• Tidak ada hasil yang ditemukan

laporan - SIMAKIP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "laporan - SIMAKIP"

Copied!
49
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN

PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT (PKM)

PENYULUHAN PENGGUNAAN OBAT RASIONAL (POR) DALAM SWAMEDIKASI KEPADA MASYARAKAT RW 18 DESA CIJENGKOL

KECAMATAN SETU KABUPATEN BEKASI

Oleh :

Nining, M.Si., Apt. (0328118803/ Ketua) Yeni, M.Si., Apt. (0308049102/ Anggota)

PROGRAM STUDI FARMASI FAKULTAS FARMASI DAN SAINS

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF. DR. HAMKA TAHUN 2019

(2)

i

HALAMAN PENGESAHAN LAPORAN PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT

1. Judul : Penyuluhan Penggunaan Obat Rasional (POR) dalam Swamedikasi kepada Masyarakat RW 18 Desa Cijengkol Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi

2. Mitra Program PKM : 1. PKK RW 12 Desa Cijengkol

2. Ibu-ibu Yayasan Pendidikan Qotrunnada 3. Jenis Mitra : Mitra yang tidak produktif secara ekonomi 4. Sumber Daya Iptek : Rekayasa sosial

5. Ketua Tim Pengusul

a. Nama : Nining, M.Si., Apt.

b. NIDN : 0328118803

c. Jabatan/Golongan : Pangkat Penata I, III/a d. Program Studi/Fakultas : Farmasi/ Farmasi dan Sains

e. Perguruan Tinggi : Univ. Muhammadiyah Prof. DR. Hamka f. Bidang Keahlian : Kesehatan

g. Alamat

Rumah/Telp/Faks

: Perum. Griya Husada Asri Blok D1/3A, Cijengkol- Setu, Kab. Bekasi

h. No Handphone : 081224042122 i. E-mail : [email protected] 6. Anggota Tim Pengusul

a. Jumlah Anggota : Dosen 1 orang b. Nama Anggota I/bid

keahlian

: Yeni, M.Si., Apt./Kesehatan c. Mahasiswa yang

terlibat

: 1 orang 7. Lokasi Kegiatan/Mitra (1)

a. Wilayah Mitra : PKK RW 18 Desa Cijengkol b. Kabupaten : Bekasi

c. Provinsi : Jawa Barat d. Jarak PT ke lokasi mitra : 24,3 km

e. Alamat Mitra/Telp/Faks : RW 18 Desa Cijengkol Kec. Setu Kab. Bekasi 8. Lokasi Kegiatan/Mitra (2)

a. Wilayah Mitra : Yayasan Pendidikan Qotrunnada b. Kabupaten : Bekasi

c. Provinsi : Jawa Barat d. Jarak PT ke lokasi mitra : 24,3 km

e. Alamat Mitra/Telp/Faks : Perum. Griya Husada Asri, Desa Cijengkol Kec. Setu Kab. Bekasi

9. Luaran yang dihasilkan : Artikel ilmiah dan publikasi media online 10. Jangka waktu pelaksanaan : 3 Bulan

11. Biaya total : Rp. 7.500.000,00 a. LPPM UHAMKA : Rp. 7.500.000,00

(3)

ii

(4)

iii

(5)

iv

(6)

v RINGKASAN

Pengobatan sendiri atau swamedikasi (self medication) merupakan upaya yang paling banyak dilakukan oleh masyarakat untuk mengatasi keluhan atau gejala penyakit, sebelum mereka memutuskan untuk mencari pertolongan ke fasilitas pelayanan kesehatan/tenaga kesehatan. Bila penatalaksanaannya tidak rasional, swamedikasi dapat menimbulkan kerugian seperti kesalahan pengobatan karena ketidaktepatan diagnosis sendiri; penggunaan obat yang terkadang tidak sesuai karena informasi bisa didapat dari iklan obat di media; pemborosan waktu dan biaya apabila swamedikasi tidak rasional; dapat menimbulkan reaksi obat yang tidak diinginkan seperti sensitivitas, alergi, efek samping atau resistensi Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat mengenai obat yang rasional serta kegiatan pemberian informasi DAGUSIBU di lingkungan rumah tangga. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan dan adanya peningkatan pengetahuan terhadap penggunaan obat yang rasional serta peningkatan cara pemilihan obat yang dibuktikan dengan hasil pre-test dan post-test yang dilakukan pada saat kegiatan berlangsung.

(7)

vi

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena hanya dengan izin-Nya kami dapat menyelesaikan proposal Program Kemitraan Masyarakat yang berjudul “Penyuluhan Penggunaan Obat Rasional (POR) dalam Swamedikasi kepada Masyarakat RW 18 Desa Cijengkol Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi”.

Pada Kesempatan ini, kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada:

1. Bapak Prof. Dr. H. Gunawan Suryoputro, M.Hum., selaku Rektor UHAMKA

2. Ibu Prof. Dr. Nani Solihati, M.Pd. selaku ketua LPPM UHAMKA 3. Bapak Dr. Hadi Sunaryo., M.Si., Apt., selaku Dekan FFS UHAMKA 4. Ibu Kori Yati, M.Farm., Apt., selaku Ketua Program Studi Farmasi FFS

UHAMKA

5. Dosen-dosen FFS UHAMKA yang telah memberikan masukan

Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam proposal kegiatan ini, untuk itu kami mohon saran dan kritiknya dari berbagai pihak untuk penyempurnaan kegiatan yang akan kami lakukan. Semoga Program Kemitraan Masyarakat yang akan kami lakukan dapat bermanfaat bagi semua.

