• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN KERJA PRAKTIK PT. MADUBARU PG-PS MADUKISMO DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA 11 JULI – 24 AGUSTUS 2022

N/A
N/A
Audi Nur Amartya

Academic year: 2023

Membagikan "LAPORAN KERJA PRAKTIK PT. MADUBARU PG-PS MADUKISMO DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA 11 JULI – 24 AGUSTUS 2022"

Copied!
89
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Tujuan Kerja Praktik

Manfaat Kerja Praktik

Waktu Pelaksanaan Kerja Praktik

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

Profil Perusahaan

Pada masa pemerintahan kolonial Belanda, sebelum agresi Perang Dunia II di wilayah Yogyakarta terdapat sekitar 17 pabrik gula, antara lain: PG Kedaton Pieret, PG Bantul, PG Tanjung Tirto, PG Gondanglipuro, PG Wonocatur, PG Randugunting, PG Demakijo, PG Medari , PG Sendangpitu, PG Rewulu, PG Gesikan, PG Barongan, PG Cebongan, PG Beran, PG Pundong, PG Sewu Galur dan PG Padokan. Awalnya pabrik gula ini berada di bawah kendali Pemerintah Belanda hingga pada tahun 1942 ketika Belanda menarik diri, pabrik gula tersebut dialihkan kepada Pemerintah Jepang. Namun setelah pemerintahan Indonesia membaik, Sultan Hamengkubuwono IX memulai pembangunan kembali pabrik gula di Daerah Istimewa Yogyakarta yang mulai dibangun pada tanggal 14 Juni 1955 di kawasan Pabrik Gula Padokan dalam bentuk Perseroan Terbatas (PT) bernama PT.

Pembangunan pabrik gula ini dilakukan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan pokok gula Yogyakarta, membuka lapangan kerja dan sebagai tempat pendidikan. Masa produksi tahunan pabrik gula ini sekitar 5-6 bulan dan beroperasi 24 jam/hari dengan kapasitas produksi gula SHS (Super High Sugar) I sekitar 40.000 ton per tahun, produksi alkohol 2500 juta. Madubaru PG-PS Madukismo pada awalnya dimiliki 75% oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan 25% oleh pemerintah Indonesia (Departemen Pertanian Republik Indonesia).

Madubaru PG-PS Madukismo bergabung dengan Perusahaan Negara (PN) di bawah Badan Pimpinan Umum Perusahaan Perkebunan Negara (BPU-PPN). Pada tahun 1966, BPU-PPN dibubarkan, sehingga PT Madubaru PG-PS kembali menjadi perusahaan swasta dengan Sri Hamengkubuwono IX sebagai ketuanya.

Visi Dan Misi PT. Madubaru-PG-PS Madukismo

Menempatkan pegawai dan pemangku kepentingan lainnya sebagai bagian terpenting dalam proses menciptakan keunggulan perusahaan dan mencapai nilai-nilai pemangku kepentingan.

Struktur Organisasi

Lokasi Perusahaan

Uap panas yang digunakan pada evaporator I berasal dari uap mill station dengan tekanan berkisar 0,6 𝑘𝑔/𝑐𝑚2. Steam yang digunakan sebagai steam pemanas pada Evaporator II berasal dari steam yang dihasilkan pada Evaporator I. Steam atau steam pemanas yang digunakan pada Unit IV berasal dari yang dihasilkan pada Evaporator III, dan pada Evaporator IV penurunan titik didihnya juga menggunakan udara vakum. air.

1 kg steam yang diumpankan ke dalam unit evaporator dapat digunakan untuk menguapkan air sebanyak 4 kg tergantung banyaknya unit evaporator yang digunakan. PG Madukismo menggunakan pabrik IPAL (Air Tercemar) untuk mengolah limbah cair hasil proses produksi. Baterai bekas atau rusak berasal dari kendaraan yang digunakan untuk operasional pabrik, misalnya truk tebu.

Steam bekas yang dihasilkan dari boiler digunakan sebagai steam pemanas pada evaporator I, sedangkan steam pemanas yang digunakan pada evaporator II sampai IV menggunakan steam yang dihasilkan dari evaporator sebelumnya. Di stasiun penguapan, kondensor digunakan untuk mengembunkan uap sari buah yang dihasilkan oleh badan penguapan akhir.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Analisa dan Pembahasan Tugas Umum

Produksi gula di PG Madukismo dimulai pada bulan Mei atau Juni selama 5-6 bulan dalam setahun. Bahan-bahan yang digunakan di PG Madukismo terdiri dari bahan baku utama berupa tebu dan bahan penolong seperti susu kapur, asam fosfat, belerang, flokulan dan NaOH. Proses produksi gula PG Madukismo dibagi menjadi beberapa stasiun proses yaitu; penggilingan, pemurnian, stasiun penguapan, kristalisasi, pembubutan dan penyelesaian akhir.

Untuk mengoptimalkan proses pemerahan di pabrik II, nira yang masuk disemprotkan dengan nira III yang dihasilkan dari pabrik III dengan menggunakan pompa. Nira mentah hasil proses penggilingan dimasukkan ke dalam timbangan Bolougne berkapasitas 5 ton yang bekerja secara otomatis dengan menutup katup tempat masuknya nira ketika beratnya mencapai 5 ton. Tujuan penambahan asam fosfat adalah untuk mengurangi kandungan susu jeruk nipis pada nira mentah dan untuk memperlancar proses pengendapan atau flokulasi sehingga nira yang dihasilkan akan lebih jernih.

