Kementerian Kelautan dan Perikanan (MMA) senantiasa mengeluarkan berbagai kebijakan berdasarkan 3 (tiga) misinya, yaitu: Kedaulatan, Keberlanjutan, dan Kemakmuran. Salah satu upaya yang dilakukan KKP adalah eksploitasi sumber daya yang mengarah pada percepatan industrialisasi sektor kelautan dan perikanan.
HARKANNAS 2015
Sebagai negara maritim yang dikaruniai potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang beragam dan melimpah, maka potensi tersebut perlu dikembangkan dan dimanfaatkan. Mengingat pentingnya peran perikanan bagi pengembangan sumber daya manusia dan perekonomian Indonesia, maka pemangku kepentingan yang tergabung dalam organisasi masyarakat.
BANGKITKAN KESADARAN NASIONAL MENGENAI PERAN SEKTOR KELAUTAN DAN PERIKANAN
Peringatan HARKANNAS merupakan momentum bagi masyarakat Indonesia untuk mengingat dan membangun kesadaran nasional akan pentingnya peran sektor kelautan dan perikanan. HARKANNAS 2015 mengangkat tema “Kedaulatan dalam Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan yang Berkelanjutan untuk Kesejahteraan dan Kecerdasan Masyarakat”.
MV SILVER SEA,
Padahal, Kementerian Kelautan dan Perikanan (MPF) telah melarang kegiatan transshipment di tengah laut berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 57 Tahun 2014.
TANGKAPAN RAKSASA
Sabang tentang sahnya penangkapan, penahanan dan penyitaan kapal MV Silver Sea 2 serta surat-surat pengapalan kapal MV Silver Sea 2. Sementara pada putusan kedua, pengadilan Sabang kembali menolak gugatan nakhoda kapal MV Silver Sea 2 kapal dari Thailand, Yotin Kuarabiab.
KKP RAIH PENGHARGAAN PEEN TAHUN 2015
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil keluar sebagai Juara 1 kategori Hemat Energi dan Air pada Administrasi Negara. PEEN diharapkan dapat merangsang pemerintah pusat dan daerah untuk aktif melakukan upaya penghematan energi dan air sesuai aturan sebagaimana tertuang dalam instruksi presiden.
JAGA KEBERLANJUTAN, CEGAH KIRIMAN
Mulai dari moratorium kapal, larangan penangkapan ikan, hingga jual beli kepiting dan lobster yang bertelur di luar ukuran perdagangannya, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 1/2015.
KEPITING BERTELUR
Untuk memastikan terlaksananya peraturan tersebut di lapangan, Badan KIPM bersama Unit Penegakan Teknis di seluruh titik masuk dan keluar di Indonesia (bandara, pelabuhan, dan pos lintas batas) harus bekerja lebih keras. “Kami terdepan dalam pemantauan dan pemeriksaan produk perikanan yang diangkut melalui bandara dan pelabuhan seluruh Indonesia,” kata Kepala BKIPM Narmoko Prasmadji.
2 Data tersebut menunjukkan telah terjadi penurunan atas komoditi kepiting dan lobster
Data tersebut menunjukkan terjadi penurunan bahan baku rajungan dan lobster hidup sebesar 74 menjadi 74.3 Salah satu upaya penolakan tersebut adalah dengan tidak diterbitkannya sertifikat kesehatan produk perikanan untuk tujuan ekspor dan antar wilayah untuk lobster, rajungan. dan produk kepiting.
SEMINAR HASIL PENELITIAN TERBAIK
INOVASI, KONTRIBUSI
BAGI KEMAJUAN SEKTOR KP
Perayaan HARTEKNAS 2015 merupakan momentum yang sangat baik bagi pengenalan dan diseminasi berbagai hasil inovasi penelitian dan pengembangan di bidang kelautan dan perikanan yang bermanfaat bagi masyarakat. Sebagai bahan diseminasi, diseminasi, adopsi teknologi dan referensi dalam kegiatan penyadaran teknologi kelautan dan perikanan, Balitbang KP juga menerbitkan buku Rekomendasi Teknologi Kelautan dan Perikanan 2014. Penemu Kantong Karbon Rumput Laut dari Pusat Pengkajian dan Rekayasa Teknologi Kelautan dan Perikanan (P3TKP) BALITBANG KP.
Pada kesempatan yang sama, Balai Penelitian dan Pengembangan Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Kelautan dan Perikanan (BBP4BKP) berhasil meraih Penghargaan Lembaga Penelitian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Prayogasala) kategori lembaga Penelitian dan Pengembangan Kementerian.