Jakarta, 15 September 2019

Penyusun

(8)

vii DAFTAR ISI

hal

LEMBAR PENGESAHAN ... i

SURAT PERJANJIAN PELAKSANAAN ... iii

RINGKASAN ... v

KATA PENGANTAR ... vi

DAFTAR ISI ... vii

BAB 1. PENDAHULUAN ... 1

1.1. Analisis Situasi ... 1

1.2. Permasalahan Mitra ... 2

BAB 2. TARGET DAN LUARAN ... 4

BAB 3. METODE PELAKSANAAN ... 5

BAB 4. KELAYAKAN PERGURUAN TINGGI ... 7

4.1. Kelayakan Perguruan Tinggi ... 7

4.2. Kualifikasi Tim Pelaksana ... 7

BAB 5. HASIL DAN LUARAN YANG DICAPAI ... 8

BAB 6. KESIMPULAN DAN SARAN ... 12

6.1. Kesimpulan ... 12

6.2. Saran ... 12

DAFTAR PUSTAKA ... 13

DAFTAR LAMPIRAN ... 14

Lampiran 1. Justifikasi Anggaran ... 14

Lampiran 2. Instrumen atau Materi Kegiatan ... 15

Lampiran 3. Personalia Tenaga Pelaksana dan Kualifikasinya ... 19

Lampiran 4. Luaran ... 24

Lampiran 5. Foto Dokumentasi Kegiatan ... 26

Lampiran 6. Daftar Hadir Peserta ... 29

Lampiran 7. Kuitansi Pengeluaran ... 33

Lampiran 8. Surat Pernyataan Kesediaan Kerjasama Mitra ... 40

(9)

1

BAB 1. PENDAHULUAN 1.1. Analisis Situasi

Pengobatan sendiri atau swamedikasi (self medication) merupakan upaya yang paling banyak dilakukan oleh masyarakat untuk mengatasi keluhan atau gejala penyakit, sebelum mereka memutuskan untuk mencari pertolongan ke fasilitas pelayanan kesehatan/tenaga kesehatan. Lebih dari 60% masyarakat mempraktekkan self medication ini, dan lebih dari 80% di antara mereka mengandalkan obat modern (Binfarmalkes Depkes RI, 2008). Data Susenas Badan Pusat Statistik juga menunjukkan bahwa lebih dari 60% masyarakat melakukan pengobatan sendiri. Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 menunjukkan bahwa 35,2% masyarakat Indonesia menyimpan obat di rumah tangga, baik diperoleh dari resep dokter maupun dibeli sendiri secara bebas, di antaranya sebesar 27,8%

adalah antibiotik (Kemenkes, 2013).

Swamedikasi biasanya digunakan untuk mengatasi keluhan-keluhan penyakit ringan yang banyak dialami masayarakat, seperti demam, nyeri, pusing, batuk, influenza, sakit maag, diare, penyakit kulit dan lain-lain. Swamedikasi dilakukan masyarakat untuk meningkatkan keterjangkauan pengobatan. Akan tetapi bila penatalaksanaannya tidak rasional, swamedikasi dapat menimbulkan kerugian seperti kesalahan pengobatan karena ketidaktepatan diagnosis sendiri;

penggunaan obat yang terkadang tidak sesuai karena informasi bisa didapat dari iklan obat di media; pemborosan waktu dan biaya apabila swamedikasi tidak rasional; dapat menimbulkan reaksi obat yang tidak diinginkan seperti sensitivitas, alergi, efek samping atau resistensi (Holt dan Edwin, 1986).

Cijengkol merupakan salah satu desa yang terletak di wilayah Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Desa ini memiliki luas wilayah 2,73 km2 dimana besarnya 5% dari total wilayah kecamatan. Batas wilayahnya sebelah utara berbatasan dengan kec. Tambun Selatan, sebelah timur dengan Kecamatan Lubang Buaya, sebelah selatan dengan Desa Burangkeng, dan sebelah barat dengan Kota Bekasi. Jumlah penduduk di Desa ini sebanyak 15.334 orang terdiri dari 7.652 laki-laki dan 7.682 wanita. Sarana kesehatan di Desa Cijengkol berjumlah 9 poliklinik/ balai pengobatan, 1 tempat praktek dokter, 15 tempat praktek bidan, 4 apotek, dan 3 toko obat/jamu dimana jumlahnya jauh lebih

(10)

2

banyak dibandingkan dengan desa lainnya di wilayah yang sama. Selain itu, terdapat 16 Posyandu yang memiliki aktivitas rutin 1 bulan sekali (Utama, 2018).

Salah satu perumahan yang terdapat di Desa Cijengkol adalah Perumahan Griya Husada Asri (GHA). Perumahan ini telah berdiri cukup lama yang sebelumnya bernama Perumahan Griya Husada Mandiri yang dimiliki oleh Koperasi RSUD Kota Bekasi. Perumahan yang terdiri dari 4 blok ini terdapat 3 Posyandu yang secara aktif melakukan aktivitas terkait kesehatan sebulan sekali.

