Lokasi KKN:
Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli
Oleh:
Nama : Amanda Mellyuana NIM 2214101031
Prodi : Ilmu Hukum
Fakultas : Hukum dan Ilmu Sosial
PUSAT KULIAH KERJA NYATA
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
TAHUN 2024
LEMBAR PENGESAHAN
PROGRAM INDIVIDU / PROGRAM KELUARGA ASUH
Nama : Amanda Mellyuana
NIM 2214101066
Prodi/Fakultas : Ilmu Hukum/Hukum dan Ilmu Sosial Lokasi KKN
Desa : Sekardadi
Kecamatan : Kintamani
Kabupaten : Bangli
Provinsi : Bali
Nama Kepala Desa : I Wayan Suardanayasa, S.Pd Nama Dosen Pembimbing : I Wayan Treman, S.Pd., M.Sc. Jarak PT ke Desa (km) : 59 km
Bangli, … Agustus 2024
Pelaksana Mengetahui,
Dosen Pembimbing
Amanda Mellyuana I Wayan Treman, S.Pd., Msc
NIM. 2214101066 NIP.
Mengetahui, Kepala Desa
I Wayan Suardanayasa, S.Pd
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadiran Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan laporan Keluarga Asuh Kuliah Kerja Nyata (KKN) Undiksha tahun 2024 yang bertempat di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli tepat pada waktunya. Laporan ini disusun sebagai hasil dari kegiatan program kerja di Keluarga Asuh yang dilakukan selama kurang lebih 4 minggu di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, dengan memenuhi syarat untuk mengikuti Ujian KKN.
Penulis menyadari bahwa pelaksanaan KKN dan tersusunnya laporan KKN ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, sudah seharusnya penulis menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada semua pihak yang telah membantu, baik secara materiil maupun nonmaterial. Oleh karena itu, melalui kesempatan yang baik ini, penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Bapak Prof. Dr. Wayan Lasmawan, M. Pd., selaku Rektor Universitas Pendidikan Ganesha yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menempuh kuliah di Universitas Pendidikan Ganesha.
2. Ibu Dr. Ni Wayan Marti, S.Kom., M. Kom., selaku Ketua LPPM Undiksha Singaraja selaku lembaga yang menjadi naungan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata.
3. Bapak dan Ibu panitia pelaksana Kuliah Kerja Nyata Universitas Pendidikan Ganesha yang telah memberikan pengarahan dan bimbingan selama proses pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata.
4. Bapak I Wayan Treman, S.Pd., M.Sc., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, yang senantiasa meluangkan waktu guna memberikan arahan dan bimbingan selama proses pelaksanaan KKN.
5. Bapak I Wayan Suardanayasa, S.Pd., selaku kepala Desa Sekardadi yang telah bersedia menerima dan memfasilitasi kegiatan KKN di Desa Sekardadi.
6. Seluruh Kepala Wilayah Banjar Pule, Banjar Sekardadi, Banjar Tinga, yang telah menerima dan memfasilitasi program kerja Keluarga Asuh, dari masing-masing KKN Undiksha.
7. Keluarga … sebagai Keluarga Asuh beserta anak-anaknya yang telah meluangkan waktunya untuk belajar.
iii
8. Rekan-rekan mahasiswa KKN Sekardadi yang selalu memberikan dukungan dan semangat selama melaksanakan KKN, serta pihak-pihak lain yang tidak bisa disebutkan satu persatu yang tentunya turut membantu dalam penyusunan laporan ini.
Program kerja dan laporan ini telah dibuat semaksimalnya, tetapu keterbatasan yang ada sehingga membuat laporan ini masih kurang sempurna. Oleh karena itu sangat diharapkan kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan laporan ini. Semoga laporan ini bermanfaat bagi para pembaca.