TANPA TANAH,
TANAMAN PUN TUMBUH DENGAN YUMINA BUMINA
Sistem underflow, dimana penyediaan air ke tanaman berlangsung melalui underflow langsung melalui media tanaman. Penggunaan media tanaman pada teknologi Yumina-Bumina selain sebagai substrat penempelan akar tanaman juga berfungsi sebagai. Misalnya dengan wadah berisi 300 liter air, Yumina-Bumina bisa menghasilkan 56 kg ikan lele dan 6,5 kg sayur kailan dalam waktu 2,5 bulan.
Dengan adanya kegiatan berkelas internasional seperti ini, diharapkan teknologi Yumina-Bumina dapat digunakan oleh masyarakat dari berbagai negara.
BALAI KIPM SEMARANG
TERAPKAN INOVASI PELAYANAN KARANTINA IKAN PASTI
BKIPM Kelas II Semarang berupaya mengubah pola pikir pelayanan publik menjadi lebih customer-driven. BKIPM Kelas II Semarang juga berfungsi sebagai lembaga inspeksi yang mempunyai kewenangan terhadap sistem penjaminan mutu produk perikanan Indonesia yang akan diekspor. Saat ini BKIPM Kelas II Semarang sedang giat mengembangkan dan melaksanakan bidang perubahan untuk mencapai peruntukan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani).
Dengan inovasi pelayanan tersebut, BKIPM Kelas II Semarang berhasil menyeleksi 519 peserta inovator melalui proses seleksi yang panjang.
BERKACA PADA
INDUSTRI GARAM AUSTRALIA
Selain didukung oleh teknologi, produksi garam Australia juga didukung oleh luasnya wilayah produksi, khususnya di Australia bagian selatan. Daerah produksi garam harus mempunyai curah hujan maksimum pada kisaran 1.000 mm hingga 1.300 mm per tahun; musim kemarau yang terus-menerus selama minimal empat bulan; cuaca yang jarang berawan atau berkabut; dan mempunyai kelembapan yang rendah. Dibandingkan Indonesia, Australia mempunyai iklim yang hangat hampir sepanjang tahun, sehingga proses produksi garam di Australia lebih optimal.
Tak mengherankan jika kawasan ini menjadi pusat industri garam yang menghasilkan 75 persen produk garam Australia.
MERAUP RUPIAH DARI BISNIS
ABON TUNA
Kota yang terletak di Pulau Weh, pulau paling barat Indonesia ini dikenal sebagai penghasil ikan tuna. Menurut Maryati, bahan-bahan yang dibutuhkan terdiri dari fillet ikan tuna segar, serai, jahe, santan, dan minyak goreng. Maryati memulai usaha ini setelah menjalani pelatihan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Sabang dua tahun lalu.
Ia sangat berterima kasih kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Sabang yang sangat membantunya dalam pengembangan produk, khususnya dalam pengemasan produk.
INDONESIA
Kini, para ABK WNI punya harapan baru dengan keseriusan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam menangani kasus illegal unreported and unregulated (IUU) fishing di laut Indonesia. Berkurangnya jumlah kapal asing yang berlayar di perairan nusantara membuat peluang anak buah kapal Indonesia untuk menangkap ikan semakin besar. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengusulkan agar upah awak kapal di Indonesia harus 3 kali lipat atau 200% dari upah minimum provinsi (UMP/UMR).
BISA SEJAHTERA
Untuk meningkatkan kompetensi dan perlindungan tenaga kerja Indonesia di sektor kelautan dan perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) menandatangani nota kesepahaman pada Kamis, 5 November 2015. BNP2TKI juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan Perikanan yang bersedia bekerja sama dalam upaya memberikan perlindungan dan kesejahteraan kepada awak kapal. Sedangkan dari sisi perlindungan terhadap nelayan yang ditangkap di luar negeri, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Sumber.
Kegiatan advokasi atau pemulangan nelayan hasil tangkapan ke luar negeri merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres).
TRADISI KENDURI LAUT
Melalui tradisi kenduri laut ini, masyarakat Tapanuli Tengah berharap hasil pertanian dan alam semakin meningkat di tahun-tahun berikutnya. Selain sebagai wujud rasa syukur, festival laut juga menjadi rangkaian kegiatan memeriahkan hari jadi Kabupaten Tapanuli Tengah. Pesta kenduri laut biasanya diadakan di tepi pantai pada malam hari dan berlanjut sepanjang hari.
Masing-masing perwakilan elemen masyarakat membawa hasil pertanian seperti beras, pisang, jengkol, dan hewan ternak dan bergantian menampilkannya di atas panggung.