Telah dilakukan pengisian kuisioner mengenai pengetahuan swamedikasi dari masyarakat yang ada di lingkungan Perumahan GHA. Kuisioner berisi pertanyaan-pertanyaan yang terkait dengan pengetahuan dalam penggunaan obat- obatan dalam rangka pengobatan sendiri. Hasilnya diperoleh bahwa masyarakat Perumahan GHA memiliki pengetahuan yang rendah terkait penggunaan obat- obatan yang rasional dalam melakukan swamedikasi atau self medication.

Uraian situasi diatas merupakan dasar mengapa perlu dilakukan penyuluhan tentang penggunaan obat yang baik dan benar kepada masyarakat Perumahan Griya Husada Asri, Desa Cijengkol Kabupaten Bekasi. Swamedikasi yang sering dilakukan masyarakat secara kebablasan dapat menyebabkan tujuan pengobatan tidak tercapai apabila dilakukan dengan tidak tepat dan tidak disertai dengan informasi yang memadai. Untuk itu masyarakat memerlukan informasi yang akurat dan dapat dipercaya, sehingga penentuan jenis dan jumlah obat yang diperlukan harus berdasarkan kerasionalan penggunaan obat. Disamping itu masyarakat harus memahami cara penggunaan, penyimpanan dan pembuangan obat secara benar di rumah tangga.

1.2. Permasalahan Mitra

Peran ibu dalam suatu keluarga sangatlah penting. Jika terdapat anggota keluarga yang sakit, biasanya ibulah yang pertama kali merawat dan mengobati yang sakit. Peningkatan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya ibu-ibu sangat penting dalam menunjang keberhasilan upaya peningkatan kualitas kesehatan warga masyarakat.

Berdasarkan analisis situasi, permasalahan yang dapat dirumuskan antara lain:

(11)

3

1. Pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan obat terutama antiobiotik dalam pengobatan penyakit secara mandiri masih rendah

2. Rendahnya pengetahuan tentang pemberian dosis bayi dan anak dari sediaan yang ada dirumah tangga.

(12)

4

BAB 2. TARGET DAN LUARAN Target luaran dari PKM ini dapat dilihat pada tabel 3.

Tabel 3. Target Capaian Luaran

No Jenis Luaran Indikator Capaian

Luaran Wajib

1 Publikasi ilmiah pada Jurnal ber ISSN/Prosiding jurnal Nasional

Jurnal Nasional Pengabdian ber ISSN

2 Publikasi pada media masa cetak/online/repocitory PT) Tidak ada 3 Peningkatan daya saing (peningkatan kualitas, kuantitas,

serta nilai tambah barang, jasa, diversifikasi produk, atau sumber daya lainnya )

Tidak ada 4 Peningkatan penerapan iptek di masyarakat

(mekanisasi, IT, dan manajemen)

Tidak ada 5 Perbaikan tata nilai masyarakat (seni budaya, sosial,

politik, keamanan, ketentraman, pendidikan, kesehatan)

Tidak ada Luaran Tambahan

1 Publikasi di jurnal internasional Tidak ada 2 Jasa; rekayasa sosial, metode atau sistem, produk/barang Tidak ada

3 Inovasi baru TTG Tidak ada

4 Hak kekayaan intelektual (Paten, Paten sederhana, Hak Cipta, Merek dagang, Rahasia dagang, Desain Produk Industri, Perlindungan Varietas Tanaman, Perlindungan Desain Topografi Sirkuit Terpadu)

Tidak ada

5 Buku ber ISBN Tidak ada

Adapun kriteria dan indikator keberhasilan pelatihan terlihat pada Tabel. 4.

Tabel 4. Kriteria dan Indikator Keberhasilan Pelatihan

No. Indikator Kriteria

1. Pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan obat terutama

antiobiotik dalam pengobatan penyakit secara mandiri

Peserta aktif mengemukakan pertanyaan dan jawaban selama pelatihan; minimal 75% hasil post test lebih baik dari hasil pre test

2. Kesesuaian materi pelatihan Materi penyuluhan sesuai dengan kebutuhan peserta untuk

meningkatkan pengetahuannya 3. Tingkat partisipasi peserta Jumlah partisipasi peserta pelatihan

mencapai target kegiatan yaitu sebanyak 30 orang

(13)

5

BAB 3. METODE PELAKSANAAN

Solusi permasalahan yang diberikan beserta indikator keberhasilan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini disajikan dalam Tabel 1.

Tabel 1. Permasalahan Mitra dan Metode Pendekatan yang Digunakan No Permasalahan Mitra Metode yang Digunakan

1 Pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan obat terutama antiobiotik dalam pengobatan penyakit secara mandiri masih rendah

Community Based Interactive Approach Method atau Metode Cara Belajar Insan Aktif (CBIA). Metode ini dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat yang didampingi oleh tutor untuk memandu diskusi serta narasumber yang berfungsi menjelaskan hal-hal yang tidak ditemukan jawabannya oleh peserta diskusi.