Sekardadi,…. Agustus 2024
Penulis
DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN PROGRAM INDIVIDU / PROGRAM KELUARGA ASUH. .ii
KATA PENGANTAR... ii
DAFTAR ISI...v
BAB I PENDAHULUAN...1
1.1 Data Keluarga Asuh... 1
1.2 Rumusan Kebutuhan / Masalah...2
1.3 Tujuan...3
1.4 Manfaat Program... 3
BAB II PROGRAM DAN KALENDER KERJA...4
2.1 Program Kerja...4
2.2 Indikator Capaian...5
2.3 Kalender Kerja... 5
BAB III PELAKSANAAN PROGRAM...8
3.1 Hasil yang Dicapai... 8
3.2 Hambatan Pelaksanaan Program...8
BAB IV PENUTUP... 9
4.1 Kesimpulan...9
4.2 Saran...9
LAMPIRAN - LAMPIRAN...10
Lampiran 1 : Buku Catatan Harian Program Individu...10
Lampiran 2 : Foto – foto Kegiatan... 10
v
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Data Keluarga Asuh
Berdasarkan hasil data dalam Karrtu Keluarga serta wawancara terhadap keluarga asuh, dapat diperoleh data sebagai berikut :
a. Nama Ayah : I Nengah Rupa
Jenis Kelamin : Laki – laki
Tempat dan Tanggal Lahir : Sekardadi, 04 April 1981
Agama : Hindu
Pendidikan : SD/Sederajat
Jenis Pekerjaan : Petani/Pekebun
b. Nama Ibu : Ni Wayan Rangin
Jenis Kelamin : Perempuan
Tempat dan Tanggal Lahir : Sekardadi, 30 Desember 1985
Agama : Hindu
Pendidikan : SD/Sederajat
Jenis Pekerjaan : Petani/Pekebun
c. Nama Anak : Ni Wayan Sumarni
Jenis Kelamin : Perempuan
Tempat dan Tanggal Lahir : Sekardadi, 24 Mei 2004
Agama : Hindu
Pendidikan : SLTP/Sederajat
Jenis Pekerjaan : Pelajar/Mahasiswa
d. Nama Anak : Ni Kadek Purnami Asih
Jenis Kelamin : Perempuan
Tempat dan Tanggal Lahir : Bangli, 22 Oktober 2010
Agama : Hindu
Pendidikan : Belum tamat SD/Sederajat
Jenis Pekerjaan : Pelajar/Mahasiswa
1.2 Rumusan Kebutuhan / Masalah Kondisi Keluarga Asuh
I Nengah Bongkok adalah salah satu penduduk di Dusun Pule, Desa Sekardadi yang tinggal bersama anak, menantu serta cucu – cucunya, Kakek Bongkok ini sehari – hari bekerja menjadi Pekebun di ladang nya sendiri dan juga dibantu oleh anak laki – lakinya yang bernama bapak Rupa, Kakek bongkok memiliki 2 cucu dari anak laki – lakinya dan salah satunya adalah Ni Kadek Purnami Asih yang saat ini masih duduk di bangku SMP kelas 2. Purnami merupakan anak yang baik dan juga sopan, bahkan disaat penulis menjelaskan program kerja Penyuluhan Anti Bullying ini purnami terlihat sangat tertarik dan juga bersemangat.
Namun dalam Kartu Keluarga (KK) belum diperbaharui sehingga untuk jenjang Pendidikan anak terbaru belum terdaftar di dalam Kartu Keluarga (KK). Kegiatan sehari – hari yang dilakukan oleh Kakek Bongkok, Bapak Rupa dan juga Ibu Sumarni adalah berkebun di ladang jeruk yang dimiliki oleh keluarga kakek Bongkok ini sendiri.
Berdasarkan obervasi langsung yang telah saya lakukan kerumah keluarga yang bertempat di Dusun Pule, Desa Sekardadi dapat dirumuskan beberapa kebutuhan yang diharapkan dapat menunjang kebutuhan keluarga asuh dalam bidang pengembangan sumber daya manusia/Pendidikan yaitu :
a. Memberikan penyuluhan mengenai Anti Bullying dan dampak dari bullying itu sendiri kepada Ni Kadek Purnami Asih dengan melaksanakan penyuluhan tersebut di rumah keluarga asuh.
b. Selain itu penulis juga akan melakukan pengecekan kesehatan kepada kakek I Nengah Bongkok yang akan dibantu dengan teman sejawat penulis.