Filtrat yang dihasilkan dari proses ini akan melalui proses repurifikasi, sedangkan filter cake akan diolah menjadi bahan kompos yang akan dikembalikan ke perkebunan tebu dengan menggunakan truk pengangkut. Gula D1 yang dihasilkan akan dicairkan kembali dan digunakan untuk memasak bahan C, sedangkan clare D akan digunakan kembali untuk memasak bahan D. Masak A akan diputar kembali hingga menghasilkan kristal SHS, gula yang dihasilkan akan dibawa ke stasiun finishing.

Proses pengolahan gula di PG Madukismo memerlukan beberapa utilitas yaitu produksi air, steam dan listrik. Di PG Madukismo, pasokan steam berasal dari 5 buah boiler tipe water tube yang berbahan bakar tebu yang telah digiling di dalam boiler house. Pasokan listrik ke PG Madukismo diperoleh dari 3 buah generator turbin uap yang dihasilkan dari ampas tebu dari stasiun penggilingan dan dari PLN.

Di PG Madukismo, filter cake yang dihasilkan ±4% dari berat tebu sekitar 120 ton. mengandung banyak senyawa kimia seperti nitrogen, magnesium oksida, kalsium oksida, dll. dengan persentase isi sebagai berikut :. Oleh karena itu, kue saring yang diproduksi di PG Madukismo diolah menjadi pupuk yang dicampur dengan abu boiler dan bahan lainnya untuk digunakan sebagai pupuk di perkebunan tebu pabrik dan sebagian dipasarkan ke petani komoditas lainnya. Limbah cair terkontaminasi yang dihasilkan di PG Madukismo merupakan limbah organik sehingga diolah dengan sistem biologis dengan bakteri INOLA 221 sebagai katalisnya.

Dari hasil sampel emisi gas buang di PG Madukismo terlihat bahwa parameter yang ditetapkan pemerintah mengenai gas buang sudah terpenuhi atau dengan kata lain emisi gas buang boiler PG Madukismo ramah lingkungan. Limbah bahan berbahaya atau B3 yang dihasilkan di PG Madukismo berupa oli bekas dan aki bekas.

Analisa dan Pembahasan Tugas Khusus

Pada evaporator jenis ini, larutan yang akan diuapkan berada di luar tabung horizontal dan uap akan mengalir di dalam tabung horizontal. Namun evaporator tipe multiple effect mempunyai kelemahan yaitu memerlukan pemasangan pada kondisi vakum pada evaporator. Evaporator efek ganda terdiri dari silinder vertikal yang dibangun di atas tabung calandria tempat terjadinya pertukaran panas di dalam evaporator.

Satuan berat uap pemanas yang memasuki evaporator calandria efek ganda pertama tanpa ventilasi akan menghasilkan penguapan satuan berat air jus di setiap evaporator (Hugot, 1960). Jadi evaporator multi efek yang mempunyai n efek tanpa pencampuran uap akan menguapkan n unit air sari per satuan berat uap pemanas yang dibutuhkan oleh perangkat. Distribusi penurunan tekanan pada evaporator multi-bagian diperlukan agar penurunan tekanan setiap evaporator kurang lebih sama, namun terdapat penurunan tekanan yang kecil dari evaporator pertama ke evaporator terakhir.

Pipa yang digunakan pada steam boiler biasanya terbuat dari bahan abrasif (campuran tembaga dan seng dengan perbandingan atau bisa juga dari bahan stainless steel (SS-304 atau SS-314), namun harganya lebih mahal. sirkulasi cairan pada badan evaporator kemudian ditempatkan sebuah tabung besar di antara deretan tabung pada steam boiler yang disebut dengan downcomer.Pilihan bahan konstruksi untuk sistem evaporasi tergantung pada cairan atau bahan yang digunakan dalam proses tersebut. , jenis peralatan yang digunakan dan saldo investasi modal awal terhadap biaya keusangan dan pemeliharaan.

Beberapa komponen lainnya hanya bersentuhan dengan satu jenis cairan, sehingga bahan yang digunakan hanya perlu kompatibel atau kompatibel dengan jenis cairan tertentu. Air yang diuapkan dari masing-masing nira hanya digunakan sebagai uap pemanas pada evaporator berikutnya dan tidak digunakan sebagai bleed. Air menguap pada efek evaporator I = x Air menguap pada efek evaporator II = x Air menguap pada efek evaporator III = x Air menguap pada efek evaporator IV = x + Jumlah air yang menguap = 4x.

Panas jenis nira pada evaporator II, III dan IV dapat ditentukan dengan menggunakan persamaan yang sama. 8 Hasil perhitungan massa nira yang keluar dan Brix pada evaporator Evaporator Cp (kkal/kgoC). d) Distribusi tekanan pada quadruple evaporator Tekanan uap yang digunakan = 0,22 kg/cm2. Selama proses evaporasi pada quadruple effect evaporator, Brix nira yang diperoleh masing-masing evaporator meningkat seiring dengan bertambahnya air yang diuapkan hingga tercapai Brix akhir sebesar 60% dengan perhitungan jumlah nira kg/jam (Tabel 3.6).

Pada evaporator II, III dan IV suhu cairan terus mengalami penurunan seiring dengan penurunan tekanan hingga mencapai 61,8139oC (Tabel 3.10). Menurut Hugot (1960), satuan berat uap pemanas yang masuk ke evaporator calandria pada evaporator multi efek pertama akan menghasilkan penguapan satuan berat air dari cairan di masing-masing evaporator.

PENUTUP

Kesimpulan

Untuk mempercepat proses produksi gula diperlukan unit-unit pendukung (perangkat) antara lain : unit air, unit steam, unit listrik, 4.

Saran

Geankoplis Christie John, 2018, Transport Processes and Principle of Separation Process, 5th Edition, New Jersey, Pearson Education International.

Referensi

Dokumen terkait