2 Rendahnya pengetahuan tentang pemberian dosis bayi dan anak dari sediaan yang ada dirumah tangga.

Pemberian informasi tentang perhitungan dan pemberian obat pada bayi atau anak dari berbagai jenis sediaan yang tersedia di rumah tangga

Metode Cara Belajar Insan Aktif (CBIA) adalah model edukasi pemberdayaan masyarakat agar lebih terampil memilih obat sehingga swamedikasi menjadi lebih efektif, aman, dan hemat biaya. Metode ini merupakan metode pembelajaran untuk para ibu rumah tangga agar lebih aktif dalam mencari informasi mengenai obat yang digunakan oleh keluarga. Informasi tersebut berguna bagi para ibu agar mampu mempertimbangkan promosi iklan obat di pasaran dan mengelola obat di rumah tangga secara benar. Selain itu juga, masyarakat membutuhkan informasi yang benar, jelas dan dapat dipercaya, agar penentuan kebutuhan, jenis, dan jumlah obat berdasarkan kerasionalan.

Pengetahuan tersebut di atas, dan pengetahuan tentang gejala serta cara mendiagnosis penyakit jarang sekali dikuasai oleh masyarakat. Masyarakat sering mendapatkan informasi obat melalui iklan obat, baik dari media cetak maupun media elektronik dan ini merupakan jenis informasi yang paling berkesan sangat mudah ditangkap serta sifatnya komersial. Akibat langsung yang dapat dirasakan adalah meningkatnya pola konsumsi obat di rumah tangga berupa pemakaian beberapa nama dagang obat yang mempunyai bahan aktif yang sama. Dampaknya adalah resiko terhadap kesehatan karena penggunaan obat secara salah dalam waktu yang lama serta resiko kontra indikasi. Disamping itu dari segi ekonomi hal ini merupakan suatu pemborosan (Helni, 2014).

(14)

6

Tujuan CBIA adalah terbentuknya kemampuan untuk menggali sumber informasi dan meningkatkan kebiasaan berpikir secara kreatif dan kritis sehingga mampu memecahkan masalah yang didasarkan pada proses belajar mandiri (self learning) (Suryawati, 2012).

Tahapan kegiatan dalam CBIA meliputi:

a. Kegiatan 1: Mengelompokkan obat menurut bahan aktifnya.

b. Kegiatan 2: Membaca teliti dan membandingkan informasi antar sediaan.

c. Kegiatan 3: Merangkum temuan kelompok.

Kemudian dilakukan pendistribusian brosur sebagai sarana promosi kesehatan dari pemateri yang dapat disosialisasikan lagi pada masyarakat umum lainnya. Proses pembelajaran secara aktif dan interaktif membuat metode ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam memilih obat, juga meningkatkan efisiensi penggunaan obat dalam rumah tangga, sehingga metode ini sangat potensial untuk dikembangkan sebagai bentuk pendidikan masyarakat untuk meningkatkan kualitas swamedikasi.

Jadwal persiapan dan pelaksanaan setiap jenis kegiatan yang tercantum dalam tabel rencana kegiatan terlaksana sesuai dengan waktu yang direncanakan.

Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 7 September 2019 dengan lokasi yang telah disiapkan oleh Mitra yaitu Aula kelas TPQ-TKIT Qotrunnada.

(15)

7

BAB 4. KELAYAKAN PERGURUAN TINGGI 4.1. Kelayakan Perguruan Tinggi

UHAMKA telah melaksanakan kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sejak awal didirikan. Sebagai sebuah perguruan tinggi yang lekat dengan nama kebangsaanya, UHAMKA dituntut untuk senantiasa memikirkan, membantu dan meningkatkan derajat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat di sekelilingnya. Oleh karena itu, keberadaan Lembaga Pemberdayaan dan Pengabdain pada Masyarakat (LPPM) menjadi penting dalam memberikan layanan kepada massyarakat.

Sebagai bagian dari UHAMKA, Program Studi Farmasi di Fakultas Farmasi dan Sains (FFS) juga berperan aktif dalam pengabdian masyarakat yang berfokus pada bidang kesehatan dan sediaan-sediaan farmasi. Oleh karena itu, Program Kemitraan Masyarakat “Penyuluhan Penggunaan Obat Rasional (POR) dalam Swamedikasi kepada Masyarakat RW 18 Desa Cijengkol Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi” dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan derajat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat tersebut baik dalam bidang kesehatan.

4.2. Kualifikasi Tim Pelaksana

Tim pengabdian masyarakat ini yang terdiri dari Nining, M.Si, Apt. dan Yeni, M.Si, Apt. yang merupakan dosen prodi Farmasi FFS UHAMKA. Tim pelaksana merupakan staf pengajar FFS yang juga berlatar belakang profesi sebagai Apoteker yang secara khusus memahami dan berkompeten dalam menjadi tutor dan narasumber yang berkaitan dengan permasalahan obat-obatan dan penggunaannya.

