Nama : Muhammad Sofyan Yahya NIM : 2317878
Kelas : Pendidikn Jasmani dan Kesehatan PPG A 2024 Mata Kuliah : Perancangan dan Perkembangan Kurikulum Dosen : Dra. Lilis Komariyah, M.Pd.
Topik 4. Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman bagi Peserta Didik
01.02.3-T4-4.a Ruang Kolaborasi (Kasus 1)
Kasus 1
Reina adalah seorang peserta didik yang duduk di bangku kelas III SD. Ketika Reina mengikuti pembelajaran SBK (Seni Budaya dan Keterampilan) dengan materi melukis, Reina tidak mencuci dan mengembalikan palet lukis yang telah ia gunakan. Hal itu karena Reina tidak pernah mendapat tugas untuk merapikan barang ketika di rumah dengan alasan bahwa Reina masih terlalu kecil
untuk melakukan hal tersebut.
Berdasarkan studi kasus di atas, jawablah pertanyaan di bawah ini, kaitkan dengan peranan keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
1. Tuliskan pendapat Anda mengenai hal yang diajarkan oleh keluarga Reina di rumah.
2. Jika Anda menjadi guru Reina, bagaimana cara Anda menjelaskan kepada Reina agar dapat memulai untuk belajar merapikan barang-barang setelah digunakan?
3. Bagaimana cara Anda mengkomunikasikan kepada orang tua Reina mengenai hal yang telah Anda sampaikan kepada Reina di pertanyaan nomor 2?
Catatan: penilaian dapat menggunakan Rubrik 1 dan dosen dibebaskan jika ingin memodifikasi rubrik sesuai dengan kebutuhan.
Jawab:
1. Dalam studi kasus ini, keluarga Reina tampaknya kasus ini, keluarga Reina tampaknya memil memiliki peran awal peran awal dalam membentuk alam membentuk sikap dan perilaku Reina terkait kedisiplinan dan tanggung jawab. Dari cerita, terlihat bahwa Reina tidak diajari diajari untuk membersihkan dan merapikan barang-barang barang-barang setelah setelah digunakan di igunakan di rumah, karena d rumah, karena dianggap m ianggap masih terlal asih terlalu kecil u kecil untuk m untuk melakukan elakukan tugas tersebut. tugas tersebut. Pendapat kam apat kami adalah bahwa keluar adalah bahwa keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam peran yang sangat penting dalam membentuk n membentuk nilai-ni ilai-nilai, etika, dan perilaku anak. Dalam hal etika, dan perilaku anak. Dalam hal ini, keluarga R ini, keluarga Reina mungkin mungkin perlu memberikan panduan dan contoh yang jelas tentang tentang pentingnya pentingnya kedisipli kedisiplinan, tanggung jawab, dan merawat barang-barang secara baik. Ini adalah pelajaran dasar yang akan membantu Reina dalam berbagai aspek
kehidupannya, termasuk dalam lingkungan sekolah. Selain itu, keluarga juga bisa memfasilitasi pembelajaran Reina di rumah dengan memberikan p rikan pengalam engalaman-pengalam an- pengalaman positif yang mendorong kreativitas, tanggung positif yang mendorong kreativitas, tanggung jawab, dan pemaham jawab, dan pemahaman tentang pentingnya tentang pentingnya merawat li merawat lingkungan, ngkungan, seperti car seperti cara merawat dan membersihkan palet lukis s palet lukis setelah d etelah digunakan. Dengan pend igunakan. Dengan pendekatan yang s ekatan yang seimbang antara keluarga, sekolah, dan masyarakat, akan lebih mungkin menciptakan lingkungan belajar yang aman d yang aman dan nyaman bagi an nyaman bagi peserta did peserta didik seper ik seperti Reina
2. Sebagai seorang guru yang ingin membantu Reina belajar tentang pentingnya merapikan barang-bar barang-barang setelah digunakan, setelah digunakan, saya akan aya akan menggunakan pend menggunakan pendekatan yang sesuai yang sesuai dengan usia dan pemahama an pemahaman Reina. n Reina. Berikut adalah beberapa langkah yang Berikut adalah beberapa langkah yang mungkin saya a mungkin saya ambil:
• Penjelasan yang Sederhana: Saya akan menjelaskan konsep merapikan barang-barang dengan cara yang sederhana dan mudah dimengerti oleh Reina. Saya akan katakan bahwa merapikan barang-barang setelah digunakan adalah seperti cara kita menjaga lingkungan kita agar tetap bersih dan aman.
• Contoh Konkret: Saya akan member : Saya akan memberikan contoh konkret d contoh konkret dengan menggunakan palet lukis menggunakan palet lukis yang sudah ia gunakan. Saya akan menunjukkan langkah-langkahnya, seperti membersihkan cat dari palet, mencuci palet, mencuci kuasnya, dan menyim kuasnya, dan menyimpan semuanya d semuanya dengan r engan rapi setelah selesai.
• Menggunakan Bah Menggunakan Bahasa yang Po asa yang Positif : Saya akan menggunakan: Saya akan menggunakan bahasa yang positif, sepert ahasa yang positif, seperti
"merapikan rapikan barang-bar barang-barang adalah tindakan baik yang akan membantu kita me adalah tindakan baik yang akan membantu kita menjaga lingkungan ngkungan kita" d kita"
daripada mengatakan "j a mengatakan "jangan kotor-kotoran." angan kotor-kotoran."
