yang dijadikan sampling telah didatangi oleh PPS setempat.
Dengan jumlah sampling sebanyak 20 pendukung. Dengan rincian Desa Banjargondang 3 orang, Desa Cangkring 3 orang, Desa Kuwurejo 2 orang, Desa
Bronjong 1 orang, Desa Sumberbanjar 3 orang, Desa Songowareng 2 orang, Desa Primpen 3 orang, dan Desa Talunjero 3 orang.
Pelaksaan sampling verfak di Kecamatan Bluluk berjalan lancar, aman dan sukses.
Gambar 4.4
Pengawasan Verifikasi Faktual
Sumber: Panwaslu Kecamatan Bluluk
3) Pengawan Rekapitulasi Hasil Verifikasi Faktual Dukungan Perseorangan;
Rekapitulasi Hasil Verifikasi Faktual Dukungan Perseorangan di Kecamatan Bluluk di lakukan pada tanggal 14 Juli 2020, pukul 13.00 WIB. Adapun hasil Rekapitulasi sebagai berikut:
Tabel 4.6
Rekapitulasi Hasil Verifikasi Faktual Dukungan perseorangan NO KECAMATAN DUKUNGAN YANG DILAKUKAN
VERIFIKASI FAKTUAL
MS TMS
1 BLULUK 1115 1065 50
Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk
2. Hasil-Hasil Pengawasan dalam tahapan dan subtahapan Pengawasan Tahapan Pencalonan Pasangan Calon Perseorangan dan Pasangan Calon Partai Politik dalam Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan Tahun 2020
a. Temuan/Laporan
Dalam pengawasan Verifikasi Faktual Dukungan Calon Perseorangan dan Pasangan Calon Partai Politik dalam Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan Tahun 2020 Panwaslu Kecamatan Bluluk tidak ditemukan hal-hal yang diduga menimbulkan pelanggaran dalam tahapan tersebut untuk memastikan bahwa pelaksanaan Verifikasi Faktual sesuai prosedur Pada hari Minggu tanggal 12 Juli 2020 Panwaslu Kecamatan Bluluk telah melaksanakan Sampling Verifikasi Faktual di Kecamatan Bluluk, Diantara semua pendukung yang dijadikan sampling telah didatangi oleh PPS setempat.
Dengan jumlah sampling sebanyak 20 pendukung. Dengan rincian Desa Banjargondang 3 orang, Desa Cangkring 3 orang, Desa Kuwurejo 2 orang, Desa Bronjong 1 orang, Desa Sumberbanjar 3 orang, Desa Songowareng 2 orang, Desa Primpen 3 orang, dan Desa Talunjero 3 orang. Dalam Pelaksaan sampling Verifikasi Faktual di wilayah Kecamatan Bluluk berjalan lancar, aman dan sukses.
3. Dinamika dan Permasalahan Pengawasan tahapan dan subtahapan Pengawasan Tahapan Pencalonan Pasangan Calon Perseorangan dan Pasangan Calon Partai Politik dalam Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan Tahun 2020
Dalam pelaksanaan Pengawasan Verifikasi Faktual dinamika yang terjadi, yakni:
1) Verifikasi Faktual menggunakan Dokumen B.1-KWK bukan B.1.1-KWK dikarenakan untuk mencocokan dan memastikan data pendukung dengan KTP/KK pendukung, serta apakah warga tersebut sebagai pendukung Calon perseorangan atau tidak.
2) Adanya Pendukung yang dilakukan Verifikas Faktual melalui daring dikarenakan ada salah pendukung yang berada di luar wilayah kecamatan Bluluk tetapi masih warga kecamatan Bluluk.
3) Jajaran Pengawas maupun jajaran Penyelenggara teknis harus selalu mematuhi protokol kesehatan dalam setiap tahapan;
4. Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan tahapan dan subtahapan Pengawasan Tahapan Pencalonan Pasangan Calon Perseorangan dan Pasangan Calon Partai Politik dalam Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan Tahun 2020
Tahapan Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan Tahun 2020 terutama dalam Verifikasi Faktual Dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan, menghasilkan banyak catatan evaluasi dan menjadi tahapan yang cukup melelahkan bagi Panwaslu Kecamatan Bluluk. Catatan evaluasi kami dalam tahapan kami antara lain:
a. Keterbatasan Kapasitas PPK Kecamatan Bluluk beserta jajarannya dalam menyelenggarakan dan melaksanakan Verifikasi Faktual; dan
b. Keterbatasan Pengaturan dalam Peraturan Perundang Undangan terkait pemberian sanksi terhadap penyelenggara teknis yang tidak melaksanakan Verifikasi Faktual.