(16)

8

BAB 5. HASIL DAN LUARAN YANG DICAPAI 5.1. Hasil

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di wilayah Desa Cijengkol Kecamatan Setu yang melibatkan orangtua murid, guru-guru TKIT-TPQ Qotrunnada dan masyarakat RW 18. Kegiatan penyuluhan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat yang meliputi obat antibiotik, self medication, serta dagusibu dilaksanakan di Ruang Kelas TKIT-TPQ Qotrunnada.

a. Sosialisasi Kegiatan

Kegiatan sosialisasi kepada kepala sekolah dan guru di TKIT-TPQ Qotrunnada dan ketua RW 18 wilayah Desa Cijengkol Kecamatan Setu dilaksanakan sebelum hari H penyuluhan. Dalam kegiatan tersebut, tim pelaksana menyampaikan mengenai tujuan dilaksanakannya kegiatan penyuluhan, jadwal kegiatan, dan kontribusi orang tua murid serta masyarakat terhadap berlangsungnya kegiatan tersebut. Pihak kepala sekolah dan ketua RW sangat antusias dengan akan diadakannya kegiatan tersebut karena dirasa akan sangat bermanfaat dan belum pernah ada kegiatan sejenis sebelumnya. Rangkaian kegiatanpun disepakati untuk dilaksanakan di Ruang Kelas di TKIT-TPQ Qotrunnada yang memiliki kapasitas 150 orang.

b. Achieve Motivation Training

Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memotivasi para guru, orangtua murid, dan sebagian masyarakat yang hadir pada kegiatan untuk menjadi trainer mengenai penggunaan obat yang baik, benar, dan rasional. Kegiatan ini juga bertujuan agar para peserta menyampaikan ilmu yang telah didapat serta dapat memotivasi orang lain di lingkungan sekolah dan masyarakat.

c. Pelaksanaan Kegiatan

Jumlah peserta yang hadir untuk mengikuti penyuluhan sebanyak 52 orang.

Hal ini membuktikan bahwa salah satu target keberhasilan kegiatan tercapai dimana target awal peserta sebanyak 30 orang. Peserta yang hadir terbagi menjadi beberapa karakter yaitu orangtua murid TKIT-TPQ Qotrunnada, ibu-ibu pengajian dalam satu kecamatan yang sama, dan masyarakat RW 18 yang tinggal di Perumahan Griya Husada Asri.

(17)

9

Sebelum diberikan materi, para peserta diberikan lembaran pre-test berisi pertanyaan-pertanyaan yang harus diisi untuk mengukur sejauh mana pengetahuan terkait dengan materi yang akan disampaikan. Kemudian setelah diberikan materi, peserta kembali diberikan lembaran post-test untuk mengukur keberhasilan penyampaian materi. Hasil post-test menunjukkan adanya peningkatan nilai rata- rata dibandingkan nilai pre-test yang tim panitia telah buat.

Hasil analisis skewness dan kurtosis dari hasil pretest dan posttest peserta adalah sebagai berikut:

Statistics

Pretest Posttest

N Valid 46 46

Missing 0 0

Skewness -.778 -1.040

Std. Error of Skewness .350 .350

Kurtosis -.463 .105

Std. Error of Kurtosis .688 .688

Nilai Z pada skewness adalah -0,778 dimana nilainya < 1,96 dan nilai Z pada kurtosis adalah -0,463 dimana nilainya < 1,96. Berdasarkan nilai tersebut, disimpulkan bahwa data terdistribusi normal.

Selanjutnya, hasil analisa uji-t berpasangan dari hasil pretest dan posttest peserta adalah sebagai berikut:

Paired Samples Statistics

Mean N Std. Deviation Std. Error Mean

Pair 1 Pretest 91.96 46 9.097 1.341

Posttest 95.43 46 6.221 .917

Paired Samples Correlations

N Correlation Sig.

Pair 1 Pretest & Posttest 46 .358 .015

Dari tabel pertama diatas, dapat dilihat nilai rata-rata pretest 91,96 dengan SD 9,097 sedangkan posttest 95,43 dengan SD 6,221 dari 46 peserta yang mengisi kuisioner. Karena nilai rata-rata posttest lebih besar daripada pretest; 95,43 >

91,96; maka artinya secara deskriptif ada perbedaan rata-rata pretest dan posttest.

Selanjutnya, data tabel kedua diatas menunjukkan hasil uji korelasi atau hubungan

(18)

10

antara kedua data. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,358 dengan nilai signifikansi sebesar 0,015. Karena nilai Sig. 0,015 > probabilitas 0,05, maka dapat dikatakan bahwa tidak ada hubungan antara variabel pretest dan posttest.

Paired Samples Test

Paired Differences

t df

Sig. (2- tailed) Mean

Std.

Deviation

Std.

Error Mean

95% Confidence Interval of the

Difference Lower Upper Pair

1

Pretest - Posttest

- 3.478

8.998 1.327 -6.150 -.806 -

2.622

45 .012

Berdasarkan tabel output “Paired Sample Test” diatas, diketahui nilai Sig.

(2-tailed) adalah sebesar 0,012 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata hasil pretest dan posttest yang artinya ada pengaruh pemberian penyuluhan mengenai penggunaan obat rasional (POR) dalam swamedikasi.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan terlihat dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan peserta terkait dengan permasalahan-permasalahan yang ditemui sehari-hari mengenai penggunaan obat baik untuk diri sendiri maupun untuk keluarganya.

Adapun kriteria dan indikator keberhasilan dilaksanakannya pelatihan ini terlihat pada Tabel 5.