Pengecekan kesehatan yang dilakukan adalah mengecek hipertensi dan juga gula darah.
Berdasarkan perumusan kebutuhan diatas, maka masalah – masalah yang dihadapi oleh keluarga asuh sebagai program KKN di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli adalah sebagai berikut :
vii
a. Anak asuh yang saat ini memasuki masa SMP yang dimana di masa itu biasa kita sebut dengan masa Pubertas dan masa labil yang bisa menyebabkan emosi yang belum stabil dan mudah terkena pengaruh buruk dari lingkungan sekitar.
b. Kakek I Nengah Bongkok yang sehari – hari berkegiatan sebagai pekebun di usia nya yang sudah tidak muda lagi diperlukan adanya cek kesehatan yang bertujuan untuk memastikan kesehatan kakek yang usianya sudah bisa terbilang tua.
1.3 Tujuan
Mengingat kebutuhan dan masalah diatas, juga pertimbangan waktu, biaya dan kemampuan yang dimiliki oleh mahasiswa KKN dan kondisi dari anak itu sendiri, maka dapat dirumuskan tujuan sebagai berikut :
a. Mengupayakan anak asuh agar lebih mengetahui apa itu bullying dan bagaimana dampaknya. Khususnya bagi Ni Kadek Purnami Asih.
b. Mengupayakan agar kesehatan kakek I Nengah Bongkok tetap terjaga dengan melakukan pengecekan kesehatan.
1.4 Manfaat Program
Adapun manfaat dari program ini antara lain 1. Bagi mahasiswa KKN Undiksha
Manfaat yang diperoleh setelah program yang direncanakan diterapkan pada keluarga asuh adalah mahasiswa memiliki pengetahuan sosial khususnya dapat menyesuaikan diri dan bersosialisasi dengan masyarakat di lingkungan baru. Selain itu, manfaat yang didapat adalah mahasiswa memiliki kesempatan untuk lebih memahami isu sosial yang serius seperti bullying ini dengan begitu mahasiswa akan menjadi lebih peka terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat khususnya anak – anak dan remaja.
2. Bagi keluarga asuh
Dengan terlaksananya program yang direncanakan di keluarga asuh, kebutuhan keluarga asuh dalam bidang pengembangan sumber daya manusia dapat terpenuhi dan dapat direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dan dengan ini diharapkan anak asuh akan menjadi lebih sadar akan pentingnya peran mereka dalam mencegah bullying di lingkungan sekitarnya.
BAB II
PROGRAM DAN KALENDER KERJA
2.1 Program Kerja
Penyusunan program kerja dilakukan mendukung pelaksanaan kegiatann Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sekardadi, setelah mengadakan observasi dan wawancara langsung dengan Keluarga Asuh tepatnya Ni Kadek Purnami Asih, diperlukan adanya penyusunan program kerja yang mengedukasi mengenai bullying yang bertujuan untuk membuka wawasan anak asuh dan juga memperbaiki pola pikir anak asuh mengenai bullying ini.
Belum stabilnya emosi anak di usia 14 Tahun yang saat ini masih duduk di bangku SMP terbilang masih labil, sangat mudah terkena pengaruh negatif dari lingkungan sekitarnya. Maka dari itu diperlukan adanya edukasi mengenai Anti Bullying ini yang diharapkan bisa lebih membuka wawasan anak asuh mengenai bullying agar bisa menghindari hal negatif ini.
Desa : Sekardadi
Kecamatan : Kintamani
Kabupaten : Bangli
a. Tema : Pengembangan sumber daya manusia/Pendidikan
b. Nama Program : Penyuluhan Anti Bullying Untuk Menciptakan Lingkungan Sekolah yang Aman
c. Rasional :
Secara umum memberikan penjelasan mengenai pentingnya menjauhi tindak bullying karena akan terdapat dampak buruk bagi diri sendiri dan juga orang lain.