D. PENGAWASAN TAHAPAN KAMPANYE
1. Kegiatan Pengawasan dalam tahapan dan subtahapan Kampanye a. Pencegahan
Panwaslu Kecamatan Bluluk melakukan pencegahan dengan membuat imbauan baik secara lisan maupun secara tertulis. Adapun imbauan telah kami sampaikan kepada tim kampanye masing-masing paslon.
Dan pada subtahapan kampanye, Panwaslu Kecamatan Bluluk beserta PKD membuat posko pelayanan dan pengaduan sebanyak 10.
Gambar 4.5
Posko Pelayanan dan Pengaduan
Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk
Selain itu, Panwaslu Kecamatan Bluluk juga melakukan koordinasi dengan PPK Kecamatan Bluluk dan Jajarannya, dan Juga kepada Tim Kampanye di tingkat kecamatan sampai dengan kelurahan/desa.
Gambar 4.6 Koordinasi dengan PPK
Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk
Gambar 4.7
Koordinasi dengan Tim Kampanye
Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk
Dalam tahapan kampanye juga kami dibekali surat mandat dari Bawaslu Kabupaten Lamongan dengan nomor: 041/K.JI-11/HK.01.01/IX/2020 untuk dapat menyelesaikan proses sengketa antar peserta pemilihan.
b. Aktifitas Pengawasan
Dalam Pengawasan Kampanye Panwaslu Kecamatan Bluluk beserta PKD berfokus pada seluruh aktivitas Kampanye yang dilakukan oleh seluruh pasangan calon, sebagaimana berikut:
Grafik 4.1
Jumlah Kegiatan Kampanye Setiap Bulan
Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk Grafik 4.2
Jumlah Metode Kampanye Setiap Bulan
Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk
Dalam Pengawasan Pemasangan Alat Peraga Kampanye setidaknya Panwaslu Kecamatan Bluluk mencatat keseluruhan Alat Peraga Kampanye yang terpasang sebagaimana Tabel berikut :
Tabel 4.7
Jumlah Alat Peraga Kampanye
No Paslon Jumlah
baliho
Jumlah Spanduk
Jumlah Umbul - Umbul
1 Paslon 1 (KOMPAK) 131 58 2
2 Paslon 2 (YES-BRO) 12 21 5
3 Paslon 3 (KARSA) 13 23 5
JUMLAH 156 102 12
Sumber: Panwaslu Kecamatan Bluluk
Selain itu, PanwasluKecamatan Bluluk juga melakukan inventarisir dan penertiban alat peraga kampanye yang melanggar sebanyak 4 (empat) kali dan pembersihan APK pada hari tenang. Adapun rincian jumlah alat peraga kampanye yang telah ditertibkan sebagaimana tabel berikut:
Grafik4.3
Penertiban APK tanggal 16 Oktober 2020
Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk
Grafik 4.4
Penertiban APK tanggal 30 Oktober 2020
Sumber: Panwaslu Kecamatan Bluluk Grafik 4.5
Penertiban APK tanggal 13 November 2020
Sumber: Panwaslu Kecamatan Bluluk Grafik 4.6
Penertiban APK tanggal 27 November 2020
Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk
Grafik 4.7
Pembersihan APK tanggal 06 Desember 2020
Sumber : Panwaslu Kecamatan Bluluk
2. Hasil-Hasil Pengawasan dalam tahapan dan subtahapan Kampanye a. Temuan/Laporan
Temuan dalam Pengawasan tahapan dan subtahapan Kampanye yakni banyaknya APK yang terpasang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
b. Rekomendasi/Saran Perbaikan
Terhadap temuan tersebut, Panwascam telah menginventarisir dan melaporkan kepada Bawaslu Kabupaten Lamongan.
c. Tindaklanjut Rekomendasi/Saran Perbaikan
Terhadap hal tersebut, Bawaslu Kabupaten Lamongan mengirimkan surat perintah untuk penertiban APK yang melanggar.