Tabel 5. Kriteria dan Indikator Keberhasilan Pelatihan

No. Indikator Kriteria Hasil

1. Pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan obat terutama antiobiotik dalam pengobatan penyakit secara mandiri

Peserta aktif mengemukakan pertanyaan dan jawaban selama pelatihan; minimal 75% hasil post test lebih baik dari hasil pre test

Terpenuhi

2. Kesesuaian materi pelatihan Materi penyuluhan sesuai dengan kebutuhan peserta untuk meningkatkan pengetahuannya

Terpenuhi 3. Tingkat partisipasi peserta Jumlah partisipasi peserta

pelatihan mencapai target kegiatan yaitu sebanyak 30 orang

Terpenuhi

(19)

11 5.2. Luaran yang Dicapai

Hasil luaran saat ini untuk PKM adalah sebagai berikut:

1. Publikasi ilmiah di Jurnal pengabdian ber ISSN dengan judul “Penyuluhan Penggunaan Obat Rasional (POR) dalam Swamedikasi kepada Masyarakat RW 18 Desa Cijengkol Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi” sudah dalam proses submit ke Jurnal ABDINUS dengan ISSN (online) 2599-0764.

2. Publikasi media massa online di www.koranmu.com dengan judul “Dosen Farmasi UHAMKA lakukan penyuluhan tentang obat di Cijengkol” dan tautan alamat https://www.koranmu.com/2019/09/dosen-farmasi-uhamka-lakukan- penyuluhan.html.

(20)

12

BAB 6. KESIMPULAN DAN SARAN 6.1. Kesimpulan

Kegiatan pengabdian yang berjudul Penyuluhan Penggunaan Obat Rasional (POR) dalam Swamedikasi dilaksanakan dengan sasaran guru-guru, orangtua murid dan masyarakat RW 18 di wilayah Desa Cijengkol Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi telah selesai dilaksanakan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat mengenai obat yang rasional serta kegiatan pemberian informasi DAGUSIBU di lingkungan rumah tangga. Hasil dari kegiatan tersebut yaitu adanya peningkatan pengetahuan terhadap penggunaan obat yang rasional serta peningkatan cara pemilihan obat yang dibuktikan dengan hasil pre-test dan post-test yang dilakukan pada saat kegiatan berlangsung.

6.2. Saran

Kedua mitra sangat merespon positif terhadap kegiatan-kegiatan sejenis.

Jika memungkinkan bisa dijalin kerjasama kembali, kegiatan sejenis dengan tema berbeda yang masih terkait dengan bidang farmasi.

(21)

13

DAFTAR PUSTAKA

Dirjen Bina Kefarmasian dan Alkes Depkes RI. 2008. Materi Pelatihan Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Memilih Obat Bagi Tenaga Kesehatan, Jakarta.

Helni. 2014. Pengaruh Metode CBIA (Cara Belajar Ibu Aktif) Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan pada Swamedikasi di Kota Jambi. Jurnal Penelitian Universitas Jambi, vol 16, no 1, halm 81-86.

Holt, G.A. dan Edwin, L.H. 1986. The Pros and Cons of Self-Medication.

Journals of Pharmaceutical Technology. 213-8.

Kemenkes. 2013. Riset Kesehatan Dasar 2013. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.

Suryawati, Sri. 2012. Meningkatkan Keterampilan Memilih Obat Dengan Metode CBIA, Pusat Studi Farmakologi Klinik dan Kebijakan Obat UGM, Yogyakarta.

Utama, M.A.B. 2018. Kecamatan Setu dalam Angka 2018. Bekasi: Badan Pusat Statistik Kabupaten Bekasi.

(22)

14 LAMPIRAN Lampiran 1. Justifikasi Anggaran

1. Honorarium

Honor* Honor (Rp.) Satuan Total (Rp.)

Penyusunan proposal - 1 300.000,00

Narasumber (internal) 750.000,00 2 1.500.000,00

Panitia pembantu pelaksana (eksternal) 100.000,00 4 400.000,00

Sub Total (Rp.) 2.200.000,00

2. Belanja Bahan Habis Pakai

Item Bahan Volume Satuan Harga (Rp.) Total (Rp.)

Layar infokus 3 1 25.000,00 75.000,00

Spanduk 3 1 25.000,00 75.000,00

Pencetakan leaflet 3 100 1.000,00 300.000,00

Print, fotokopi dan jilid (1) proposal - 2 50.000,00 100.000,00

Print, fotokopi lembar soal 1 100 30.000,00 30.000,00

Print, fotokopi dan jilid (2) laporan

monev - 2 41.500,00 83.000,00

Print, fotokopi dan jilid (3) laporan

lengkap - 2 50.000,00 100.000,00

Alat dapur dan sheet mask (doorprize) - 20 - 347.000,00

Publikasi artikel - - - 540.000,00

Pulpen 3 12 20.000,00 60.000,00

Training kit obat-obatan 1 5 350.000,00 1.750.000,00

Sub Total (Rp.) 3.430.000,00

3. Perjalanan

Item Bahan Volume Satuan Harga (Rp) Total (Rp)

Transport survei 2 2 200.000,00 800.000,00

Transport monev 1 2 150.000,00 300.000,00

Sub Total (Rp.) 1.100.000,00

4. Sewa

Item Bahan Volume Satuan Harga (Rp) Total (Rp)

Tempat 1 hari 1 300.000,00 300.000,00

Sound system 1 hari 1 150.000,00 150.000,00

Uang kebersihan dan keamanan 1 hari 1 150.000,00 150.000,00

Jasa dokumentasi 1 1 170.000,00 170.000,00

Sub Total (Rp.) 770.000,00

TOTAL ANGGARAN YANG DIPERLUKAN SELURUHNYA (Rp.) 7.500.000,00

* sudah termasuk PPN 10%

(23)