TAPANULI TENGAH
Budaya yang diwariskan secara turun temurun ini merupakan ungkapan rasa syukur atas melimpahnya hasil laut sekaligus sebagai wujud doa agar terhindar dari bencana dan bahaya. Acara ini juga dihibur oleh berbagai seniman baik dari masyarakat Tapanuli Tengah maupun komunitas lainnya yang diundang untuk memeriahkan acara Kenduri Laut. Tapteng Sea Festival 2015 berlangsung di Pantai Kedai Gedang, Kecamatan Barus, Tapteng dan dihadiri oleh Pj Gubernur Sumut, Ir.
Dalam Festival Laut tahun ini, Tengku Erry mengimbau, rasa syukur atas melimpahnya hasil laut juga harus dibarengi dengan peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian keanekaragaman sumber daya dan biota laut dengan baik.
SAIL TOMINI
REFLEKSI 1 TAHUN MKP
PEMBUKAAN INDONESIAN
Pada tahun 2014, kebutuhan garam nasional mencapai 4,01 juta ton per tahun, yang terdiri dari garam industri sebanyak 2,05 juta ton dan garam konsumen sebanyak 1,96 juta ton. Selama ini garam lokal hanya mampu memenuhi kebutuhan konsumsi karena standar kualitas garam industri yang tinggi. Kualitas garam untuk industri tidak hanya terbatas pada kandungan NaCl yang tinggi (minimal 97 persen), tetapi juga persyaratan batas maksimal logam berat yang dikandungnya.
Namun untuk memenuhi kebutuhan garam nasional, Indonesia masih mengandalkan impor dari negara lain.
MERAIH SWASEMBADA GARAM NASIONAL
Kegiatan program PUGAR antara lain menyediakan lahan salin seluas 30 ribu hektar, meningkatkan produksi garam nasional sebesar 3,3 juta ton (meningkat dari tahun 2014 yang sebesar 2,5 juta ton), meningkatkan jumlah produksi garam sebesar 60 persen dan meningkatkan harga garam rakyat. .. Program PUGAR telah berhasil menghasilkan peningkatan produktivitas garam dan mutu KP1 (kualitas produk I) untuk memenuhi kebutuhan garam industri. Sementara itu, dalam rangka memenuhi tujuan swasembada garam industri, Kementerian Kelautan dan Perikanan (MFA) berupaya mendorong produksi garam nasional, khususnya garam rakyat, agar berkualitas industri.
Oleh karena itu, dia menilai tidak perlu lagi mengeluarkan izin impor garam sebanyak 2 juta ton per tahun.
AKSI CINTA LAUT 2015
Untuk membangkitkan kecintaan dan kepedulian generasi muda dan masyarakat terhadap sumber daya kelautan dan perikanan di Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyelenggarakan Kampanye Cinta Laut 2015. Selain untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap generasi muda. generasi dan masyarakat, aksi ini diharapkan mampu menggugah partisipasi aktif mereka dalam kehidupan perlindungan lingkungan hidup khususnya di bidang kelautan dan perikanan. Aksi Cinta Laut ini diisi dengan berbagai perlombaan yang dapat diikuti oleh pelajar, mahasiswa, dan jurnalis.
Sebagai negara kepulauan yang memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia, Indonesia mempunyai potensi ekonomi dan sumber daya kelautan dan perikanan yang melimpah.
BERDAYAKAN KOMUNITAS UNTUK MENJAGA LAUT
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengawali aksinya berpedoman pada tiga pilar, yakni Kedaulatan, Keberlanjutan, dan Kemakmuran. Dengan pilar Kedaulatan, Indonesia wajib mandiri dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan dengan memperkuat kapasitas nasional dalam menegakkan hukum di laut guna mewujudkan kedaulatan. Sedangkan pilar ketiga yakni Kesejahteraan diwujudkan melalui pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan untuk kemakmuran rakyat Indonesia.
KKP mendukung segala upaya setiap warga negara untuk menjaga kedaulatan wilayah dan pengelolaan kekayaan sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan.
MENIKMATI KEINDAHAN LAUT INDONESIA
Kepulauan Raja Ampat merupakan rangkaian empat pulau bersebelahan yang terletak di bagian barat Vogelkop (Vogelkoop) Pulau Papua. Raja Ampat merupakan rumah bagi beberapa jenis burung langka Papua seperti Kakatua Raja dan. Pertama, jelajahi indahnya pemandangan alam Kepulauan Raja Ampat melalui aktivitas island hopping, hiking, dan trekking.
Kedua, jelajahi keindahan bawah laut Kepulauan Raja Ampat dengan menyelam di beberapa spot diving untuk melihat keindahan terumbu karang dan keanekaragaman ikan.