• Menggunakan Kisah atau Cerita: Mungkin saya bisa mengambil kesempatan untuk menceritakan kisah atau cerita pendek yang melibatkan karakter yang merapikan barang- barangnya d barangnya dengan baik dan akibat positif yang mere engan baik dan akibat positif yang mereka alami ka alami.
• Pujian dan Penghargaan: Saya akan Saya akan memberikan pujian dan penghargaan kepad dan penghargaan kepada Reina ketika ia mulai mempraktikkan kebiasaan merapikan barang- barangnya dengan baik. Ini akan mem akan memberinya berinya motivasi tambahan unt motivasi tambahan untuk terus mel uk terus melakukannya. akukannya.
• Konsistensi: Saya akan menjaga konsistensi d Saya akan menjaga konsistensi dalam mengajarkan dan mengingatkan Reina engingatkan Reina tentang pentingnya merapikan barang-barang. Konsistensi dalam pendekatan akan membantu membentuk kebiasaan yang baik. bentuk kebiasaan yang baik.
• Melibatkan Orang Tua: Saya juga akan melibatkan orang tua Reina dalam proses ini, dengan ber engan berkomunikas komunikasi dengan mere dengan mereka tentang apa tentang
apa yang diajarkan dan mengaj arkan dan mengajak mereka untuk mendukung praktik ini di rumah.
Dengan pend Dengan pendekatan yang ber ekatan yang berfokus pad fokus pada pemahaman, contoh konkret, pujian, d contoh konkret, pujian, dan kons an konsistensi istensi, saya berharap Reina akan mulai memahami dan mengadopsi kebiasaan merapikan barang- barang setelah barang setelah digunakan. digunakan.
3. Mengkomunikasikan hal yang telah saya sampaikan kepada orang tua Reina merupakan langkah penting untuk memastikan konsistensi dan dukungan dalam pendidikan anak. Berikut adalah cara saya akan mengkomuni Berikut adalah cara saya akan mengkomunikasikan kasikan kepada orang tua Reina: a orang tua Reina:
• Pertemuan Orang Tua-Guru: Saya akan mengatur pertemuan khusus antara orang tua Reina dan saya, entah itu secara tatap muka atau melalui telepon atau video konferensi. Dalam pertemuan ini, saya akan menyampaikan informasi tentang apa yang telah saya ajarkan kepada R kepada Reina tentang merapikan bar eina tentang merapikan barang-barang ang-barang dan pentingnya kebiasaan i an pentingnya kebiasaan ini.
Pendekatan yang Positif: Saya akan me akan menjelaskan kepada ora kepada orang tua Reina bahwa kami ua Reina bahwa kami sedang bekerja sama untuk membantu Reina berkembang dan belajar dengan baik. Saya akan menyampai akan menyampaikan pesan ini dengan pendekat pesan ini dengan pendekatan positif dan kooper itif dan kooperatif, sehingga orang atif, sehingga orang tua merasa didukung dan terlibat dalam pendidikan anak mereka.
• Penggunaan Contoh Konkret: Saya akan berbagi contoh konkret tentang bagaimana Reina sudah mulai mempraktikkan kebiasaan merapikan barang-barang di sekolah. Ini akan memberikan bukti nyata kepada orang tua bahwa usaha Reina mendapatkan hasil positif.
• Pengakuan Orang Tua: Saya akan memberikan pengakuan kepada orang tua atas peran penting mereka penting mereka dalam mendukung dalam mendukung pembelajaran Reina d Reina di rumah. Saya umah. Saya akan menj akan menjelaskan elaskan bahwa konsistensi dalam praktik praktik merapikan barang-barang barang-barang di rumah juga akan sangat membantu.
• Mendengarkan Perspektif Orang Tua: Saya akan memberikan kesempatan kepada orang t orang tua untuk berbi ua untuk berbicara dan berbagi pand an berbagi pandangan mereka tentang bagaimana hal mereka tentang bagaimana hal ini dapat diterapkan di rumah. Saya akan mendengarkan perspektif mereka dan bersedia mendiskusikan cara-cara yang bisa mereka terapkan.
• Kerjasama dan Komitmen: Saya akan mengajak orang tua untuk bekerja sama dalam mendukung Reina dalam membentuk kebiasaan baik ini. Saya akan mengajak mereka untuk berkomitmen dalam memberikan dukungan dan mengingatkan Reina tentang pentingnya merapi pentingnya merapikan barang-bara barang-barang.
• Rencana Tindak Lanjut: Saya akan bers aya akan bersama-sama dengan orang tua mem orang tua membuat rencana rencana tindak lanjut, termasuk bagaimana mereka dapat mendukung Reina
di rumah dan bagian bagaimana kami dapat kami dapat terus berkom terus berkomunikasi mengenai perkem unikasi mengenai perkembangan Reina dalam hal ini. Reina dalam hal ini.
Melalui komunikas komunikasi yang terbuka, positif, dan berfokus pad terbuka, positif, dan berfokus pada kerjasama antara guru d antara guru dan orang tua, kita dapat menciptakan lapat menciptakan lingkungan bela ingkungan belajar yang konsistenjar yang konsisten dan mendukung bagi Reina.