15 Lampiran 2. Instrumen atau Materi Kegiatan Spanduk

Materi Kegiatan

(24)

16

(25)

17

(26)

18

Leaflet

(27)

19

Lampiran 3. Personalia Tenaga Pelaksana dan Kualifikasinya A. Identitas Ketua

1. Identitas Diri

1 Nama lengkap Nining, M.Si, Apt.

2 Jenis Kelamin P

3 Jabatan Fungsional -

4 NIDN 0328118803

5 Tempat dan Tanggal Lahir Bandung, 28 November 1988

6 E-mail [email protected]

7 No HP 081224042122

8 Alamat kantor Islamic Center, Jl. Delima II/IV, Jakarta Timur 13460

9 Nomor Telepon/Faks 021-8611070, 86609772 10 Lulusan yang telah dihasilkan 2 orang

11 Mata kuliah yang diampu 1. Farmasi Fisika

2. Sistem Penghantaran Obat 3. Teknologi Sediaan Solid 4. Praktikum Farmasi Fisika 5. Praktikum Farmasetika Dasar 2. Riwayat Pendidikan

S-1 S-2

Nama PT Universitas Padjadjaran Institut Teknologi Bandung

Bidang Ilmu Farmasi Teknologi Farmasi

Tahun Masuk – Lulus 2007 – 2011 2012 – 2015

Judul Skripsi/Tesis Formulasi Tablet Hisap Ekstrak Daun Pegagan (Centella asiatica L. Urb.) sebagai Nicotine

Replacement Therapy pada Pecandu Rokok

Pengeringan Ekstrak Kelopak Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) melalui Mikroenkapsulasi dengan Maltodekstrin Metode Semprot Kering Nama

Pembimbing/Promotor

1. Drs. Dolih Gozali, M.Si.

2. Yoga Windu Wardhana M.Si, Apt.

1. Prof. Dr. rer. nat. Sundani Nurono Suwandi

2. Dr. Saleh Wikarsa

3. Pengalaman Penelitian 5 tahun terakhir

No. Tahun Judul penelitian Pendanaan

Sumber Jumlah 1 2017 Karakterisasi Kolagen Larut Asam

dari Kulit Ikan Kakap Merah (Lutjanus sp.) sebagai Alternatif Eksipien Halal

Lemlit UHAMKA

7.000.000,-

(28)

20 2 2018 Pemanfaatan Pektin Kulit Jeruk

Bali, Eugenol dan Asam Oleat sebagai Eksipien dalam Formula Edible Film Dekstrometorfan Hidrobromida

Lemlit UHAMKA

14.000.000,-

3 2019 Homology Modeling Epitop Mutan Protein Kirsten Rat Sarcoma (Kras) G12d, G12v Dan G12r sebagai Kandidat Vaksin Adenokarsinoma Duktal Pankreas

Lemlit UHAMKA

14.000.000,-

4. Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat 5 Tahun Terakhir

No. Tahun Judul pengabdian Pendanaan

Sumber Jumlah 1 2017 Edukasi dan Sosialisasi Gema

Cermat di Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi Bekerjasama dengan IAI PC Kab. Bekasi dan PCM Cabang Setu Kab. Bekasi

LPPM UHAMKA

7.000.000,-

2 2018 Pelatihan Pembuatan Sabun Scrub Kopi sebagai Produk Souvenir Komoditas Lokal di Desa Kaliaren Kabupaten Kuningan

LPPM UHAMKA

9.000.000,-

3 2019 Pelatihan Pembuatan Lilin

Aromaterapi dan Dekoratif sebagai Tambahan Keterampilan di

Lembaga Pendidikan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung

LPPM UHAMKA

10.000.000,-

Ketua Kegiatan

Nining, M.Si., Apt.

(29)

21 B. Identitas Anggota (Dosen)

1. Identitas Diri

1 Nama lengkap Yeni, M.Si., Apt.

2 Jenis Kelamin P

3 Jabatan Fungsional -

4 NIDN 0308049102

5 Tempat dan Tanggal Lahir Tangerang, 08 April 1991

6 E-mail [email protected]

7 No Telepon/Faks 081219612608

8 Alamat kantor Islamic Center, Jl. Delima II/IV, Jakarta Timur 13460

9 Nomor Telepon/Faks 021-8611070, 86609772 10 Lulusan yang telah

dihasilkan

-

11 Mata kuliah yang diampu 1. Kimia Organik 2 2. Kimia Medisinal 3. Kimia Analis

4. Praktikum Analisa Farmasi

5. Praktikum Analisa Farmasi Instrumentasi 6. Praktikum Kimia Organik

7. Praktikum Kimia Organik 2

2. Riwayat Pendidikan

S-1 S-2

Nama Perguruan Tinggi

Universitas Muhammadiyah Prof.

DR. HAMKA

Institut Teknologi Bandung

Bidang Ilmu Farmasi Farmakokimia

Tahun Masuk - Lulus 2009 - 2013 2014 - 2016

Judul Skripsi/Tesis Anti-Parkinson Drugs From Modern

Medicines And Traditional Medicines

Homology Modeling, Docking Study and Molecular Dydamic of Isocitrate Dehydrogenase Type 1 (R132H) Epitopes for Glioma Vaccine Candidates.