Bullying merupakan fenomena sosial yang telah lama menjadi masalah di berbagai tingkatan pendidikan. Menurut berbagai penelitian, perilaku bullying di sekolah dapat berdampak negatif tidak hanya pada korban, tetapi juga pada pelaku dan saksi yang terlibat. Dampaknya meliputi penurunan prestasi akademik, masalah psikologis seperti depresi dan kecemasan, serta risiko meningkatnya kekerasan di masa depan.
Sebagai mahasiswa yang terlibat dalam KKN, kami memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi pada upaya pencegahan bullying di lingkungan sekolah. Program ini dirancang dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan kondusif bagi seluruh siswa. Dan didalam program kerja ini mahasiswa KKN Undiksha 2024 akan terlibat sebagai fasilitator sekaligus pembimbing bagi keluarga asuh dalam pelaksanaan kegiatan
ix
penyuluhan Anti Bullying.
Metode Pelaksanaan :
Menyiapkan materi yang akan disampaikan untuk anak asuh
Menyampaikan materi tentang Anti Bullying
Memberikan pemahaman dengan menggunakan bahasa yang lebih mudah dipahami
Memberikan sesi tanya jawab jikalau ada materi yang kurang dimengerti
Memberikan studi kasus dan juga kesimpulan agar lebih mudah dimengerti Alokasi Waktu :
Total alokasi waktu dalam pelaksanaan program kerja penyuluhan Anti Bullying untuk menciptakann lingkungan sekolah yang aman adalah selama 2 jam di setiap pertemuan nya.
Program ini dilaksanakan selama 5 kali pertemuan sehingga total alokasi waktunya adalah 10 jam.
2.2 Indikator Capaian
Adapun indikator capaian program ini adalah setelah melakukan penyuluhan/bimbingan ini diharapkan Anak dalam keluarga asuh dapat lebih memahami apa itu bullying dan juga meningkatkan kesadaran tentang apa itu bullying, bentuk-bentuknya dan dampaknya baik terhadap korban pelaku dan lingkungan sekitar sehingga dapat mengembangkan rasa empati dan pengertian terhadap perasaan orang lain, sehingga individu lebih peduli dan bertindak lebih bijaksana. Diharapkan juga anak asuh ini akan menyebarluaskan kepada lingkungan sekitar informasi tentang bagaimana mengindentifikasi dan mencegah bullying sebelum hal tersebut terjadi.
2.3 Kalender Kerja
Kalender kerja merupakan pedoman awal yakni jadwal yang akan digunakan sebagai pedoman dalam memberikan materi. Kegiatan yang dilaksanakan dalam program kerja ini adalah sebagai berikut :
Juli 2024
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31
Tabel 1.
Agustus 2024
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31
Tabel 2.
Keterangan :
Observasi :
Wawancara :
Pelaksanaan Program Kerja :
Evaluasi :
Rincian Jenis dan Waktu Kegiatan
Hari, Tanggal Waktu Kegiatan
H Selasa, 23 Juli 2024 11 11.00 – 13.00O Observasi keluarga asuh bersama dengan Kepala Dusun
Rabu, 31 Juli 2024
Selasa, 6 Agustus 2024
17 16.00 – 18.00 H
17.00 – 19.00
Wawancara bersama dan pengenalan keluarga asuh ,sekaligus menanyakan mengenai data dan kondisi keluarga
Kunjungan untuk memperkenalkan
xi
program kerja
Rabu, 7 Agustus 2024 18 15.00 – 17.00 Kunjungan keluarga asuh dan pelaksanaan program kerja kelompok pemeriksaan lansia door to door sekaligus dengan cek kesehatan.
G Rabu, 14 Agustus 2024 17 14.00 – 16.00 Memberikan penyuluhan mengenai Anti Bullying
Kamis, 15 Agustus 202418 16.00 – 18.00 Kunjungan untuk mengobrol langsung dengan anak asuh dalam rangka menanyakann bagaimana kondisi di sekolah sekaligus bertanya mengenai tindak bullying yang terjadi disekolahnya dan memberikan solusi yang tepat Tabel 3.
