LAPORAN PENDAHULUAN
PRAKTIK PROFESI KEPERAWATAN DASAR (PPKD) KEBUTUHAN SPRITUAL
Disusun oleh : Nama : Selfiana NPM : 2314901110059
Kelompok : 23.B2/RG. Nilam Penyakit Dalam Preseptor Akademik :Dewi Nurhanifa.,S.Kep.M.Kep
Preseptor Klinik : Mahrita.,S.Kep.Ners
PROGRAM STUDI PROFESI NERS
FAKULTAS KEPERAWATAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANJARMASIN
TAHUN AKADEMIK 2023/2024
A. Definisi/ Deskripsi Konsep Kebutuhan Spritual
Menurut Florence Nightingale, Spiritual adalah proses kesadaran menanamkan kebaikan secara alami, yang mana meemukan kondisi terbaik bagi kualitas perkembangan yang lebih tinggi. Spiritual adalah kemampuan untuk mengalami dan mengintegrasikan makna dan tujuan dalam hidup melalui hubungan dengan diri sendiri, orang lain, ataupun dengan Tuhan Yang Maha Esa (Ernawati, 2012).
Spiritualitas dalam keperawatan, adalah konsep yang luas meliputi nilai, makna dan tujuan, menuju inti manusia seperti kejujuran, cinta, peduli, bijaksana, penguasaan diri dan rasa kasih; sadar akan adanya kualitas otoritas yang lebih tinggi, membimbing spirit, atau transenden yang penuh dengan kebatinan, mengalir dinamis seimbang dan menimbulkan kesehatan tubuh-pikiran-spirit.
B. Mekanisme fisiologis sesuai kebutuhan dalam bentuk skematik
C. Rencana asuhan klien dengan gangguan kebutuhan spritual 1. Riwayat Keperawatan
Tanyakan perihal perasaan dan keyakinan yang dianut tentang perilaku spritual individu sehari-hari, kebiasaan ibadah yang dijalankan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi spritual yang diyakini baik dari diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
D. Pemeriksaan penunjang (secara ringkas)
No Jenis Pemeriksaan Nilai Normal Manfaat
1 Hemoglobin Pria : 14-18 g/dL Wanita : 12-16 g/dL
Untuk mengetahui sel darah merah pada tubuh yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh
2 Hematokrit Pria : 42%-54%
Wanita : 38%-46%
Untuk mengukur persentase sel darah merah dalam tubuh
3 Leukosit 4.500-11.000 / ul Membantu mendiagnosis
penyakit infeksi dengan melihat kenaikan atau penurunan jumlah leukosit
4 Ureum Pria : 14-39 mg/dL
Wanita : 12-33 mg/dL
Untuk mengetahui fungsi ginjal dan status hidrasi
E. Diagnosa Keperawatan yang mungkin muncul
1. Diagnosa 1: Distress spritual (NANDA-I Domain 10, Kelas 3, 00066 Halaman 375) a) Definisi
Suatu keadaan menderita yang berhubungan dengan hambatan kemampuan untuk Resiko hambatan religiositas Distress spritual
Gangguan spritual Kecemasan
Fisik Psikospritual Sosio-kultural Lingkungan
Kebutuhan perawatan kesehatan Masalah kesehatan fisik
mengalami makna hidup melalui hubungan dengan diri sendiri, dunia, atau kekuatan yang maha tinggi.
b) Batasan karakteristik
- Mempertanyakan makna penderitaan
- Ketidakmampuan berpartisipasi dalam aktivitas keagamaan - Merasa hidup kurang bermakna
- Perasaan marah c) Faktor yang berhubungan
- Ansietas
- Harga diri rendah - Nyeri
- Stressor - Penyakit fisik
2. Diagnosa 2: Hambatan religiositas (NANDA-I Domain 10, Kelas 3, 00170, Halaman 373)
a) Definisi
Rentan mengalami gangguan kemampuan melatih kebergantungan pada keyakinan keagamaan dan/ atau berpartisipasi dalam ritual tradisi kepercayaan tertentu.
b) Batasan karakteristik - Ansietas
- Strategi koping tidak efektif - Merasa tidak aman
c) Faktor yang berhubungan - Hospitalisasi
- Penyakit F. Perencanaan
1. Diagnosa 1: Dukungan spritual (NIC Hal 101)
a) Tujuan dan Kriteria hasil (outcomes criteria) (NOC Hal 189) - Pasien mengetahui arti dan tujuan hidup
- Pasien mampu beribadah
- Kualitas keyakinan pasien membaik b) Intervensi keperawatan
- Gunakan komunikasi trapeutik dalam membangun hubungan saling percaya dan caring
- Perlakukan individu dengan hormat dan bermartabat
- Berikan privasi dan waktu-waktu yang tenang untuk dilakukanya kegiatan spritual.
- Berbagi mengenai keyakinan sendiri mengenai arti dan tujuan hidup dengan baik
- Dorong penggunaan sumber-sumber spritual jika diinginkan 2. Diagnosa 2: Peningkatan ritual keagamaan (NIC Hal 347)
a) Tujuan dan Kriteria hasil (outcomes criteria): (NOC Hal 189) - Kualitas keyakinan pasien membaik
- Perasaan kedamaian pasien membaik - Kepuasan spritual pasien meningkat b) Intervensi keperawatan
- Identifikasi keinginan pasien terhadap ekspresi keagamaan (misalnya, menyalakan lilin, berpuasa, dll)
- Dukung penggunaan dan partisipasi dalam ritual keagamaan yang biasa dilakukan atau praktik ritual yang tidak mengganggu kesehatan
- Perlakukan individu dengan rasa hormat dan bermartabat
- Berikan kesempatan untuk mendiskusikan berbagai sistem kepercayaan dan pandangan dunia akan hal tersebut
- Dengarkan dan kembangkan perasaan mengenai waktu untuk beribadah atau melakukan ritual keagamaan
G. Daftar Pustaka
Bulechek, G. M., Butcher, H. K., Dochterman, J. M., & Wagner, C. M. (2013). Nursing Interventions Classification (NIC).
Ernawati. (2012). Konsep dan Aplikasi Keperawatan dalam Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia. (A. Rifai, Ed.). Jakarta: Trans Info Media.
Herdman T Heather, & Kamitsuru Shigemi. (2018). NANDA-I Diagnosis Keperawatan.
Moorhead, S., Jihnson, M., Maas, M. L., & Swanson, E. (2013). Nursing Outcomes Classification (NOC).
Banjarmasin, 27 September 2023
Preseptor akademik, Preseptor klinik,
(...
.)
(...
.)