3. Pengawasan Protokol Kesehatan Pada Masa Kampanye a. Temuan
Dalam Pengawasan Kampanye terkait dengan protokol kesehatan, Panwaslu Kecamatan menemukan kejadian yaitu Tim Paslon 03 saat mengadakan kampanye tatap muka pada tanggal 19 November 2020 bertempat di Desa Talunrejo melanggar protokol kesehatan, yakni banyak peserta kampanye yang tidak bermasker;
b. Surat Peringatan Tertulis
Temuan atas pelanggaran protokol kesehatan tersebut, Panwaslu Kecamatan Bluluk mengeluarkan Peringatan Tertulis sebagaimana tabel berikut :
Tabel 4.8 Peringatan Tertulis Pelaku/Penanggung
Jawab Kampanye
Tim Kampanye Pokok Peringatan Tertulis
Zainal Arifin Paslon 3 Agar mematuhi protokol kesehatan
Sumber : Hasil Pengawasan Panwaslu Kecamatan Bluluk
c. Tindaklanjut Surat Peringatan Tertulis
Terhadap peringatan tertulis tersebut, ditindaklanjuti oleh Tim Kampanye sebagaimana tabel berikut :
Tabel 4.9
Tindaklanjut Peringatan Tertulis Pelaku/
Penanggung Jawab Kampanye
Tim Kampanye Pokok Peringatan Tertulis
Tindaklanjut Peringatan
Tertulis Zainal Arifin Paslon 3 Agar mematuhi
protokol kesehatan
Peserta diberikan/
diperintah memakai masker oleh panitia
Sumber : Hasil Pengawasan Panwaslu Kecamatan Bluluk
4. Dinamika dan Permasalahan Pengawasan tahapan dan subtahapan Kampanye
Kondisi Kampanye Pemilhan ditengah pandemi covid-19 adalah sesuatu yang baru dalam penyelenggaraan Pemilihan di kabupaten Lamongan dan juga di Indonesia. Yang mana hal tersebut menambah fokus pengawasan sepanjang pelaksanaan kampanye Pilkada oleh Pasangan Calon di Kabupaten Lamongan. Hal-hal tersebut antara lain:
a. Adanya Pembatasan jumlah kampanye metode tatap muka dan dialog, serta pada metode pertemuan terbatas, yang mana dalam ketentuannya jumlah peserta kampanye paling banyak sebanyak 50 orang dan dilaksnakandiruangan atau gedung. Namun karena beberapa pertimbangan antara Bawaslu, Petugas
Penghubung dan aparat keamanan disepakati, dalam hal ternyata dalam pelaksanaanya jumlah undangan yang direncanakan paling banyak 50 orang namun ternyata yang datang lebih dari jumlah tersebut maka diminta agar dilakukan pemisahan di dua lokasi tempat yang berbeda. Dalam hal ketentuan tersebut tidak dilaksnakan oleh Paslon/Tim Kampanye maka akan dihentikan atau dibubarkan oleh Bawaslu bersama aparat kepolisian.
b. Pemberitahuan kampanye yang dibuat secara paket dan tidak detail terkait lokasi pelaksnaan kegiatan, sering menghambat proses pengawasan. Yang mana hal tersebut seperti contoh paslon A, mengirimkan surat pemberitahuan kegiatan kampanye mulai tanggal .... September sd. .... Desember 2020 bertempat di kecamatan A, Kecamatan B, dst. hal tersebut menjadi kendala bagi pengawas di tingkat Desa Kelurahan dalam melakukan pengawasan karena pemberitahuan hanya mencantumkan nama kecamatan. Lebih-lebih seringkali terjadi pembatalan kegiatan kampanye tanpa sebelumnya memberitahukan kepada pengawas pemilu, hal tersebut terkadang pengawas pemilu sudah on-time sejak pagi hingga malam ternyata kampanye yang rencana dilaksnakan tersebut urung dilaksnakan. Hal tersebut sering dijadikan joke “kita kena prank”.
c. Tidak adanya Surat Tanda Terima Kegiatan Kampanye (STTPK) dari kepolisian pada setiap kegiatan yang dilaksnakan oleh Paslon/ Tim Kampanye, hal tersebut berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian dikarenakan adanya larangan kegiatan pengumpulan orang dimasa pandemi ini, yang mana bila aparat kepolisian sampai mengeluarkan STTPK maka kepolisian yang salah. Hanya saja diharapkan kepada seluruh paslon agar tetap mentaati standar protokol kesehatan, walaupun kepolisian tidak mengeluarkan STTPK.
d. Adanya larangan kegiatan kampanye dalam bentuk lain yaitu perlombaan, dalam pelaksanaanya, kami mendapati adanya perlombaan yang disponsori oleh salah satu pasangan calon namun perlombaan tersebut perlombaan dalam bentuk gameonline;
e. Tidak adanya pengaturan terkait Posko Tim Pemenangan Pasangan Calon, yang mana untuk mengantisipasi adanya pelanggaran kampanye maupun pertimbangan lainnya, maka Bawaslu bersama KPU, Petugas Penghubung dan pihak kemanan bersepakat, agar pendirian posko Tim Pemenangan dibatasi dengan ketentuan 8