BAB III
PELAKSANAAN PROGRAM 3.1 Hasil yang Dicapai
Program penyuluhan anti bullying ini bermanfaat untuk lebih membuka wawasan anak asuh dalam lingkungan sekitar khususnya pada pergaulan di umur yang masih terbilang belum stabil dalam hal emosi yang dimana akan lebih mudah untuk terkena pengaruh buruk. Dari adanya penyuluhan ini anak asuh menjadi lebih paham mana pengaruh lingkungan sekitar ke arah positif dan ke arah negatif. Selain itu anak asuh akan menjadi lebih peka dengan lingkungan sekitarnya dan bisa memberikan pengaruh positif kepada teman – teman sepantaran nya dengan menyebarkan info dari penyuluhan yang telah dilakukan khususnya mengenai anti bullying.
3.2 Hambatan Pelaksanaan Program
Dalam melakukan penyuluhan program kerja ini akan selalu ada hambatan – hambatan yang akan mempengaruhi proses berjalannya program kerja yang dijalankan, dari mulai anak asuh yang sulit ditemui karna memiliki beberapa kegiatan diluar sekolah dan juga beberapa kata atau kalimat yang sulit dimengerti oleh anak asuh. Solusi yang didapat dari permasalahan ini adalah, dalam menjalankan program kerja ini penulis harus menyesuaikan waktu senggang yang dimiliki anak asuh agar dapat memberikan penyuluhan ini dan juga penulis harus memberikan penjelasan lebih detail dengan menggunakan bahasa yang lebih mudah sesuai dengan wawasan yang dimiliki oleh anak asuh.
BAB IV xiii
PENUTUP 4.1 Kesimpulan
Adapun simpulan yang di dapat dari pelaksanaan program kerja penyuluhan Anti Bullying untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman khususnya pada anak di keluarga asuh adalah sebagai berikut.
1. Hasil – hasil kegiatan yang telah dilakukan dalam program keluarga asuh ini yakni memberikan penyuluhan Anti Bullying untuk memberikan pengertian kepada anak asuh akan pentingnya peduli dengan lingkungan sekitar yaitu dengan cara melakukan pencegahan bullying yang dapat berdampak negatif kepada diri sendiri dan juga orang lain.
2. Untuk mengatasi hambatan – hambatan yang terjadi, mahasiswa KKN sangat berusaha mengefisienkan waktu pelaksanaan program agar tidak mengganggu kegiatan anak asuh dan juga memberi contoh kasus dan pemahaman yang lebih rinci agar dapat mudah dimengerti oleh anak asuh.
4.2 Saran
Adapun saran yang dapat disampaikan antara lain ;
1. Untuk Anak Asuh dari pelaksanaan kegiatan ini, anak asuh diharapkan untuk menyebar luaskan informasi dan ilmu yang didapat agar semakin banyak anak muda yang terbuka pikiran nya mengenai Anti Bullying ini.
2. Untuk Masyarakat diharapkan mampu memberikan dukungan sosial dengan cara mendukung korban bullying dengan memberikan perhatian dan empati.
3. Untuk Kepala Desa diharapkan memfasilitasi program edukasi dengan cara mengadakan program edukasi dan sosialisasi di desa mengenai bullying dan juga dampaknya.
4. Untuk Aparat Pemerintah diharapkan melakukan pengawasan dan penegakan dengan cara mengawasi implementasi program Anti Bullying di sekolah – sekolah dan mengambil tindakan tegas terhadap sekolah yang tidak memenuhi aturan.
5. Untuk Mahasiswa KKN Berikutnya diharapkan bisa memastikan seluruh pihak terkait termasuk guru, orang tua, dan siswa, terlibat dalam program Anti Bullying ini sehingga bisa berjalan efektif dan berkelanjutan.
LAMPIRAN - LAMPIRAN
Lampiran 1 : Buku Catatan Harian Program Individu JURNAL HARIAN MAHASISWA
Nama : Amanda Mellyuana
Nim 2214101066
Jurusan/Fakultas : Hukum dan Kewarganegaraan/Hukum dan Ilmu Sosial
Lampiran 2 : Foto – foto Kegiatan
Gambar 1.
xv
Gambar 2.
Gambar 3.
xvii
Gambar 4.
Gambar 5.
xix