Nama

Pembimbing/Promotor

1. Prof. Xia Wu, Ph.D.

2. Drs. Budi Arman, M.Kes., Apt.

Prof. Dr. Daryono Hadi Tjahjono, Apt.

3. Pengalaman Penelitian dalam 5 tahun terakhir

Tahun Judul Penelitian

Pendanaan Sumber Jumlah

(Rp) 2013 Anti-Parkinson Drugs From Modern

Medicines And Traditional Medicines - -

(30)

22 2016

Homology Modeling, Studi Docking, dan Simulasi Dinamika Molekuler Epitop Isocitrate Dehydrogenase Tipe 1 (R132H) Sebagai Kandidat Vaksin Glioma

- -

2017

“Homology Modeling Epitop Isocitrate Dehydrogenase Tipe 1 (R132H)

Menggunakan MODELLER, I-TASSER dan (PS)2 untuk Vaksin Glioma” Farmasains, Volume 4, Nomor 1, April 2017, p-ISSN 2086-6968; e-ISSN 2621-9816 (halaman 21- 32)

- -

2018

“HKSA dan Penambatan Molekuler Senyawa Turunan Kumarin sebagai Anti Kanker Kolon” Bioeduscience, Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains, Volume II, Nomor 1, Juni 2018,

ISSN 2614-1558 (halaman 45-52)

SIMAKIP

UHAMKA 13.500.000,-

2018

“In Silico Study of

Pyrazolylaminoquinazoline Toxicity by Lazar, Protox, and Admet Predictor” Journal of Applied Pharmaceutical Science Volume 8, Nomor 9, September 2018, ISSN 2231- 3354 (halaman 119-129)

- -

2018

“In silico toxicity prediction of 1-phenyl-1- (quinazolin-4-yl) ethanol compounds by using Toxtree, pkCSM and preADMET”

Pharmaciana, Volume 8, Nomor 2,

November 2018, ISSN 2088 4559; e-ISSN 2477-0256 (halaman 205-216)

- -

2018

“ HKSA dan Penambatan Molekuler Senyawa Turunan 2-Aryl-3-Nitro-2H- Chromene Untuk Terapi Kanker Payudara”

JSTFI, Volume 7, Nomor 2, Juli 2018, ISSN 2303-2138 (halaman 34-45)

- -

4. Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat 5 Tahun Terakhir

No. Tahun Judul pengabdian Pendanaan

Sumber Jumlah 1 2017

Edukasi Pola Hidup Sehat untuk Pencegahan Penyakit Diabetes Kepada Ibu-Ibu Pengurus Daerah Aisiyah Jakarta Timur

LPPM

UHAMKA -

2 2017 Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

Pengurus Daerah Ikatan

Apoteker Indonesia DKI

-

(31)

23

Jakarta 3 2017

Edukasi dan Sosialisasi Gema Cermat di Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi Bekerjasama dengan IAI PC Kab. Bekasi dan PCM Cabang Setu Kab. Bekasi

LPPM

UHAMKA 7.000.000,-

4 2018

“Pembuatan Sabun Scrub Kopi sebagai Produk Souvenir

Komoditas Lokal di Desa Kaliaren Kabupaten Kuningan” Jurnal SOLMA, Volume 7, Nomor 2, 2018, P-ISSN 2252-584x E-ISSN 2614-1531 (halaman 233-239)

LPPM

UHAMKA 9.000.000,-

Anggota Kegiatan

Yeni, M.Si., Apt.

C. Identitas Anggota (Mahasiswa) Identitas Diri

1 Nama lengkap Ely Malinda Fadlianty

2 Jenis Kelamin P

3 NIM 1504015133

4 Tempat dan Tanggal Lahir Bekasi, 20 Desember 1996

5 E-mail [email protected]

6 No Telepon/Faks 089612028255

7 Alamat kantor Jalan Masjid Al-Ikhsan Rt 001/03 No.62 Jatibening, Pondok Gede, Bekasi, Kode Pos 17412

8 Nomor Telepon/Faks 021-8611070, 86609772

Anggota Kegiatan

Ely Malinda Fadlianty

(32)

24 Lampiran 4. Luaran

(33)

25

(34)

26 Lampiran 5. Foto Dokumentasi Kegiatan

(35)

27

(36)

28

(37)

29 Lampiran 6. Daftar Hadir Peserta

(38)

30

(39)

31

(40)

32

(41)

33 Lampiran 7. Kuitansi Pengeluaran

(42)

34

(43)

35

(44)

36

(45)

37

(46)

38

(47)

39

(48)

40

Lampiran 8. Surat Pernyataan Kesediaan Kerjasama Mitra

(49)

41

Gambar

Tabel 3. Target Capaian Luaran
Tabel 4. Kriteria dan Indikator Keberhasilan Pelatihan
Tabel 5. Kriteria dan Indikator Keberhasilan Pelatihan

Referensi

Dokumen terkait

New Public Management adalah semacam teori manajemen tentang bagaimana reformasi pemerintah dengan mengganti struktur organisasi yang hirarkis yang kaku dengan jaringan

Analisis Pengaruh Struktur Kepemilikan, Ukuran Dewan, Komisaris Independen, Likuiditas dan Leverage Terhadap Terjadinya Kondisi Financial Distress Studi Pada Perusahaan Manufaktur yang